cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 595 Documents
PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UMUM Maria Margareta Dhuge; Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.156 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1956

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Perhubungan dalam mengimplementasi Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2015 tentang tarif angkutan, dan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dinas perhubungan untuk menjalankan peran dalam mengimplementasi peraturan walikota nomor 6  tahun 2015 tentang tarif angkutan.  Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi menggabungkan observasi, dokumentasi dan wawancara. Diperoleh hasil sebagai berikut Peran Dinas Perhubungan dalam Implementasi Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2015 tentang Tarif Angkutan Umum adalah sebagai pembuat kebijakan, melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, memberikan fasilitas-fasilitas penunjang pelayanan angkutan kota kepada semua lapisan masyarakat, melakukan pengawasan dan kerjasama dengan instansi lainnya, dan melakukan pembinaan terhadap sopir angkutan umum. Sedangkan faktor pendukung yaitu sumber daya manusia atau pegawai yang terdapat di Dinas Perhubungan Kota Malang telah memadai, tersedianya sarana dan prasarana, serta adanya kerjasama yang baik dengan instansi lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan POLRI. Dan faktor penghambatnyaadalah kurangnya kesadaran dari sopir angkutan umum dalam segala hal dan Sosialisasi yang dilakukan oleh Dishub tidak maksimal. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan; Pelayanan Publik Abstract: The purpose of this research is to find out the role of the Department of Transportation in Implementing Mayor Regulation No. 6 of 2015 concerning transportation tariffs, and to identify the supporting and inhibiting factors faced by the transportation department to play a role in implementing the mayor's regulation number 6 of 2015 concerning transportation tariffs. This study uses qualitative research using triangulation techniques combining observation, documentation and interviews. The following results are obtained: The Role of the Department of Transportation in Implementing Mayor Regulation Number 6 Year 2015 on Public Transport Tariffs is as a policy maker, socializing the community, providing supporting facilities for urban transportation services to all levels of society, conducting supervision and cooperation with other agencies, and provide guidance to public transportation drivers. While the supporting factors are human resources or employees found in the Malang City Transportation Department has been adequate, the availability of facilities and infrastructure, as well as good cooperation with other agencies such as the Civil Service Police Unit (Satpol PP), TNI and POLRI. And the inhibiting factor is the lack of awareness of public transport drivers in all matters and the socialization carried out by Dishub is not optimal. Keywords: Public Implementation, Public Service
PEMANFAATAN LPPL BELU TV SEBAGAI MEDIA PROMOSI DALAM PENGEMBANGAN WISATA DAERAH Prima Januaria Kehi; Sulih Indra Dewi; Ellen Meianzi Yasak
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.39 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.368

Abstract

Abstract : In the global life, tourism become the most prospective sector for Indonesia economic. Therefore, it must be developed also increased. By promoting the regional tourism and using the local mass medias. The function of local television is becoming the promotion media for local product. The function of local television is becoming the product promotion media also helping the regional tourism development. As the one of local television at Belu region, it applied the function as the promotion media by promoting the regional potencial at Belu region. In this research, the writer used qualitative descriptive method by collecting the data through interview and documentation. 1). In operating the function as the promotion media, LPPL Belu television did a program production form. It was Jelajah wisata program, Kreasi budaya program, Potret desa program and lintas Belu program. 2). The impact of the promotion is the local tourist grew up significantly every year, also the society around knew further about their tourism there. 3). The problem were the minimal human resources for each division or part, the minimal facilities and the operational cost. Key words: Local television, Promotion media,Tourism. Abstrak : Dalam kehidupan global, pariwisata memiliki kedudukan sebagai sektor unggulan dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pariwisata di Indonesia perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Salah satunya yaitu dengan cara mempromosikan wisata daerah yang ada dengan memanfaatkan media-media massa lokal. Fungsi televisi lokal sebagai media promosi produk lokal, dapat membantu pengembangan wisata daerah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan antara lain; 1) LPPL Belu TV menerapkan fungsi promosinya dalam bentuk produksi program. Program yang digunakan diantaranya yaitu Program Jelajah Wisata, Program Kreasi Budaya, Potret Desa, dan melalui program pemberitaan Lintas Belu. 2) Dampak yang terjadi dengan adanya promosi wisata daerah yang dilakukan oleh LPPL Belu TV yaitu semakin meningkatnya wisatawan lokal disetiap tahun, dan juga mayarakat sekitar pun mengetahui keberadaan wisata daerah di Kabupaten Belu. 3) Hambatan yang dihadapi oleh LPPL Belu TV diantaranya kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidangnya, minimnya sarana dan prasarana, dan kurangnya biaya operasional. Kata Kunci : TV lokal, Media Promosi, Pariwisata
PERSEPSI MAHASISWA FIKES UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG TERHADAP LABEL PERINGATAN BAHAYA MEROKOK Muktar Rohman
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.469 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1526

