cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DIABETES MELITUS DENGAN GAYA HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT TINGKAT II dr. SOEPRAOEN MALANG Nurul Alfiani; Rita Yulifah; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.968 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.485

Abstract

Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui karena mempelajarinya, yang diketahui karena mengalami, melihat, mendengar. Pengetahuan diabetes melitus sangatlah berpengaruh pada gaya hidup pasien diabetes melitus. Pengetahuan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan gaya hidup pasien diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan diabetes melitus dengan gaya hidup diabetes melitus di RS.Tingkat II dr. Soepraoen Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah pasien diabetes melitus di RS.Tingkat II dr. Soepraoen sebanyak 30 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistik penelitian sebagian besar pengetahuan diabetes melitus responden masuk kategori cukup (60%), dan hampir setengahnya dari responden memiliki gaya hidup baik sebayak 14 orang (47%). Hasil analisis bivariat menunjukan p-value= 0,00 artinya p-value < 0,05. Artinya ada hubungan antara pengetahuan diabetes melitus dengan gaya hidup pasien diabetes melitus di RS. tingkat II dr. Soepraoen Malang. Pengetahuan pasien yang baik akan menjadikan pasien diabetes melitus menjadi baik. Saran yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak antara lain, Bagi Institusi pendidikan adalah hendaknya petugas kesehatan dapat memberikan penjelasan dan pemahaman atau pembelajaran kepada keluarga dan masyarakat tentang penyakit diabetes melitus. Kata kunci : Gaya hidup, pengetahuan diabetes melitus.
PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Getrudis Renda Dadi; Susi Milwati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.189 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.508

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil elastisitas otot setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan observational analitik. Populasi semua lanjut usia sebanyak 45 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisa data peneliti ini menggunakan uji statistik spearman’s rank (Rho) dengan tingkat signifikasi  = 0,05. Instrumen penelitian meliputi kuiseoner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian profil elastisitas otot paralel atau komponen elastic parallel (PEC) lansia setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam kondisi elastik berjumlah 14 orang (35%), yang cukup elastic ada 15 orang (37,5%) dan kurang elestis ada 11 orang (27,5%) sehingga tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elatisitas paralel (PEC) yang tidak elastis. Profil elastis seri atau komponen elastik seri (SEC) sebanyak 13 orang (32,5%), yang cukup elastis ada 18 orang (45%) dan yang kurang elastis ada 9 orang (22,5%), dengan demikian tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elastisitas seri (SEC) yang tidak elastis. Terdapat hubungan profil elastisitas otot dan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang dibuktikan dengan analisis statistik korelasi spearman rank ini membuktikan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 < (0,05) sehingga penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan, kekuatan hubungan tersebut sebesar 0,708 (70,8%) sehingga masuk dalam kategori hubungan yang kuat. Kata Kunci : Elastisitas Otot, lansia, senam lansia.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN ORANG TUA TERHADAP PEMBERIAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS BATU KOTA BATU Sri Juli Astuti; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.028 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.412

Abstract

Rendahnya cakupan imunisasi dasar pada bayi yang belum mencapai 100% UCI berdampak pada meningkatnya angka mordibitas dan mortalitas bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif korelatif. Populasi penelitian ini adalah semua orangtua yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Batu Kota Batu yang berjumlah 152 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling.Data yang diperoleh dianalis dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistik penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat kepatuhan orang tua responden masuk kategori tidak patuh sebanyak 28 orang (62,2%) dan hampir seluruhnya imunisasi dasar bayi masuk dalam kategori lengkap sebanyak 38 orang (84,4%). Hasil analisa bivariat menunjukkan p value= 0,025 artinya p value< 0,05. Artinya ada hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan antara lain; bagi institusi kesehatan, hasil penelitian ini dapat dijadikan tambahan pengetahuan dalam setiap memberikan pengarahan dan penyuluhan khususnya tentang pentingnya pelaksanaan imunisasi lengkap tepat waktu sesuai jadwal yang ada. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya guna mencari dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kata Kunci : Tingkat kepatuhan orang tua, kelengkapan imunisasi dasar
PERBEDAAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN ANGKATAN 2013 Hamadi Hamadi; Joko Wiyono; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.633 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.797

