cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
KEJADIAN KARIES GIGI DAN STATUS GIZI DI LIHAT DARI STATUS EKONOMI KELUARGA DI SDN 02 DESA GADING KULON KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Maria Tersita Loi Lew; Ronasari Mahaji Putri; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1985

Abstract

Status ekonomi keluarga yang rendah menjadi salah satu faktor pencetus terjadinya karies gigi dan status gizi anak. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui hubungan status ekonomi keluarga dengan karies gigi dan status gizi anak di SDN 02 Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi adalah semua anak di SDN SDN 02 Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan sampel penelitian ini berjumlah 74 anak yang di ambil dengan teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen penelitian karies gigi dan status gizi menggunakan lembar observasi dan instrumen status ekonomi keluarga menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan fisher’s exact test. Hasil penelitian didapatkan keluarga dengan pendapatan dibawa UMK sebanyak 54,1%, anak yang mengalami karies gigi sebanyak 74,3%, dan yang mengalami gizi baik sebanyak 86,5%. Ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga dengan karies gigi (p-value = 0,000 0,05 ). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara status ekonomi keluarga dengan karies gigi anak dan tidak terdapat hubungan antara status ekonomi keluarga dengan status gizi anak. Low family economic status is one of the triggers for dental caries and nutritional status. The purpose of the study was to determine the relationship of family economic status with dental caries and nutritional status of children at SDN 02 Gading Kulon, Dau District, Malang Regency. The design of this study was cross sectional. The population is all children in SDN 02 Gading Kulon, Dau District, Malang, with a sample of 74 children taken by proportional stratified random sampling technique. The dental caries research instrument and nutritional status used observation sheets and questionnaires to explore the economic status of the family. Analysis using fisher’s exact test.. The results showed that families with income brought by UMK were 54.1%, children with dental caries were 74.3%, and those with good nutrition were 86.5%. It can be concluded that there is a significant relationship between the economic status of the family and dental caries (p-value = 0,000 0.05). It can be concluded that there is a relationship between the economic status of the family and dental caries of the child and there is no relationship between the economic status of the family with the nutritional status of the child. Keywords : Income; Brushing teeth; Sweet Food; Nutrition; Health services.
HUBUNGAN ANTARA PERAN IBU DALAM PEMENUHAN GIZI ANAK DENGAN STATUS GIZI ANAK PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN 2 TLOGOMAS MALANG Yoseph Denianus Nong Yendi; Ni Luh Putu Eka; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.965 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.429

Abstract

Gizi merupakan faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan. Gizi yang seimbang perlu manjadi perhatian bagi setiap orang tua terutama ibu karena jika gizi yang masuk dalam tubuh anak tidak seimbang akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Peran seorang ibu sangat penting atau di butuhkan dalam pemenuhan gizi pada anak. Pengetahuan dan ketrampilan yang memadai seharusnya dimiliki oleh ibu sebagai modal dalam pemenuhan gizi bagi anak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara peran ibu dengan status gizi anak prasekolah. Desain penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan di TK Dharma Wanita Persatuan 2 Tlogomas Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling (total population) sebanyak 44 responden. Pengumpulan data status gizi anak menggunakan alat ukur tinggi badan dan berat badan dengan menggunakan indeks antropometri BB/TB dan untuk mengukur peran ibu digunakan kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh dari 44 responden ibu, ibu yang memiliki peran baik yaitu 32 ibu (72,2%). Didapatkan hasil penelitian status gizi anak prasekolah yang berstatus gizi baik sebanyak 36 anak (81.82%). Didapatkan adanya hubungan peran ibu dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak prasekolah, diperoleh nilai ρ-value = 0,00 < α 0,05 artinya H1 diterima. Nilai korelasi 0,780 membuktikan hubungan sebesar 78% (Kuat). Ada hubungan antara peran ibu dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan 2 Tlogomas Malang. Kata Kunci : Peran Ibu, Status Gizi, Anak Prasekolah
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP DENGAN TINGKATAN HIPERTENSI PADA MIDDLE AGE 45-59 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Tan Robin Alhuda; Swito Prastiwi; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.872 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.827

