Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles
748 Documents
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DEMGAN PERAWATAN DIRI PADA LANSIA DI TLOGOMAS KOTA MALANG
Herwin Herwin;
Joko Wiyono;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.187 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.446
Dukungan keluarga adalah komunikasi verbal dan non verbal, saran, bantuan yang nyata atau tingkah laku yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subyek didalam lingkungan sosialnya atau berupa kehadiaran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya. Dukungan keluarga terhadap perawatan diri lansia sangat baik karena perawatan diri seseorang itu berasal dari kepribadiannya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Metode analisa data penelitian ini yaitu menggunakan uji statistik korelasi Pearson dengan menggunakan SPPS 17,0 dengan derajat kemaknaan p < 0,05, sampel sebanyak 36 responden pengujian peneliti menggunakan uji statistik pearson correlation. Hasil analisis tabulasi didapatkan bahwa sebanyak(47,22 %) dukungan keluarga tergolong baik. Perawatan diri pada lansia sebagian besar (72,22 %) baik Dari hasil analisis statistik didapatkan nilai p value = 0,013 artinya H1 diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Hal ini berdasarkan nilai sig < α (0,013). Kata Kunci : Dukungan keluarga, Lansia, Perawatan Diri.
HUBUNGAN KEAKTIFAN KADER DENGAN KUNJUNGAN LANSIA DI POSYANDU LANSIA PERMADI TLOGO SURYO MALANG
Miko Tri Nuggroho;
Rona Sari Mahaji Putri;
Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.002 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.165
Penduduk usia lanjut secara bermakna akan disertai oleh berbagai masalah yang mempengaruhiaspek kehidupan lansia baik terhadap individu sendiri, keluarga dan masyarakat meliputi fisik, biologis mental maupun sosial ekonomi.Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan keaktifan kader dengan kunjungan lansia mengikuti kegiatan Posyandu Lansia di Posyandu Lansia Permadi RW 02 Tlogo Suryo Malang 2012.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 28 dan sampel berjumlah 19 yang dan teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian di simpulkan bahwa: Sebanyak 52,6% kader masuk kategori aktif, Sebanyak 50% kunjungan lansia sering hadir. Ada hubungan yang signifikan antara keaktifan kader dengan kunjungan lansia di Posyandu Lansia Permadi RW 02 Tlogo Suryo Malang. Hal ini dibuktikan dengan nilai uji statistic, p value = 0,00 dan nilai r hitung 0,511. Disarankan kader untuk memberikan penyuluhan kepada lansia agar lansia memahami pentingnya memeriksakan kesehatan di posyandu. Saran bagi petugas kesehatan agar meningkatkan pembinaan terhadap kader dan keluarga sehingga dapat meningkatkan dukungan dan peran kader dalam memotivasi lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah memilih lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan kader. Kata kunci: Keaktifan kader, kunjungan lansia
HUBUNGAN UNSAFE ACTION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG
Silvia Maria Purnama Istih;
Joko Wiyono;
Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.91 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.478
Perilaku manusia merupakan unsur yang memegang peranan penting dalam mengakibatkan kecelakaan, sehingga cara yang efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghindari terjadinya perilaku tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Unsafe Action dengan kecelakaan kerja pada perawat di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang.Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah perawat di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel sebanyak 99 perawat dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square dengan taraf signifikansi α = 0,05. Pengambilan dan penggalian informasi diperoleh melalui kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (54,5%) atau sebanyak 54 responden melakukan tindakan tidak aman dan sebagian besar (54,5%) atau sebanyak 54 responden tidak pernah mengalami kecelakaan kerja. Jenis tindakan tidak aman yang sering dilakukan adalah mengoperasikan peralatan kerja tidak sesuai standar (23,2%) dan jenis kecelakaan kerja terbanyak (30,3%) adalah gangguan musculoskeletal karena posisi yang salah saat bekerja. Hal ini disebabkan karena sikap perawat yang tidak disiplin dan belum bekerja sesuai SOP yang berlaku di RSPW. Hasil uji Chi Square data Unsafe Action kecelakaan kerja dengan p-value 0,231 > 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara Unsafe Action dengan kecelakaan kerja pada perawat di RSPW Malang. RSPW Malang diharapkan dapat menerapkan K3RS sesuai dengan KEPMENKES RI, membuat SOP tentang perilaku aman bekerja dan mengadakan pelatihan K3. Kata kunci : Kecelakaan kerja, perawat, unsafe action.
