cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
PENGARUH PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN 02 MALANG Acitia Miswara; Joko Wiyono; Nia Lukita Ariani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.096 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.841

Abstract

Masalah hasil belajar anak tentang kemampuan berhitung disebabkan karena media pembelajaran yang berkaitan tentang kemampuan berhitung masih kurang menarik. Permainan congklak diberikan agar anak dapat melakukan eksplorasi terhadap apa yang dilakukannya saat bermain sehingga mampu meningkatkan pengetahuan berhitung anak. Tujuan penelitan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh permainan congklak terhadap peningkatan kemampuan berhitung anak usia 4-6 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 02 Malang. Metode penelitian ini yang digunakan yaitu pre eksperimen dengan membandingkan kemampuan berhitung pada observasi sebelum dan observasi sesudah permainan congklak. Subjek dalam penelitian permainan congklak ini sebanyak 30 anak yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil uji t berpasangan didapatkan pvalue = (0,000) < (0,050) yang berarti ada pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan berhitung anak prasekolah (4- 6) tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 02 Tlogomas Malang. Berdasarkan hasil penelitian sebelum diberikan permainan congklak sebagian besar kemampuan berhitung anak bearda dalam katagori cukup baik sejumlah 14 anak (46,7%), dan sesudah diberikan permainan congklak kemampuan berhitung anak sebagian besar anak dalam katagori baik adalah 18 (60,0%).
PENGARUH POSISI TIDUR MIRING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA “PERMADI” KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Wely Wely; Rita Yulifah; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.619 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.162

Abstract

Orang lanjut usia secara fisiologis memiliki rentang nilai tekanan darah lebih tinggi dibanding usia dewasa normal. Hipertensi pada populasi lanjut usia didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2007 adalah 32,2%. Posisi tidur diketahui dapat berperan sebagai terapi non farmakologis dalam mengatasi hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh posisi tidur miring terhadap perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan one group pre test-postest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan total sampel sebanyak 13 orang. Data posisi tidur diperoleh melalui pengisian kuesioner sedangkan data tekanan darah diperoleh menggunakan tensimeter. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan orang lanjut usia yang mengalami hipertensi sebelum diberikan perlakuan memiliki kadar tekanan darah pada rentang 160/90 mmHg dan sebanyak 9 dari 13 orang (p=0,035) mengalami penurunan. Ada pengaruh signifikan antara posisi tidur miring terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Posisi tidur miring dapat menjadi alternatif pengobatan non farmakologis bagi lanjut usia yang mengalami hipertensi. Kata kunci: Lanjut usia, posisi tidur miring, tekanan darah.
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Tina Krisnawati; Ngesti W. Utami; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.798 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.475

Abstract

Mutu pelayanan keperawatan dapat dilihat dari pelayanan keperawatan yang komprehensif berdasarkan standar keperawatan yang telah ditetapkan sesuai dengan keinginan pasien sehingga tercipta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kinerja perawat dengan kepuasan pasien ruang rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisoner tertutup. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 68,42% responden mempunyai kinerja baik dalam melakukan asuhan keperawatan dan sebanyak 63,16% responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja perawat. Hasil uji korelasi Spearman 0,355 dengan p-value sebasar 0.029 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan partisipasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas bagi pasien, dan rumah sakit melakukan evaluasi terhadap kinerja perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan di rumah sakit sehingga perawat mampu menghasilkan pelayanan yang bermutu. Kata kunci : Kinerja perawat, kepuasan pasien.
PERBEDAAN KEPUASAAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA WANITA PADA KELOMPOK KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DI PANTI GRIYA ASIH LAWANG KABUPATEN MALANG Dyna Wardhani; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.093 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.194

