cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Fakultas Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
ANALISIS POTENSI KESESUAIAN LAHAN WELCOME AREA DI PERBATASAN LOKPRI INDONESIA-MALAYSIA, DESA JAGOI KABUPATEN BENGKAYANG Ruhmana, Intan; Budiyono, Debora; Nuraini, Nuraini
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The border is an area that is in two different regions and is located in a district area. The state border area is an area that is often used in the exchange of various goods and services, but this priority location does not yet have enough facilities to support the border area in Jagoi Village. Land suitability analysis conducted in the Lokpri area aims to analyze the landscape arrangement of the Lokpri welcome area in Jagoi Village. The data used for this research are primary data and secondary data. The method used to analyze is descriptive quantitative using land suitability analysis techniques. The results of this study indicate that land suitability in the Lokpri area is divided into two parts, which are quite suitable with an area of 19,454 ha (53.18%) found in limited production forests and water bodies, while a very suitable area has an area of 16,127 ha (46.81%) contained in terrain and settlement. Areas in Lokpri Jagoi Village have land suitability to be developed as a welcome area in the border area. Perbatasan adalah daerah yang berada pada dua wilayah yang berbeda dan terletak di daerah kecamatan. Daerah perbatasan negara merupakan daerah yang sering digunakan dalam pertukaran berbagai barang dan jasa, namun di lokasi prioritas ini belum memiliki cukup fasilitas untuk menunjang daerah perbatasan di Desa Jagoi. Analisis kesesuaian lahan yang dilakukan pada daerah Lokpri bertujuan untuk menganalisis penataan lanskap welcome area Lokpri di Desa Jagoi. Data yang digunakan untuk penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan untuk menganalisis yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis kesesuaian lahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian lahan di daerah Lokpri terbagi menjadi dua bagian yaitu cukup sesuai dengan luas 19.454 ha (53.18%) terdapat pada hutan produksi terbatas dan badan air, sedangkan daerah yang sangat sesuai memiliki luas 16.127 ha (46.81%) terdapat pada tanah lapang dan permukiman. Kawasan di lokpri Desa Jagoi memiliki kesesuaian lahan untuk dikembangkan sebagai welcome area daerah perbatasan.
ANALISA USAHA PEMBUATAN KUE SAGON KERING MENGGUNAKAN CAMPURAN ANTARA TEPUNG KELADI TERMODIFIKASI DAN TEPUNG KETAN Frumen, Maksimus; Santosa, Budi; Rahmawati, Atina
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sagon cookies is a typical archipelago food that is well known in the community, especially in Java. Sagon cookies has a sweet and savory taste, so many people like it from children and adults. The purpose of this study was to calculate the feasibility of the dry sagon cookies industry business based on the best treatment of the research results. The experimental design used in the study used a single factor RAL (completely randomized design). The factor used is the proportion of modified taro tubers flour with sticky rice flour consisting of 5 levels, namely: T1 90% + 10%, T2 80% + 20%, T3 70% + 30%, T4 60% + 40% and T5 50% + 50%. Calculation of the feasibility analysis of the business of making dried sagon cookies from modified taro flour and sticky rice flour is a BEP unit of 1125 and a BEP price of Rp. 5,627,004 for 5 years. The calculation of NPV value is 78.02,869, Net B / C is 2.15, PP (year) is 2.0 and RCR is 1.119. An RCR of more than 1 indicates that the dry sagon cookies industry is feasible. Kue sagon merupakan makanan khas nusantara yang sudah terkenal ditengah masyarakat khususnya di pulau Jawa. Kue sagon mempunyai rasa yang manis dan gurih, sehingga banyak yang menyukainya dari kalangan anak-anak maupun dewasa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menghitung kelayakan usaha industri kue sagon kering berdasarkan perlakuan terbaik dari hasil penelitian. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktor tunggal. Faktor yang digunakan adalah proporsi tepung keladi termodifikasi dengan tepung beras ketan yang terdiri antara 5 taraf yaitu: T1 90%+10%, T2 80%+20%, T3 70%+30%, T4 60%+40% dan T5 50%+50%. Perhitungan analisa kelayakan usaha pembuatan kue sagon kering dari tepung keladi termodifikasi dan tepung ketan adalah BEP unit sebesar 1125 dan BEP harga sebesar Rp. 5.627.004 selama 5 tahun. Perhitungan nilai NPV sebesar 78.02.869, Net B/C sebesar 2,15, PP (tahun) sebesar 2,0 dan RCR sebesar 1,119. NIlai RCR yang lebih dari 1 menunjukkan bahwa industri kue sagon kering telah layak untuk diusahakan.
