cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi dan Pola Pergerakan Pengguna Sepeda Di Kampung Melayu Semarang Dewi, Diah Intan Kusumo
Ruang Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.3.161-170

Abstract

Masalah transportasi yang dialami kota-kota besar di Indonesia saat ini adalah semakin tingginya penggunaan kendaraan motorized dan penurunan pemanfaatan kendaraan non-motorized seperti sepeda. Semarang menjadi salah satu kota yang mengalami permasalahan transportasi tersebut. Padahal penggunaan kendaraan non-motorized (NMT) seperti sepeda justru menawarkan upaya menangangi permasalahan transportasi (Susantono, 2009). Keberadaan penggunaan sepeda untuk bekerja yang ada di Kampung Melayu Kota Semarang menjadi salah satu upaya menangani permasalahan transportasi ditengah tingginya penggunaan kendaraan motorized di Semarang. Hal inilah yang sebaiknya tetap dipertahankan dan diperhatikan keberlanjutannya agar dapat mewujudkan transportasi yang berkelanjutan. Keberadaan pengguna sepeda yang menarik penulis mengangkat penelitian dengan pertanyaan penelitian yaitu apa yang mempengaruhi hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dan pola pergerakan pengguna sepeda di Kampung Melayu?. 
Kajian Morfologi Kawasan Permukiman di Sepanjang Kali Beringin Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.4.291-300

Abstract

...
Perilaku Pengguna Ruang Terbuka Publik Terkait Ketersediaan Akses Internet Pada Taman Lansia Kota Bandung Anindita, Yanuar Akbar; Suwandono, Djoko
Ruang Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.837 KB) | DOI: 10.14710/ruang.1.1.21-30

Abstract

Fasilitas Internet Nirkabel/ Wireless Internet telah menjadikan internet sebagai sesuatu yang mudah dijangkau dimanapun dan tidak lagi memerlukan sambungan kabel seperti di rumah ataupun kantor – kantor. Penggunaan internet kini menjadi kegiatan sehari – hari orang – orang ketika berada di taman, plaza, mall dan ruang publik lainnya. Kota Bandung merupakan kota yang telah melengkapi ruang-ruang publiknya dengan akses wireless internet. Taman Lansia Kota Bandung merupakan salah satu taman yang telah dilengkapi akses internet sehingga penggunanya dapat mengakses internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penataan taman dan ketersediaan akses internet menentukan perilaku/ aktivitas manusia serta bagaimana penggunaan internet saat ia berada di ruang terbuka publik ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode campuran dengan melakukan teknik analisis distribusi frekuensi untuk mengetahui karakteristik pengguna taman, analisis klaster mengetahui dan mengelompokkan penggunaan internet berdasarkan tujuan penggunaannya serta teknik pemetaan perilaku untuk merekam perilaku masyarakat pada ruang-ruang di taman ini.Berdasarkan kuesioner yang dihimpun, 88% responden tergolong kedalam pengguna berat internet dan porsi penggunaan internet pada Taman Lansia dalam sekali berkunjung bisa selama 1-3 jam. Dari hasil identifikasi karakteristik penggunaan internet juga menunjukkan 3 Klaster yang terbagi berdasarkan motif/tujuan penggunaan internet dimana 2 klaster terbesar sebesar 36% dan 53% merupakan kaum muda yang suka menggunakan internet pada Taman Lansia. Sementara itu hasil pemetaan perilaku memperlihatkan bahwa penataan taman seperti bangku-bangku taman, vocal point, dan pedagang kaki lima berperan sangat besar dalam pembentukan perilaku pasif pada Taman Lansia ditambah lagi dengan kehadiran internet terlihat zona-zona “nyaman” bagi para pengguna internet di taman yang juga ternyata memberikan pengaruh positif bagi fungsi ekonomi Taman Lansia. 
Pengaruh Keberadaan Kawasan Kota Baru Lippo Karawaci Terhadap Perkembangan Fisik, Ekonomi, dan Sosial Pada Kawasan di Sekitarnya Resti Oktaviani; Sugiono Soetomo
Ruang Vol 2, No 1 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.066 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.1.1-10

