cover
Contact Name
Ifah Hanifah
Contact Email
ifah.hanifah@uniku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : 10.25134/fjpbsI
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan media publikasi ilmiah (artikel dan hasil penelitian) pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. FON diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan. FON memiliki nomor ISSN cetak 2086-0609 dan ISSN elektronik 2614-7718.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
KETIDAKEFEKTIFAN KALIMAT PADA SURAT DINAS TINGKAT DESA SE-KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN DAN ANCANGAN POLA PEMBINAANNYA Ahmad Dedi Mutiadi; Ifah Hanifah; Siti Ikasari
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v13i2.1552

Abstract

Penelitian ini berjudul Ketidakefektifan Kalimat pada Surat Dinas Tingkat Desa Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dan Ancangan Pola Pembinaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidakefektifan kalimat pada surat dinas yang dibuat oleh staf administrasi Desa yang berada di lingkungan Kecamatan Darma serta menghasilkan ancangan pola pembinaan bahasa Indonesia berdasarkan analisis kesalahan kalimat pada surat dinas. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan metode deksriptif kualitatif. Dari penelitian ini  sudah terkumpul 19 surat surat dinas  dan hasil analisisnya adalah sebagai berikut. (1) Ketidakefektifan kalimat pada surat dinas pemerintahan Desa Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan banyak surat yang menggunakan kalimat yang tidak efektif. Misalnya, kalimatnya terlalu panjang, banyak  menggunakan kata-kata yang tidak diperlukan, dan ketidakjelasan subjek dan predikat, (2) Berdasarkan analisis ketidaefektifan kalimat pada  surat dinas, maka dibentuk ancangan pola pembinaan bahasa dalam bentuk rancangan pelaksaan pembinaan bahasa. Materi yang akan dibinakan adalah pilihan kata, penggunaan kalimat, dan sistematika. Adapaun metodenya adalah dengan praktik langsung yang dikemas dalam bentuk workshop. Sementara itu, evaluasinya akan dilaksanakan melalui proses paraktik langsung pembuatan surat dinas.Kata kunci : Analisis Kesalahan Berbahasa, ketidakefektifan kalimat, Surat Dinas, Ancangan Pembinaan Bahasa
PROSA FIKSI REALISTIK DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER SISWA Nisya, Risma Khairun
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v13i2.1542

Abstract

Menyiapkan generasi penerus bangsa dengan karakter yang kuat menjadi sangat penting pada abad ini.Karakter yang kita kenal sebagai sifat atau watak individu pada perkembangannya dapat dibentuk melalui proses pendidikan.Pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi moral baik dan buruk yang perlu diketahui oleh siswa.Dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, prosa fiksi merupakan salah satu jenis sastra yang terintegrasi dengan mata pelajaran bahasa Indonesia.Dalam hal ini prosa fiksi dapat menjadi media penyampai pesan moral kepada siswa, melalui karakter tokoh-tokohnya.Menumbuhkan karakter siswa melalui literasi sastra di sekolah perlu dikembangkan dengan menyediakan sarana baca yang dapat menarik minat siswa.Prosa fiksi realistik merupakan salah satu media literasi sastra.Cerita yang termasuk jenis prosa fiksi realistik ini bertujuan untuk menyampaikan pesan yang mengandung niai-nilai kehidupan yang logis, berkaitan dengan etika, moral, religius dan nilai-nilai lainnya.Oleh karena itu, prosa fiksi realistik dapat menjadi salah satu referensi bahan bacaan siswa di Sekolah sebagai sumber pendidikan karakter.Melalui bacaan ini siswa dapat belajar mengenai etika, moral dan kehidupan keagamaan dengan lebih real. Kata kunci : prosa fiksi, realistik, karakter. 
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MENCERDASKAN DAN TANGGUNG JAWAB MENGHASILKAN GENERASI LITERAT Suwandi, Sarwiji
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v13i2.1562

Abstract

Melalui surat undangan untuk menjadi pembicara dalam rangka Seminar Nasional di Universitas Kuningan saya diberi tahu bahwa seminar ini mengangkat tema “Berliterasi dengan Bahasa dan Sastra.” Sekurang-kurangnya ada dua kata kunci dalam tema tersebut, yaitu “berliterasi” dan “bahasa dan sastra”.Selain itu, ada satu kata antara kedua kata kunci tersebut, yakni kata dengan yang berarti „menggunakan suatu alat atau media. Tatakala dibaca secara lengkap, tema itu kurang lebih dapat dimaknai berliterasi dengan menggunakan bahasa dan sastra (baca: bahasa dan sastra Indonesia) sebagai sarananya.Kata literasi itu sendiri sering diartikan sebagai sebuah kemampuan membaca dan menulis atau sering digunakan untuk mengacu konsep melek aksara atau keberaksaraan. Seturut dengan itu, berliterasi mengacu pada konsep aktivitas membaca atau menulis atau berkemampuan membaca dan menulis.Jika demikian pemaknaannya, tampaknya diskusi tentang tema tersebut momentumnyatelah lewat atau bisa dianggap selesai. Bukankah kita sama-sama tahu bahwa bahasa memiliki fungsi sebagai wadah dan sekaligus pengembang kebudayaan, bahasa sebagai sarana memahami hasil olah pikir dan rasa manusia yang tertuang dalam teks-teks dan sekaligus sarana mengekspresikan dan mendesiminasikan olah pikir dan rasa orang atau keompok orang kepada orang lain melalui teks-teks juga.Pertanyaannya kemudian adalah apakah diskursus berliterasi dengan bahasa dan sastra benar-benar sudah memadai dan memberikan solusi atas permalasalahan yang ada. Tentu belum dan bahkan tidak pernah selesai! Persoalannya bukan semata-mata bahasa sebagai media literasi.Bahkan, jika literasi dibatasi pada makna melek aksara atauFON ; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaVolume 13 Nomor 2 Tahun 2018ISSN Elektronik : 2614-7718 | 2ISSN Cetak : 2086-0609kebraksaraan pun masih banyak masalah tersisa.Memang, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang berhasil mengurangiangka buta huruf. Data UNDP tahun 2014 mencatat bahwa tingkat kemelekaksaraan masyarakat Indonesia mencapai 92,8% untuk kelompok dewasa, dan 98,8%untuk kategori remaja. Capaian ini sebenarnya menunjukkan bahwa Indonesiatelah melewati tahapan krisis literasi dalam pengertian kemelekaksaraan.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA SATU TAHUN SAMAPAI USIA LIMA TAHUN DI KELURAHAN Sudrajat, Ajat; Suntini, Sun
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v13i2.1561

