cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 595 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK TORTILA BERBASIS JAGUNG (ZEA MAYS) Widya Dwi Rukmi Putri; Nur Ida Panca Nugrahini; Elok Waziiroh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.84 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.303

Abstract

Abstract: "KUBE" MadepManteb engaged in the processing of corn to to provide added value in the main commodity of village. This group is composed of 20 industrial household food which cooperate together in improving the quality of products and marketing. Product of KUBE "MadepManteb is tortillas with a variety of flavors. Some problems KUBE "MadepManteb is the lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing the efficiency and capacity of stirring the dough tortillas, 2) Increased efficiency and capacity cutting sheet tortillas, 3) Improved draining oil products tortila to prevent rancidity during distribution, 4) Increasing the efficiency of mixing dry seasoning with tortillas, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment, namely automatic dough mixer 5 kg capacity, semi-automatic cutting sheet tortillas, spinner oil drainer, mixer dried herbs and stove industry. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of tortillas. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment. Keywords:tortilla, productivity, competing capacity, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “KUBE” Madep Manteb bergerak di bidang pengolahan jagung untukmemberikannilaitambahpadakomoditiutamadesatersebut.Kelompok usaha ini terdiri dari 20 industri rumah tangga pangan yang saling berkerja sama dalam peningkatan mutu produk dan pemasaran. Produk unggulan dari KUBE” Madep Manteb adalah tortila dengan berbagai varian rasa. Beberapapermasalahan yang KUBE” Madep Mantebadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspengadukan adonan tortila, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotong lembaran tortila, 3) Perbaikan penirisan minyak produk tortila untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pencampuran bumbu kering dengan tortila, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupengaduk adonan otomatis kapasitas 5 Kg, pemotong lembaran tortila semi otomatis, peniris minyak spinner, pengaduk bumbu keringdankomporindustri. Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk tortila.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :tortila, produktivitas, daya saing, alih teknologi
PENGARUH SINKRONISASI INFORMASI PELAYANAN TERHADAP VOICE (EKSPRESI KETIDAKPUASAN) MASYARAKAT Rizalaidi Mahardika; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.762 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1479

Abstract

Abstract: Public service providers are required to provide good service. Start with the provision of a clear information about the procedures and fulfillment of requirements that must be completed so that misunderstanding can be avoided to gain public satisfaction regarding the clarity of information submitted. The type of research used descriptive quantitative. Data collection techniques were observation, questionnaires, and documentation. The result of research showed that service information which included accurate, on time, relevant, economical, and voice simultaneously had influence to voice (expression of dissatisfaction). The linear regression equation Y = 0.951+ (0.076) X1 + (0,546) X2 + (0.814) X3 + (0.274) X4 + (0,097) X5 + 4,260. From the results of F test showed that the dependent variable voice (expression of dissatisfaction) was influenced simultaneously to the independent variables of service information with a significance value of research results of 0.000. While the result of t test, all variables had significant influence to voice (expression of dissatisfaction) with significance level for accuracy equal to 0.870 (87%), on time 0.295 (29,5% 0), relevant 0.075 (75%), economical 0.537 (53.7%), and easy 0.798 (79.8%). From the five variables of service information respectively and jointly affected the voice (expression of dissatisfaction) about the requirements of making e-ID card. Keywords: Information, Service, Voice Abstrak: Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang baik. Diawali dengan diberikannya informasi jelas tentang tata cara dan pemenuhan persyaratan yang harus dilengkapi agar tidak terjadinya ketidaksepahaman yang mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat mengenai kejelasan informasi yang disampaikan. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni informasi pelayanan yang meliputi accurate, on time, relevant, economical, dan voice secara bersamaan mempunyai pengaruh terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan). Adapun persamaan regresi linear Y = 0,951+(0,076)X1+(0,546)X2+ (0,814)X3+(0,274) X4+(0,097)X5+4,260. Dari hasil uji F menunjukan bahwa variabel terikat voice (ungkapan ketidakpuasan) dipengaruhi secara simultan terhadap variabel bebas informasi pelayanan dengan nilai signifikansi hasil penelitian sebesar 0,000. Sedangkan hasil dari uji t, semua variabel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan) dengan tingkat signifikansi untuk accurate sebesar 0,870 (87%), on time 0,295 (29,5%0), relevant 0,075 (75%), economical 0,537 (53,7%), dan easy 0,798 (79,8%). Dari kelima variabel informasi pelayanan masing-masing dan secara bersama-sama mempengaruhi terhadap voice (ungkapan ketidakpuasan) tentang persyaratan pembuatan e-KTP. Kata kunci: Informasi, Pelayanan, Voice 
REWARD POWER KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN EXTRA ROLE BEHAVIOR TERHADAP KINERJA PEGAWAI M Bahrul Ulum
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.376 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i1.90