Abstract

Adanya pembangunan ke daerah-daerah pinggiran melalui pengembangan Kota Baru, merupakan dampak dari pertumbuhan perkotaan Jakarta yang semakin tidak terkendali.Salah satunya pengembanganKota Baru LippoKarawaci yang berada di Kabupaten Tangerang. Keberadaan kawasan LippoKarawaci telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kawasan di sekitarnya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan pemetaan.Beradasarkan hasil analisis yang didapat, terjadinya perubahan guna lahan sebelum adanya kawasan LippoKarawaci yang sebagian besar lahan pertanian dan perkebunan, hingga saat ini sebagian besar penggunaan lahan adalah permukiman dengan tumbuhnya pengembangan perumahan dan Kota Baru lainnya. Berdampak pada meningkatnya harga lahan disekitar kawasan LippoKarawaci, hingga mencapai 10 kali lipat saat ini dibandingkan dari harga awal sebelum adanya kawasan LippoKarawaci. Pengembangan kawasan LippoKarawaci telah menyebabkan banyaknya pendatang yang masuk, sehingga membuka peluang usaha bagi masyarakat, yaitu usaha penyediaan tempat tinggal seperti rumah kost dan kontrakan. Perubahan mata pencaharian penduduk sebagai wirausaha, juga meningkatkan pendapatan masyarakat.Perkembangan kawasan permukiman yang pesat di kawasan pinggiran LippoKarawaci, menjadi tujuan tempat tinggal bagi para pendatang yang bekerja di DKI Jakarta.Aktivitas pola hidup masyarakat berubah, saat ini masyarakat lebih konsumtif karena berkembangnya pusat-pusat perdagangan. 
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah Sinurat, Fransinata Giovani
Ruang Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.1.31-40

Abstract

Kawasan Tembalang diperuntukkan untuk kawasan pendidikan sebagai fungsi kawasan primer. Kawasan yang termasuk dalam wilayah studi merupakan kawasan permukiman yang berada dekat dengan beberapa fasilitas pendidikan di Tembalang seperti Universitas Pandanaran, Universitas Diponegoro, POLINES, STIE Cendikia Karya dan STIKKES. Hal ini mengakibatkan kawasan pendidikan menjadi satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menuntut ilmu untuk tinggal di kawasan Tembalang. Koridor jalan Sirajudin-Banjarsari merupakan salah satu bagian dari kawasan pendidikan Tembalang. Aktivitas mahasiswa yang terjadi di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari mengakibatkan banyaknya perubahan fungsi bangunan rumah. Pada umumnya perubahan fungsi bangunan rumah yang terjadi adalah banyaknya bangunan rumah yang berubah fungsi menjadi rumah kontrakan ataupun kost-kostan. Selain itu, juga terdapat perubahan bangunan rumah menjadi elemen-elemen pembentuk ruang lainnya seperti sarana perdagangan dan jasa yang didominasi oleh pertokoan dan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi bangunan di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari akibat keberadaan kawasan pendidikan di Kelurahan Tembalang. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kuantitatif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner terhadap 87 orang di sepanjang koridor jalan Sirajudin-Banjarsari, terdapat 71 bangunan dari 77 bangunan yang mengalami perubahan fungsi selama 10 tahun terakhir yang diakibatkan karena adanya pengaruh dari kawasan pendidikan melalui aktivitas mahasiswa.
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi dan Pola Pergerakan Pengguna Sepeda Di Kampung Melayu Semarang Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 1, No 3 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.3.161-170

Abstract

Masalah transportasi yang dialami kota-kota besar di Indonesia saat ini adalah semakin tingginya penggunaan kendaraan motorized dan penurunan pemanfaatan kendaraan non-motorized seperti sepeda. Semarang menjadi salah satu kota yang mengalami permasalahan transportasi tersebut. Padahal penggunaan kendaraan non-motorized (NMT) seperti sepeda justru menawarkan upaya menangangi permasalahan transportasi (Susantono, 2009). Keberadaan penggunaan sepeda untuk bekerja yang ada di Kampung Melayu Kota Semarang menjadi salah satu upaya menangani permasalahan transportasi ditengah tingginya penggunaan kendaraan motorized di Semarang. Hal inilah yang sebaiknya tetap dipertahankan dan diperhatikan keberlanjutannya agar dapat mewujudkan transportasi yang berkelanjutan. Keberadaan pengguna sepeda yang menarik penulis mengangkat penelitian dengan pertanyaan penelitian yaitu apa yang mempengaruhi hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dan pola pergerakan pengguna sepeda di Kampung Melayu?. 
Pengembangan Pariwisata Heritage di Kawasan Konservasi Museum Abdul Jalil, Magelang Mussadun Mussadun
Ruang Vol 4, No 3 (2018): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.883 KB) | DOI: 10.14710/ruang.4.3.226-236

