cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X     DOI : -
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Perencanaan Dinding Penahan Pasangan Batu Kali Pada Sungai Celaket Desa Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang Lerekaka, Andreas; Suhudi, Suhudi; Sulistyani, Kiki Frida
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems landslides are common in Indonesia , especially during the rainy season which resulted in an increase in the volume of water, soil conditions become unstable, this often creates victims of both fatalities and casualties material. One of the locations with frequent landslides in Residence of Malang. One of the ways used to control stability of the land so as not to slide is to build a retaining wall. Planning retaining wall is located on the River Celaket , Gading Kulon village , subdistrict Dau , Malang. In this plan , the data is taken directly through laboratory tests in soil mechanics laboratory civil engineering Tribhuwana Tunggadewi Malang University. The type of planned retaining wall is gravity type. In order to the building can be function properly, then the stability of the building must also be planned as best as possible, therefore, The stability of the retaining wall analyzed to the danger of rolling (bolting) and sliding in normal water conditions without the earthquake, dwite the earthquake and flood water level conditions without the earthquake, with earthquakes Analyzed using the Rankine formula. The result is SFsliding 1,81 > 1,5 dan 1,32 > 1,2, SFbolters 2,07 > 1,5 dan 1,36 > 1,2 (for normal conditions without and with earthquake) dan SFsliding 2,11 > 1,5 and 1,49 > 1,2 SFbolters 2,10 > 1,5 dan 1,26 > 1,2 (for flood condition without and with earthquake), it turns out safely. This study also included with the method of exercising the work used a system of mutual assistance or nongovernmental and calculate the budget plan, which totals Rp.340.503.000 Keyword: Celaket River, Gravity Retaining Wall
Studi Penggunaan Value Engineering Sebagai Penghematan Biaya Konstruksi Pada Gedung Fakultas Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Paty, Kristian H. P. U.; Rasidi, Nawir; Suhudi, Suhudi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam dunia konstruksi, perkembangan teknologi sangat berperan terhadap sebuah pembangunan. Selain alat penunjang, material juga turut berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Pemilihan material sangat berpengaruh terhadap kualitas dan biaya konstruksi. Untuk analisis harga dalam dunia konstruksi di kenal sebuah istilah yaitu Value Engineering (VE). Value Engineering digunakan untuk mendesain ulang rancangan bangunan untuk penghematan biaya. Hal ini dilakukan untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan pemilihan material. Dalam penelitian ini VE dilakukan pada material rangka atap. Penggunaan rangka atap pada penelitian ini adalah rangka atap baja ringan yang kemudian diganti dengan rangka atap Gable Frame. Gable Frame merupakan konstruksi statis tidak tentu. Konstruksi ini bisa diselesaikan dengan cara cross, clapeyron, slope deflection, tabel dan sebagainya. Gaya yang pada batang-batangnya adalah momen, gaya lintang, dan gaya normal. Selain VE yang harus diperhatikan juga adalah metode pelaksanaan dalam pekerjaan rangka atap. Dalam penelitian ini lokasi yang dipilih adalah pembangunan Gedung Fakultas Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Dan dari hasil penelitian didapatkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan pemasangan rangka atap baja ringan dan rangka atap gable frame tidak jauh berbeda, hanya saja untuk rangka atap gable frame ditambah item pengecatan dan pengelasan. Dari hasil analisis anggaran diperoleh hasil untuk rangka atap baja ringan Rp 249.760.000 sedangkan menggunakan Gable frame biaya yang dibutuhkan adalah Rp 229.710.000 sehingga penggunaan Gable frame jauh lebih murah atau dengan kata lain penghematan menggunakan gable frame mencapai 10,65%. Kata Kunci : Rangka atap, Value Engineering, Metode pelaksanaan ABSTRACT In the construction world, technological development is very important to a development. In addition to supporting tools, materials also develop along with the development of technology. Material selection is very influential on the quality and cost of construction. For the analysis of prices in the construction world in the know a term that is Value Engineering (VE). Value Engineering is used to redesign the building design for cost savings. This is done to then be the material consideration of material selection. In this study VE is done on roof truss material. The use of roof truss in this research is lightweight steel roof truss which then replaced with roof frame Gable Frame. Gable Frame is an uncertain static construction. This construction can be completed