Abstract

Abstract: This research aims to determine and to understand the perceptions of the Faculty of Health Sciences (FIKES) students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang on the smoking hazard labels. This is a Qualitative Descriptive Research, and the research object is FIKES students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. The data collection carried out in this research is through frank or disguised observation, structured interviews, and documentation. The data analysis technique applied is descriptive qualitative by doing three stages that are data reduction, data presentation, and drawing the conclusion. The finding of this research shows that the perception of FIKES students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang on the hazard smoking labels is so diverse. Many of them have known some various diseases that arise from smoking. According to the research, the researcher assumed that some FIKES smokers from the University of Tribhuwana Tunggadewi could not reduce their smoking intensity even though the warning labels on the cigarette packages were listed. There are many ways that FIKES students who are active smokers do to overcome the presence of the dangerous image of smoking before they smoke cigarettes. This affects smokers unable to stop smoking or to reduce their intensity in smoking.  Keywords: Perception, Warning Label, and Danger warn Astrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang terhadap label peringatan bahaya merokok. Penelitian ini termasuk Penelitian Deskriptif Kualitatif dengan obyek penelitian mahasiswa FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui observasi terus-terang atau tersamar, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang terhadap label peringatan bahaya merokok begitu beragam. Banyak yang sudah mengetahui bermacam-macam penyakit yang timbul akibat merokok. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti mengasumsikan bahwa beberapa mahasiswa perokok FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi tidak bisa mengurangi intensitas merokoknya meskipun tertera label peringatan bahaya merokok bagi kesehatan pada kemasan rokok. Banyak cara yang beranekaragam dilakukan oleh mahasiswa FIKES yang menjadi perokok aktif untuk mengatasi adanya gambar bahaya merokok tersebut sebelum ia menghisap rokok. Hal tersebut membuat para perokok tidak bisa berhenti untuk merokok ataupun mengurangi intensitas dalam merokok. Kata kunci: Persepsi, Label Peringatan, dan Bahaya Merokok
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM UPAYA PENGUATAN MODAL USAHA DI TIMOR LESTE Juvenal Alves; Mardiyono .; M. Saleh Soeaidy
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.487 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i2.99

Abstract

Strategi Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah oleh Institut Pembinaan Pengembangan Kewirausahaan (Instituto de Apoio ao Desenvolviment Empresarial, IADE) di Timor Leste adalah memberikan pelayanan pelatihan, pendampingan, dan promosi, dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan, serta usaha mikro kecil dan menengah di Timor Leste. Namun fakta empiris menunjukkan bahwa masih rendahnya tingkat produktivitas, rendahnya nilai tambah, rendahnya kualitas produk, rendahnya skill atau ketrampilan yang dimiliki oleh UMKM khususnya manajemen usaha, teknologi dan pemasaran, kurang membaca peluang pasar dengan baik, oleh karena itu pemerintah melalui IADE berperan utama agar memperbaiki hambatan yang dialami oleh pelaku UMKM. Jenis penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah deskriftif dan pendekatan dari metode ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data berasal dari informan, peristiwa dan dokumen-dokumen. Sedangkan teknik pengumpulan data dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisa data kualitatif model interaktif (Miles, Huberman dan Saldana 2014, h.33). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Timor Leste khususnya distrik Ermera untuk memperkuat dan meningkatkan usaha-usaha mikro dan kecil di Timor Leste, melalui pengembangan pelatihan dan pendampingan sehinga mereka mampu berdiri sendiri dan tentunya akan berkontribusi kepada pemerintah dalam peningkatan perekonomian nasional. Kata Kunci : Strategi, Pengembangan UMKM, Penguatan Modal Usaha.
NILAI BUDAYA MADURA PADA PROGRAM TELEVISI J-TOWN DI NET TV Muhammad Tohirin; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.858 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1411

