cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA REMAJA Sapuat Sapuat; Tri Anjaswarni; Sarimun Sarimun
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.28 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.469

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern akan membuat remaja sering menunda waktu untuk tidur. Kebanyakan remaja memulai tidur lebih larut malam dan bangun lebih pagi dengan tuntutan untuk pergi kesekolah akibatnya kualitas tidur remaja menjadi buruk sehingga hal ini dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar, perubahan tingkat emosional, dan perubahan tekanan darah remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah pada remaja di SMK PGRI 3 Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi 946 siswa dengan sampel 42 siswa. Teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan derajad kemaknaan a = 0,05. Hasil uji statistik berjumlah 59,5% siswa mempunyai kualitas tidur buruk dan 71, 4 % siswa mengalami perubahan tekanan darah. Hasil analisis korelasi menunjukkan p-value 0,00 < 0,05. Disimpulkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah dengan kekuatan hubungan kuat (r = 0,767). Disarankan agar pihak sekolah sedini mungkin agar memperhatikan anak didiknya yang dianggap memiliki kualitas tidur buruk dengan memberikan bimbingan konseling dan memberikan solusi kepada siswa yang mempunyai kualitas tidur yang tidak baik. Kata Kunci : Kualitas tidur, tekanan darah, remaja.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Meity Asshela; Swito Prastiwi; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.247 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada mahasiswa Fakultas Pertanian UNITRI Malang. Penelitian ini menggunakan cross sectional, populasi mahasiswa Fakultas Pertanian sebanyak 605 mahasiswa dengan sampel sebanyak 91 mahasiswa, dengan menggunakan Proporsional Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian kuesioner, data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho dan Regresi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 80,2% mahasiswa pengetahuan baik, sebanyak 82,4% mahasiswa sikap sangat setuju dan sebanyak 76,9% mahasiswa perilaku baik. Berdasarkan hasil analisis Spearman’s rho diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (pvalue 0,0018 < 0,05), ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (pvalue 0,021 < 0,05), dan berdasarkan hasil analisis Regresi diketahui ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (p-value 0,014 < 0,05). Mahasiswa yang memiliki perilaku kurang baik hendaknya meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti seminar atau penyuluhan. Mahasiswa diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap pencegahan penularan HIV/AIDS melalui pemberian informasi kepada teman sebaya. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya dengan menambah faktor-faktor lain, seperti tingkat kecerdasan, tingkat emosional, sosial ekonomi dan kebudayaan, dan juga mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS dengan menyempurnakan instrumen penelitian. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA BERHUBUNGAN DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR (7-11 TAHUN) DI SDN LANDUNGSARI 1 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Hardiknas Rambu Ana; Ronasari Mahaji Putri; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1935

Abstract

"Pola komunikasi orang tua berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku anak, apabila pola komunikasi diberikan kurang bisa menyebabkan anak mencari hiburan lain seperti bermain game online sehingga dapat menyebabkan anak kecanduan game online. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) di SDN Landungsari 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang anak usia sekolah dasar (7-11 tahun), dengan penentuan sampel menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner pola komunikasi orang tua dan kecanduan game online. Metode analisis data yang di gunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian membuktikan sebagain besar (71,9%) atau 23 responden mendapatkan pola komunikasi orang tua kurang pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) dan sebagian besar (59,4%) atau 19 responden mengalami kecanduan game online sedang pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun). Hasil uji chi square menunjukkan adanya hubungan pola komunikasi orang tua dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) di SDN Landungsari 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang didapatkan p value = (0,000) < (0,05). Peneliti selanjutnya diharapkan sebaiknya melakukan observasi terhadap kebiasaan bermain game online anak dan memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua anak SD tentang dampak negatif game online sehingga orang tua bisa menyampaikan dampak negatif keanduan game online kepada anak sehingga anak bisa membatasi atau kontrol diri untuk bermain game online. Parental communication patterns play an important role in shaping the attitudes and behavior of children, if communication patterns are given less can cause children to find entertainment so addicted to online games. The purpose of this study was to determine the relationship of parents' communication patterns with online game addiction in elementary school age children (7-11 years) at SDN Landungsari 1, Dau District, Malang Regency. The study design used a correlative design with cross sectional approach. The study population was 35 children of primary school age (7-11 years), with the determination of the sample using simple random sampling in order to obtain a research sample of 32 respondents. Data collection techniques using instruments in the form of questionnaires parental communication patterns and online game addiction. The method used is the chi square test. The results of the study prove that the majority (71.9%) or 23 respondents received less parental communication patterns in elementary school age children (7-11 years) and the majority (59.4%) or 19 respondents experienced online gaming addiction in children elementary school age (7-11 years). Chi square test results showed a relationship between parents' communication patterns with online game addiction in elementary school age children (7-11 years) at SDN Landungsari 1, Dau District, Malang Regency, obtained p value = (0,000)
MOTIVASI DAN PENGETAHUAN KADER MENINGKATKAN KEAKTIFAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU Alhafij Azura; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.676 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.501