Abstract

Kepuasan hidup pada lansia akan terjadi dan berpengalaman jika kebutuhan dan keinginan individu pada waktu tertentu terpenuhi dan puas. Jenis Introvert lebih memilih pikiran, perasaan, cita-cita dan mereka menjadi sumber bunga. Jenis ekstrovert berorientasi ke dunia luar, praktis, bertindak cepat dan cepat mengambil keputusan karena orientasi dari kehidupan sekarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kepuasan interaksi sosial antara ekstrovert dan wanita lanjut usia pendiam di Panti Griya Asih Lawang Malang. Penelitian menggunakan desain studi banding dengan pendekatan survei. Pengambilan sampel diambil dengan teknik saturated sampling dengan 23 responden lansia di Panti Griya Asih Lawang Malang. Pengumpulan data dilakukan antara bulan Juli dan Agustus 2014 dengan menggunakan kuesioner. Uji analisis hasil menggunakan T-test SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,6% atau 16 orang ekstrovert kepribadian dan 30,4% atau 7 orang memiliki kepribadian yang introvert. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh statistik nilai p-value = 0,00
EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT JAHE MERAH DAN GARAM TERHADAP NYERI SENDI PENDERITA GOUT ARTRITIS DI KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Adrianus Pake Yada; Arie Jefry Ka&#039;arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.044 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1967

Abstract

Gout arthritis atau asam urat merupakan penyakit karena terjadinya penumpukan kristal dan menyebabkan timbulnya nyeri, kerusakan sendi, sendi dapat kehilangan fungsinya sehingga dibutuhkan penanganan medis secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Terapi nonfarmakologis yang diketahui bermanfaat untuk nyeri gout arthritis adalah kompres hangat jahe merah dan garam. Jahe merah memiliki rasa pedas, hangat serta mengandung gingerol, minyak terbang, limonene, acid aspartic yang menghambat munculnya rasa nyeri serta garam mengandung kalium, natrium, dan iodium yang akan berkonstraksi otot dan menekan inplus nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi kompres hangat jahe merah dan garam terhadap nyeri sendi penderita Gout Artritis di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Teknik sampling menggunakan claster sampling dengan sampel sebanyak 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi (Numerical Rating Scale). Analisa data menggunakan uji wilcoxon (p-value= 0,05). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nyeri sebelum intervensi berada pada median 7 (4-9) dan setelah diberi intervensi nyeri berada pada median 4 (= 2-7) jadi, kompres hangat jahe merah dan garam efektif menurunkan nyeri sendi pada penderita gout artritisdi Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p-value = 0,000). Kompres hangat jahe merah dan garam dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer dalam menangani nyeri pada penderita gout artritis. Peneliti selanjutnya dapat meneliti efek antara jahe merah dan garam mana yang lebih efektif terhadap nyeri gout artitis. Gouty arthritis or gout is a disease caused by the accumulation of crystals and causes pain, joint damage, joints can lose its function so that medical treatment is needed pharmacologically or nonpharmacologically. Non-pharmacological therapies that are known to be beneficial for gout arthritis pain are warm compresses of red ginger and salt. Red Ginger has a spicy, warm taste and contains gingerol, flying oil, limonene, acid aspartic which inhibits the appearance of pain and salt containing potassium, sodium, and iodine which will contract muscles and suppress pain inplus. This study aims to determine the effectiveness of a combination of warm compresses of red ginger and salt on joint pain in patients with Gout Arthritis in Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang. The research design used was pre experimental with one group pre-post test design. The sampling technique uses cluster sampling with a sample of 57 respondents. Data collection uses observation sheets (Numerical Rating Scale). Data analysis using Wilcoxon test (p-value = 0.05). The results of this study found that pain before intervention was at a median of 7 (4-9) and after being given pain intervention was at a median of 4 (= 2-7) so, warm compresses of red ginger and salt were effective in reducing joint pain in patients with gouty arthritis in the Kelurahan Merjosari Malang Lowokwaru District (p-value = 0,000).Warm compresses of red ginger and salt can be an alternative complementary therapy in dealing with pain in patients with gout arthritis. Further researchers can examine the effect between red ginger and salt which is more effective against gouty arthritis pain. Keywords: Gouty Arthritis, Compresses, Ginger, Salt, and Joint Pain
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ALAT KONTRASEPSI IUD DENGAN MINAT IBU NIFAS DALAM MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI RUANG NIFAS RS PANTI WALUYA MALANG Etik Trisnowati; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.175 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.402