Abstract

Abstract: Culture is one of inheritances that must be preserved, cultural traits that are binding on a community group must be lowered early on to children. J-Town is one of the cultural-charged Madurese animations that can be a means to introduce culture. This study aims to understand how Madura cultural values and the meanings contained in Madurese cultural values are presented in the J-Town television program. This study uses a qualitative approach with Roland Barthes's semiotic analysis method, the researcher divides the shot which is then determined to mean signs through denotative, connotative, and mythical levels. The results obtained from Madurese cultural values in this animation include the use of Madurese language accents, migration of Madurese, Madurese in the field of work, Islam in Madura, Madurese in dealing with conflict, processing of Madurese inheritance, excessive use of gold jewelry, and color on traditional Madurese clothing. Keywords: Animation - J-Town – Madura Culture - Semiotic Abstrak: Budaya adalah salah satu warisan yang harus dilestarikan, sifat budaya yang mengikat dalam suatu kelompok masyarakat harus diturunkan sejak dini kepada anak. J-Town merupakan salah satu animasi bermuatan budaya Madura dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya Madura dan makna yang terkandung daru nilai budaya Madura dipresentasikan dalam program televisi J-Town. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, peneliti membagi shot yang kemudian ditentukan pemaknaan tanda melalui tataran denotatif, konotatif, dan mitos.  Hasil yang didapat dari nilai budaya Madura dalam animasi ini  diantaranya penggunaan aksen bahasa Madura, migrasi orang Madura, orang Madura dalam bidang pekerjaan, islam di Madura, orang Madura dalam menghadapi konflik, pengolahan harta waris masyarakat Madura, penggunaan perhiasan emas secara berlebihan, serta warna pada pakaian adat Madura. Kata Kunci : Animasi – J-Town - Budaya Madura – Semiotika 
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN SIRKULASI DI DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA MALANG Adelina Motu Moruk
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.883 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1600

