Articles
205 Documents
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF GURU PJOK
Teguh Kurniawan;
Fajar Ari Widiyatmoko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4560
Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perubahan kurikulum dalam perspektif guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Perubahan kurikulum yang diterapkan di Indonesia sejak diterbitkannya Kurikulum 2013 (K13) dan kemudian dilanjutkan dengan Kurikulum Merdeka (KMM) membawa berbagai perubahan signifikan dalam pola pembelajaran di sekolah. Guru PJOK, sebagai pengampu mata pelajaran yang berfokus pada pembentukan karakter, kesehatan, serta keterampilan fisik siswa, menjadi salah satu elemen yang terdampak kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sejumlah guru PJOK di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum membawa dampak positif dan negatif. Dampak positif yang teridentifikasi antara lain peningkatan kreativitas dalam merancang pembelajaran dan pendekatan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan siswa. Namun, tantangan yang dihadapi guru PJOK termasuk keterbatasan fasilitas olahraga, ketidaksiapan dalam mengimplementasikan kurikulum yang baru, serta kurangnya pelatihan yang relevan bagi guru PJOK. Guru PJOK juga menghadapi kesulitan dalam mengintegrasikan materi pembelajaran yang lebih berbasis pada pengembangan keterampilan hidup dan karakter siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang baru. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai tantangan yang dihadapi oleh guru PJOK dalam menghadapi perubahan kurikulum dan memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum serta peningkatan kompetensi guru dimasa mendatang.
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN T ATLET PENCAK SILAT PSN PERISAI PUTIH RANTING BATANG-BATANG
Windi Fitria Anugra Dewi;
Achmad Suparto;
Moh Hasan Basri
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4905
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi keseimbangan dan power otot tungkai terhadap kemampuan tendangan T atlet pencak silat PSN perisai putih ranting batang-batang, baik secara individu maupun secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan subjek penelitian sebanyak 20 atlet laki-laki yang bergabung di PSN perisai putih ranting batang-batang. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment dan koefisien determinasi untuk mengukur besarnya kontribusi, secara uji prasyarat berupa normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan bahwa keseimbangan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan tendangan T pencak silat sebesar 0,557 (korelasi sedang). Selain itu power otot tungkai memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan tendangan T pencak silat sebesar 0,527 (korelasi sedang). Keseimbangan dan power otot tungkai secara bersamaan memberikan kontribusi sebesar 0.693 (korelasi kuat).
PENGARUH RESSISTANCE BAND TERHADAP HASIL CAPAIAN RENANG 25 METER GAYA DADA CLUB BABE SWIMMING SCHOOL
Wandha azura;
Lungit Wicaksono;
Candra Kurniawan;
Dwi Priyono
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4239
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh latihan resistance Band terhadap kecapatan renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school. Berdasarkan analisis menujukan bahwa latihan Resistance Band tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemapuan kecepatan renang gaya dada 25 meter pada atlet club babe swimming school. Pada penelitian ini peneliti mengunakan metode penelitian kuantitatif ekperimen. Analisis data dilakukan dengan uji-t menggunakan SPSS 25 untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric dengan mengunakan Resisitance band terhadap hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school atlet. Hasil uji-t menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada atlet. Hal ini menujukan dengan nilai t hitung 5.050 t tabel 2.262 berarti ada pengaruh yang signifikan. Dengan demikian hipotetis yang berbunyi ada pengaruh signifikan latihan resisitance band terhadap hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school dinyatakan diterima. Artinya penetapan latihan Resistance Band memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school. Sedangkan hasil uji-t kelompok kontrol diunjukan dengan nilai t hitung untuk hasil capaian renang gaya dada 25 meter adalah t hitung 1.826 t tabel 2.262 berarti tidak ada pengaruh yang signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari kelompok kontrol terhadap hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini adanya pengaruh latihan Resisitance Band terhadap peningakatan hasil capaian renang gaya dada 25 meter pada club babe swimming school.
