cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MITRA SWARA GANESHA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPAS DENGAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA DI SDN BOROREJO SURAKARTA Syiradjudin, M Hanif; Yafi, Mohammad Ali; Santoso, Aan Budi
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4873

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial menjadi momok bagi siswa karena di anggap sulit, padahal siswa di tuntut untuk memperoleh nilai sesuai dengan yang telah di tentukan. Adapun tujuan penelitian yang di lakukan adalah sebagai berikut: 1). Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi zat dan perubahannya. 2). Menganalisis penerapan metode pembelajaran outdoor learning terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri Bororejo Surakarta. Metode penelitian yang di gunakan peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah seluruh jumlah siswa kelas V SD Negeri Bororejo Surakarta pada Mata Pelajaran IPAS Materi Wujud Zat Dan Perubahannya. Prosedur penelitian adalah suatu rangkaian tahap-tahap penelitian dari awal sampai akhir yang mencakup tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pelaksanaan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menurut Millis (2003) yang peneliti gunakan antara lain: Observasi, Wawancara, Tes, Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran outdoor learning atau pembelajaran di luar kelas dapat di simpulkan: 1). Perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru dengan menggunakan metode pembelajaran outdoor learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajar IPAS materi wujud zat dan perubahannya. 2). Pembelajaran dengan metode outdoor learning dapat memotivasi siswa sehingga dapat belajar aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan.
HUBUNGAN MINAT BACA DAN KEBIASAAN MEMBACA DENGAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI CERPEN SISWA KELAS IV SD NEGERI SAMBIREMBE 2 SRAGEN Hidayah, Dliyaan Nur; Asfuri, Ninda Beny; Ambarsari, Rika Yuni
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 2 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i2.4874

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui hubungan antara minat baca dengan kemampuan mengidentifikasi cerpen siswa kelas IV SD Negeri Sambirembe 2 Sragen tahun pelajaran 2022/2023. (2) Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca dengan kemampuan mengidentifikasi cerpen. (3) Untuk mengetahui hubungan antara minat baca dan kebiasaan membaca dengan kemampuan Mengidentifikasi cerpen siswa kelas IV SD Negeri Sambirembe 2 Sragen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dan ex-post facto. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 9 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi product moment dan analisis korelasi ganda dengan menggunakan variabel minat baca (X1), Kebiasaan Membaca (X2) sebagai predictor dan variabel terikat adalah Kemampuan Mengidentifikasi cerpen (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan yang positif dan tidak signifikan antara minat baca dengan kemampuan mengidentifikasi cerpen, dimana rhitung sebesar 0,377, sedangkan rtabel dengan N=9 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,666, jadi rhitung lebih kecil dari rtabel (0,377 < 0,666). (2) Terdapat hubungan yang positif dan tidak signifikan antara kebiasaan membaca dengan kemampuan membaca, dimana rhitung sebesar 0,168, sedangkan rtabel dengan N=9 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,666, jadi rhitung lebih kecil dari rtabel (0,168 < 0,666). (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca dan kebiasaan membaca dengan kemampuan mengidentifikasi cerpen, dimana Fhitung sebesar 0,510, sedangkan Ftabel dengan N=9 pada taraf signifikansi 5% sebesar 4,26, jadi Fhitung lebih besar dari Ftabel (0,510 > 4,26).
PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG PADA SISWA KELAS V SD NEGERI BOROREJO SURAKARTA Gupitasari, Tressa Pratywi; Rismarini, Margaretha; Sasmito, Luncana Faridhoh
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 2 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i2.4875

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penerapan metode Quantum Learning dapat meningkatkan kinerja guru, aktivitas dan hasil kemampuan mengarang siswa pada siswa kelas V SD Negeri Bororejo Surakarta. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitiannya siswa kelas V SD Negeri Bororejo Surakarta yang berjumlah 23 siswa. Penelitian terdiri dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obsevasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan rata-rata kinerja guru pada pra siklus yaitu 48,33 % kriteria cukup, meningkat di siklus I sebesar 70 % kriteria baik dan pada siklus II terjadi peningkatan kembali menjadi 85 %dengan kriteria sangat baik. Hasil aktivitas siswa pada pra siklus 39,71 % kriteria cukup, meningkat pada siklus I menjadi 61,76 % kriteria baik, dan siklus II mengalami peningkatan kembali menjadi 83,82 % dengan kriteria sangat baik. Kemampuan mengarang siswa meningkat pada aspek isi, organisasi isi, tata bahasa, kosakata dan aspek ejaan. Pada pra siklus diperoleh jumlah 1358 dengan rata-rata 59.04. Pada Siklus I diperoleh jumlah 1633 dengan rata-rata 71,00, dan meningkat kembali pada siklus II didapatkan hasil total 1894 dengan rata-rata menjadi 82,35. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan metode Quantum Learning pembelajaran Bahasa Indonesia materi mengarang yang berdampak pada peningkatan kemampuan mengarang siswa kelas V SD Negeri Bororejo Surakarta.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT DALAM PENANAMAN BUDAYA MEMBACA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 MURUH KABUPATEN KLATEN Rohmi, Hana Mutia; Sasmito, Luncana Faridhoh; Harbono, Harbono
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 2 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i2.4876