Abstract

Data WHO 2012 menunjukan 839 juta penderita hipertensi. Pola makan mengarah ke sajian siap santap yang mengandung lemak dan garam tinggi serta didukung dengan kurangnya aktivitas, tingkat stres yang tinggi dan obesitas dapat memberikan kontribusi berkembangnya hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan gaya hidup dengan tingkatan hipertensi pada middleage (45-59 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 36 orang dari 57 populasi dengan teknik purposive sampling, analisa data dengan regresi linier berganda, serta menggunakan instrumen kuesioner, food record dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan pola makan, sebagian besar dikategorikan memiliki pola makan normal berdasarkan perbandingan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yaitu sebanyak 20 orang (96,67%), gaya hidup, hampir seluruhnya dikategorikan tidak sering yaitu sebanyak 34 orang (94,45%), terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan tingkatan hipertensi, terdapat hubungan gaya hidup dengan tingkatan hipertensi, serta terdapat hubungan pola makan dan gaya hidup dengan tingkatan hipertensi, dan didapatkan nilai sebagai berikut: 0,000 (p < 0,050), 0,014 (p < 0,05) dan 0,000 (p < 0,05). Saran untuk responden middleageage 45-59 tahun pasien hipertensi untuk mengurangi makanan yang dapat memicu hipertensi (lemak, serat dan karbohidrat) dan memperbanyak makanan yang mengandung vitamin (sayur-sayuran dan buah-buahan). Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola makan (budaya, agama, status sosial, personal preverence, rasa lapar, nafsu makan dan rasa kenyang, serta kesehatan) dan gaya hidup (tingkat pendidikan, usia, tingkat penghasilan dan jenis kelamin).
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI LANSIA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Maria Helmiana Muda; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.447 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.148

Abstract

Posyandu lansia merupakan bentuk peran serta masyarakat lansia dalam upaya bidang kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal serta kondisi menua yang sehat dan mandiri. Sehingga dalam pemanfaatannya diperlukan suatu motivasi yang mampu untuk menggerakkan diri lansia menghadiri posyandu lansia. Melalui dukungan keluarga yang baik diharapkan akan memunculkan motivasi lansia yang tinggi pula dalam menghadiri posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara dulungan keluarga dengan motivasi lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia di wilayah RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Teknik sampling menggunakan teknik Total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik Spearman Rho. Dukungan keluarga dari 30 responden, mendapatkan dukungan yang baik yaitu sebanyak 86,7% dan secara umum lansia mempunyai motivasi baik yaitu sebanyak 76,7%. Analisis pearson antara dukungan keluarga dengan motivasi lansia p value sebesar 0,000
PERBEDAAN KUALITAS TIDUR SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA LANSIA Yohanes Daud Djawa; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.304 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.461

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi bagi setiap individu dan terjadi secara alami serta memiliki fungsi fisiologis dan psikologis. Salah satu tindakan non farmakologis untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia adalah dengan melakukan Relaksasi Otot Progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur sebelum dan sesudah melakukan relaksasi otot progresif pada lansia di Posyandu Lansia Permadi Tlogomas. Desain penelitian menggunakan studi komparatif dengan mengukur kualitas tidur sebelum dan sesudah melakukan relaksasi otot progresif . Sampel dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 15 orang yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Pada hasil pengukuran terhadap parameter kualitas tidur diperoleh hasil sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang sangat buruk ( > 60%) dan hasil kualitas tidur setelah melakukan relaksasi otot progresif didapatkan sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang sangat baik ( < 40%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan paired-t test dengan nilai signifikansi α = 0,05 didapatkan nilai signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05) maka H1 diterima artinya ada perbedaan kualitas tidur yang signifikan sebelum dan sesudah melakukan relaksasi otot progresif pada lansia di Posyandu Lansia Permadi Tlogomas. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pengasuh posyandu lansia agar dapat menggunakan relaksasi otot progresif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Lansia, Relaksasi Otot Progresi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE DI RUANG KENANGA RUMAH SAKIT DR. SOEPRAOEN MALANG Siti Rahmatika; Ngesti W. Utami; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.916 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.180