Abstract

Abstract: Public libraries are held with the aim of serving the general public, ranging from children to adults. Basically library services are the provision of library materials free of charge to the public precisely and accurately, according to the needs of users of library services. Therefore circulation service activities spearhead library services, because this part of the circulation is the first time a user has to deal with loan administration problems. The purpose of this study was to find out and analyze the strategies used in improving circulation services and the factors that influence circulation services in the Public Library and Archives of Malang City. The research method uses a type of qualitative research. Data obtained from primary and secondary data. Data collection uses interviews, observation and documentation. Determination of informants using purposive sampling. Then analyzed using stages: data reduction, data presentation and conclusion in Sugiyono, (2015: 338). To test the level of data confidence using triangulation techniques. The results of this study indicate the Strategy for Improving Circulation Services in the Public Library and Archives of Malang, namely: Collection security system using a gate detector system, and a surveillance system through CCTV. service is opened every day from 09.00 until 20.00 WIB. Public library services and archives of Malang city are carried out with additional collections every year. There are various kinds of activities carried out, There is also a mobile car service that serves visits to various places. The addition of OPAC (Online Public Access Catalog) as a fast media search for books. Services are supported by supporting facilities and infrastructure. Location is in a strategic place. Attitudes of officers in providing services to visitors or visitors with a smile, greetings, greetings, courtesy, courtesy and empathy in accordance with the professionalism of services that have been held firmly so that visitors or visitors feel comfortable with the services provided. But the awareness of the user is still lacking, the Borrower does not participate in maintaining the collection, so that most of the book covers are damaged and lost, and the computer sometimes errors so that it cannot be processed.  Keywords: Strategy, Circulation Services Abstrak: Perpustakaan umum diselenggarakan dengan tujuan melayani masyarakat umum, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Pada dasarnya layanan perpustakaan adalah penyediaan bahan pustaka secara cuma-cuma kepada kepada masyarakat dengan tepat dan akurat, sesuai dengan kebutuhan pemakai jasa perpustakaan. Oleh karena itu Kegiatan layanan sirkulasi menjadi ujung tombak layanan perpustakaan , karena pada bagian sirkulasi inilah kali pertama pemakai harus berhubungan dengan masalah administrasi peminjaman. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis strategi yang digunakan dalam meningkatkan pelayanan sirkulasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling. Kemudian dianalisis menggunakan tahapan: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dalam Sugiyono, (2015:338). Untuk menguji tingkat kepercayaan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan Strategi Peningkatan Pelayanan Sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang yaitu: Sistem pengamanan koleksi menggunakan sistem detector gate, dan sistem pengawasan melalui CCTV. pelayanan dibuka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB. Dinas perpustakaan umum dan arsip kota malang setiap tahun dilakukan tambahan koleksi. Ada berbagai macam kegiatan yang dilakukan, Ada juga layanan mobil keliling yang melayani kunjungan ke berbagai tempat. Penambahan OPAC (Online Public Acces Catalogue) sebagai media pencarian buku secara cepat. Pelayanan didukung dengan sarana dan prasarana sudah menunjang. Lokasi berada pada tempat yang strategis. Sikap petugas dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung atau pemustaka dengan senyum, sapa, salam, sopan, santun dan empati sesuai dengan profesionalisme layanan yang sudah dipegang teguh sehingga pengunjung atau pemustaka merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Namun kesadaran pemustaka masih kurang, Peminjam tidak ikut menjaga koleksi, sehingga kebanyakan sampul buku yang sudah rusak dan hilang, juga komputernya terkadang error sehingga tidak bisa diproses. Kata kunci: Strategi, Pelayanan Sirkulasi
PERAN MASYARAKAT DESA LANDUNGSARI KABUPATEN MALANG DALAM RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJM-Des) TAHUN 2013 - 2019 Tri Anjar Wulansari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.616 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i3.131

Abstract

Peran serta masyarakat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa) di Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang sebagai berikut : Pada perencanaan program RPJM-Desa Landungsari, tingkatan partisipasi masyarakat berada pada tahap informasi, konsultasi dan penentraman, atau dalam istlah lain berada pada level penghargaan atau degree of tokenism. Sedangkan pada pelaksanaan program RPJM-Desa Landungsari, peran serta masyarakat yang tertuang dalam sikap gotong-royong masih cukup bagus, sedangkan Kendala-kendala peran serta masyarakat pada tahap perencanaan program RPJM-Desa Landungsari : kurang optimalnya koordinasi antar lembaga pemerintahan, kurangnya keterbukaan ruang publik, akses arus informasi yang kurang jelas, otoritas kebijakan masih dipegang kuat oleh pemerintah desa, dan persepsi dan komitmen pemerintah desa yang belum kondusif dalam memberdayakan masyarakat. Sedangkan Kendala-kendala peran serta masyarakat pada tahap pelaksanaan program RPJM Desa Landungsari : persepsi dan komitmen masyarakat yang semakin melemah terhadap pembangunan, kurangnya askes informasi pelaksaan program. Kata Kunci: Peran Masyarakat, Rencana Pembanguna, Desa
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM MENUNJANG PENYELENGARAAN AKUNTABILITAS PELAYANAN PUBLIK Mikael Inden; Sugeng Rusmiwari; Willy Tri Hardianto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.263 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v1i2.33