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam penanaman budaya membaca siswa Kelas IV SD Negeri 1 Muruh, (2) untuk mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan guru untuk menanamkan budaya membaca kepada siswa Kelas IV SD Negeri 1 Muruh, (3) untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat proses penanaman budaya membaca terhadap siswa Kelas IV SD Negeri 1 Muruh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer peneliti peroleh dari pengamatan atau observasi selama pelaksanaan penelitian dan wawancara terhadap siswa dan guru yang bersangkutan dengan Analisis Faktor Penghambat Dalam Penanaman Budaya Membaca. Data sekunder peneliti peroleh dari dokumentasi. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis hasil wawancara, analisis hasil observasi dan analisis hasil dokumentasi. Hasil Penelitian menyatakan bahwa faktor penghambat dalam penanaman budaya membaca disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal yang dapat diuraikan sebagai berikut : faktor internal : (1) rendahnya minat baca siswa (2) rasa malas siswa yang tinggi. Sedangkan faktor eksternal : (1) peran orang tua (2) perasn guru (3) dukungan sarana dan prasarana sekolah (4) kurangnya motivasi (5) Kebiasaan Bermain Game Online.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BAHASA JAWA MEMBACA DAN MENULIS AKSARA JAWA NGLEGENA MELALUI MEDIA FLASHCARD KELAS IV SDN 03 WONOREJO, GONDANGREJO Febriana, Erlinda; Asfuri, Ninda Beny
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.4877

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar membaca dan menulis aksara Jawa melalui media flashcard pada siswa kelas IV SD Negeri 03 Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 03 Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar dengan jumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru selama dua siklus. Pada siklus I mencapai 73,75% dan pada siklus II mencapai 90%. Peningkatan juga terjadi pada aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus II yaitu 62,50% menjadi 83,75%. Kemampuan membaca dan menulis aksara Jawa turut menunjukkan adanya peningkatan. Dibuktikan dengan perolehan hasil belajar sebelum adanya tindakan dan setelah mendapatkan tindakan. Pada pra siklus, kemampuan membaca aksara Jawa memperoleh persentase ketuntasan sebesar 23,07% dan kemampuan menulis mencapai 30,76%. Peningkatan terjadi pada siklus I dengan kemampuan membaca memperoleh ketuntasan sebesar 53,84% dan kemampuan menulis sebesar 65,38%. Setelah adanya perbaikan, pada siklus II kemampuan membaca kembali meningkat dengan persentase ketuntasan sebesar 80,76% dan kemampuan menulis sebesar 84,61%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan media flashcard dapat meningkatkan kinerja guru, aktivitas siswa, dan juga hasil belajar siswa kelas IV SD negeri 03 Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI KELAS III SD NEGERI BOROREJO SURAKARTA Azzahra, Karisa Lutfia; Santoso, Aan Budi; Hidayati, Diyah Nur
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.4878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik di SD Negeri Bororejo Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas III dan peserta didik kelas III, sebagai partisipan penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca di SDN Negeri Bororejo ini masih rendah, yang mana disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Adapun strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan minat baca peserta didik yaitu dengan 1) melakukan literasi membaca sebelum pembelajaran dimulai; 2) menyediakan pojok baca; 3) jam tambahan; 4) memberikan kegiatan yang menarik; 5) melakukan kegiatan membaca secara berkelompok.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA ORTODOK MELALUI PENDEKATAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA SISWA KELAS V SD 3 JEPANGPAKIS KEC. JATI KAB. KUDUS A’la, Miftachul; Sukiyandari, Liska
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.4880

