cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
DETEKSI PENYAKIT TANAMAN RAMBUTAN BERDASARKAN CITRA DAUN MENGGUNAKAN FUZZY K-NEAREST NEIGHBOUR Tri Kustanti Rahayu; Johana Anike Mendes
MUSTEK Vol 10 No 02 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah rambutan merupakan salah satu tanaman buah lokal Kabupaten Merauke. Tanaman buah ini dihasilkan di beberapa daerah antara lain daerah Muting, Ulilin, dan Bupul. Hasil produksi tanaman buah rambutan ini diekspor ke beberapa daerah di sekitar kota Merauke seperti Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat. Peningkatan jumlah produksi buah rambutan dapat dilakukan dengan cara menjaga agar pohon rambutan tidak terinfeksi hama atau penyakit. Yang mana sejak dini petani harus selalu waspada untuk mengenali hama dan jenis penyakit pada rambutan. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi ledakan hama, atau penyakit pada tanaman yang berujung pada berkurangnya jumlah produksi buah. Selama ini petani mengenali jenis penyakit pada tanaman rambutan secara visual atau langsung yaitu dengan mengamati perubahan yang terjadi pada tanaman. Ini membutuhkan waktu dan tenaga tidak sedikit untuk dapat secara intens mengamati perubahan pada tanaman rambutan. Sehingga perlu penelitian untuk membangun aplikasi yang dapat mendeteksi penyakit pada tanaman rambutan. Aplikasi ini mengklasifikasi daun rambutan ke dalam 4 kelas yaitu, kelas daun sehat, kelas penyakit embun jelaga, kelas hama kutu putih, dan kelas hama ulat. Daun rambutan yang diinput akan diproses melalui beberapa tahapan yaitu, pre processing, tahap segmentasi, tahap ekstraksi fitur, dan terakhir tahap klasifikasi penyakit menggunakan metode fuzzy knearest neighbour. Hasilnya aplikasi yang dibangun dapat mengklasifikasikan penyakit pada rambutan dengan tingkat akurasi sebesar 67%.
DETEKSI KESALAHAN DAN PENGGANTIAN SENSOR TEMPERATUR PADA PENYIMPANAN SEMENTARA TEPUNG SAGU Rachmat Rachmat; Marsujitullah Marsujitullah
MUSTEK Vol 10 No 02 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Merauke adalah wilayah paling ujung timur Indonesia, dan merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Papua New Guine. Sebagai daerah yang memiliki luasan tanam yang cukup besar, Kabupaten Merauke terus melakukan percepatan tanam di beberapa wilayah di kabupaten tersebut, selain itu, Kabupaten Merauke juga termasuk daerah penghasil sagu sebagai salah satu bahan pokok untuk konsumsi sehari-hari masyarakat setempat. Meski dengan adanya beras/padi sebagai bahan pokok secara umum, sagu maupun tepung sagu terus dikembangkan hingga pemerintah daerah Merauke juga menggalangkan untuk membudidiyakan tumbuhan pohon sagu serta terus mencari formula untuk kualitas sagu tetap terjaga hingga berada pada tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan membahas tentang diagnosis kesalahan pembacaan sensor temperatur tempat penyimpanan sagu, menggunakan metode teknik analisis struktural. Analisis struktural berbasis data digunakan untuk menganalisis kondisi dari sistem. Perbandingan kinerja dan kecepatan pembacaan dari sensor juga dibahas. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis redudansi secara perangkat lunak dan analisis redudansi perangkat keras dengan melakukan perbandingan data dari sensor. Data pembacaan sensor utama dibandingkan dengan data yang telah disimpan pada sistem. Ketika data dari sensor memiliki kemiripan dengan data yang berada pada sistem, maka sensor dianggap normal. akan tetapi jika data tersebut tidak sesuai, data sensor backup akan menjadi pembanding selanjutnya.