ANALISIS TEKNIK PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG : KAJIAN GERAK MELANGKAH
Wanda Kusuma Putri;
Fajar Awang Irawan
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4444
The success factor in maintaining balance in the egrang stepping motion is influenced by the consistency of the step length both right and left. Inconsistency in stepping causes balance to be difficult to control. This study aims to analyze the technique of traditional egrang game in stepping motion. This research method is descriptive analysis. The sample in this study amounted to 16 people who are members of KDOT (Komunitas Dolanan dan Olahraga Tradisional) Universitas Negeri Semarang. The analysis focused on step distance with the help of Kinovea Software version 0.9.5 and the data was described descriptively for analysis and recommendations. Indicators of success in the consistency of egrang step length found that the average distance of 1 step 101.97 ± 18.00 cm; right step length 53.29 ± 9.57 cm; and left step length 48.44 ± 10.36 cm. This study found that the stride length strategy in the traditional egrang game is smaller than the normal human stride without egrang. This research is limited only to the step length factor, it is hoped that further research will pay attention to the length of time in maintaining balance when playing egrang.
SURVEI KONDISI FISIK ATLET RUGBY KABUPATEN KLATEN DALAM PERSIAPAN PORPROV JATENG 2025
Ilham Wijaya Argatama Haryadi;
Khoiril Anam;
Nanang Indardi;
Anies Setiowati
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4571
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa baik kondisi fisik atlet rugby kabupaten klaten dalam mempersiapkan untuk turnamen PORPROV 2025. Maka rumuan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa baik tingkat kondisi fisik atlet rugby kabupaten klaten. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan metode survey. Populasi yang ada dalam penelitian adalah atlet rugby Kabupaten Klaten yang berjumlah 10 atlet yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes IMT, tes daya tahan aerobik dengan tes multistage fitness, tes daya tahan anaerobik dengan tes lari 300 meter, tes kelincahan dengan tes shuttle run, tes daya dengan tes standing broad jump, tes kecepatan dengan tes lari 50 meter, tes kekuatan otot , tes back dynamometer, tes leg dynamometer , tes expending dynamometer. Hasil penelitian ini adalah hasil dari 10 sampel atlet yang diambil dengan tes sesuai kajian literatur yang ada nilai rata-rata kondisi fisik seluruh atlet rugby Kabupaten Klaten sebesar 445,60 termasuk dalam kategori “Sedang”. Kesimpulan penelitian ini dapat membantu pelatih, tim dan atlet dalam merancang program latihan yang lebih efektif untuk peningkatan kondisi fisik atlet rugby Kabupaten Klaten. Penelitian lebih lanjut sangat disarankan untuk menganalisis variabel komponen kondisi fisik lainya, serta subjek mungkin bisa penelitian bisa ditambah dari berbagai kelompok umum tidak hanya atlet.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN PROVINSI LAMPUNG
Luthfiyyah Arij Wardani;
Joan Siswoyo;
Candra Kurniawan
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4604
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbandingan tingkat kebugaran jasmani antara siswa sekolah menengah atas di perkotaan dan pedesaan Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif tentang tingkat kebugaran jasmani siswa di perkotaan dan pedesaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 2.435 siswa, dengan mangambil sampel sebanyak 100 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase EF, untuk anak SMA/SMK dari Kemdikbud. Teknik analisis data menggunakan analisis uji t melalui prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan analisis hasil penelitian TKSI yang diperoleh rata-rata nilai kebugaran jasmani siswa laki-laki perkotaan sebesar 15,28 dan pedesaan sebesar 18,4. Sedangkan rata-rata nilai kebugaran jasmani siswa perempuan perkotaan sebesar 14,36 dan pedesaan sebesar 17,04. Siswa pedesaan yang memiliki aktivitas fisik yang lebih banyak, asupan gizi dan makanan yang lebih baik, lingkungan dan kondisi geografis yang mendukung, ternyata memiliki tingkat kebugaran jasmani yang lebih baik daripada siswa perkotaan. Sehingga berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa terdapat perbandingan tingkat kebugaran jasmani antara siswa perkotaan dan pedesaan.