Abstract

Reward atau penghargaan pemimpin dan Extra Role Behavior yang didalamnya terdapat perilaku kewargaan organisasional di lingkungan kerja merupakan salah satu penunjang dalam meningkatkan kinerja pegawai. Untuk itu pentingnya pemimpin dalam disituasi dan kondisi apapun untuk memberikan penghargaan kepada bawahannya dan berusaha membentuk suasana dan budaya perilaku kewargaan dalam organisasi untuk menunjang peningkatan kinerja yang lebih baik. Jenis penelitian ini dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan langkah-langkah pengumpulan data dengan observasi, check list atau pertanyaan tertutup, data diambil dengan penelitian populasi yaitu seluruh pegawai, analisis data dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, korelasi, uji t, uji f dan koefisien determinasi. Reward Power Kepemimpinan Situasional mempunyai tingkat kecenderungan sebesar 59% baik, Extra Role Behavior mempunyai tingkat kecenderungan sebesar 73% baik, Kinerja Pegawai mempunyai tingkat kecenderungan sebesar 77% baik, Reward Power Kepemimpinan Situasional mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai sebesar 39,7%, Extra Role Behavior mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai sebesar 24,7%, Reward Power Kepemimpinan Situasional dan Extra Role Behavior berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai sebesar 70,8%. Kata kunci: Reward Power, Extra Role Behavior
INOVASI SISTEM INFORMASI APLIKASI MOBILE PAJAK DAERAH (SAMPADE) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.017 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v9i1.2210

Abstract

Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah (SAMPADE) Kota Malang merupakan sebuah inovasi yang dilakukan oleh Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang berupa aplikasi berbasis teknologi informasi yang diharapkan memudahkan masyarakat atau wajib pajak dalam memenuhi pelayanan perpajakannya. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap pelaksanaan Inovasi Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang Melalui Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah (SAMPADE) Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik terdapat 5 indikator jenis inovasi yaitu inovasi proses, inovasi, metode, inovasi struktur organisasi, inovasi dalam hubungan, dan inovasi produk. Faktor pendukung dalam pelaksanaan dalam inovasi Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah (SAMPADE) adalah disambut dengan baik oleh sebagian wajib pajak dan kerja sama dengan pihak luar yaitu CV. Sinergi. Serta dilengkapi dengan sarana dan prasana yang membantu dalam pelaksanaan sosialisasi kepada wajib pajak yaitu berupa 2 (dua) buah mobil khusus. Sedangkan untuk faktor penghambat dalam pelaksanaannya adalah inovasi Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah (SAMPADE) ini terkadang terkena hacking dan server nya yang terkadang down dan masih rumit dalam penggunaannya. Serta masih ada beberapa wajib pajak yang belum mengerti menggunakan aplikasi ini dan beberapa wajib pajak juga belum mengerti IT dan lebih suka melakukan pelayanan perpajakan nya secara manual dengan pergi ke kantor Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang.
AKUNTABILITAS IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) Miftahul Janah; Roro Merry Chornelia Wulandari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.165 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i2.1402