Abstract

Alat kontrasepsi merupakan suatu pencegahan bertemunya sel telur oleh sperma atau pencegahan menempelnya sel telur yang dibuahi ke dinding rahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi IUD dengan minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan sebagai variabel independent minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD sebagai variavel dependent. Jumlah sampel 30 responden, diambil dengan proposive sampling, kemudian dilakukan uji statistik menggunakan uji sperman rank dengan tingkat kemaknaan 0,04%. Hasil uji statistik p value sebesar 0,004 < α = 0,05 dimana r hitung 0,510 > r tabel 0,361 artinya H1 diterima, ada hubungan pengetahuan tentang alat kontrasepsi IUD dengan minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,510. Disarankan bagi tenaga kesehatan di RS. Panti Waluya Malang khususnya bagian maternitas, untuk tetap memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu tentang alat kontrasepsi IUD mulai dini yaitu pada waktu hamil sampai melahirkan sehingga ibu berminat untuk menggunakan alat kontrasepsi IUD. Kata kunci: pengetahuan, minat, alat kontrasepsi IUD
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP RSIA IPHI BATU Fransiska Bani; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1990

Abstract

Komunikasi terapeutik menjadi sangat penting untuk seorang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan karena memiliki manfaat. Manfaat dari komunikasi terapeutik untuk menjalin hubungan baik perawat dan pasien. Proses komunikasi yang baik dapat membantu dalam mengatasi Persoalan yang dihadapi oleh pasien pada tahap perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien post operasi di ruang rawat inap RSIA IPHI Batu. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien post operasi di ruang Rawat Inap RSIA IPHI Batu sebanyak 56 orang dan sampel penelitian menggunakan insidental sampling yaitu sebanyak 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik perawat seluruh responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 34 orang (100%), kepuasan pasien seluruh responden dikategorikan sangat puas yaitu sebanyak 34 orang (100%), dan hasil analisis data menggunakan uji pearson product moment nilai signifikan sebesar 0,007 (p value ≤ 0,05) yang artinya terdapat hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien post operasi di ruang rawat inap RSIA IPHI Batu. Petugas kesehatan khususnya perawat untuk tetap memperhatikan komunikasi terapeutik dengan pasien, baik fase orientasi, fase kerja maupun fase terminasi, karena ketiga fase ini selalu berhubungan dengan pasien sehingga dapat memberikan dampak persepsi bagi pasien berupa kepuasan. Therapeutic communication becomes very important for a nurse in providing nursing care because it has benefits. The benefits of therapeutic communication are to encourage and encourage collaboration between nurses and patients through the relationship of nurses and patients. A good communication process can provide understanding of patient behavior and help in overcoming problems faced at the stage of care. The purpose of this study was to determine the therapeutic communication of nurses to the satisfaction of postoperative patients in the inpatient ward of RSIA IPHI Batu. The design of this study was conducted using a correlational method to determine the relationship between therapeutic communication and patient satisfaction. The population in this study were all postoperative patients in the Inpatient Room of the RSIA IPHI Batu as many as 56 people and the study sample used incidental sampling ie as many as 34 people. The results showed that therapeutic communication of nurses of all respondents was categorized as good as many as 34 people (100%), patient satisfaction of all respondents categorized as very satisfied, namely as many as 34 people (100%), and the results of data analysis using Pearson product moment test significant value of 0.007 (p value ≤ 0.05) which means that there is a relationship between therapeutic communication of nurses to the satisfaction of postoperative patients in the inpatient room of RSIA IPHI Batu. Thus health workers, especially nurses, always pay attention to communication with patients, especially therapeutic communication orientation phase, work phase, termination phase, because these three phases are always related to patients so that they can have a perception effect for patients in the form of satisfaction. Keywords: Patient Satisfaction; Therapeutic Nurse Communication.
PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN KONSELING PADA KLIEN INFARK MIOKARD DIRUANG RAWAT INAP DEWASA RUMAHSAKIT PANTI WALUYA MALANG Joko Santoso; Tanto Hariyanto; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.82 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.434