by cross, clapeyron, slope deflection, table and so on. The forces on which the trunks are the moment, the style of latitude, and the normal style. In addition to VE that must also be considered is the method of implementation in the roof truss work. In this research the chosen location is the construction of Faculty of Health Building University Tribhuwana Tunggadewi Malang. And from the research result got that method of execution of work of installation of light steel roof truss and roof frame of gable frame not much different, just for roof frame gable frame plus painting and welding item. From the results of budget analysis obtained results for lightweight steel roof truss Rp 249,760,000 while using Gable frame cost required is Rp 229.710.000 so the use of Gable frames much cheaper or in other words saving using gable frame reached 10.65%. Keywords: Roof Frame, Value Engineering, Method of implementation
Studi Perencanaan Tebal Lapisan Tambahan (Overlay) Pada Ruas Jalan Sitirejo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Hutama, Cahyo; Arifianto, Andy Kristafi; Rahma, Pamela Dinar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keberadaan jalan diperlukan untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan transportasi yang dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Penelitian ini bersifat deskriptif untuk mengetahui gambaran faktor - faktor yang mempengaruhi kerusakan jalan. Penelitian ini hanya dilakukan untuk status jalan di Kecamatan Sitirejo Wagir, Kabupaten Malang. Kesimpulan yang didapat dari hasil analisis perhitungan pada setiap segmen yang telah penulis lakukan, dapat diperoleh beberapa kesimpulan diantaranya Dari hasil penelitian di laboratorium Teknik Sipil diperoleh CBR (Caifornia Bearing Ratio) sebesar 54,23%. Volume kendaraan yang melewati Jalan Raya Sitirjo Kec Wagir, Kabupaten Malang berdasarkan klasifikasi kendaraan didasarkan pada perhitungan perencanaan ketebalan lapisan tambahan dengan mobil penumpang (17.686 kendaraan), truk ringan (8.875 kendaraan), truk berat (9.083 kendaraan) dan bus (4.575 kendaraan). Jumlah volume didasarkan pada 2 arah, dengan panjang 1 km untuk perencanaan lapisan tebal overlay dengan metode lendutan dapat diperoleh dengan pengaturan ketebalan lapisan tambahan yang terdiri dari alas pangkal (sub base) tebal 20 cm dengan kelas B agregat, dasar pangkal ketebalan 20 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (permukaan) 7,5 cm dari Laston dan mampu menahan beban selama usia 10 tahun. Kata kunci: overlay; permukaan jalan; volume ABSTRACT The existence of roads is necessary to support the rate of economic growth along with the increasing need for transportation that can reach remote areas. This research is descriptive to know the description of factors - factors that affect road damage. This research is only done for road status in Sitirejo Wagir Subdistrict, Malang Regency. The conclusions obtained from the results of calculation analysis on each segment that has been writer do, can be obtained some conclusions such as From the results of research in the Civil Engineering lab obtained CBR (Caifornia Bearing Ratio) of 54.23%. The volume of vehicles passing through Jalan Raya Sitirjo Kec Wagir, Malang Regency based on vehicle classification is based on calculation of thickness planning of additional layers with passenger cars (17,686 vehicles), light trucks (8,875 vehicles), heavy trucks (9,083 vehicles) and buses (4,575 vehicles) . The volume amount is based on 2 directions. , Kab Kabang with length of 1 km for the planning of thick layer of overlay with deflection method can be obtained by arrangement of thickness of additional layer consist of base of base (sub base) 20 cm thick with class B aggregate, base base of thickness 20 cm with A class aggregate, surface layer (surface) 7.5 cm from Laston and able to withstand loads during the age of 10 years. Keywords: overlay, road surface, volume
Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur Dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) Timor - Leste. Exposto, Arnaldo Correia; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexible pavement consists of layers placed on the subgrade. these layers serve to receive traffic load and pass it to the layer below. Construction of flexible pavement consists of four layers, namely the surface layer, the top layer of foundation, sub-base layer, subgrade layer. Under the existing conditions in the study area, Planning and Flexible Pavement Layer Thickness Budget Plan On Widening Road, Tibar - Gleno Ermera (Sta. 14 + 0.080 - Sta. 19 + 080) is intended to support economic growth with increasing demand often means transportation can transport launched in Tibar-Ermera and development capacity and quantity of vehicles that connect the Ermera Tibar-limited source of funds