Abstract

Abstract: Service is one form in improving the welfare of society by the government. The government seeks to provide a good service, although there are still many problems in the field of service. The government seeks to minimize the existing problems by making innovations in service. One of them with the administrative services of the integrated administration of the subdistrict (PATEN). Thus, there is a need for accountability of PATEN implemen-tation. This study uses a qualitative method. Techniques of collecting data using interviews, observation, and documentation. The data obtained in the form of primary data and secondary data. Sampling technique using purposive side. After data is obtained, the data are analyzed through data reduction stage, data presentation, and conclusion. Test the credibility of the data in testing the validity of the data, the researcher uses the technique triangulation method. The result of accountability of the implementation of the integrated administration of the subdistrict (PATEN) in Pakis subdistrict of Malang shows that the PATEN has been organized since January 2017. The scope of services includes the licensing service and the non-licensing field. The implementation of PATEN already meets the existing requirements. Accountability of PATEN implementation is managerial in the form of report of online based accountability to related offices, while to the leadership in the form of accountability report every end of month. Supporting factors are the quality of human resources, infrastructure, and online-based systems. While the inhibiting factor is the internet network is not stable and the lack of human resources (employees). Key word : Accountability, Implementation, PATEN Abstrak: Pelayanan merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat oleh pemerintah. Pemerintah berupaya memberikan pelaya-nan yang baik, meskipun masih banyak permasalahan di bidang pelayanan. Pemerintah berupaya untuk meminimalisir permasalahan yang ada dengan membuat inovasi dalam pelayanan. Salah satunya dengan adanya pelayanan administrasi administrasi terpadu kecamatan (PATEN). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Teknik penentuan sampling menggunakan purposive sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dalam menguji kevalidan data tersebut, maka peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian akuntabilitas implementasi administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang menunjukkan bahwa penyelanggaraan PATEN sejak bulan Januari 2017. Ruang lingkup pelayanan meliputi pelayanan bidang perizinan dan bidang non perizinan. Implementasi PATEN sudah memenuhi persyaratan yang ada. Akuntabilitas implementasi PATEN secara manajerial berupa laporan pertanggungjawaban berbasis online kepada dinas terkait, sedangkan kepada pimpinan berupa laporan pertanggungjawaban setiap akhir bulan. Faktor pendukungnya adalah kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana,dan sistem yang berbasis online. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabil dan kurangnya jumlah sumber daya manusia (pegawai). Kata kunci : akuntabilitas, implementasi, PATEN.
UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Yohanes Kaha
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.97 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1590

Abstract

Abstract: Human resources are the main factor for the sustainability of an organization. Empowerment of Human Resources is an activity or activity carried out so that human resources within the organization can be used to achieve the goals of the organization. The type of research used in this study is qualitative research, with focus namely; empowerment of the education sector, economic sector and inhibiting and supporting factors in efforts to empower human resources, data collection techniques, namely observation, interviews, documentation, data analysis techniques, namely: data presentation, data reduction and conclusion drawing. The results of research efforts to empower human resources in the education sector is to approach and provide recommendations for continuing education, the economic sector that is providing assistance in the form of cabinets, making it easier for submissions to banks and cooperatives. Inhibiting factors in the empowerment efforts in the education sector namely; there is still a lack of interest for advanced schools so that education is limited at the junior / senior high school level. Supporting factors include having a 1-roof junior high school building and an elementary school located in one complex, with students coming to school in Gunungsari village. Inhibiting factors in the effort to empower human resources in the economic sector are weather (dry season), and poor road access, markets that are still far away. Supporting factors are providing assistance to the elderly, widows and those who can.  Keywords: Village Government, Community Empowerment Abstrak: Sumber daya manusia merupakan faktor utama bagi keberlangsungan sebuah organisasi. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia merupakan aktivitas atau kegiatan yang dilaksanakan agar sumber daya manusia didalam organisasi dapat dipergunakan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dangan focus yaitu; pemberdayaan sector pendidikan, sektor ekonomi dan factor penghambat dan pendukung dalam upaya pemberdayaan sumber daya manusia, teknik pengambilan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, teknik analisa data yaitu: penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian upaya pemberdayaan sumber daya manusia sector pendidikan yaitu melakukan pendekatan secara dan memberikan rekomendasi untuk melanjutkan pendidikan, sector ekonomi yaitu memberikan bantuan berupa rak lemari, mempermudah untuk pengajuan ke bank dan koperasi. Faktor penghambat dalam upaya pemberdayaan disektor pendidikan yaitu; masih kurangnya minat untuk sekolah lanjut sehingga, pendidikan terbatas ditingkat SMP/SMA.Faktor pendukung yaitu sudah memiliki gedung SMP 1 atap dan SD yang terdapat dalam 1 kompleks, adanya pelajar yang dating bersekolah didesa Gunung sari. Faktor penghambat dalam upaya pemberdayaan sumber daya manusia disektor ekonomi yaitu cuaca (kemarau), dan akses jalan yang kurang baik, pasar yang masih jauh.Faktor pendukung yaitu memberikan bantuan kepada lansia, janda dan yang mampu. Katakunci: Pemerintah Desa, Pemberdayaan Masyarakat. 
KUALITAS PELAYANAN KEPENDUDUKAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT Devi Yulindaningtyas
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.956 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i2.122