Abstract

Beragam alasan mendasari seorang mahasiswa untuk bekerja diantaranya adalah kebutuhan finansial, kebutuhan sosial relasional dan kebutuhan aktualisasi diri, hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan psikologis.Tujuan dalam penelitian ini untuk Mengetahui tingkat stress pada mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode komparatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 84 orang mahasiswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingyaitu 46 sampel terdapat 23 responden mahasiswa bekerja dan 23 responden mahasiswa tidak bekerja. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Mann-Whitney U-Test dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian diperoleh mahasiswa yang tidak bekerja sebagian besar dikategorikan memiliki stres sedang (65,22%) dan mahasiswa bekerja sebagian besar dikategorikan stres berat (56,52%). Didapatkan hasil nilai p value = 0,006 ≤ α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat stress pada mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti tentang faktor-faktor yang meyebabkan stress pada mahasiswa bekerja sehingga menambah dan mengembangkan literatur dalam pendidikan keperawatan tentang stress.
KEJENUHAN BELAJAR BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA SISWA SMP SUNAN GIRI KOTA MALANG Lukas Bayo Wolla; Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2000

Abstract

Kejenuhan belajar akan berdampak pada tingkat kecemasan siswa. Kecemasan yang tinggi memungkinkan siswa mengalami penurunan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejenuhan belajar dengan tingkat kecemasan pada siswa SMP Sunan Giri Kota Malang. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 96 orang dengan sampel berjumlah 77 responden yang didapatkan melalui simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Masclach burnout Inventory (MBI dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Analisi data dengan uji Fisher Exact dengan tingkat signifikan
HUBUNGAN PERAN GANDA DENGAN STRES PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN TUGAS BELAJAR DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Nur Khairiyah; Farida Halis Dyah Kusuma; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.907 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.580

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran ganda dengan stres pada mahasiswa keperawatan tugas belajar di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan seluruh populasi untuk dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Instrumen penelitian peneliti menggunakan kuesioner. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara mengurus surat ijin di kampus dan di Bangkesbangpol, setelah surat-suratnya selesai peneliti langsung melakukan penyebaran kuesioner, setelah itu peneliti melakukan pengumpulan data dengan tabulasi dan dianalisis. Hasil penelitian membuktikan sebanyak 14 orang (63,6%) mempunyai peran ganda biasa, sebanyak 22 orang (64,7%) mengalami stres ringan dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0,018 (
PERBEDAAN TINGKAT NYERI PERSALINAN PADA IBU PRIMIPARA DENGAN IBU MULTIPARA PADA KALA I PERSALINAN DI RUMAH SAKIT PARU BATU – KOTA BATU Dianti Kusnita; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.122 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.444

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan proses fisiologi yang menyertai kehidupan hampir setiap wanita. Walaupun proses fisiologis, tetapi pada umumnya menakutkan, karena disertai nyeri berat, bahkan terkadang menimbulkan kondisi fisik dan mental yang mengancam jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri persalinan pada ibu primipara dengan ibu multipara pada kala I persalinan di Rumah Sakit Paru Batu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah ibu primipara dengan ibu multipara di Rumah Sakit Paru Batu yang berjumlah 31 orang, dengan sampel sebanyak 20 orang. Teknik sampel menggunakan acidental sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik uji t dengan derajat kemaknaan 95%. Hasil uji statistik penelitian diketahui sebagian besar ibu bersalin baik primipara maupun multipara yang masuk kategori nyeri berat sebesar 55% (11 orang) dan yang mengalami nyeri sangat berat sebesar 30% (6 orang) dan 15% (3 orang). Nilai T-hitung nyeri fase laten sebesar 4,382 dan nilai nyeri fase aktif sebesar 3,795 sehingga nilai T-hitung > 0,05, artinya ada perbedaan tingkat nyeri persalinan pada ibu primipara dengan ibu multipara pada Kala I persalinan di wilayah Rumah Sakit Paru Batu. Saran yang direkomendasikan bagi profesi keperawatan, diharapkan dapat dijadikan bahan referensi dalam mengatasi masalah tingkat nyeri persalinan pada ibu primipara dengan ibu multipara pada kala I persalinan. Kata kunci : Nyeri persalinan, Kala I persalinan.
HUBUNGAN MOTIVASI HIDUP SEHAT DENGAN PELAKSANAAN MY FIVE MOMENT FOR HAND HYGIENE PERAWAT DI RUANG UNIT STROKE DAN RUANG ICU RUMAH SAKIT TENTARA Dr. SOEPRAOEN MALANG Dewi Ratna Novitaria; Ronasari Mahaji Putri; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.076 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.842