PENGARUH LATIHAN BARRIER HOPS TERHADAP POWER TUNGKAI PADA KLUB BOLA VOLI MASTER VOLI BALL CLUB
Aprinda Putra Anggara;
Donny Anhar Fahmi;
Agus Wiyanto;
Muh. Isna Nurdin Wibisana
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.4329
Penelitian ini dilatar belakangi atlet bola voli master voli ball club kurangnya lompatan smash, begitu melakukan block lawan jangkauan smash lebih tinggi dibandingkan blokingnya yang sekali tembus. Penelitian ini dilakukan pendekatan kuantitatif metode preexperimental desain one grup pretest-posttest. Sampel penelitin ini yaitu 20 atlet bola voli master voli ball club. penelitian diolah IBM SPSS 23 dilakukan dengan hasil uji t paired sample test dengan mean pretest-posttest barrier hops 93,70 menjadi sebesar 100,40 uji hipotesis cocok uji Ttest informasi pretest informasi Posttest diperoleh Nilai Sig (2-tailed) 0,005. Penelitian diterapkanya latihan barrier hops berpengaruh peningkatannya untuk power tungkai dan latihan barrier hops lebih efisien terhadap power tungkai klub bola voli master voli ball club dan untuk peneliti berikutnya agar dapat mengembangkan power tungkai pada bola voli dengan variabel yang berbeda.
PEMBELAJARAN PASSING SEPAK BOLA BERBASIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM PADA SISWA FASE C KELAS 6 DI SEKOLAH SD NEGERI 104215 SUDIREJO
Azizah Aulia;
Al-Aqsha Khalik Lubis;
Joshua David Christian Siregar;
Ihsan Setiawan
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v11i2.5890
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Discovery Learning dalam pembelajaran teknik passing sepak bola pada siswa Fase C kelas VI di SD Negeri 104215 Sudirejo. Passing merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola karena menentukan kelancaran kerja sama tim dan efektivitas serangan. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggambarkan proses pembelajaran yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning mampu mendorong siswa untuk lebih aktif mengeksplorasi teknik passing, mengidentifikasi masalah, mencari solusi, serta menerapkan teknik yang tepat dalam situasi permainan. Siswa terlihat lebih mandiri, kreatif, dan mampu memahami konsep passing melalui pengalaman langsung. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik, pemahaman taktis, serta pengambilan keputusan pemain selama permainan berlangsung. Dengan demikian, Discovery Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran passing sepak bola.
ANALISIS KETERAMPILAN CHEST PASS PADA SISWA KELAS X AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN SMK NEGERI 1 BAWEN
Sigih Ibad Pramono;
Gogot Ardyas Moko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v12i1.4836
This study aims to analyze the chest pass skills of basketball students of class X Agribusiness Agricultural Product Processing at SMK Negeri 1 Bawen because Bawen still has difficulty in passing the ball, especially when passing chest pass to his friends. The study used a quantitative approach with a survey method and an instrument in the form of a chest pass assessment rubric. The research sample was all class X students totaling 35 students. Data The data was analyzed descriptively and presented in the form of a percentage showing that the chest pass ability in the "moderate" category was more than the others, namely 13 students or 37%, then the "Less" category 12 students or 34%, the "Very less" category there were 6 students or 17%, the Good category was 4 students or 11% and the last was the "Very good" category 0 students. The results of the study showed that no students reached the "very good" category and the good category was only 4 students with a standard deviation of 1.81 and the lowest (8) and highest (14) scores. These results indicate that most students still need improvement in their chest pass skills to meet better standards with effective and innovative learning methods to improve students' overall chest pass abilities.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE DAN FRICTION TERHADAP FLEKSIBILITAS OTOT PUNGGUNG BAWAH PADA BOLA VOLI
Aditya Lutfi Setyawan;
Sri Sumartiningsih
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jip.v12i1.5009
This study aims to determine the effect of effleurage and friction massage on increasing the flexibility of the lower back muscles in volleyball UKM at Semarang State University. This study uses a type of quantitative research with experimental methods using Quasi Experimental Design and using the equivalent design of Pretest Posttest With Control Group Design. The population in this study was 50 people and the sample taken using random sampling was 30 people. This research instrument uses a sit and reach box. The intervention provided is a combination of effleurage and friction massage with 1 session and 10 minutes of treatment per person. The results showed that the application of effleurage and friction massage can significantly improve the flexibility of the lower back muscles. The significance values are p = 0.001 and p = 0.095 less than 0.05 (p<0.05), and the experimental group experienced an increase of 9%, while the control group experienced an increase of 3%. The results in this study prove that there is an increase in flexibility of the lower back muscles that allows to improve performance and reduce the risk factor of injury to athletes.