Abstract

Abdul Jalil Museum is one of the museums used as a means to protect the historic goods of the TNI Army. This museum is located in the same complex with the Military Academy in Magelang City. Magelang City is a city that has historical value so no wonder if many historical museums found here. The government took the initiative to make tour packages to visit the museums in Magelang City. With this discourse, Abdul Jalil Museum has an opportunity in heritage tourism potential as a means of education. This research was conducted to develop the heritage area of Abdul Jalil Museum to become one of the attractions of interest by tourists of Magelang city. Analysis of the significance of the heritage area of the museum is done to do the scoring so the conservation efforts that must be done on the region can be known. Then the analysis of conservation planning is done to know the aspects that need to be prepared and developed as an effort to utilize heritage area for tourism activities. Based on the results of the analysis shows that Abdul Jalil Museum has a high importance and included in the conservation group B. This museum also still requires efforts to develop a good aspect of tourism that can attract tourists to visit.
Identifikasi Pola Morfologi Perkampungan Adat Nagari Koto Hilalang Sumatera Barat Berdasarkan Kearifan Lokal Siti Aisyah Adelina Putri; Nurini Nurini
Ruang Vol 5, No 1 (2019): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.792 KB) | DOI: 10.14710/ruang.5.1.1-10

Abstract

 Nagari Koto Hilalang is one of the indigenous villages that located in Gunung Talang district, Solok Regency. This village has been known as one of tourism center in Solok regency referred to the citizen’s activity. The existency of the local wisdom affects the society’s activity due to the pattern of the area’s morphology. The presence of the local wisdom certainly form a morphological pattern and make it unique and different from the other regions. This research questioned the morphology of Nagari Koto Hilalang based on the local wisdom’s morphology. To answer the question of the research, this scientist used the qualitative and quantitative techniques. The analysis result obtained that the morphology pattern of Nagari Koto Hilalang is arranged based on the local wisdom of Minangkabau’s culture, such as taratak, dusun, koto, dan nagari. The rules of society that cause its morphology region belongs to form Organic Pattern where Nagari Koto Hilalang formed naturally/spontaneously because of the growing needs of society that is bound to the custom rule which has been hereditary from ancestors of the minangkabau people. In this study also provided recommendations of referrals for indigenous leaders, government, and community in sustaining indigenous villages (Nagari) morphology of Koto Hilalang.  
Peremajaan Kawasan Kampung Bandeng Tambakrejo Semarang berdasarkan Preferensi Kelompok Usaha Masyarakat Yuwananabdha Syahbi Syagata; Rina Kurniati
Ruang Vol 5, No 1 (2019): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.307 KB) | DOI: 10.14710/ruang.5.1.49-58

Abstract

Kampung Bandeng Tambakrejo used to be the center of the middle-class milkfish industry, it is unfortunate that currently the area is experiencing a decline in quality both physically and activity. The production process of Bandeng village is very disturbed by inadequate physical and natural conditions, so that only a few business groups have survived to develop the milkfish business. The sustainability goal of the bandeng village is to conduct a research in the form of rejuvenation direction for Tambakrejo Bandeng village based on community business group preferences. The research method used in this study is qualitative research. Data collection is done by using interviews with resource persons, observation and documentation. The data in this study were obtained through interviews with determined resource persons or purposive sampling to bandeng group members as well as those who were active in the production of milkfish and shrimp processing and village elders who were aware of village growth and physical and non-physical sustainability of milkfish village rejuvenation directions based on Permen PU No. 02 / PRT / M / 2016 about improving the quality of slums and slums. The results of the study prove that there are physical identifications in the form of buildings, environmental roads, drainage, clean water, waste water, solid waste, and fire safety as well as non-physical aspects in Bandeng villages, namely production activities, trade services and social activities that support village activities. analyzed in the form of regional rejuvenation zones based on the preferences of community business groups. The direction of the rejuvenation of the milkfish village can be an approach to the community and the government in the form of rejuvenation from the community of the bandeng Tambakrejo village to refer to the government. The zoning forms are 5 zones that will be rejuvenated, namely there are settlement zones that accommodate the people affected by regional rejuvenation, trade zones and services found on secondary arterial roads, production and education zones in accordance with people's preferences located on the Tanggungrejo Raya road, and the Open Space Zone public in order to increase social development in increasing community social activities.
Smart Mobility dalam Pengembangan Transportasi Berbasis Aplikasi Online Di Indonesia Novia Sari Ristanti
Ruang Vol 4, No 3 (2018): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.541 KB) | DOI: 10.14710/ruang.4.3.237-246

Abstract

The phenomenon of the Industrial Revolution 4.0 is characterized by the growing development of digital information technology in various fields through business startups, including in the transportation sector. Due to technological advancements and the company's interest in the transportation sector, many regions began to implement the concept of Smart Mobility. Currently in Indonesia there are large companies offering online application-based transportation services, for example Go-jek and Grab. Progress in transportation based on online applications is a competition challenge that requires the representation of digital technology to facilitate people in mobilizing. This research was conducted to find out how the development of online application-based transportation in supporting the application of the concept of Smart Mobility in Indonesia. The development of online transportation in supporting the application of the concept of Intelligent Mobility in Indonesia is done by using the comparative description method, which is comparing indicators of research variables with those carried out in the field. The results of the discussion above, for the discussion prepared later on the response in response to the results of the discussion.

Page 4 of 19 | Total Record : 185