for the construction of roads and not optimal operation of existing traffic infrastructure, the main issue in Tibar-ErmeraTimor-Leste. The experiment was conducted in the village Tibar Bazartete District of Liquica district of Timor-Leste, in August 2014. The method used in this study is the method of Highways pavement thickness can be obtained arrangement consists of a sub-base 7 cm thick with the aggregate class B, the foundation upon thick 15 cm with the aggregate class A, the surface layer 5 cm Laston and has a budget for flexible pavements for $$ 1.665.800.00. To keep the body does not cause cracks in the road then urged the public not to cut the trees in the surrounding streets and routine maintenance held by the relevant agencies and the public. Keywords: Analysis of Thickness , Pavement Bending, Budget Plan ABSTRAK Perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang di letakkan pada tanah dasar. lapisan-lapisan tersebut berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Konstruksi perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) ini dimaksudkan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi sering dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat melancarkan transportasi di Tibar-Ermera dan Perkembangan kapasitas maupun kwantitas kendaraan yang menghubungkan Tibar-Ermera terbatasnya sumber dana untuk pembangunan jalan raya serta belum optimalnya pengoperasian prasarana lalu lintas yang ada, merupakan persoalan yang utama di Tibar-ErmeraTimor-Leste. Penelitian dilaksanakan di Desa Tibar Kecamatan Bazartete Kabupaten Liquica Timor-Leste, pada bulan Agustus 2014. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Metode Bina Marga dapat di peroleh susunan tebal perkerasan terdiri dari pondasi bawah (Sub Base) tebal 7 cm dengan agregat kelas B, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (Surface) 5 cm Laston dan memiliki anggaran biaya untuk perkerasan lentur sebesar $$ 1.665.800.00. Untuk menjaga agar tidak terjadi retak pada tubuh jalan maka dihimbau kepada masyarakat agar tidak memotong pohon yang ada di sekitar jalan dan mengadakan pemeliharaan secara rutin oleh dinas terkait dan juga masyarakat. Kata kunci : Analisis Teba,l Perkerasan Lentur, Rencana Anggaran Biaya
OPTIMALISASI PROSES PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI JERAMI PADI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SLOW PYROLISIS Yuniningsih, Susy; Oliveira, Geremias M.; Iskandar, Taufik
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petroleum is a non-renewable energy, while oil is still a choice that will result in the depletion of oil reserves. One of the energy that needs to be addressed to develop is biomass as an alternative energy. Alternative technologies for utilizing biomass waste is a technology for making charcoal by pyrolysis. Charcoal briquettes can be used as an energy alternative to kerosene. The raw material charcoal briquettes can be made of various materials, such as rice straw. In this study, the material used is rice straw aims to determine the effect of particle size dankuat press the calorific value and the duration of the test flame from rice straw charcoal briquette. Rice straw is the material that is not so good to be used as charcoal briquettes, in accordance with the results of the highest calorific value is 3,100 cal and flame test longest time is 10501 seconds or 1: 52 min. While most high calorific content of only 2,913. So as to substitute alternative energy not so good according to SNI 1-6235-200. Keywords: Crude Oil, Biomass, Energy alternatives, rice straw, charcoal briquets. ABSTRAK Minyak bumi adalah energi yang tidak dapat diperbarui, sedangkan minyak masih menjadi pilihan utama sehingga akan mengakibatkan menipisnya cadangan minyak bumi. Salah satu energi yang perlu mendapatkan perhatian untuk dikembangkan adalah biomassa sebagai energi alternatif. Teknologi alternatif untuk memanfaatkan limbah biomassa adalah teknologi pembuatan arang dengan proses pirolisis. Briket arang dapat digunakan sebagai energi alternatif pengganti minyak tanah. Bahan baku pembuatan briket arang dapat dibuat dari berbagai macam bahan, misalnya jerami padi. Pada penelitian ini bahan yang digunakan adalah jerami padi bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel dankuat tekan terhadap nilai kalor dan lama waktu uji nyala dari briket arang jerami padi. Jerami padi merupakan bahan yang kurang begitu bagus untuk dijadikan bahan briket arang, sesuai dengan hasil penelitian nilai kalor tertinggi adalah 3,100 kal dan waktu uji nyala terlama yaitu 10501 detik atau 1: 52 menit. Sedangkan kadar kalor yang paling tinggi hanya 2.913. Sehingga untuk pengganti energi alternatif kurang begitu baik menurut SNI 1-6235-200. Kata Kunci : Minyak Bumi, Biomassa, Energi Alternatife, Jerami padi, Briket Arang.
