cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PENGGUNAAN MEKANISME KOPING PADA LANSIA DI DESA KALISONGO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Zakariya Zakariya; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.487 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.195

Abstract

Kepribadian merupakan karakteristik seseorang yang menyebabkan munculnya konsistensi perasaan, pemikiran dan perilaku. Ketika individu yang cenderung memiliki kepribadian ekstrovert yang tinggi maka mereka cenderung untuk menceritakan permasalahannya dengan orang di sekitarnya sehingga mereka akan merasa beban mereka berkurang, sehingga kecenderungan mereka untuk mengalami penarikan diri lebih rendah. Individu dengan kepribadian introvert cenderung tertutup dan memendam segala permasalahan yang ada baik itu dengan keluarga, tetangga, maupun dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dengan mekanisme koping pada lansia. Manfaat penelitian ini adalah agar lansia mendapatkan wawasan tipe kepribadian yang terjadi pada lansia dan penggunaan mekanisme koping. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 26 responden pengambilan sampel secara non-random dengan menggunakan metode total sampling. Hasil uji spearman rank dapat diinterprestasikan bahwa tipe kepribadian mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan mekanisme koping ditandai pada nilai correlation coefisien atau tingkat korelasi sebesar 0,610 atau 61% dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar α = 0,001 dengan taraf signifikan α < 0,05. Maka Ho ditolak artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara tipe kepribadian dengan mekanisme koping pada lansia di RT 01 dan RT 02 Desa Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Kata Kunci: Mekanisme koping, tipe kepribadian.
PENGARUH PEMBERIAN HIPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT STRES PADA MAHASISWA YANG MENGHADAPI SKRIPSI DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Rara Padaka; Ani Sutriningsih; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1968

Abstract

Stres yang tidak mampu dikendalikan dan diatasi oleh individu akan memunculkan dampak negatif. Dampak negatif pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi di antaranya sulit membuat keputusan dalam mengerjakan skripsi, produktivitas menurun, mutu kerja rendah dan bertambah jumlah kekeliruan yang dibuat dalam mengerjakan skripsi, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian hipnotis lima jari terhadap tingkat stres pada mahasiswa yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian ini menggunakan eksperimental dengan pendekatan one group pre test-post test design. Popoulasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa tingkat akhir program studi ilmu keperawatan angkatan tahun 2014 yang berjumlah 19 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir (Semester 8) program studi ilmu keperawatan angkatan 2014 yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, laki-laki maupun perempuan yang berjumlah 19 mahasiswa sesuai dengan kriteria inklusi, dan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis digunakan paired t test dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum pemberian hipnotis lima jari, seluruh 19 orang (100%) dikategorikan stres sedang. Sesudah pemberian hipnotis lima jari, sebagian besar 13 orang (68,4%) dikategorikan ringan. Hasil analisis didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 (p value ≤ 0,05), dengan demikian data dinyatakan sangat signifikan dan H1 diterima, artinya ada pengaruh pemberian hipnotis lima jari untuk penurunan stres pada mahasiswa yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Diharapkan kepada mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir untuk rutin melakukan hipnotis lima jari saat mengalami stres maupun pada saat otot-otot mengalami ketegangan. Stress that is not able to be controlled and overcome by individuals will have a negative impact. The negative impact on students working on the thesis is that it is difficult to make decisions in doing thesis, productivity decreases, work quality is low and the number of mistakes made in doing thesis, and others. The purpose of this study was to determine the effect of five-finger hypnosis on reducing stress levels in students facing a thesis at Malang Tribhuwana Tunggadewi University. The design of this study used experimental withapproach one group pre test-post test design. The sample in this study were the final year students (Semester 8) of the 2014 nursing science study program who faced a thesis at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang, male and female totaling 19 students, and sampling techniques using total sampling. The instrument used was a questionnaire. The analysis used paired t test using SPSS 16. The results of the study proved that before giving five finger hypnosis, all 19 people (100%) were categorized as moderate stress. After giving five-finger hypnosis, most of the 13 people (68.4%) were categorized as mild. The results of the analysis obtained a significant value of 0,000 (p value 5 0,05), thus the data was declared very significant and H1 was accepted, meaning that there was an effect of five-finger hypnosis to reduce stress on students who faced a thesis at Tribhuwana Tunggadewi University Malang. It is expected that students who do the final project to routinely do five-finger hypnosis when experiencing stress or when the muscles experience tension. Keywords: Five finger hypnosis; Student; Stress
HUBUNGAN SOSIALISASI PROGRAM KB DENGAN PENGETAHUAN ROGRAM KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANCAR KECAMATAN RUTENG Oktavianus Suhardi; Sri Mudayati; Joko Wiyono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.631 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.403