Abstract

Tenaga keperawatan merupakan jenis tenaga kesehatan terbesar di rumah sakit, memiliki jam kerja 24 jam melalui penugasan shift, serta merupakan tenaga kesehatan yang paling dekat dengan pasien. Perilaku tidak mencuci tangan merupakan permasalahan diseluruh dunia, dan kurang dipatuhi oleh penyedia layanan kesehatan karena tingkat kepatuhan masih rendah, hampir semua perawat mengerti pentingnya cuci tangan tetapi tidak membiasakan diri untuk melakukannya dengan benar. Dengan memiliki motivasi hidup sehat, seseorang akan merubah perilaku yang lebih baik berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari guna meminimalisasi resiko-resiko timbulnya suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi hidup sehat dengan pelaksanaan my five moment for hand hygiene pada perawat. Penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berada di ruang Unit Stroke dan ICU sebanyak 38 responden. Besar sampel sebanyak 38 perawat dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian variabel independen menggunakan kuisioner dan variabel dependen menggunakan lembar observasi (cheklist). Analisa data menggunakan uji statistik Spearman. Berdasarkan hasil penelitian 38 perawat didapatkan hampir seluruh responden memiliki tingkat motivasi kuat sebanyak 86,9%, dan sebagian responden 50% mampu melaksanakan my five moment for hand hygiene. Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p-value sebesar 0,025 < α 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara motivasi dengan pelaksanaan cuci tangan pada perawat. Direkomendasikan bagi institusi terkait agar mengatur pemberian program seminar dan pelatihan secara periodik tentang hand higiene.
HUBUNGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA ANAK KURANG GIZI DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Yovita Lai Hane; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.081 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.163

Abstract

Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah salah satu upaya meningkatkan gizi masyarakat terutama balita yang memiliki berat badan dibawah normal.Kegiatan PMT umumnya dijalankan sepenuhnya dengan bantuan kader.Fenomena yang terjadi pada beberapa posyandu menunjukkan bahwa pelaksanaan PMT belum efektif karena jumlah kader kurang memadai.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak balita dengan status gizi kurang di posyandu RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang berjumlah 18 orang dan ibu balita tersebut. Seluruh responden dijadikan sampel penelitian. Variabel penelitian yaitu keaktifan kader posyandu dan pemberian makanan tambahan pada anak kurang gizi di posyandu bersangkutan.Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan angket.Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan perhitungan statistik.Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian adalah (1) Kader posyandu tergolong aktif (2) Pemberian makanan tambahan (PMT) pada anak kurang gizi tergolong berhasil, karena sebagian besar responden balita mengalami peningkatan berat badan setelah mendapat PMT, (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan kader posyandu dengan keberhasilan pemberian makanan tambahan pada anak kurang gizi di posyandu RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Saran yang dapat di rekomendasikan berdasarkan hasil penelitian antara lain puskesmas dan petugas kesehatan perlu untuk selalu memberikan himbauan terhadap masyarakat tentang pentingnya pemberian makanan tambahan bagi balita yang kurang gizi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menemukan faktor lain yang berhubungan dengan PMT yang dapat mempengaruhi status gizi anak di masyarakat. Kata kunci: Kader posyandu, pemberian makanan tambahan
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN REAKSI SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELURAHAN TLOGOMAS, KECAMATAN LOWOKWARU, KOTA MALANG Vinsensia Kewa; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.934 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.476

Abstract

Reaksi sibling rivalry dapat menimbulkan masalah apabila sikap permusuhan semakin mendalam. Hal ini dapat membahayakan anak atau membuat salah satu anak menjadi rendah diri. Pola asuh orang tua merupakan salah satu cara yang baik untuk mengatasi persaingan antar-anak dalam memperebutkan kasih sayang orang tua. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan reaksi sibling rivalry pada anak usia 3 – 4 tahun di RW 07, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Desain penelitian menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel sebanyak 28 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji statistik Chi Kuadrat (x2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan pola asuh demokratis sejumlah 25 orang (89,29%), pola asuh otoriter yaitu sejumlah 1 orang (3,57%), dan pola asuh permisif sejumlah 2 orang (7,14%). Selain itu, diperoleh anak yang tidak mengalami reaksi sibling rivalry sejumlah 18 orang (64,29%), sedangkan anak yang mengalami reaksi sibling rivalry dalam kategori ringan sejumlah 8 orang (28,57%) dan kategori berat sejumlah 2 orang (7,14%). Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan reaksi sibling rivalry pada anak usia 3 – 4 tahun. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan memeriksa variabel lain yang diduga dapat mempengaruhi reaksi sibling rivalry pada anak usia 3 – 4 tahun. Kata kunci : Pola asuh orang tua, reaksi sibling rivalry.