Abstract

Posyandu memberikan andil besar dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak. Keberlangsungan posyandu tidak terlepas dari keberadaan kader. Keaktifan kader dikarenakan berbagai hal seperti ingin mendapatkan penghargaan dan menambah pengetahuan atau hanya mengisi waktu luang. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara motivasi dan pengetahuan kader dengan keaktifan kader dalam kegiatan posyandu ibu dan balita. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling penelitian ini menggunakan “Purposive Sampling”. Sampel penelitian sebanyak 57 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil uji stastistik menunjukkan mayoritas motivasi dan pengetahuan pada kategori cukup. Mayoritas keaktifan kader posyandupada kategori aktif. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara motivasi dengan keaktifan P-value (0,029) < α (0,05) yang bersifat positif. Ada hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan P-value 0,048 < α (0,05) yang bersifat positif. Saran bagi masyarakat diharapkan memberikan pengakuan dan penghargaan pada kader Posyandu. Bagi puskesmas diharapkan dapat memberikan fasilitas yang memadai untuk setiap posyandu serta meningkatkan pelatihan dan bimbingan. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan instrumen penelitian observasi untuk variabel keaktifan. Kata Kunci : Kader posyandu, kehadiran, penghargaan.
HUBUNGAN KEGIATAN PERAWAT MEMPERTAHANKAN SKOR KOMISI AKREDITASI DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT RUMAH SAKITPANTI NIRMALA MALANG Ita Historyana; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.332 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.396

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan proses upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dengan membangun sistem dan budaya mutu yang dilakukan oleh lembaga independen melalui instrumen skor KARS versi 2012. Hal ini merupakan salah satu beban kerja dan stressor bagi perawat yang bekerja di RS Panti Nirmala Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa korelasi antara kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di RS Panti Nirmala Malang. Desain penelitian ini dengan Cross Sectional, populasi diambil dengan sampling jenuh yaitu seluruh perawat unit 3 lantai 4 RS Panti Nirmala Malang sebanyak 38 orang. Data mengenai kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres kerja dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan Correlation Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Dari hasil uji korelasi didapatkan hubungan yang bermakna dengan arah korelasi negatif artinya semakin baik pencapaian skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna maka tingkat stres perawat cenderung semakin ringan, demikian sebaliknya. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan kegiatan perawat mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di lantai 4 unit 3 RS Panti Nirmala Malang. Semakin baik skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres perawat ringan maka akan semakin meningkatkan mutu dan kualitas asuhan pelayanan di RS Panti Nirmala Malang. Kata Kunci : Skor Komisi Akreditasi rumah Sakit, Tingkat Stres Kerja Perawat.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN JAJANAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KONSUMSI SAYUR PADA ANAK DI POS PAUD ANGGREK TLOGOMAS MALANG Natalia Nedi Niha; Wahyu Dini Metrikayanto; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1984