Abstract

Pelayanan publik oleh aparatur negara dewasa ini telah menjadi isu strategis, karena tingkat kualitas kinerja pelayanan publik akan menentukan baik buruknya pelayanan kepada masyarakat dan pada gilirannya akan menentukan citra dari aparatur negara. Berbagai keluhan masyarakat atas rendahnya kinerja pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah baik pelayanan di bidang perizinan. Untuk mengetahui kualitas kinerja pelayanan publik diperlukan adanya data penilaian terhadap kinerja pelayanan yang berbasis pada pendapat masyarakat, salah satunya melalui survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini dilakukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri beserta kendala-kendala yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri sudah baik dengan nilai IKM 74,124 dan jumlah total nilai unsur pelayanan sebesar 41,76, namun untuk Prosedur operasional standar terlalu rumit sehingga perlu di permudah lagi. Kendala-kendala yang di hadapi selama memberikan proses pelayanan kepada masyarakat adalah kurangnya petugas layanan sehingga ini menghambat kepastian jadwal pelayanan, kurang disiplinnya petugas pelayanan, kepastian jadwal pelayanan dan kepastian biaya pelayanan meskipun dalam kategori “Memuaskan”. Kata kunci: Kepuasan Masyarakat, Kualitas Pelayanan Kependudukan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
STRATEGI KOMUNIKASI KOMUNITAS LEMBATA UNDERWATER DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN LEMBATA Dewi Dora; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.074 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1441

Abstract

ABSTRACT: Lembata Regency is one of the islands in NTT which has potential in marine tourism to be developed. One part that responsible for developing marine tourism in Lembata Regency is Lembata Underwater community. The purpose of this research was to find out the communication strategy that was done by Lembata Underwater Community in promoting marine tourism. This research is a qualitative research with data collection technique in the form of direct observation and in-depth interview to Lembata Underwater community. The result of this research showed that, (1) Lembata Underwater Community applied some communication strategies in promoting Lembata tourism, they were; involving Lembata society in carrying out each program, educating the Lembata youth about the marine world, providing tour and travel services and promoting in various ways, (2) With the community's ongoing promotion, more tourists knew about the marine objects in Lembata, and also increased the number of tourists. It could be seen from the number of tourists that has increased in the last two years. Keywords: Communication Strategy, Marine Tourism, Lembata Underwater Community ABSTRAK: Kabupaten Lembata adalah salah satu pulau di NTT yang memiliki potensi wisata bahari yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu bagian yang bertanggung jawab dalam mengembangkan wisata bahari  yang ada di Kabupaten Lembata adalah komunitas Lembata Underwater.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan Komunitas Lembata Underwater dalam mempromosikan wisata bahari yang ada di kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan langsung dan wawancara mendalam terhadap komunitas Lembata Underwater. Hasil dari penelitan ini menunjukan bahwa, (1) Komunitas Lembata Underwater menerapkan beberapa strategi komunikasi dalam mempromosikan wisata bahari Kabupaten Lembata yaitu; melibatkan masyrakat Lembata dalam melaksanakan setiap program kerja, megedukasi pemuda-pemudi Lembata tentang dunia bahari, menyediakan jasa tour and travel dan melakukan promosi dengan berbagai cara, (2) Dengan promosi yang terus dilakukan komunitas membuat makin banyak wisatawan yang tahu tentang objek wista bahari yang ada di Lembata, dan juga adanya peningkatan jumlah wisatwan, hal itu bisa dilihat dari jumlah wisatwan yang terus meningkat pada dua tahun belakangan ini. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Wisata Bahari, Komunitas Lembata Underwater
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN DI DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KOTA BATU Stephania Nirmala Ridirio
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.563 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i2.1749