Pra Rancang Bangun Gas Hidrogen Menggunakan Sistem PSA dari Cangkang Kelapa Sawit dengan Kapasitas 596 Ton/Tahun menggunakan Alat Utama Reaktor Asmadi, Aswandi; Anggraini, S.P. Abrina; Iskandar, Taufik
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.77 KB)

Abstract

ABSTRAK Hidrogen adalah unsur yang paling melimpah di bumi tetapi di banyak senyawa gas H2 itu jarang tersedia di alam. Pemanfaatan hidrogen terbesar adalah untuk produksi amonia sebagai bahan baku pupuk urea. Ini juga digunakan untuk mengurangi logam dalam industri baja. Limbah tempurung kelapa sawit sangat potensial untuk dikembangkan menjadi bahan baku hidrogen mengingat pasokannya melimpah. Diharapkan bahwa dengan pra-desain gas hidrogen dapat memenuhi kebutuhan Hidrogen, khususnya di Indonesia. Pembentukan pabrik pemurnian gas hidrogen direncanakan akan didirikan pada tahun 2018 di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kapasitas produksi direncanakan menjadi 596 ton / tahun dengan waktu operasi 6 jam / produksi dan 300 hari / tahun. Proses yang digunakan adalah PSA (Pressure Swing Adsorption) adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk memisahkan beberapa jenis karakteristik molekuler dan afinitas material absorben. Berdasarkan analisis ekonomi, total modal investasi dan total biaya produksi adalah Rp.13.499.673.630,76 dan Rp. . 23.850,447,109,26. Nilai penjualan produk sebesar Rp. 15.496.000.000 per tahun, dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp. 6,199,222,490,74 per tahun dan Rp. 5,579,300,241,67 per tahun. Hasil analisis kelayakan diperoleh ROIAT (%): 47,53%, POT (Tahun): 22 Bulan, BEP (%): 35%, IRR (%): 36,80% Maka dapat disimpulkan bahwa Pre Build Hydrogen Gas dari Shell Oil Palm dengan kapasitas 596 ton / tahun Kata-kata kunci : Energ; Hidrogen; Reaktor; PSA ABSTRACT Hydrogen is the most overflow element on earth but in many H2 gas compounds it is rarely available in nature. The largest utilization of hydrogen is for the production of ammonia as a raw material for urea fertilizer. It is also used to reduce metal in steel industry. Palm oil shell waste is very potential to be developed into raw materials of hydrogen given its abundant supply. It is expected that with the pre-design of hydrogen gas can meet the need for Hydrogen, especially in Indonesia.The establishment of a hydrogen gas purification plant is planned to be established in 2018 in Sanggau District, West Kalimantan. Production capacity is planned to be 596 ton / year with operating time of 6 hours / production and 300 days / year. The process used is PSA (Pressure Swing Adsorption) is one technology used to separate several types of molecular characteristics and affinity of absorbent material.Based on the economic analysis, total investment capital and total production cost is Rp.13.499.673.630,76 and Rp. 23,850,447,109,26. Product sales value of Rp. 15.496.000.000 per year, with profit before and after tax is Rp. 6,199,222,490.74 per year and Rp. 5,579,300,241,67 per year. Result of feasibility analysis obtained ROIat (%): 47,53%, POT (Year): 22 Month, BEP (%): 35%, IRR (%): 36,80% Then it can be concluded that Pre Build Hydrogen Gas from Shell Oil Palm with a capacity of 596 tons / year worthy to be established. Keywords : Energy; Hydrogen; Reactor; PSA