Abstract

Dukungan serta bantuan keluarga masih sangat diperlukan oleh penderita stroke dalam pemenuhan kebutuhan personal hygiene walaupun sebagian besar dari mereka sudah dapat melakukan sendiri secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah keluarga dan pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak dukungan keluarga masuk kategori baik sebanyak 18 orang (60%), dan sebagian besar personal hygiene pada pasien stroke masuk kategori baik sebanyak 20 orang (67%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Kata kunci : Dukungan keluarga, Personal Hygiene pasien stroke.
HUBUNGAN PERILAKU JAJAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK SDN TUNGGULWULUNG 3 KOTA MALANG Sella Damayanti; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.236 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.493

Abstract

Kondisi jajanan pada saat ini sangatlah dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas kandungan yang ada di zat gizi makanan. Sedangkan pengetahuan yang dimiliki oleh Anak sekolah dasar yang gemar sekali akan aneka jajanan yang akan berpengaruh pada satus gizi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan perilaku jajan dengan status gizi anak sekolah dasar di SDN Tunggulwulung 3 Malang.Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah siswa dan siswi di SDN Tunggulwulung Malang sebanyak 101 orang. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic rank spearman dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian sebanyak 56,66% anak mempunyai perilaku jajan cukup. Sebanyak 96,67% anak mempunyai status gizi baik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara perilaku jajan dengan status gizi anak. Kata kunci : Perilaku jajan, status gizi anak
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA PENYANDANG CACAT FISIK DI PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR KECAMATAN SUKUN MALANG Adrianus Yofanto Angi Piran; Roni Yuliwar; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.704 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.203

Abstract

Perkembangan kepercayaan diri pada remaja penyandang cacat fisik diawali dengan pengenalan secara fisik, bagaimana mereka dapat memahami dirinya. Penilaian terhadap dirinya tersebut akan membentuk penerimaan terhadap diri sendiri (self acceptance). Remaja penyandang cacat fisik dengan penilaian yang positif terhadap dirinya akan menyukai dan menerima keadaan dirinya sehingga akan mengembangkan rasa percaya diri, harga diri, dan dapat melakukan interaksi sosial secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerimaan Diri dengan Kepercayaan Diri dalam Interaksi Sosial pada Remaja Penyandang Cacat Fisik di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kecamatan Sukun Malang. Desain dalam penelitian ini adalah correlasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penerimaan Diri sebagai variabel independen dan Kepercayaan Diri sebagai variabel dependen. Sampling yang digunakan adalah Purposive Samping dengan sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27-31 Agustus 2013 dengan uji terpakai berupa skala pengukuran penerimaan diri dan kepercayaan diri model Likert yang disusun dan dikembangkan oleh peneliti, serta metode wawancara langsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat penerimaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 56 % (19 orang), kepercayaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 53 % (18 orang). Dari hasil analisis korelasional melalui teknik Product Moment Pearson diperoleh korelasi positif yang kuat dan signifikan antara penerimaan diri dan kepercayaan diri dengan (rxy = 0,836; p = 0,000 < () 0,01 dan 0,05), sehingga H1 diterima. Semakin tinggi penerimaan diri pada remaja penyandang cacat fisik semakin tinggi pula kepercayaan dirinya dalam interaksi sosial. Kata Kunci: Cacat fisik, interaksi sosial, kepercayaan diri, penerimaan diri, remaja.
HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS YANG MENGGUNAKAN TERAPI METFORMIN DAN GLIBENKLAMID DI PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG Rosliani Susana Dangga; Nia Lukita Ariani; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1976

