cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 775 Documents
Konsumsi Daun Krokot Efektif Meningkatkan Kadar Hemoglobin Wanita Usia Subur (WUS) Susmini Susmini; Ika Cahyaningrum; Whaisna Switaningtyas
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.3187

Abstract

Haemoglobin (Hb) is a component of red blood cells that plays a vital role in the body, including the transport of oxygen throughout the body. A deficiency of haemoglobin in the body can be caused by many factors, including nutritional deficiencies. Common symptoms include a pale complexion (anaemia), poor concentration, fatigue and drowsiness. If these symptoms persist, they can lead to anaemia. In addition to chemical medication, herbal remedies can also be used to address haemoglobin (Hb) deficiency. The aim of this study was to determine the effect of consuming purslane leaves on the haemoglobin levels of women of childbearing age (WCA). This was a quasi-experimental study using a one-group pre-post test design. The population comprised all women of childbearing age residing in the women’s hall of residence at Tribhuwana Tunggadewi University, Malang, with a sample size of 20 participants selected using simple random sampling. The instrument used to measure haemoglobin levels was a haemoglobin test strip (Easy Touch), whilst consumption of purslane leaves was recorded using an observation sheet. Data analysis was performed using a paired t-test. The results showed a significant difference in mean haemoglobin levels before and after the purslane leaf intervention (p-value 0.00). The overall mean haemoglobin level of the respondents was 11.82 ± 1.715 g/dL. The purslane leaf consumption intervention was effective in increasing haemoglobin levels in the WUS group.
Pengaruh Terapi Psikoedukasi dan Terapi Suportif (PESO) terhadap Pengetahuan Keluarga dalam Merawat Pasien Gangguan Jiwa Annisa Eka Damayanti; Muhammad Khoirul Amin; Retna Tri Astuti; Sambodo Sriadi Pinilih; Sri Ratnani Khasanah; Eko Prasetyo
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.4025

Abstract

Families play an important role in the recovery process of patients with mental disorders in the community. However, in practice, families often face challenges due to limited knowledge about proper care. This study aimed to determine the effect of Psychoeducation and Supportive Therapy (PESO) on improving family knowledge. The study used a quasi-experimental design with a preteset - posttest and involved 60 respondents from the working areas of Mungkid and Sawangan 2 Public Health Centers. Data were analyzed using a quasi-experimental one-group pretest-posttest. The results showed an increase in the level of knowledge after the intervention was provided. Before the intervention, most respondents were in the moderate knowledge category (73.3%). After the intervention, there was an improvement, with 45.0% of respondents in the high category and 55.0% remaining in the moderate category, with a p = 0.000 ( 0.001). These findings indicate that PESO therapy was associated with an improvement in family knowledge. It is recommended to integrate Psychoeducational and Supportive (PESO) Therapy as a routine, formal intervention program in community health centers (Puskesmas) to sustainably enhance the caregiving capacity of families of patients with mental disorders.
Efektivitas Intervensi Palliative Care yang Dipimpin Perawat Terhadap Kualitas Hidup Pasien dengan Penyakit Kronis Lanjut: Sebuah Tinjauan Literatur Novia Ayu Lestari; Desak Made Dewita Vira Windayani; Ayu Made Wiwin Widyasastrini; Made Indira Prabandari; Ni Kadek Diahwinny Indrayani; Komang Agus Jerry Widyanata; Made Satya Nugraha Gautama
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.4046

Abstract

Patients with advanced chronic illnesses often experience reduced quality of life due to physical symptoms, psychological distress, and functional limitations. Comprehensive palliative care is needed to address these multidimensional problems. Nurses have an important role in providing continuous care through symptom assessment, management, education, and coordination of palliative services. This systematic literature review aimed to evaluate the effectiveness of nurse-led palliative care interventions in improving quality of life among patients with advanced chronic illnesses. The review was conducted using a systematic approach based on established reporting guidelines. Literature searches were performed in PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar for studies published between 2020 and 2025. The inclusion criteria consisted of original research articles involving adult patients with advanced chronic illnesses and evaluating nurse-led palliative care interventions. A total of 1.156 articles were identified, and 12 studies met the inclusion criteria. The interventions included holistic needs assessment, symptom management, psychosocial support, patient and family education, advance care planning, and care coordination. The findings demonstrated improved quality of life, reduced symptoms, and enhanced self-care abilities. Nurse-led palliative care interventions support holistic care delivery for patients with advanced chronic illnesses. 
Penggunaan Gadget Dan Interaksi Sosial Pada Anak Usia Sekolah: Studi Korelasi Juferdi Praimamongu; Pertiwi Perwiraningtyas; Feriana Ira Handian
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.3619

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar saat ini terus meningkat dan membawa dampak positif maupun negatif. Dampak negatif yang muncul antara lain kebiasaan bermain gadget yang berlebihan sehingga mengganggu saraf motorik halus, memengaruhi pola bicara, dan menghambat perkembangan interaksi sosial anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada anak di SDN 2 Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan 69 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan gadget dan kuesioner interaksi sosial, kemudian dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak menggunakan gadget pada kategori sedang (66,7%) dan memiliki interaksi sosial yang cukup (85,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak (p = 0,012; p 0,05; r = -0,302), yang berarti semakin rendah penggunaan gadget maka semakin baik interaksi sosial anak, atau sebaliknya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji hubungan penggunaan gadget dengan sikap dan perilaku anak
Efektivitas Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi dengan Anestesi Umum: Studi Quasi-Eksperimental One Group Pretest-Posttest Dian Puspitasari Effendi; Herry Novrinda; Restu Octasila; Oman Fathurohman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.3851

Abstract

Kecemasan praoperasi mulai dirasakan pasien sejak mengetahui bahwa dirinya harus menjalani pembedahan dan cenderung meningkat hingga mencapai puncaknya saat memasuki ruang operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pasien preoperasi dengan anestesi umum sebelum dan sesudah penerapan teknik relaksasi napas dalam. Penelitian menggunakan desain kuantitatif quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 18 pasien preoperasi dengan anestesi umum yang dipilih melalui purposive sampling di sebuah rumah sakit daerah Kabupaten Lebak, Banten. Kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) sebagai instrument kecemasan. Sebagian besar responden berusia 36-45 tahun (33,3%), berjenis kelamin perempuan (55,6%), berpendidikan dasar (83,3%), dan tidak bekerja/sebagai ibu rumah tangga (44,4%). Nilai rata-rata kecemasan menurun dari 24,11 (SD 1,08) sebelum intervensi menjadi 18,22 (SD 1,44) sesudah intervensi. Hasil uji t berpasangan menunjukkan penurunan tersebut bermakna secara statistik (p = 0,0001). Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi napas dalam efektif menurunkan kecemasan pasien preoperasi dengan anestesi umum dan dapat dijadikan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang praktis dan berbiaya rendah dalam manajemen kecemasan perioperatif