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sosialisasi program KB dengan pengetahuan program KB di wilayah kerja Puskesmas Cancar Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Desain penelitian ini menggunakan Korelasional dengan metode cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah Peserta KB aktif yang ikut berpartisipasi melaksanakan program KB, dengan menggunakan purrpusive sampling didapatkan jumlah 94 sampel. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara sosialisasi program KB dengan pengetahuan program KB di wilayah kerja Puskesmas Cancar Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai adalah product moment. Hasil analisis data menunjukkan p value 0,00 < α atau 0,00 < 0,05 sehingga ada hubungan antara sosialisasi Program KB dengan Pengetahuan Program KB di wilayah kerja Puskesmas Cancar Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Kata Kunci : Sosialisasi, Pengetahuan, Program KB
HUBUNGAN KEBIASAAN BERMAIN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LANDINGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Yulius Umbu Zasa; Rachmat Chusnul Choeron; Arie Jefry Ka&#039;arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1991

Abstract

Kemajuan teknologi turut mewarnai konsep bermain anak. Gadget akhir-akhir ini menjadi media bermain anak yang paling diminati. Penggunaan yang berlebihan dapat memicu terjadinya dampak negatif. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur pada anak prasekolah. Desain penelitian ini dengan menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang berjumlah 64 anak. Besar sampel sebanyak 55 anak dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Kebiasaan bermain gadget sebagai variabel independen dan kualitas tidur sebagai varebel dependen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan α=0,05. Hasil penelitian di dapatkan sebagian besar responden terbiasa bermain gadget (50,9%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur (p=0,001; OR=8,727). Gadget dapat dijadikan media untuk menstimulasi perkembangan anak, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat memicu gangguan kualitas tidur pada anak.Para orang tua diharapkan dapat mengelola waktu istirahat dengan baik dan membatasi waktu masuk penggunaan gadget pada anak terutama saat jam tidur. Technological advances have also colored the concept of playing children. The gadget has recently become the most popular children's play media. Excessive use can trigger a negative impact. The purpose of this study was to determine the relationship between the habit of playing gadgets and the quality of sleep in preschoolers. The design of this study uses a correlational analytical method with a cross-sectional approach. The population in this study were preschoolers at Dharma Wanita Landungsari Kindergarten, Dau District, Malang Regency, which amounted to 64 children. The sample size is 55 children with a simple random sampling technique. The habit of playing gadgets as an independent variable and sleep quality as dependent varebel. Data was collected using a questionnaire. Data were analyzed using chi-square test with α = 0.05. The results of the research showed that most respondents were accustomed to playing gadgets (50.9%), and there was a significant between relationship between gadget playing habits and sleep quality (p = 0.001; OR = 8.727). Gadgets can be used as a medium to stimulate child development, but excessive use can trigger sleep quality disturbances in children. Parents are expected to be able to manage rest periods well and limit the time to enter the use of gadgets in children, especially during sleep. Keywords: Gadget magazines preschool age children, Sleep quality.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK LANJUT USIA DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS FISIK LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Surti Surti; Erlisa Candrawati; Warsono Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.694 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.571