Abstract

Pada saat ini banyak sekali di temukan makanan jajanan yang tidak sehat beredar di lingkungan sekolah, dan tempat keramaian sehingga perlu adanya pendidikan kesehatan kepada anak tentang pemilihan jajanan yang sehat, karena jajan memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak selama sekolah. Pengetahuan yaitu hasil tahu berkenaan dengan sesuatu hal melalui penginderaan terhadap suatu objek. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan kebiasaan makan jajanan dengan tingkat pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur pada anak di Pos PAUD Anggrek Tlogomas Malang. Penelitian ini bersifat korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak Pos PAUD Anggrek Tlogomas Malang sebanyak 38 orang, dan teknik sampling menggunkan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan chi square. Hasil penelitian membuktikan bahwa kebiasaan konsumsi makanan jajanan pada anak sebagian besar dikategorikan sering yaitu sebanyak 25 orang (65,8%). Pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur hampir seluruhnya dikategorikan cukup yaitu sebanyak 29 orang (65,8%). Hasil analisis chi square didapatkan nilai signifikan (Sig.) = 0,009 (p value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima, artinya ada hubungan kebiasaan makan jajanan dengan tingkat pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur pada Anak Pos PAUD Anggrek Gang 8 Tlogomas Malang. Orang tua siswa perlu membuat makanan yang sehat, dengan bentuk/ kemasan makanan yang menarik serta rasa yang disukai anak. Dengan demikian anak akan lebih memilih makanan yang sudah disediakan dari rumah dan tidak ada keinginan untuk konsumsi jajanan. Nowadays there are many unhealthy snacks that are circulating in the school environment, and crowded places, so there is a need for health education for children about the selection of healthy snacks, because snacks play an important role in providing energy and nutrition intake for children during school. Knowledge is the result of tofu regarding something through sensing an object. The purpose of this study was to determine the relationship of eating habits with the level of parental knowledge about vegetable consumption in children in the Early Childhood Education Post of Tlogomas Malang. This research is correlational withstudy design cross sectional. The population in this study were all parents of Early Childhood Education Post Malang Tlogomas Orchid as many as 38 people, and sampling techniques using total sampling. The instrument used was a questionnaire. The analysis used is chi square. The results of the study prove that the consumption habits of snacks for children are mostly categorized often as many as 25 people (65.8%). Parents' knowledge about vegetable consumption is almost entirely categorized as sufficient as many as 29 people (65.8%). The results ofanalysis chi square found significant value (Sig.) = 0.009(pvalue ≤ 0.05), which means the data was significant and H1 accepted, meaning that there is a relationship habit of eating snacks with the level of parental knowledge about vegetable consumption in children Post Children's Education Early age Anggrek Tlogomas Malang. Parents of students need to make healthy food, with interesting shapes / food packaging and flavors that children like. Thus the child will prefer food that has been provided from home and there is no desire for consumption of snacks. Keywords: Street Food Consumption; Consumption of Vegetables; Parental Knowledge.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN BODY IMAGE REMAJA PUTRI DI ASRAMA PUTRI SANGGAU MALANG Filsa Destiara; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.659 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.564

Abstract

Setiap individu memiliki respon yang berbeda-beda terhadap indeks massa tubuhnya. Indeks massa tubuh yang abnormal salah satunya dapat mempengaruhi citra tubuh atau body image.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan body image remaja putri di Asrama Putri Sanggau Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 remaja. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 36 remaja dengan kriteria inklusi antara lain; remaja putri yang berada di Asrama Putri Sanggau Malang, berusia 17-21 tahun dan bersedia menjadi responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pendekatan dan observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu pearson product moment. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, meadline, dan timbangan. Variabel independen penelitian adalah Indeks Massa Tubuh sedangkan variabel dependen adalah body image. Hasil penelitian membuktikan bahwa indeks massa tubuh remaja sebanyak 16 (44,4%) remaja memiliki indeks massa tubuh overweight dan body image remaja sebanyak 30 (83,3%) remaja memiliki body image rendah, sedangkan hasil pearson product moment didapatkan nilai p value = 0,016< α (0,05) yang berarti ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan body image remaja putri di Asrama Putri Sanggau Malang. Remaja perlu mengkontrol pola makan dan melakukan olahraga untuk menjaga Indeks Massa Tubuh agar tetap normal.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ADL DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Danguwole Jati Felpina; Joko Wiyono; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.83 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.428