PENGARUH LEVEL PEMBERIAN “PUYER HERBAL” TERHADAP BOBOT HIDUP, KARKAS, GIBLET DAN LEMAK ABDOMEN PADA AYAM BROILER Bebhe, Gabriela; Sumarno, Sumarno; Fitasari, Eka
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the best dosage of puyer herbal in variable addition of herb powder which consists of kencur flour, turmeric powder and wild ginger flour against live weight, carcass, giblet and abdominal fat. The material used is 80 broiler chickens purchased from PT. Panca Patriot Prima kept in postal cage. The feed used is BR1 for 1-7 days old and feeding age 8-35 days formulation consisting of yellow corn, pollard, meat meal, soybean meal, salt, Dl-methionine and lysin. The research treatment P0: feed formulation without puyer herbal, P1: feed formulation + 0.3% puyer herbal, P2: feed formulation + puyer herbal 0.6%., P3 feed formulation + puyer herbal 0.9%. Provision of puyer herbal based on weekly body weight. The research method was Rancangan Randomized Design (RAL) with 4 treatments and 4 replications. The variables studied were live weight, carcass, giblet and abdominal fat. The results showed that the provision of puyer herbal with different levels did not have a significant effect (P>0.05) on live weight, giblet weight and abdominal fat weight in broiler. The weight of carcass had a very significant effect (P0,05) terhadap bobot hidup, bobot giblet dan bobot lemak abdomen pada ayam broiler. Bobot karkas berpengaruh yang sangat nyata (P
STUDI PERBEDAAN PERTUMBUHAN DAN PANGKASAN DAUN UBI KAYU (MANIHOT ESSCULENTA (CRANTZ)) PADA UMUR YANG BERBEDA Wea, Timoteus Mite; Hamzah, Amir; Karamina, Hidayati
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cassava (Mannihot esculenta) is a food source of carbohydrates, feed ingredients and raw materials for various food and non-food industries. Pruning or purining is a step to remove some parts of the plant such as branches and twigs to get a certain shape, so that it can reach a high level of efficiency so that sunlight can illuminate, make it easier to detect pests, and simplify the process of harvesting the plants. The study aims to determine the effect of leaf trimming which can produce the number of leaves on several cassava varieties. This research was conducted in Beji District, Batu City. The time of the study began from August to December 2017. This study used a Randomized Block Design (RBD) consisting of 3 replications. The treatment factor in this study consisted of two (2) factors, namely: Factor I was a variety of cassava plant (V) consisting of 4 types, namely: V1 = Malang I, V2 = Shrimp Pond, V3 = Malang IV and V4 = UJ 5. Observation variables: plant height, number of leaves, stem diameter, number of shoots, number of pruned leaves, leaf wet weight and leaf dry weight. The results can show that: The best cassava variety is Malang I variety which has a significant effect on plant height and stem diameter at 32 weeks of age, but is not different from UJ 5 varieties, Varieties of shrimp ponds affect the number of shoots until the age of 26 weeks. The best type of 20% pruning has a significant effect on the height of cassava plants, number of leaves, number of shoots, stem diameter at 32 weeks of age and weight of pruned leaves. Ubi kayu (Mannihot esculenta) merupakan salah satu bahan pangan sumber karbohidrat, bahan pakan dan bahan baku berbagai industri pangan dan non-pangan. Pemangkasan atau purining merupakan langkah pembuangan beberapa bagian pada tanaman seperti cabang dan ranting untuk mendapatkan bentuk tertentu, sehingga dapat mencapai tingkat efisien yang tinggi agar cahaya matahari mampu menyinari, mempermudah mendeteksi hama penyakit, serta mempermudah proses panen tanaman tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pangkasan daun yang dapat menghasilkan jumlah daun pada beberapa varietas ubi kayu. Penelitian inidilaksanakan di Kecamatan Beji, Kota Batu. Waktu penelitian dari bulan Agustus sampai Desember 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompok (RAK) yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari dua (2) faktor yaitu :Faktor I adalah Varietas tanaman Ubi Kayu (V) terdiri dari 4 jenis yaitu :V1 = Malang I, V2 = Tambak Udang, V3 = Malang IV dan V4 = UJ 5. Variabel pengamatan : tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah tunas, jumlah daun pangkas, berat basah daun dan berat kering daun. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Varietas ubi kayu terbaik yaitu varietas Malang I yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang pada umur 32 minggu, namun tidak berbeda dengan varietas UJ 5, Varietas Tambak udang berpengaruh terhadap jumlah tunas sampai umur 26 minggu. Jenis pemangkasan 20% terbaik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman ubi kayu, jumlah daun, jumlah tunas, diameter batang pada umur 32 minggu dan berat daun pangkas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DESA SUTOJAYAN KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Lebu, Junaidi Bebe; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Nurhananto, Dwi Asnawi
