cover
Contact Name
Haris Setyaningrum
Contact Email
haris.setyaningrum@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
haris.setyaningrum@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Gontor AGROTECH Science Journal
ISSN : 2460495X     EISSN : 24775800     DOI : -
Gontor AGROTECH Science Journal (GASJ) is a sciencetific journal published biannual (june and december), covered but not limited issues in agronomy, integrated farming, sutainable agriculture, plant cultivation, soil science, plant protection, pest and diseases. GASJ published research article, short notes, review papers or review concept in above mentioned subjects
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2022): December 2022" : 6 Documents clear
INDUKSI TUNAS UBI JALAR KUNING AKSESI ARNET SECARA IN VITRO DENGAN PEMBERIAN BAP Sulikah Sulikah; Fitri Yulianti; Tubagus Kiki Kawakibi Azmi
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.6814

Abstract

Tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) sangat potensial dikembangan di Indonesia, karena memiliki keragaman plasma nutfah yang sangat tinggi. Namun, produksi ubi jalar semakin menurun dari tahun ke tahun dan diikuti penurunan luasan lahan produksi ubi jalar akibat cekaman biotik dan abiotik. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya sumber genetik suatu spesies ubi jalar di lapangan. Tindakan pelestarian plasma nutfah penting dilakukan melalui konservasi tanaman secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh BAP (Benzyl Amino Purin) untuk induksi tunas ubi jalar kuning aksesi Arnet secara in vitro sebagai salah satu tahap konservasi plasma nutfah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lanjut Agroteknologi Kampus F7 Universitas Gunadarma pada bulan Februari-Juli 2021. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dengan satu faktor perlakuan BAP yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1,5 ppm, 2 ppm, dan 2,5 ppm. Variabel yang diamati adalah persentase eksplan terkontaminasi, persentase eksplan browning, persentase eksplan steril, waktu kemunculan tunas, jumlah akar, jumlah daun, dan tinggi tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan BAP berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tunas, jumlah daun, dan waktu muncul tunas namun tidak berbeda nyata pada pertumbuhan jumlah akar. Perlakuan BAP 2 ppm menghasilkan pengaruh terbaik untuk induksi tunas ubi jalar kuning aksesi Arnet secara in vitro.
APLIKASI BERBAGAI JENIS KOTORAN HEWAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PAKCOY (Brassica rapa L.) Sumini Sumini; Samsul Bahri; Sutejo Sutejo; Nursyamsiah Nursyamsiah
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.8838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi beberapa jenis kotoran hewan dalam meningkatka pertumbuhan dan produksi pakcoy (Brassica rapa l.). Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Rektorat, dengan ketinggian 110 mdpl, dari bulan februari sampai April 2022. Penelitian ini menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Perlakuan jenis pupuk kotoran hewan (sapi, kambing, kelinci, kelelawar, ayam kuda, ayam) dengan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh diolah secara statistik dan dilanjutkan dengan uji bnj taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemberian beberapa jenis pupuk kotoran hewan mampu memberikan hasil sangat nyata sampai nyata pada peubah tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk kotoran sapi (P3) memberikan hasil tertinggi pada peubah lebar daun, berat segar tajuk, berat berangkasan basah, dan berat akar. Namun pada perlakuan kotoran kambing di peubah tinggi tanaman dan jumlah daun mempunyai nilai rata-rata tertinggi dari perlakuan lainnya terutama perlakuan kontrol. 
PENGARUH BERBAGAI KOMBINASI DOSIS PUPUK UREA DAN KONSENTRASI LARUTAN ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEMANGI (Ocimum citriodorum) Baehaqi Hani Mubaroq; Jeka Widiatmanta; Army Dita Serdani
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.6888

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai kombinasi dosis urea dan konsentrasi larutan atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kemangi (Ocimum Citriodorum). Penelitian dilaksananan pada bulan Juni 2021 hingga bulan Agustus 2021 di kelurahan Tanggung, kecamatan Kepanjenkidul, kota Blitar. Penelitian dilakukan dengan persiapan benih, persiapan lahan dan media tanam, penanaman, penyulaman, aplikasi urea, aplikasi larutan atonik, penyiangan, penyiraman, pengendalian penyakit, pengamatan, panen dan analisis data. Perlakuan disusun dalam dalam Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial). Penelitian menggunakan 2 faktor dan diulangi sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu pemberian urea yang terdiri dari 3 level, U1 (dosis urea 1 gram/tanaman), U2 (dosis urea 2 gram/tanaman), U3 (dosis urea 3 gram/tanaman). Tiap dosis diberikan sebanyak 50% masing-masing pada usia 32 HST dan 40 HST. Faktor kedua yaitu pemberian larutan atonik yang terdiri dari 3 level, A1 (konsentrasi larutan atonik 0.5 ml/l), A2 (konsentrasi larutan atonik 1 ml/l), A3 (konsentrasi larutan atonik 1.5 ml/l). Variabel pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan bobot panen. Hasil analisis ragam menunjukkan terdapat interaksi yang berbeda nyata pada pemberian kombinasi berbagai dosis urea dan konsentrasi larutan atonik terhadap tinggi tanaman kemangi usia 40 HST dan 50 HST , jumlah daun tanaman kemangi usia 40 HST dan 50 HST, dan bobot panen kemangi.
PENGARUH BIOURIN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN SERAPAN HARA NITROGEN TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Julio Aria Nugraha; Ratih Kurniasih; Adinda Nurul Huda Manurung
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.7222