ANALISA PENGGUNAAN KAWAT KONDUKTOR PADA PT. PLN (PERSERO) WILAYAH P2B AREA PELAYANAN KOTA MERAUKE Paulus Mangera
MUSTEK Vol 10 No 02 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawat konduktor merupakan bahan yang digunakan untuk menghantarkan tenaga listrik pada sistem saluran udara dari pusat pembangkit ke pusat-pusat beban, baik langsung menggunakan jaringan distribusi ataupun jaringan transmisi terlebih dahulu. Pemilihan kawat penghantar yang digunakan untuk saluran udara didasarkan pada besarnya beban yang dilayani, makin luas beban yang dilayani makin besar ukuran penampang kawat penghantar yang digunakan. Penentuan analisis dilakukan dengan metode dokumenter untuk pengambilan data yang berhubungan dengan variabel analisa, selain itu dalam menentukan hasil analisa dilakukan dengan data: konstanta Jaringan, kondisi beban, panjang saluran untuk perhitungan luas penampang penghantar dan pemilihan konduktor Hasil perhitungan dan analisa yang dilakukan dapat diambil dapat diambil beberapa kesimpulan. Dari hasil perhitungan luas penampang konduktor dari 33 gardu distribusi yang terdapat pada penyulang Muli diperoleh luas penampang sebesar 63.1833 mm2 sedang yang terpasang pada penyulang Muli menggunakan luas penampang 70 mm2, sehingga konduktor yang terpasang pada penyulang Muli masih layak digunakan.
PEMODELAN PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI TEKNOLOGI TURBIN VERTIKAL AXIS DAN SOLAR CELL Muhamad Rusdi; Muh Akbar; Dina Limbong Pamuttu; Adik Putra Andika
MUSTEK Vol 10 No 01 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i01.4156

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur berupa fasilitas umum yang ditujukan untuk menerangi jalan disaat malam hari agar jalan tetap dalam kondisi aman dan nyaman namun PJU konvensional yang menggunakan bohlam pijar dinilai sangat membebankan anggaran pemerintah. Pemerintah melalui (APBN/D) hanya mampu menutup 41,25 persen saja. PJU dengan menggunakan energi trbarukan menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan tagihan listrik PJU yang terus bertambah seiring kenaikan tarif dasar listrik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi tenaga Hybrid dalam mengatasi permasalahan PJU Konvensional dengan melakukan pemodelan pemodelan PJU smart green energy. Metode yang digunakan adalah fabrikasi teknologi dengan merangcang PJU smart dengan konsumsi energi terbarukan dan ramah lingkungan menggunakan kombinasi teknologi turbin vertikal, colar cell dan sensor LDR. Hasil yang diperoleh dari pemodelan PJU ini adalah dengan menggunakan kombinasi teknologi turbin dan solar cell dapat memenuhi syarat dalam menyalakan lampu DC 10 watt selama 15,38 atau melebihi 12 jam waktu malam. Penggunaan sensor LDR membuat lampu dapat menyalakan lampu secara otomatis berkisar pada pukul 18.00 WIT dan akan mati otomatis di pagi hari berkisar pada pukul 06.00 WIT.
AKULTURASI KONSEP LOKAL DAN MODERN PADA TAMPAK DEPAN BANGUNAN FUNGSI HUNIAN-KOMERSIAL DI KOTAWAMENA, PAPUA,INDONESIA Henry Soleman Raubaba; Yasinta Irma Pratami Hematang
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep arsitektur tradisional-lokal rumah honai pada tampak depan bangunan modern di KotaWamena berangkat dari kesemrawutan dan ketidak-teraturan ditengah geliat pembangunan dan modernitaskota, terutama untuk bangunan perdagangan dan jasa di daerah perkotaan Wamena. Penelitian ini secarakhusus menganalisa akulturasi konsep lokal pada bangunan modern dengan fungsi hunian-komersial yaitupada deretan ruko di koridor Jalan Irian. Dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011tentang Penyeragaman Bangunan Rumah Toko (Ruko) di Kota Wamena, semua bangunan dengan fungsiperdagangan dan ataupun jasa mempunyai tampilan tampak depan yang seragam baik dari bentuk maupunwarna yang digunakan. Arsitektur tradisional rumah honai digunakan untuk mengangkat kearifan budayalokal setempat dan sekaligus menjadi citra dari Kota Wamena. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif dengan pendekatan rasionalistik. Hasil dari penelitian ini yaitu analisa tingkat akulturasikonsep lokal dan modern pada tampak depan bangunan hunian-komersial di daerah perkotaan Wamena.