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer, and pesticides simultaneously and partially on the income of rice farmers. The analytica method used is multiple linaer regression. The results showed that age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides simultaneously affected the income of rice farmers. The land area and seeds partially have a significant effect on farmers? income, while age, labor, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides have on significant effect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea, dan pestisida secara simultan dan parsial terhadap pendapatan petani padi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan petani padi. Luas lahan dan benih secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, sedangkan umur, tenaga kerja, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida tidak berpengaruh sigifikan.
MANAJEMEN RANTAI PASOK RAW MATERIAL HINGGA CRUDE PALM OIL (CPO) DI PT CIPTA USAHA SEJATI KABUPATEN KAYONG UTARA, KALIMANTAN BARAT Wahyudi, Irfandi; Handayani, Sri; Rahmawati, Atina
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crude Palm Oil (CPO) supply chain management is the management of crude palm oil into semi-finished products and finished products, which are then sent to consumers through a distribution system. The purpose of this study is to obtain the process of financial flow management and information flow in the processing of Crude Palm Oil (CPO) in PT Cipta Usaha Sejati (CUS), North Kayay regency, West Kalimantan and get the structure of raw material chain management to Crude Palm Oil (CPO) in PT Cipta Usaha Sejati (CUS) of Kayong Utara Regency, West Kalimantan. Based on the results of the study it was found that the flow of information is very often hampered because in this flow there are many delays in the delivery of fresh fruit bunches, as well as a lack of communication between the company and the oil palm farmer. Therefore, the company has not been maximized because it is often hampered by employee payroll. Supply chain management actors in PT Cipta Usaha Sejati (CUS) of North Kayong Regency, West Kalimantan consist of smallholders as producers of oil palm, pengempul as carriers of palm oil from smallholders to mills and the company as processors of palm oil into palm oil (CPO). Manajemen rantai pasok Crude Palm Oil (CPO) adalah pengelolaan minyak sawit mentah menjadi produk atau produk setengah jadi dan produk jadi, yang kemudian dikirimkan kekonsumen melalui sistem distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan proses manajemen aliran keuangan dan aliran informasi pada pengolahan Crude Palm Oil (CPO) di PT Cipta Usaha Sejati (CUS) kabupaten kayong utara, kalimantan barat dan mendapatkan struktur manajemen rantai raw material hingga Crude Palm Oil (CPO) di PT Cipta Usaha Sejati (CUS) Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa aliran informasi sangat sering terhambat karena di aliran ini banyak terjadi keterlambatan pengiriman tandan buah segar, serta kurangnya komunikasi antara pihak perusahaan dan pihak petani kebun kelapa sawit. Oleh karena itu, pihak perusahaan belum maksimal karena sering terhambat pada penggajian karyawan. Pelaku manajemen rantai pasok yang ada di PT Cipta Usaha Sejati (CUS) Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat terdiri dari petani kebun sebagai penghasil kelapa sawit, pengempul sebagai pembawa kelapa sawit dari petani kebun ke pabrik dan pihak perusahaan sebagai pengolah kelapa sawit menjadi minyak sawit (CPO).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI SUSU SAPI PERAH TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK DI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Dape, Georgius Kristofer; Handayani, Sri; Suroto, Karunia Setyowati