Abstract

Hiperglikemia pada penderita diabetes mellitus (DM) menyebabkan peningkatan viskositas darah. Kondisi ini dapat memicu peningkatan tekanan pada pembuluh darah, sehingga penderita DM beresiko mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gula darah dengan tekanan darah pada penderita DM yang menggunakan terapi metformin dan glibenklamid di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Desain penelitian menggunakan analitik obsevasional. Populasi sebesar 61 responden dengan sampel yang digunakan adalah penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kota Malang sejumlah 51 responden. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan data rekam medik untuk kadar gula darah dan tekanan darah. Data dianalisis menggunakan uji Spearman rank dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar gula darah responden berada pada median 218 mg/dL dengan kadar gula darah minimal-maksimal sebesar 202-293 mg/dL, tekanan darah sistolik responden berada pada median 155 mmHg, tekanan darah diastolik minimal-maksimal 139-177 mmHg dan tekanan darah diastolik responden berada pada median 94 mmHg dengan tekanan darah diastolik minimal-maksimal 75-110 mmHg. Hasil uji statistik didapatkan p=0,306 untuk kadar gula darah dengan tekanan darah sistolik dan p= 0,699 untuk kadar gula darah dengan tekanan diastolik. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan kadar gula darah dengan tekanan darah pasien yang menggunakan terapi metformin dan glibenklamid pada penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Dengan demikian, kadar gula darah yang tinggi tidak selalu disertai dengan tekanan darah tinggi. Hyperglycemia in people with diabetes mellitus (DM) causes an increase in blood viscosity. This condition can trigger an increase in pressure on the blood vessels, so that people with DM are at risk of developing hypertension. This study aims to determine the relationship of blood sugar levels with blood pressure of patients using metformin and glibenclamide therapy in patients with DM. The study design uses observational analytics. The sample used was DM patients at the Kendalsari Health Center in Malang City with a total of 51 respondents. Samples were taken by simple random sampling technique. Data were collected using medical record data for blood sugar levels and blood pressure. Data were analyzed using the Spearman rank test with α = 0.05. The results showed that the respondent's blood sugar level was at a median of 218 mg / dL with a maximum-maximum blood sugar level of 202-293 mg / dL, the respondent's systolic blood pressure was at a median of 155 mmHg, diastolic blood pressure of at least 139-177 mmHg and the respondent's diastolic blood pressure is at a median of 94 mmHg with a maximum-maximum diastolic blood pressure of 75-110 mmHg. Statistical test results obtained p = 0.306 for blood sugar levels with systolic blood pressure and p = 0.699 for blood sugar levels with diastolic pressure. This shows that there is no relationship between blood sugar level and blood pressure of patients using metformin and glibenclamide therapy in patients with DM in Kendalsari Health Center, Malang. Thus, high blood sugar levels are not always accompanied by high blood pressure. Keywords: Diabetes mellitus; blood sugar level; blood pressure
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN MENGKONSUMSI ROKOK PADA MAHASISWA (IKAWASBA) DI TLOGOMAS KOTA MALANG Betsi Beba Sairo; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.766 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.531

Abstract

Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuk nya suatu tindakan seseorang. Pengetahuan akan berpengaruh pada perilaku seseorang, dan dari perilaku tersebut akan memiliki efek yang buruk bagi kesehatan dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Perilaku tersebut adalah mengkonsumsi rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang bahaya merokok dengan mengkonsumsi rokok pada Mahasiswa IKAWASBA di Tlogomas Malang. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan tentang bahaya merokok (variabel independen) dan konsumsi rokok (variabel dependen). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 116 orang mahasiswa IKAWASBA di Tlogomas Malang. Sampling yang digunakan adalah Purposive sampling, dengan sampel berjumlah 35 orang yang mempunyai kebiasaan mengkonsumsi rokok. Hasil penelitian menunjukan hampir setengah responden yang mempunyai pengetahuan kurang baik tentang bahaya merokok lebih banyak perokok berat (40,0%), sedangkan sebagian kecil (5,7%) responden yang mempunyai pengetahuan kurang baik dan perokok sedang. Hasil pengujian statistik spearman rank diperoleh hasil ada hubungan pengetahuan tentang bahaya merokok dengan konsumsi rokok dengan p-value 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,881. Disarankan kepada mahasiswa dapat memikirkan akibat yang terjadi bila merokok secara terus-menerus, dengan menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain, mengurangi konsumsi rokok dan dapat mengembangkan informasi tentang bahaya merokok, serta banyak mencari informasi tentang bahaya dari merokok yaitu melalui media sosial seperti televisi, internet, dan lain-lain. Kata kunci : Bahaya merokok, konsumsi rokok , pengetahuan.