Abstract

Jumlah lanjut usia di Kota Malang pada tahun 2014 sekitar 53.800 jiwa atau 8% dari jumlah penduduk. Untuk memenuhi kebutuhan lanjut usia diperlukan pengetahuan dan sikap yang dapat mempengaruhi perilaku lansia dalam kemandirian pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik lansia dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik lansia.Desain dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas di RT 02 RW 02 Kelurahan Tlogomas Kota Malang yang berjumlah 40 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas di RT 02 RW 02 Kelurahan Tlogomas Kota Malang yang berjumlah 40orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji Pearson product moment. Hasil penelitian membuktikan bahwa karakter lanjut usia sebagian besar 36 lansia (90,0%) dikategorikan Elderly (60-74 tahun) dan pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik lansia sebagian besar 26 lansia (65,0%) dinyatakan terpenuhi. Hasil pearson product moment didapatkan nilai p value = 0,000< α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan. Artinya ada hubungan karakteristik lanjut usia dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik lansia. Diharapkan peran aktif dukungan dari keluarga kepada lansia dalam melaksanakan budaya hidup sehatseperti memantau pola makan dan kebersihan lansia.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI KELAMBU KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Nur Aisyah; Sri Mudayati; Tri Nurmaningsari
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1121

Abstract

Masa nifas dimulai setelah kelahiran sampai enam mingguberikutnya, disertai dengan pulihnya kembali organ reproduksi seperti keadaansebelum hamil. Perawatan payudara setelah melahirkan dimulai sedini mungkin yaitu satu atau dua hari sesudah bayi lahir. Pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara sangat diperlukan karena pada masa ini banyak terjadi masalah seperti puting lecet, pembengkakan payudara, saluran susu tersumbat, infeksi dan puting tertarik kedalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif. Sampel sebanyak 28 orang diperoleh melalui teknikaccidental sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggambarkan tingkat pengetahuan ibu postpartum tentang perawatan payudara setelah melahirkan (postpartum) masih tergolong rendah yakni sebesar 75%, 39,29% berpengetahuan kurang dan 35,71% berpengetahuan tidak baik. Hal ini dapat dipengaruhi oleg faktor internal meliputi usia ibu, pendidikan terakhir, jenis pekerjaan, dan riwayat melahirkan maupun faktor eksternal meliputi ketersediaan informasi dan sosial budaya. ABSTRACT The puerperium begins after birth until the next six weeks, accompanied by the recovery of the reproductive organs such as the condition before pregnancy. Breast care after childbirth begins as early as possible, one or two days after the baby is born. Postpartum mothers' knowledge of breast care is very necessary because at this time there are many problems such as nipple blisters, breast swelling, blocked milk ducts, infections and nipples pulled in. The purpose of this study is to describe the knowledge of postpartum mothers about breast care. This research is classified as descriptive research. A sample of 28 people was obtained through accidental sampling technique. Data obtained using a questionnaire. The results of the study illustrate the level of postpartum mothers' knowledge about breast care after delivery (postpartum) is still relatively low at 75%, 39.29% was categorized as lack and 35.71 was categorized as not good. This can be influenced by internal factors including mothers’age, last education, type of work, and history of childbirth as well as external factors including the availability of information and socio-cultural condition. Keywords : Postpartum mothers; breast care
PERBEDAAN KADAR GULA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN SENAM AEROBIK (LOW IMPACT) PADA LANSIA PRA DM DI KELURAHAN BANDUNGREJOSARI KOTA MALANG Felianus Basa Hokon; Susi Milwati; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.756 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.435

Abstract

Kadar gula darah adalah sumber energi yang langsung dapat digunakan untuk metabolisme sel. Senam aerobik (Low Impact) adalah bentuk olahraga yang memberikan pengaruh baik terhadap penatalaksanaan kadar gula darah disamping intervensi farmakologis, edukasi, dan terapi gizi medis. Glukosa akan cepat diakses untuk dipergunakan sebagai sumber energi pada latihan jasmani atau senam aerobik (Low Impact). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik (Low Impact) di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Penelitian ini berupa observasi dengan menggunakan metode analitik komperatif. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, sampel sebanyak 21 orang. Hasil penelitian diuji dengan menggunakan uji t-test paired. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar gula darah responden pada lansia Pra DM sebelum senam 138,52 mg/dl, setelah diberikan perlakuan senam aerobik (Low Impact) selama 2 minggu rata-rata kadar gula darah responden pada lansia Pra DM menjadi 120,62 mg/dl. Hasil uji statistik menggunakan teknik komputerisasi SPSS 16 kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik (Low Impact) dibuktikan dengan nilai p value 0,008 < 0,05. Artinya terdapat perbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik (Low Impact) pada lansia Pra DM di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Bagi peneliti selanjutnya, dengan adanya perbedaan yang terjadi antara kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik (Low Impact) pada lansia Pra DM di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang, diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut guna mendapatkan hasil yang maksimal. Kata kunci : Kadar gula darah, senam aerobik (Low Impact), Lansia.
PENGARUH AKTIVITAS OLAHRAGA SENAM BODY LANGUAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI SMAN 2 TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS (KALIMANTAN BARAT) Dyah Suci Widayanti; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.984 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.154