PERANCANGAN INSTALASI BIOGESTER DENGAN MENGGUNAKANPENGADUK (MIXER) Farid Sariman; Klemens A. Rahangmetan
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi biogester menggunakan pengaduk (Mixer) merupakan suatu alat hasil dari rancang bangun yang digunakan untuk mendapatkan suatu gas yang lebih cepat dan mengurangi beban manusia dalam prosespengadukan ditinjau dari segi kecepatan, tenaga, waktu, dan jumlah tekanan gas yang di hasilkan. Penelitianini bertujuan untuk merancang instalasi biogester dengan menggunakan pengaduk (mixer) dan mengetahuihasil gas yang didapat dari kotoran ayam menggunakan rancangan tersebut. Metode yang digunakan adalaheksperimen dengan melakukan pengambilan data 1 kali, dan pengujian dilakukan di laboratorium TeknikMesin Universitas Musamus. Untuk mendapatkan hasil data melalui lama fermentasi selama ± 11 hari darisystem transmisi yang di gunakan meliputi, poros, pulley, sabuk-V, gear, rantai, reducer, dan motor listrik.Dari hasil perhitungan elemen mesin, putaran yang di gunakan untuk memutar poros pengaduk (mixer)dengan putaran akhir yang keluar dari reducer ke poros yaitu 11,875 rpm dengan umur bantal 1524,31 jam.Maka peneliti memilih putaran 11,875 rpm dikerenakan putaran akhir penganduk (mixer) sudah optimal.Dari hasil pengijian alat, waktu pengadukan 30 menit, motor listrik 3 HP dan putaran 2850 rpm yang ditransfer ke poros 11,875 rpm lama fermentasi selama ± 11 hari mendapatkan tekanan gas sebesar 2,5 Kpamaka hasil yang didapat cukup efisien dari pada proses pengadukan manual.
STUDI EKPERIMENTAL KEKUATAN STRUKTUR RANGKA BATANGDENGAN MENGGUNAKAN KAYU BUS MERAUKE Budi Doloksaribu; Dewi Sriastuti Nababan
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan bahan pembangunan di lokasi pekerjaan dapat meminimalisir biaya pekerjaan konstruksi. Kayuumumnya mudah diperoleh di wilayah-wilayah tropis sehingga pemilihan bahan kayu berpengaruh terhadapefisiensi biaya bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat dari kayu Bus (Melaleucacajuputi) dan kayu Rahai (Acacia auriculiformis), yang banyak terdapat di wilayah Kabupaten Merauke, dankekuatan struktur rangka batang dengan menggunakan kayu Bus. Hasil penelitian pada konstruksi rangkabatang menunjukkan bahwa kegagalan konstruksi rangka batang dengan bentang 6 meter terjadi akibatterjadinya tekuk torsi lateral pada konstruksi rangka batang. Penambahan pengaku lateral pada lokasipembebanan dengan jarak 2,2 meter dari tumpuan (model-2) dibandingkan dengan pengaku lateral hanyapada kedua tumpuan (model-1) dapat meningkatkan kekuatan struktur rangka batang. Peningkatan kekuatanstruktur rangka batang model-2 terhadap model-1 adalah sebesar 186,16% dengan kekuatan benda uji model1sebesar 751,51 kg dan benda uji model-2 sebesar 2.150,705 kg.