EVALUASI PERKUATAN TEBING SUNGAI SUKUN DI KEPANJEN GHOLO, KRISTIANUS BANIM; Widodo, Esti; Sulistyani, Kiki Frida
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan tanah (retaining wall) digunakan untuk menahan tekanan lateral yang ditimbulkan oleh tanah urug maupun berat bangunan yang berada di atas dinding penahan tanah tersebut. Kelongsoran yang tterjadi pada suatu dinding penahan tanah biasanya diesbabkan oleh tidak stabilnya dinding ppenahan tanah tersebut terhadap factor keamanan (fs), nilai factor keamanan yang di tinjau adalahfactor keamanan terhadap gaya guling,gaya geser,daya dukung tanah. Dinding penahan tanah dikatakan setabil apabila angka keamanan diatas batas factor keamanan yang diambil. Tujuan dai setudi ini adalah menganalisa penyebab longsornya dinding penahan tanah dan merencanakan kembali dinding penahan tenah tersebut dengan mengunakan ketentuan-ketentuan dalam pembangunan dinding penahan tanah yang benar. Penyebab Keruntuhan Dinding Penahan Tanah. Runtuhnya didnding penahan tanah di sebabkan karena jenis dinding dan dimensi dinding tidak sesuai dengan ketentuan pembangunan dinding penahan tanah. Dinding tidak setabil terhadap daya dukung tanah = 739,44>qa = 271,81 ( tidak aman ) Dinding tidak setabilitas terhadap geser = 0,29< 1,5 (tidak aman) Dinding tidak setabilitas terhadap guling = 0,01 < 1,5 (tidak aman) Perencananan Kembali Dinding Penhan Tanah Jenis dinding penahan tanah yang direncanakan dengan mengunakan dinding dengan dinding penahan tanah sisi belakang miring karena jenis ini sesuai dengan ketentuan ketinggian tebing sungai. Dimmensi dinding setabil terhadap : Dinding stabil terhadap daya dukung tanah= 1108,24 1.5 ( aman) Kata Kunci : Dinding Penahan Tanah, Dimensi, Perkuatan Tebing
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TAMBAHAN PADA SUNGAI KONTO DI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Soka, Anselmus; Suhudi, Suhudi; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retaining wall has function to hold the soil and prevent it from sliding danger. Because of load rain, heavy soil or because of the load acting. At this time, the construction of retaining wall is very often used in civil works construction although the retaining wall had been famous in the world. The occurrence of avalanches on the Konto river in Jalan Abd.Manan Wijaya Pujon caused by the dimensions of the retaining wall is too small so unstable to the safety factor (fs), the value of the safety factor in the review is a safety factor to bearing capacity, shear forces and stability against roll style. The purpose of this study was to increase the strength of an existing retaining wall so it can prevent sliding because of the location of research there on the corner of the street and there is a bridge crossing the local residents as well as the access to the main line Malang - Kediri. Planning additional soil retaining walls using a modification of gravity type retaining wall masonry and reinforced concrete times. Dimensional stability against sliding wall: 2.33> 1.5 (safe) and was stable against the bolsters: 5.3> 1.5 (safe). Keywords: Bend, Ancillary, Stability Retaining Walls.