PERBEDAAN EFEK PENGGUNAAN POVIDONE IODINE 10% DENGAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA ROBEK (LACERATED WOUND)
Irma Nurdiantini;
Swito Prastiwi;
Tri Nurmaningsari
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.131 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.197
Luka merupakan kerusakan pada bagian tubuh yang disebabkan oleh kekuatan mekanis. Salah satu zat yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan perawatan luka diantaranya yaitu menggunakan Povidone Iodine 10%. Namun Povidone Iodine memiliki sifat iritatif dan lebih toksik bila masuk ke pembuluh darah. Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan obat modern. Salah satu alternatif obat tradisional yang dapat digunakan dalam perawatan luka yaitu minyak zaitun. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan lama penyembuhan luka antara povidone iodine dengan minyak zaitun. Penelitian ini menggunakan metode True Experiment dengan rancangan penelitan The Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah 11 ekor tikus yang diambil dengan menggunakan Purposive. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi (p) 0,026
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENARCHE DENGAN PERAWATAN KESEHATAN REPRODUKSI
Tentrem Metionita;
Atti Yudiernawati;
Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v3i2.1069
Pengetahuan tentang menarche (menstruasi pertama) merupakan hal yang penting untuk diketahui remaja. Karena dengan pengetahuan mempunyai implikasi terhadap perawatan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menarche (menstruasi pertama) dengan perawatan kesehatan reproduksi pada anak usia sekolah di SDN Landungsari 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak perempuan yang sudah mengalami menarche usia 10-12 tahun di SDN Landungsari 1 Kecamatan DAU Kabupaten malang sebanyak 30 orang, dengan sampel secara total sampling sejumlah 30 orang. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Spearman rho.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tentang menarche (menstruasi pertama) pada anak, memiliki pengetahuan cukup baik (10%). Perawatan kesehatan reproduksi pada anak usia sekolah memiliki kategori cukup baik (23,4%). Berdasarkan uji Spearman rho didapatkan nilai p-value = 0,005
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP ORANG TUA DALAM MELAKUKAN STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TKK SANG TIMUR MALANG
Nurasi Siahaan;
Ni Luh Putu Eka;
Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.9 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v1i1.405
Usia prasekolah merupakan usia keemasan dimana anak sangat sensitif dan mudah menerima stimulasi dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan motorik secara optimal.Perkembangan motorik merupakan salah satu tahap tumbuh kembang anak pada masa usia prasekolah. Orang tua berperan sebagai pengendali utama perkembangan motorik anak, salah satunya melalui pemberian stimulasi yang baik. Semakin baik pengetahuan orang tua, maka semakin baik pula sikapnya dalam melakukan stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap orang tua dalam melakukan stimulasi perkembangan motorik pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua sejumlah 30 orang yang mempunyai anak usia prasekolah. Pengambilan sampel penelitian di TKK Sang Timur, Malang secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 orang(56,7%) memiliki pengetahuan cukup, dan 16 orang (53,3%) memiliki sikap unfavorable. Hasil analisis uji spearman rank, diperoleh p-value sebesar 0,006 dan nilai r hitung sebesar 0,487.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dengan sikap dalam melakukan stimulasi perkembangan motorik mempunyai hubungan yang sedang. Orang tua disarankan untuk meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan, seminar danbanyak membaca tentang cara melakukan stimulasi perkembangan motorik anak agar menjadi lebih baik. Kata kunci: anak usia prasekolah, pengetahuan, sikap, stimulasi perkembangan motorik
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI FRONT EFFLEURAGE TERHADAP DERAJAT DISMENORHEA PRIMER PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH KARANGPLOSO MALANG
Nur Khotimah;
Pertiwi Perwiraningtyas;
Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.1993
Fase remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan masa pubertas.Tanda pubertas pada remaja adalah menstruasi, dan masalah ginekologi yang sering muncul pada saat menstruasi adalah dismenorhea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi front effleurage terhadap derajat dismenorhea primer pada remaja di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan pendekatan one grup pre post test design. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri yang ada di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang yang berjumlah 50 orang pada tahun 2018. Sampel pada penelitian ini sebanyak 33 remaja.Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi : Remaja putri berumur 12-21 tahun, mengalami dismenorhea primer, remaja yang tidak melakukan pereda nyeri baik farmakologi dan nonfarmakologi serta remaja yang jarak siklus menstruasi 21-35 hari. Instrumen yang digunakan adalah SOP teknik relaksasi front effleurage dan Numeric Rating Scale. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil nilai signifikasi = 0,000 < α (0,05) artinya ada pengaruh teknik relaksasi front effleurage terhadap derajat dismenorhea primer pada remaja di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso Malang. Direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian tentang teknik ini dengan kombinasi teknik lainnya untuk menurunkan derajat dismenorhea secara signifikan. The juvenile phase is a transition period characterized by puberty. One sign of puberty is menstruation, and gynecological problems that often occur during menstruation are dysmenorhea. The purpose of this study was to determine the effect of front effleurage relaxation techniques on the degree of primary dysmenorrhea in adolescents at Al Hidayah Islamic Boarding School in Karangploso Malang. This study used pre experimental design with one group pre post test design approach. The population of this study were all young women at Al Hidayah Karangploso Islamic Boarding School, amounting to 50 people in 2018. The sample in this study were 33 teenagers. Samples were taken by purposive sampling technique that met the inclusion criteria: Young women aged 12-21 years, experiencing primary dysmenorrhea, adolescents who did not do pain relief both pharmacology and nonpharmacology and adolescents who have a menstrual cycle distance of 21-35 days. The instruments used are the SLE of the effleurage front relaxation technique and the Numeric Rating Scale. Data were analyzed using Wilcoxon test with a significance p value = 0.000
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN POLA TIDUR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG
Cahyana Witriya;
Ngesti W. Utami;
Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.286 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v1i2.437
Seiring dengan peningkatan kecemasan pada lansia maka berdampak pada kualitas dan pola tidur lansia, sehingga mengakibatkan berbagai macam gangguan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan pola tidur lansia di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kota Malang.Pada penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua orang lanjut usia yang ada di Kelurahan Tlogomas Kota Malang bejumlah 214 orang lanjut usia. Sampel bejumlah 53 orang. Pengambilan sampel dengan purvosive sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner menggunakan HARS dan PSQI dan dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman’s rank dengan derajat kemaknaan (0,05).Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar (62,3%) tingkat kecemasan responden masuk kategori sangat ringan sebanyak 33 orang. Sebagian besar (58,5%) pola tidur responden masuk kategori baik sebanyak 31 orang. Berdasarkan hasil analisis Spearman’s rank diketahui terdapat hubungan yang kategori sedang antara tingkat kecemasan dengan pola tidur lansia di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kota Malang dengan nilai pvalue : 0,00 < 0,05 dengan r = 0,599.Saran yang dapat direkomendasikan kepada lansia: diharapkan lansia dapat mengurangi kecemasan yang berdampak pada kualitas tidur dengan cara tetap aktif melakukan aktivitasnya dan menjaga kesehatan, serta mengurangi rasa stress pada lansia. Kata kunci : Tingkat Kecemasan, Pola Tidur, Lansia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG HYGIENE MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI DI WILAYAH KERJA POSYANDU MELATI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG
Evi Susanti;
Tanto Hariyanto;
Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.565 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.156
Diare merupakan salah jenis penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat di Indonesia. Diare telah menjadi penyebab kematian terutama pada bayi.Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme termasuk bakteri, virus serta parasit lainnya seperti jamur, cacing dan protozoa.Pengetahuan ibu tentang hygiene makanan merupakan salah satu faktor yang cukup krusial dalam kejadian diare pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan ibu tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada bayi. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Total sampel berjumlah 30 orang yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner. Data kemudian dianalisis menggunakan uji coefficient contingency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50% ibu mempunyai pengetahuan baik, sebanyak 40% bayi mengalami diare dan sebanyak 60% bayi yang tidak diare. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada bayi (p= 0,163). Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada bayi. Faktor sikap dan perilaku ibu dalam memberikan makanan juga mungkin penting untuk diketahui. Kata kunci: Diare pada bayi, hygiene, makanan, pengetahuan ibu.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA PANGESTI LAWANG
Aldiron Rudolf Nenotek;
Susi Milwati;
Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.63 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.682
Meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat dari tahun ke tahun. Orang yang berusia lanjut akan menjadi sangat rentan terhadap gangguan kesehatan termasuk depresi yang disebabkan oleh stress dalam menghadapi perubahan-perubahan kehidupan. Kesejahteraan lanjut usia tertuang dalam UU No 13/Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lanjut usia di Panti Werdha Pangesti Lawang. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 25 orang lansia yang tinggal di panti werdha pangesti lawang dengan usia 60-90 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui dua buah alat ukur yaitu kuesioner dukungan sosial yang peneliti susun sendiri dan kuesioner tingkat depresi. Hasil perhitungan norma menunjukan sebagian besar subjek mendapatkan dukungan sosial baik sebanyak 19 orang (76%) dan sebagian besar subjek mengalami tidak depresi sebanyak 18 orang (72%). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia di panti Werdha Pangesti Lawang dengan nilai korelasi spearman rank 0,857 dan p= 0,000 < α (0,05), sedangkan arah hubungannya adalah positif yang maknanya semakin baik dukungan sosial maka tingkat depresi menurun (tidak ada). Panti perlu mempertahankan dan meningkatkan kerjasama dengan anggota keluarga sehingga terus mengunjungi lansia.