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze what are the factors that influence milk production in dairy cows on farmers' income in Pujon Subdistrict, Malang District. This research was conducted in July 2018 until August 2018, in the District of Pujon, Malang Regency. Determination of this location is done by the method of deliberate (purposive sampling) with the consideration that the area is one of the centers of dairy farming. Data collection techniques and data analysis used in this study is the distribution of questionnaires with respondents of all farmers in the district of Pujon. Data were analyzed quantitatively using the Statistical Program and Service Solutions (SPSS) version 16. The research data were analyzed using multiple linear regression methods. The results showed that there was a significant influence between the variables of the level of education, seeds, feed, cages, sanitation and animal health on livestock farmers' income. The results of the multiple linear regression analysis inform that the level of education, seedlings and cages have a positive effect, while feed and sanitation and animal health have a negative effect. The multiple linear regression equation is Y = 4.443 + 0.159 X1 + 0.275 X2 - 0.079 X3 + 0.209 X4 - 0.068 X5 + e. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu sapi perah terhadap pendapatan peternak di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2018 sampai dengan Agustus 2018, di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Penentuan lokasi ini dilakukan dengan metode secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu sentra peternakan sapi perah. Teknik pengambilan data dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuisioner dengan responden seluruh peternak yang berada di kecamatan Pujon. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan program komputer Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 16. Data hasil penelitian dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel tingkat pendidikan, bibit, pakan, kandang, sanitasi dan kesehatan ternak terhadap pendapatan peternak. Hasil analisis regresi linear berganda menginformasikan bahwa tingkat pendidikan, bibit dan kandang berpengaruh positif, sedangkan pakan dan sanitasi dan kesehatan ternak berpengaruh negatif. Persamaan regresi linear berganda adalah Y = 4,443 + 0,159 X1 + 0,275 X2 ? 0,079 X3 + 0,209 X4 ? 0,068 X5 + e.
TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP PELAYANAN PENYULUHAN DALAM BUDIDAYA JAGUNG MANIS DI KELOMPOK TANI REJEKI BAROKAH DESA JUNREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Seko, Marthen; Suwasono, Son; Nurhananto, Dwi Asnawi
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, the development of sweet corn is still limited to farmers with strong capital who are able to apply intensive cultivation techniques. This limitation is caused by the relatively high price of seeds, the need for intensive irrigation and maintenance, resistance to pests and diseases that are still low and the need for fertilizer is quite high. In addition, also due to lack of information and knowledge of farmers about the cultivation of sweet corn and the difficulty of marketing. This study aims to determine the level of farmer satisfaction with extension services in sweet corn cultivation. Data analysis method used in this study is quantitative descriptive analysis method. Based on the results of research and discussion it can be concluded that the level of satisfaction of farmers with extension services in the cultivation of sweet corn in the farmer group Rejeki Barokah, Junrejo Village, Junrejo District, Batu City is very satisfied with a percentage of 82%. Di Indonesia pertanaman jagung manis pengembangannya masih terbatas pada petani-petani bermodal kuat yang mampu menerapkan teknik budidaya secara intensif. Keterbatasan ini disebabkan oleh harga benih yang relatif mahal, kebutuhan pengairan dan pemeliharaan yang intensif, ketahanan terhadap hama penyakit yang masih rendah dan kebutuhan pupuk yang cukup tinggi. Di samping itu juga karena kurangnya informasi dan pengetahuan petani mengenai budidaya jagung manis serta sulitnya pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluhan dalam budidaya jagung manis. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluhan dalam budidaya jagung manis di kelompok tani Rejeki Barokah Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu adalah Sangat Puas dengan presentase 82%.
PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DEWI SRI DALAM KEGIATAN USAHATANI SAYURAN ORGANIK DI LAHAN PEKARANGAN DI KELURAHAN DADAPREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Leksono, Anita; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Muljawan, Rikawanto Eko
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Womens?s group Dewi Sri cultivating of organic vegetables with the aim of increasing revenue, agricultural productivity, welfare of this life. The purpose of this study is analyze the us of yard, participation member of farmer women?s group Dewi Sri in the cultivation of organic vegetables, and the factors that determine are related with level participation member of farmer women?s group Dewi Sri. The population in this study is all members of farmer women?s group Dewi Sri cultivating of organic vegetables in Kelurahan Dadaprejo. The data were analyzed descritptively of quantitative. The results of the study show that the level of participation member of farmer women?s group Dewi Sri om the perceptual aspects with a number of good categories 19 people (63.3%), and then aspects participation in activities with enough participating categories 16 people (53.3%), and aspects evaluation participation with vering participation categories 14 people (46.7%). Anggota KWT Dewi Sri membudidayakan sayuran organik di Kelurahan Dadaprejo dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan, produktifitas pertanian, dan kesejahteraan hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan lahan pekarangan, partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Dewi Sri dalam kegiatan usahatani sayuran organik di lahan pekarangan, dan faktor-faktor yang menentukan berhubungan dengan tingkat partisipasi anggota KWT Dewi Sri dalam kegiatan usahatani sayuran organik di lahan pekarangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota KWT Dewi Sri yang membudidayakan sayuran organik di Kelurahan Dadaprejo. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota KWT Dewi Sri pada aspek persepsi dengan kategori baik berjumlah (63.3%), sedangkan aspek partisipasi kegiatan dengan kategori cukup berpartisipasi berjumlah (53.3%), dan aspek partisipasi evaluasi dengan kategori baik dengan jumlah (52.7%).
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PANTAI AREA BRANCA SEBAGAI TEMPAT WISATA BAHARI DILI TIMOR-LESTE Da Cruz, Carlos Mariano Sope; Alfian, Rizki; Nuraini, Nuraini
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Development of the potential of natural wealth into a tourist attraction is one of the positive steps undertaken by the state government. Many countries are trying to show the uniqueness and superiority of their tourism. Tourism needs to be improved and expanded to increase foreign exchange earnings. One of the attractions in East Timor is the coast of the Branca Area. Branca Area Beach has the potential that can be developed into marine tourism. This study aims to identify potentials and problems and develop strategies for developing the Branca Coastal tourist area. The method used in identifying and formulating strategies is the SWOT analysis method. Respondents in this study were 30 people who were selected purposively. The results showed that the internal factor score (IFE) was 2.579 and the external factor score (EFE) was 2.401. IFE and EFE values indicate a strong value if the value is more than 2.5. so it can be concluded that internal factors have a strong value in determining the strategy of developing the Branca Coastal Area as a marine tourism destination of the City of Dili, while for external factors it still has a few weaknesses. Four development strategies that can be formulated are: 1) utilizing government policies, 2) collaborating with government agencies and universities to develop and maintain coastal sustainability, 3) dividing coastal areas into zones for active activities, 4) utilizing incoming fees cheap to the Branca Area Beach Tourism area and surrounding communities in promoting the Branca Area Beach Marine Tourism area. Pengembangan potensi kekayaan alam menjadi objek wisata merupakan salah satu langkah positif yang dilakukan pemerintah negara. Banyak negara yang berupaya menunjukkan keunikan serta keunggulan pariwisatanya masing-masing. Pariwisata perlu ditingkatkan dan diperluas untuk meningkatkan penerimaan devisa. Salah satu objek wisata di Timor Leste yaitu pantai Area Branca. Pantai Area Branca memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi wisata bahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan masalah serta menyusun strategi pengembangan kawasan wisata Pantai Area Branca. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi dan merumuskan strategi yaitu metode analisis SWOT. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang ditentukan secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor faktor internal (IFE)sebesar 2,579 dan skor faktor eksternal (EFE) sebesar 2,401. Nilai IFE dan EFE menunjukkan nilai yang kuat apabila nilainya lebih dari 2,5. sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor internal memiliki nilai yang kuat dalam menentukan strategi pengembangan kawasan Pantai Area Branca sebagai tempat wisata bahari Kota Dili, sedangkan untuk faktor eksternal masih memiliki sedikit kelemahan. Empat strategi pengembangan yang dapat dirumuskan yaitu: 1) memanfaatkan kebijakan pemerintah, 2) bekerja-sama dengan instansi pemerintah dan perguruan tinggi guna mengembangkan dan menjaga kelestarian pantai, 3) membagi kawasan pantai menjadi beberapa zona untuk kegiatan aktif, 4) memanfaatkan retribusi masuk yang murah ke kawasan Wisata Pantai Area Branca dan masyarakat sekitar dalam mempromosikan kawasan Wisata Bahari Pantai Area Branca.