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang dialami remaja putri saat menstruasi. Nyeri haid sering dialami oleh sebagian besar wanita, nyeri yang biasanya dirasakan mulai dari nyeri ringan, sedang, hingga berat. Akibat dari nyeri dismenore akan mengganggu aktivitas. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi nyeri dismenore salah satunya dengan menggunakan olahraga senam body language. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas olahraga senam bodylanguage terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri SMAN 2 TelukKeramat. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang berjumlah 222 orang dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dimenore berjumlah 34 responden. Populasi remaja putri SMAN 2 Teluk Keramat yang berjumlah 222 dengan sampel berjumlah 34 orang. Analisa hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon signed ranktest. Hasil penelitian tentang intensitas nyeri menunjukkan sebagian besar (67,6%) responden mengalami nyeri sedang, dan sebagian kecil (32,4%) responden mengalami nyeri ringan. Setelah dilakukan aktivitas olahraga senam body language sebagian besar (58,8%) responden mengalami nyeri ringan, dampir sebagian (41,2%) responden mengalami tidak mengalami nyeri.Hasil uji wilcoxon signed ranks test p=0,039 (p
PENGETAHUAN BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP WANITA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDANG LEGI MALANG Nur Fauzi Marindra; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.127 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.467

Abstract

HIV/ Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. HIV juga merupakan penyebab penyakit kelemahan sistem imun AIDS. Pencegahan HIV/AIDS dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap PSK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap wanita pekerja seks komersial dalam pencegahan HIV/AIDS. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasional dengan pendekatan secara cross-sectional. Populasi adalah semua wanita pekerja seks komersial yang memeriksakan diri ke Puskesmas Gondang Legi sejumlah 86 orang, dengan menggunakan teknik accidental sampling didapatkan sampel sejumlah 32 orang. Variabel independent adalah pengetahuan sedangkan variabel dependent adalah sikap wanita pekerja seks komersial yang memeriksakan diri ke Puskesmas Gondang Legi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan analisa data Spearman Rank dan bantuan SPSS 16 for window dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05 (tingkat kepercayaan 95%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wanita pekerja seks komersial mempunyai tingkat pengetahuan baik; dan sebagian besar wanita mempunyai sikap yang tidak baik dalam pencegahan HIV/AIDS. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita pekerja seks komersial dalam pencegahan HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Gondang Legi Kabupaten Malang. Kata Kunci : Pengetahuan, Pekerja Seks Komersial, Sikap.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA MALANG RAYA Irene R.N. Latue; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.213 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.186

Abstract

Lansia (lanjut usia) sering kali dipandang sebagai suatu masa degenerasi biologis yang disertai dengan berbagai keadaan yang menyertai proses menua. Kronologinya dimana kondisi pada lansia yang disertai dengan perubahan fisik, mental, psikologis, dan penyakit maka akan menimbulkan tingkat depresi pada lansia, hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan sosial keluarga yang meliputi dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional yang diberikan pada lansia dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat depresi pada lansia yang tinggal di Panti Werdha Malang Raya. Desain penelitian menggunakan desain penelitian correlation. Sampling yang diambil adalah teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 30 orang responden yaitu Lansia (lanjut usia) di Panti Werdha Malang Raya. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2014 dengan menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan uji spearman rho ∝ =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan sosial keluarga dalam kategori baik yaitu 22 orang (73,3%) dan kategori lansia sebagian besar yang tidak depresi 15 orang (50%). Dari pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan yang kuat antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p = 0,05 dan r = 0,757. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah besar sampel, memperhatikan faktor psikis yang dapat mempengaruhi tingkat emosional dari lansia dan penelitian selain didaerah panti, mungkin bisa kepada lansia yang tinggal di rumah bersama keluarga. Kata kunci: Dukungan sosial keluarga, lansia, tingkat depresi.