Abstract

Abstract: The quality of public services carried out by the government is often seen as a reflection of the general quality of bureaucracy in Indonesia. One thing that until now is often still a problem in relation to relations between the people and the government in the regions is in the field of public services and licensing services. The biggest orientation of service quality is expected to meet community satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of public services and community satisfaction in building permit services at the Batu City Investment Office. This study uses descriptive quantitative methods. Retrieving data using questionnaires, documentation and observation with purposive sampling technique. The method of determining the number of samples in this study using the Slovin formula with a value of error limit of 5%, so that samples taken as many as 40 people from 2,639 populations who manage Building Construction Permits. Data analysis uses descriptive statistics, simple regression equations, correlation tests and determination test. Based on the results of research and discussion of existing data, the quality of public services can increase community satisfaction. This means that the increasing quality of public services that provide the BAanan City Capital Investment Service, the more community satisfaction increases. On the contrary, the lower the quality of public services provided by the Batu City Investment Office, the lower the community's satisfaction.Keywords: Quality of Public Service, Community Satisfaction, Building Construction PermitsAbstrak: Kualitas pelayanan publik yang dilakukan pemerintah seringkali dianggap sebagai cerminan dari kualitas birokrasi secara umum yang ada di Indonesia. Satu hal yang hingga saat ini seringkali masih menjadi masalah dalam kaitannya hubungan antar rakyat dan pemerintah di daerah adalah dalam bidang public service (pelayanan umum) dan pelayanan perizinan. Orientasi terbesar kualitas pelayanan diharapkan dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan publik dengan kepuasan masyarakat dalam pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Dinas Penanaman Modal Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengambilan data menggunakan kuesioner, dokumentasi dan observasi dengan teknik purposive sampling. Metode penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan nilai batas error 5%, sehingga sampel yang diambil sebanyak 40 0rang dari 2.639 populasi yang mengurus Izin Mendirikan Bangunan. Analisa data menggunakan statistik deskriptif, persamaan regresi sederhana, uji korelasi dan uji determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap data yang ada, kualitas pelayanan publik dapat meningkatkan kepuasan masyarakat. Ini berarti bahwa semakin meningkat kualitas pelayanan publik yang berikan Dinas Penananman Modal kota Batu maka semakin meningkat pula kepuasan masyarakat. Sebaliknya semakin rendah kualitas pelayanan publik yang diberikan Dinas Penanaman Modal kota Batu maka semakin rendah pula kepuasan masyarakat.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Publik, Kepuasan Masyarakat, Izin Mendirikan Bangunan
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA GADINGKULON, KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG Arman Baiku Maramba Milla; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.322 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i2.236

Abstract

Abstract: People participation analysis in human resource development in Gadingkulon village is an important thing in order to improve human resource skills by involving people participation actively in each development process.The research use qualitative approach with data collection technique via interview, observation, and documentation, while informer in this research is village government and society by taking samples using snowball sampling. To test data validity, researcher uses technique triangulation. Data analysis is done by data reduction, data serve, and conclusion taking. Research result are: 1) people participation in human resource development in Gadingkulon village, whether in human resource development planning or human resource development application is huge, but in supervising level, it needs optimization; 2) method in improving people participation in developing human resource through education or health are: cooperating with outside party, whether government or private institution to facilitate people in giving training and education, also educated people participation to actualize each skill and knowledge possessed. Keywords: Participation, Development, Human Resource Abstrak: Analisis partisipasi masyarakat dalam Pembangunan sumber daya manusia di Desa Gadingkulon merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dijalankan guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusia masyarakat Desa Gadingkulon dengan cara melibatkan partispasi masyarakat secara aktif dalam setiap proses pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Pemerintah Desa dan masyarakat dengan penarikan sampel secara Snowbal sampling. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Partisipasi masyarakat dalam pembangunan sumber daya manusia di Desa Gadingkulon, baik pada saat perencanaan pembangunan sumber daya manusia maupun pada pelaksanaan pembangunan sumber daya manusia sudah besar, namun pada tataran pengawasan perlu dioptimalkan. 2) metode dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia baik melalui pendidikan maupun melalui kesehatan yaitu: membuka peluang kerja sama dengan pihak luar, baik pemerintah maupun swasta untuk memfasilitasi masyarakat dalam memberikan pelatihan dan penyuluhan dan adanya peran serta dari masyarakat yang sudah berpendidikan untuk mengaktualisasikan setiap keahlian dan pengetahuan yang dimilikinya. Kata Kunci: Partisipasi, Pembangunan, Sumber Daya Manusia