Abstract

Biourin kelinci merupakan salah satu jenis bahan organik yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi tanaman. Biourin kelinci memiliki kandungan nitrogen (N) yang tinggi. Penggunaan biourin kelinci dapat menjadi salah satu solusi pengganti bahan anorganik dalam budidaya sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh biourin kelinci terhadap pertumbuhan, produksi dan serapan hara nitrogen tanaman pakcoy (Brassica Rapa L). Penelitian dilakukan di greenhouse Kampus F7 Universitas Gunadarma dari bulan Maret hingga bulan Mei 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan yaitu kontrol (P0), 30 ml biourin kelinci (P1), 40 ml biourin kelinci (P2), 50 ml biourin kelinci (P3), dan 60 ml biourin kelinci (P4). Percobaan dilakukan dengan 5 ulangan dan masing-masing perlakuan terdapat 4 sampel tanaman.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian biourin kelinci berpengaruh nyata pada parameter bobot segar tajuk, dan tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot kering, dan serapan hara nitrogen tanaman. Dosis terbaik untuk pemberian urin kelinci pada pakcoy adalah 50ml (P3).
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUG MANIS VARIETAS SD3 IPB TERHADAP PEMBERIAN KOMBINASI NPK DAN PUPUK HAYATI Azotobacter Elly Daru Ika Wilujeng; Sri Ismiani; Moch Rosyadi Adnan
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.8481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati Azotobacter terhadap pertumbuhan jagung manis varietas SD3 IPB. Penelitian dilaksanakan di Kebun Cikabayan Kampus IPB Dramaga- Bogor pada bulan Juni-Agustus 2018. Perlakuan yang diuji terdiri dari enam perlakuan yaitu: P0: 50% NPK, P1: 100% NPK, P2: 50% NPK + 1 ml /pot pupuk hayati cair, P3: 50% NPK + 1 ml/pot Pupuk Hayati cair steril, P4: 50% NPK +5 gram /pot Pupuk Hayati Padat, P5: 50% NPK + 5 gram/pot Pupuk Hayati Padat Steril. Enam perlakuan tersebut disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima ulangan. Parameter pertumbuhan tanaman yang diamati meliputi jumlah daun, tinggi tanaman, berat brangkasan basah dan brangkasan kering dan bobot akar jagung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ragam ANOVA dan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P4 (50% NPK +5 gram /pot pupuk hayati padat) memiliki rata-rata tinggi tanaman yang lebih baik jika dibandingkan dengan perlakuan lain, terdapat peningkatan tinggi tanaman sebesar 4,4% jika dibandingkan dengan perlakuan P1 (100% NPK). Perlakuan P2 (50% NPK +I ml/pot pupuk hayati cair) memiliki nilai terbaik pada pembentukan jumlah helai daun dan pembentukan biomassa akar baik basah dan kering dengan nilai berurutan 15,23 gram dan 2,25 gram. Penggunaan kombinasi pupuk hayati yang diperkaya Azotobacter 33 dan NPK memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada fase vegetatif
KEANEKARAGAMAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT (TM 2) PASCA KONVERSI SAWAH DI DESA TANGGA BATU, KECAMATAN HATONDUHAN, KABUPATEN SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA Dedi Oskar Silalahi; Sari Anggraini
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v8i2.8313

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui gulma dominan yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit pasca konversi lahan sawah rakyat pada fase tanam 15 tahun. Penelitian dilakukan di Desa Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Waktu penelitian bulan Januari – Maret 2022. Metode yang digunakan adalah purposive sampling. Komposisi gulma pada perkebunan kelapa sawit rakyat pasca konversi adalah 21 spesies dengan jumlah 3726 individu. Asystasia intrusa merupakan gulma tertinggi dengan persentase NJD sebesar 16,42% sebanyak 827 individu. Sedangkan jenis gulma terendah adalah Phyllanthus Niruri L, dengan persentase NJD 0,58% sebanyak 9 individu di perkebunan kelapa sawit setelah konversi padi. Nilai keanekaragaman gulma yang diperoleh termasuk sedang dengan nilai H' = 2,49.

Page 1 of 1 | Total Record : 6