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN DI RUAS JALAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Syaifullah, Syaifullah; Suhudi, Suhudi; Rasidi, Nawir
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil as construction material as well as the foundation of a construction land or structures such as dams, embankments, retaining walls, buildings and bridges. In every construction requires a specific requirement in terms of both strength and economically. This study aimed to analyze and plan for a stable retaining wall on the stability of the shift, the overthrow and the carrying capacity by using Gravity Type On Roads Ngantang Locations in Malang. Calculation of earth pressure calculated using Rankine theory. Stability Analysis Results Retaining Walls with Gravity Type Dimensions: Width top (B1) 0.50 m, base width (B2) of 2.00 m and a total height (H + D) 14.00 m, which then did not secure the stability of the overthrow ( 0.4 1.5). Results Budget Plan (RAB) in the calculation of total fees earned USD 839 855 542, the cost of any work (m3) Rp 1,566,164.181, job retention costs (m) USD 27,995,184.73. Keywords: Analysis, Dimensional, Gravity Type Retaining Walls
Pra Rancang Bangun Arang Aktif dari Cangkang Kemiri dengan Kapasitas 1.415 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pyrolisis Ghoda, Antoneta Evidiana; Proborini, Wahyu Diah; Fitri, Ayu Chandra Kartika
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.255 KB)

Abstract

ABSTRAK Arang Aktif adalah salah satu bahan yang dibutuhkan untuk industri, terutama industri makanan, minuman, peternakan, pengolahan air limbah, dan pengolahan emas. kemiri tempurung biomassa berpotensi diberdayakan sebagai bahan baku arang aktif mengingat pasokannya sangat melimpah dan lebih ekonomis. Karena persediaannya melimpah dan lebih ekonomis. Semoga, desain awal karbon aktif dapat menyerap banyak karyawan dan membuka lowongan pekerjaan baru. Desain awal pabrik karbon aktif direncanakan akan didirikan pada tahun 2018, lokasi pabrik di Ende, Nusa Tenggara Timur dengan total luas tanaman adalah 3.500 m2. Kapasitas produksi adalah 1,415 ton / tahun dengan waktu operasi 24 jam dalam sehari dan 300 hari per tahun. Pengolahan menggunakan pyrolisis lambat dengan NaCl sebagai aktivator. Berdasarkan analisis ekonomi, total investasi modal dan total biaya produksi yang dibutuhkan adalah Rp 7.056.821.868 dan IDR 21.340.163.139. Jumlah penjualan produk adalah Rp 26.088.515.000 per tahun dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp 4.748.351.861 per tahun dan Rp 4.273.516.675 per tahun. Hasil analisis kelayakan memperoleh nilai Return of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak adalah 77% dan 70%, Payout Time (POT) adalah 1,3 tahun, Break Even Point (BEP) adalah 36,80%, dan Internal Rate of Return (IRR) adalah 32,84%. Berdasarkan parameter ekonomi disebutkan, desain awal tanaman karbon aktif dari tongkol jagung layak. Kata-kata kunci : Arang Aktif; Kulit Kemiri; NaCl ABSTRACT Charcoal is Active is one of material that its much needed for industry, especially food industry, beverages, farmacy, wastewater treatment, and gold treatment. candlenut shell biomass is potentially empowered as active charcoal raw material considering its supply is very abundant and more economical. Since the supply is abundant and more economical. Hopefully, preliminary design of activated carbon could be permeated many employees and opening the new job vacancy. Preliminary design of activated carbon plant is planned will be established in 2018, plant location in Ende, East Nusa Tenggara with a total area of plant is 3.500 m2. Production capacity is 1.415 ton/years with 24 hour operation time in a day and 300 day per years. Processing use slow pyrolisis with NaCl as activator. Based on the economic analysis, the total capital investment and total cost of production needed are IDR 7.056.821.868 and IDR 21.340.163.139. The number of product sale is IDR 26.088.515.000 per year with profit before and after tax are IDR 4.748.351.861 per year and IDR 4.273.516.675 per years. The results of feasibility analysis obtain the values of Return of Investment (ROI) before and after tax is 77% and 70%, Pay out Time (POT) is 1,3 years, Break Even Point (BEP) is 36,80%, and Internal Rate of Return (IRR) is 32,84%. Based on economic parameters mentioned, preliminary design of activated carbon plant from corn cob is feasible to establish. Keywords: Charcoal is Active; Candlenut Shell; NaCl

Page 11 of 16 | Total Record : 160