Abstract

Dukungan keluarga bagi lansia sangat diperlukan selama lansia mampu memahami makna dukungan keluarga tersebut sebagai penyokong atau penopang kehidupannya. Dukungan keluarga sangat berpengaruh pada kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari diposyandu lansia permadi RW 02 kelurahan tlogomas Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah lansia di RW 02 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang yang berjumlah 40 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic dengan derajat kemaknaan Hasil uji statistik penelitian sebagian besar dukungan keluarga responden mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi dan mandiri yaitu 27 orang (67,5%),sebagian kecil lansia yang mendapat dukungan sedang dan kemandirian ringan yaitu hanya 3 orang (7,5%) yang dibuktikan dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari di Posyandu Lansia Permadi RW 02 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang bersifat positif. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan. Bagi peneliti selanjutnya, dengan adanya hubungan yang positif antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia di RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang, diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya guna mencari dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kata kunci : Dukungan keluarga, Kemandirian lansia
PERBEDAAN KECERDASAN EMOSI ANAK DENGAN DAN TANPA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) USIA 3-4 TAHUN DI POSYANDU SERUNI TLOGOMAS Ervina R. Duran; Rona Sari Mahaji Putri; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.945 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.147

Abstract

Kecerdasan emosi merupakan suatu proses pembelajaran yang berlangsung seumur hidup, perasaan dan pikiran yang khas, keadaan fisiologis dan biologis, serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosi anak dengan dan tanpa pendidikan anak usia dini. Desain yang digunakan adalah studi komparatif (non eksperimen). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak yang berusia 3-4 tahun di Posyandu Seruni RW 01 Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 30orang anak. Sampel untuk kelompok perlakuan dan kontrol masing-masing sebanyak 15 anak. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 71,4% anak dengan pendidikan anak usia dini mempunyai kecerdasan emosi baik, sedangkan sebanyak 50% anak tanpa pendidikan anak usia dini mempunyai kecerdasan emosi cukup. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) < α (0,05) artinya H0 ditolak yang menunjukan ada perbedaan kecerdasan emosi anak dengan dan tanpa pendidikan anak usia dini usia 3-4 tahun di posyandu seruni tlogomas. Saran kepada orang tua dengan anak pendidikan anak usia dini dan tidak pendidikan anak usia dini untuk memperhatikan kecerdasan emosi anak sejak dini untuk memberikan stimulus dengan meningkatkan frekuensi, kualitas dan kuantitas komunikasi dengan anak. Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, PAUD.
PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI SETELAH PENERAPAN POLA NUTRISI DIET RENDAH NATRIUM III DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Misda Misda; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.352 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.661

Abstract

Hipertensi masih menjadi penyakit yang menyebabkan mortalitas dalam jumlah tinggi.Cara penatalaksanaan tekanan darah tinggi yang mudah dilakukan yaitu dengan penerapan pola nutrisi diet rendah natrium III.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penerapan asupan nutrisi diet rendah natrium III terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Kelurahan Tlogomas Kota Malang.Desain penelitian yaitu pra eksperimen dengan one group pretest-posttest design.Sampel sebanyak 20 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling.Penerapan diet rendah natrium dilakukan selama dua minggu.Pengukuran tekanan darah dilakukan tiga kali dalam seminggu.Data tekanan darah sebelum penerapan diet rendah natrium dan setelah penerapan diet rendah natrium dianalisis menggunakan uji t berpasangan.Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden (60%) mengalami hipertensi tingkat 1 namun sesudah penerapan asupan nutrisi diet rendah natrium, sebagian besar responden mengalami penurunan tekanan darah menjadi normal. Hasil uji tdidapatkan menunjukkan adanya efektifitas penerapan asupan nutrisi diet rendah natrium terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Proses penyembuhan penyakit hipertensi dapat dilakukan dengan menerapkan diet rendah natrium atau mengurangi konsumsi garam, melakukan olahraga dan tidak merokok.