Abstract

Konseling pada infark miokard suatu aktivitas yang didalamnya terdapat satu orang yang membantu dan satu orang lain yang menerima bantuan untuk memecahkan masalah penyakit infark miokard, konseling dapat mengembangkan ketrampilan dan mengadopsi pendirian atau sikap seseorang merasa dihargai. Dengan tujuan memberikan informasi, pemecahan masalah, meningkatkan komunikasi perawat dengan klien infark miokard. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan konseling pada klien infark miokard di ruang rawat inap dewasa rumah sakit panti waluya malang. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif dengan populasi klien infark miokard di ruang rawat inap dewasa rumah sakit panti waluya malang dengan jumlah responden sebanyak 30 orang responden. Diambil dengan teknik purposive sampling, dengan alat ukur kuesioner. Data dianalisis menggunakan t-test, dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh responden 30 orang responden (100%) mempunyai pengetahuan baik, serta dari semua memiliki sikap positif dalam pemberian konseling pada klien infark miokard. Dari uji statistic t-test dapat disimpulkan ada perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan konseling pada klien infark miokard. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Konseling, Infark Miokard
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA ANAK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH NORMAL DAN OVERWEIGHT DI SDK SANG TIMUR MALANG Trihastanti Cida; Sugianto Hadi; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.665 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.153

Abstract

Overweight merupakan suatu akumulasi lemak berlebih di dalam tubuh yang dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan. Metode sederhana dalam menentukan tingkat overweight adalah Indeks Massa Tubuh. Kelebihan berat badan memiliki peran yang kurang baik yaitu meningkatkan resistensi insulin oleh tubuh, sehingga glukosa dalam darah tidak mampu dimetabolisme dengan baik oleh sel dan akhirnya terjadi peningkatan glukosa. Peran perawat sebagai pendidik sangat diperlukan dalam memberikan pengetahuan tentang kesehatan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Kadar Glukosa Darah pada Anak dengan Indeks Massa Tubuh Normal dan Overweight di Sekolah Dasar Sang Timur Malang. Penelitian ini menggunakan desain komparatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh siswa kelas I-VI di Sekolah Dasar Sang Timur Malang sebanyak 311 orang. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling sebanyak 62 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar glukosa darah pada anak dengan Indeks Massa Tubuh normal sebagian besar (71 %) memiliki kadar glukosa darah normal, untuk anak dengan Indeks Massa Tubuh overweight sebagian besar (58 %) memiliki kadar glukosa darah tinggi. Hasil uji beda didapatkan p value 0,004 < 0,05, artinya terdapat perbedaan kadar glukosa darah pada anak dengan Indeks Massa Tubuh normal dan overweight. Saran untuk penelitian selanjutnya, mengidentifikasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah pada anak Sekolah Dasar dengan overweight dan glukosa darah tinggi. Kata kunci: Indeks Massa Tubuh, Kadar Glukosa Darah
PENGETAHUAN ANAK-ANAK JALANAN (USIA SEKOLAH) BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Maria Yosefina Buramare; Atti Yudiernawati; Tri Nurmaningsari
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.061 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.466

Abstract

Anak jalanan menjadi salah satu masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat, biasanya tinggal di lingkungan yang kurang baik, yakni lingkungan yang tercemar, kurang bersih, dan rendahnya pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat. Pengetahuan anak jalanan tentang perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan anak- anak jalanan (usia sekolah) terhadap pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan (usia sekolah)yang terdapat di sekitar Kelurahan Merjosari sebanyak 25 orang. Sampel sejumlah 25 orang diambil dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner (angket) dan lembar observasi. Analisa data dengan bantuan SPSS for windows serta menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik tentang PHBS dan sebagian besar responden mempunyai perilaku PHBS dengan kategori yang baik. Pengujian statistik dengan p-value sebesar 0,021 menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan anak-anak jalanan (usia sekolah) dengan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Merjosari. Kata Kunci : Anak Jalanan, Pengetahuan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.