Abstract

Abstract: This study describes the implementation of visionary leadership and public service accountability. Whether or not that happens visionary leadership in supporting the accountability of public services can be seen in people's satisfaction in getting services. The research was held at the District Office Lowokwaru Malang East Java that directly involve the employees in the sample to be the respondent to provide information via questionnaire. In addition, the study included the type of basic research using quantitative descriptive research methods. Instrument research using observation, documentation, and distribution of questionnaires by selecting respondents from several employees at the District Office Lowokwaru Malang. Once the research is completed and data analysis achieve the end result, the authors concluded that that (1) Visionary Leadership in Malang District Office Lowokwaru Plays Very Good. (2) The Public Service Accountability Lowokwaru District Office also held a good line with a clear flow of existing such service and filing procedures or apply for your correspondence as described in the previous chapter. (3) On the whole, it can be said that the combination of visionary leadership and accountability of public services organization in the District Office Lowokwaru Malang lasted Very good as expected with by the service providers (government / officers in this instance) with the right to obtain services (community). (4) Visionary Leadership in government is good, so the implementation of the accountability of public service was performing well. And (5) accountability of public service in this instance, so it can be said that the visionary leadership of any kind. Or in other words, public services performing well in this instance due to the visionary leadership that also happen well. Keywords: Visionary Leadership, Public Service. Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan tentang kepemimpinan visioner dan penyelenggaraan akuntabilitas pelayanan publik. Baik tidaknya kepemimpinan visioner yang terjadi dalam menunjang akuntabilitas pelayanan publik dapat dilihat pada kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Penelitian ini bertempat di Kantor Kecamatan Lowokwaru Malang Jawa Timur yang secara langsung melibatkan para pegawai sebagai sampel untuk dijadikan responden dalam memberikan keterangan lewat kuisioner. Di samping itu, penelitian ini termasuk jenis penelitian dasar dengan menggunakan metode penelitian Deskriptif Kuantitatif. Instrument penelitian menggunakan observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuisioner dengan memilih responden dari beberapa pegawai yang ada di Kantor Kecamatan Lowokwaru Malang. Setelah penelitian selesai dan analisis data mencapai hasil akhirnya, maka penulis berkesimpulan bahwa Bahwa (1) Kepemimpinan Visioner di Kantor Kecamatan Lowokwaru Malang Berperan Sangat Baik. (2) Penyelenggaraan Akuntabilitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Lowokwaru juga terselenggara dengan Baik sesuai dengan alur yang jelas yang sudah ada seperti prosedur pelayanan dan pengajuan atau permohonan pembuatan surat menyurat seperti yang dijelaskan di bab sebelumnya. (3) Secara keseluruhan, maka dapat dikatakan bahwa perpaduan antara kepemimpinan visioner dan penyelenggaraan akuntabilitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Lowokwaru Malang berlangsung Sangat Baik sesuai dengan yang diharapkan bersama oleh pihak pemberi layanan (pemerintah/petugas di instansi ini) dengan yang berhak memperoleh layanan (masyarakat). (4) Kepemimpinan Visioner di instansi ini baik, sehingga penyelenggaraan akuntabilitas pelayanan publik pun terlaksana dengan baik. Dan (5) akuntabilitas Pelayanan Publik di instansi ini baik, sehingga dapat dikatakan bahwa Kepemimpinan Visioner pun baik. Atau dengan kata lain, pelayanan publik terlaksana dengan baik di instansi ini disebabkan karena kepemimpinan visioner yang juga terjadi dengan baik. Kata Kunci : Kepemimpinan Visioner, Pelayanan Publik.
PERAN DAN FUNGSI DINAS SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN DAN PEMBINAAN ANAK JALANAN Suhardi .; Agung Suprojo; Nanang Bagus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.061 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v2i1.58