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan gerak dasar pada lompat jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lompat jauh gaya ortodok dengan menggunakan metode permainan tradisional pada siswa kelas V SD 3 Jepangpakis Kab. Kudus. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD 3 Jepangpakis, Kab. Kudus sebanyak 30 siswa. Penelitian berlangsung pada bulan juli awal sampai akhir bulan juli 2023. Data diambil sebelum proses pembelajaran dan sesudah pembelajaran oleh peneliti bersama kolaborator, dengan menggunakan table observasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan pembelajaran suasana kelas di tunjukan Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan hasil belajar siswa pada siklus I sebanyak 46,7% atau 14 siswa tuntas KKM, dan 53,3% atau 16 siswa tidak tuntas KKM. dan pada pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa secara keseluruan meningkat sebanyak 86,7% atau 26 siswa tuntas KKM dan 13,3% atau 4 siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan (KKM) yang di tentukan sekolah. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa pada materi lompat jauh kelas V SD 3 Jepangpakis mengalami peningkatan. Peningkatan hasil belajar siswa di tandai dengan meningkatnya nilai ketuntasan hasil belajar siswa dalam setiap siklus, dan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penerapan lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi lompat jauh.
PENGARUH BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR NEGERI 15 SRAGEN Purbasari, Khofifah Hilda; Rismarini, Margaretha; Santoso, Aan Budi
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.4881

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini game online mengalami perkembangan yang begitu pesat apalagi di kalangan anak sekolah. Hal tersebut dapat mempengaruhi minat belajar siswa berkurang karena sering bermain game online. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran seberapa besar pengaruh bermain game online terhadap minat belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 15 Sragen yang berjumlah 85 siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan untuk pengumpulan datanya peneliti menggunakan model angket skala likert. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh signifikan antara bermain game online terhadap minat belajar siswa dengan hasil penelitian diperoleh thitung > ttabel (4.144 > 1.988) maka Maka Ho ditolak dan Ha diterima. (2) Presentase sumbangan pengaruh bermain game online terhadap minat belajar siswa kelas tinggi yaitu sebesar 17,1%. Hak ini menunjukkan bahwa 17,1% minat belajar siswa kelas tinggi dipengaruhi oleh bermain game online, sedangkan 82,9 dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN DI SDN X, KABUPATEN SEMARANG Kusuma, Alim Jati; Prakoso, Erik Teguh; Haryanti, Usmani
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5399

Abstract

Perilaku sopan santun siswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam implementasinya, meskipun telah diajarkan sesuai tata tertib. Observasi awal di SDN X, Kabupaten Semarang, menunjukkan rendahnya perilaku sopan santun siswa, seperti kurangnya sapaan kepada guru atau sikap membantah, yang mengindikasikan adanya celah dalam pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen one-group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 210 peserta didik kelas V SDN X, dengan sampel sebanyak 21 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perilaku sopan santun yang rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi (Sig. < 0.05 untuk 24 item) dan menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.931). Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (Shapiro-Wilk Sig. pre-test 0.419; post-test 0.965). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku sopan santun, dengan rata-rata skor pre-test 61.43 meningkat menjadi 90.10 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (t = -10.919, df = 20), yang menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Meskipun korelasi antara pre-test dan post-test tidak signifikan (0.268, Sig. 0.241), temuan ini secara konsisten menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas V SDN X, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktik bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN JASMANI SD DI KOTA YOGYAKARTA Sukiyandari, Liska; Ala, Miftachul
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar di kota Yogyakarta dalam era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini dilakukan melalui tahapan: studi pendahuluan penentuan latar penelitian yang terdiri dari tempat dan waktu penelitian. Pengambilan data melalui tahapan pra lapangan, tahap lapangan. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu membaca, menyimak, menelaah, menafsirkan, mengklarifikasikan serta data-data yang diperoleh untuk menentukan kesimpulan analisis akhir dimana peneliti membandingkan data yang diperoleh dengan teori yang relevan selanjutnya berdasarkan analisis dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan data yang ada guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sudah cukup baik dalam kajian kompetensi pedagogik. Ada beberapa guru yang belum maksimal tapi dengan adanya pelatihan dapat ditingkatkan kompetensi pedagogik guru tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan harus ditingkatkan melalui (1) Mengadakan pengawasan dan kedisiplinan (2) Penyediaan sarana yang memadai (3) Mengadakan rapat (4) Penataran (5) Seminar (6) Workshop (7) Mengadakan kunjungan guru-guru antar sekolah (8) Mengadakan riset atau percobaan. Diharapkan dengan penelitian ini Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan siap menghadapi tantangan masa depan.