PEMANFAATAN BAHAN BAKAR POLYPROPYLENE DENGAN ZAT ADITIF BERVARIASI PADA MOTOR BAKAR Adityo Adityo; Dwi Djoko Suranto
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan bakar polypropylene sebagai bahan bakar alternatif.Dengan melimpahnya sampah plastik di sekitar kita, sampah tersebut dapat dijadikan bahan baku bahan bakaralternatif dengan proses pirolisis. Hal tersebut dilakukan dengan memisahkan senyawa hidrokarbon dalampolypropylene pembentuk plastik. Dalam kenyataannya tanpa proses lanjutan setelah pemanasan awal bahanbakar tersebut belum mampu memberikan hasil optimal ketika digunakan. Adapun upaya sederhanameningkatkan kemampuan bahan bakar polypropylene ini dengan menambahkan zat aditif. Dalam pengujianbahan bakar polypropylene ini digunakan sepeda motor bermesin bensin yang diuji unjuk kerja padadinamometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terbesar diperoleh pada pengujian dengan campuranbahan bakar VP-Power dengan polypropylene dan oli sintetis yaitu sebesar 34,7 Hp.
PERENCANAAN DAN DESAIN ALAT PENIRIS MINYAK GORENGPERENCANAAN DAN DESAIN ALAT PENIRIS MINYAK GORENG Andriyono Andriyono
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian sebuah mesin peniris minyak goreng pada industri makanan ringan untuk skala rumahtangga sangat dibutuhkan bagi masyarakat merauke yang bergerak dibidang pengolahan makananolahan yang digoreng. Hal ini untuk meningkatkan kualitas dari hasil olahan makanan ringantersebut untuk meningkatkan lamanya waktu pengawetan.Pengembangan perancangan dan desain alat peniris minyak goreng untuk meningkatkan kualitasproduk olahannya. Dalam perencanaan ini dibutuhkan metode yang lebih kreatif dan sederhananamun hasilnya lebih maksimal. Perancangan alat ini menggunakan motor listrik sebagaipenggerak, dan diteruskan melalui V-belt dan kemudian ke poros untuk memutar tabung peniris.Selain itu putaran poros di sanggah dengan dua buah bantalan dengan type Asb 205 agar putarantetap stabil sesuai yang diinginkan. Selanjutnya hasil perancangan dapat direalisasikan menjadimesin peniris yang siap dipakai.
KAJIAN KEANDALAN DAN KEMUDAHAN BANGUNAN GEDUNG, PERSYARATAN KESELAMATAN, KEAMANAN DAN KENYEMANANPENGHUNI BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN 3 LANTAI UNIVERSITAS MUSAMUS Biatma Syanjayanta; Anton topan; Reyvandi C. Joenso
MUSTEK Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Musamus dalam perkembangannya sangat pesat terutama dalam melengkapi prasaranapenunjang perkuliahan, salah satunya adalah pembangunan gedung ruang perkuliahan. Dalam halperkembangan pembangunan tersebut harusnya mengikuti aturan atau standar tentang bangunan gedungyang berlaku di Indonesia maupun standar lain yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengkaji dan menggali kondisi gedung yang berkaitan dengan keandalan, kemudahan, keamanan danpenyamanan penghuni gedung. Setiap bangunan gedung harus diselenggarakan dan diwujudkan sesuaidengan fungsinya, serta mampu memenuhi persyaratan penyelenggaraan bangunan gedung, seperti yangdipersyaratkan dalam Undang-Undang dan standar yang ada. Hasil yang didapat bahwa Gedung ruang kuliahlantai tiga pada universitas Musamus, yang baru selesai dibangun pada tahun 2021. Secara garis besar sudahmemenuhi standar keamanan maupun kenyamanan bagi pemakai bangunan sesuai dengan aturan yangberlaku. Pada dasarnya akan lebih baik lagi jika ada perbaikan dan penambahan fasilitas dalam hal ukurandan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Penambahan fasilitas yang diperlukan tersebut adalah ukuranlebar tangga, jarak antar tangga tidak lebih dari 40 meter, belum adanya Ramp dan jalur evakuasi yang jelas,arah bukaan pintu utama.