Abstract

Abstrak: Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis program kerja Dinas Sosial dalam pelaksanaan perlindungan dan pembinaan anak jalanan di Kota Batu dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mengambat program kerja Dinas Sosial. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pelaksanaan program perlindungan dan pembinaan anak jalanan yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Batu sudah menjalanankannya sesuai dengan hasil yang diinginkan/dicapai, dan faktor-faktor yang menghambat Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dalam melakukan perlindungan dan pembinaan anak jalanan di Kota Batu. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Sosial dan Tanaga Kerja dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif, yaitu dengan melakukan wawancara terhadap informan atau responden yang bisa memberikan informasi dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem perlindungan dan pembinaan anak jalanan terlaksana sesuai dengan tugas dan fungsinya. Walaupun sudah dilaksanakan, tetapi masih ada anak jalanan turun kejalan lagi. Oleh karena itu perlu diupayakan kerjasamanya dari pemerintah, baik dari pemerintah satu dengan yang lain dan kerjasama dengan masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, serta aparatur lainya yang bersangkutan tentang perlindungan dan pembinaan anak jalanan. Kata Kunci : Dinas Sosial, Perlindungan dan Pembinaan Anak Jalanan. Abstract: The purpose of this research is to analyze the Social work program and guidance in the implementation of protection of street children in Kota Batu and to analyze the factors that mengambat work program in the Department of Social Welfare The problem in this study is whether the implementation of protection programs and coaching street children conducted by the Social and Labor Batu already menjalanankannya accordance with the desired results / achieved, and the factors that hinder the Social and Labor in protecting and fostering children streets of Stone Town. This research was conducted at the Department of Social and Employment tanaga and type of research is a qualitative kind, namely through interviews with informants or respondents who can provide information well. Based on these results it can be concluded that the system of protection and development of street children carried out in accordance with the duties and functions. Although it has been done, but there are still street children took to the streets again. Therefore, it needs to be sought cooperation from the government, either from the government to each other and co-operation with communities, NGOs, and other officials concerned about the protection and development of street children. Keywords: Social Services, Protection and Development of Street Children.
PERSPEKTIF PEMBANGUNAN WISATA PANTAI PADA PENERAPAN POTENSI WILAYAH Idianus ,; Noora Fithriana
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.27 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1946

Abstract

Abstract: The development of tourism in the regions is very important, because it affects the economy of local people. The beach tourism object in Pujiharjo village, has the potential of the beauty of its beaches that differ from other beaches in Malang district. Thus, the authors feel the need to study deeper based on the perspective of coastal tourism in the application of the region. The purpose of this research is to describe the potential of the region in the village of Tirtoyudo Pujiharjo District Malang in the perspective of coastal tourism development. This type of research uses qualitative descriptive research. Data collection techniques through interviews, observations and documentation. Data analysis using triangulation and reference checking, the determination of the informant using snowball sampling and the head of the village head, local community, and tourist visitors became the key informant in this study. Based on the analysis, there is a need to strengthen the potential of the region in the tourism sector and the need for infrastructure development and cooperation of all villagers with the district government and the mental build up of society in Manage tourism places for the beach tourism in the village of Pujiharjo worthy to be made a tourist destination that has a good impact to the local community economy. Keywords: Development Perspective; Beach Tourism; Regional Potentials. Abstrak: Pengembangan pariwisata di daerah-daerah sangat penting, karena berpengaruh pada perekonomian masyarakat setempat. Obyek wisata pantai di desa Pujiharjo, memiliki potensi mengenai keindahan pantainya yang berbeda dari pantai lainnyayang ada di kabupaten Malang. Dengan demikian, penulis merasa perlu mengkaji lebih dalam berdasarkan perspektif pembagunan wisata pantai pada penerapan potesi wilayah. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikanpotensi wilayah yang ada di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang dalam perspektif pembangunan wisata pantai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi  dan dokumentasi. Analisa data menggunakan Triangulasi dan pengecekan referensi, penentuan informan menggunakan snowball samplingdan kepalakepala desa, masyarakat setempat, dan pengunjung wisata menjadi key informan pada penelitian ini. Berdasarkan dari hasil analisis,perlu adanya penguatan potensi wilayah dalam sektor pariwisata serta dibutuhkan pembangunan  infrastruktur dan kerja sama seluruh masyarakat desa dengan pihak pemerintah kabupaten serta membangun mental masyarakat dalam mengelola tempat pariwisata agar wisata pantai yang ada di desa Pujiharjo layak untuk di jadikan tujuan wisata sehingga berdampak baik bagi perekonomian masyarakat setempat. Kata Kunci: Perspektif pembangunan; Wisata Pantai; Potensi Wilayah

Page 11 of 60 | Total Record : 595