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama sangat penting bagi seorang anak karena akan menentukan penguasaan bahasa kedua dan bahasa selanjutnya. Khusus di Indonesia bahasa pertama selalu identik dengan bahasa daerah, misalnya orang Sunda bahasa pertamanya bahasa Sunda atau orang Jawa bahasa pertamanya bahasa Jawa, namun seiring berjalannya waktu banyaknya perkawinan campuran, modernisasi dll saat ini banyak ibu-ibu yang mengajarkan bahasa pertamanya bukan bahasa daerah tetapi bahasa Indonesia bahkan bahasa Asing misalnya bahasa Inggris, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota besar lainnya, tetapi tidak menutup kemungkinan kota kecil pun sudah mulai jarang yang mengajarkan bahasa pertamanya bahasa daerah, contohnya di Kabupaten Kuningan banyak orang tua yang mengajarkan bahasa pertama bahasa Indonesia. Penelitian dibidang pemerolehan bahasa sangat jarang dilakukan oleh karen itu peneliti tertarik untuk meneliti pemerolehan bahasa pertama pada anak. Rumusan masalah pada penelitian ini ada tiga yaitu (1)Bagaimanakah pemerolahan bahasa secara fonologis pada ujaran anak usia satu tahun sampai lima tahun di Kelurahan Cigintung ?(2) Bagaimanakah pemerolehan bahasa secara morfologis pada ujaran anak usia satu tahun samapai lima tahun di Kelurahan Cigintung ?(3) Bagaimanakah pemerolehan bahasa secara sintaksis pada ujaran anak usia satu tahun sampai lima tahun di Kelurahan Cigintung?tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mendeskripsikan pemerolahan bahasa secara fonologis pada ujaran anak usia satu tahun sampai lima tahun di Kelurahan Cigintung (2)Untukmendeskripsikan pemerolahan bahasa secara morfologis pada ujaran anak usia satu tahun sampai lima tahun di Kelurahan Cigintung (3) Untuk mendeskripsikan pemerolahan bahasa secara sintaksis pada ujaran anak usia satu tahun sampai lima tahun di Kelurahan Cigintung.metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Teknik pemerolehan data dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian Hasil analisis pemerolehan bahasa secara fonologis pada anak usia satu sampai lima tahun di kelurahan cigintung rata-rata semua anak sama, untuk pemerolehan bunyi vokal paling banyak bunyi a misalnya pada kata aa, ayah, mau, minta, maen dll. bunyi konsonan dari usia satu sampai lima tahun paling banyak bunyi bilabial nasal (m) misalnya pada kata makan, minum, mau, mimi, maen dll. Berikutnya bunyi konsonan yang lumayan mereka kuasai yaitu bunyi bilabial hambat (p/b) misalnya pada kata bapa, abis, beyum,beli, bobo, papih dll. Bunyi glotal (h) misalnya kata ayah,rumah, mamih, sepedah, papih dll. Bunyi alveolar (t/d) misalnya pada kata teteh, duduk, mandi dll. Bunyi bilabial semivokal (y/w) misalnya pada kata ayah, ayam, beyum, warna dll.pemerolehan dibidang morfologis yaitu prefiks di- dan sufiks –nya, pengulangan seluruh dn sebagian, tidak ditemukan sisipan dan kata majemuk.pemerolehan dibidang sntaksis anak banyak menggunakn kalimat imperatif, deklaratif, interogatif dan sedikit kalimat negatif.Kata kunci : pemerolehan bahasa pertama, anak usia satu sampai lima tahun.
BAHAN AJAR MATAKULIAH BAHASA INDONESIA UNTUK JURUSAN ILMU HUKUM Suhardi, Suhardi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v15i2.2161

Abstract

ABSTRAK: Artikel ini menguraikan tentang hasil penelitian analisis kebutuhan bahan ajar mata kuliah bahasa indonesi pada jurusan ilmu hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengolahan data dilakukan dengan langkah, reduksi, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar matakuliah bahasa indonesia jurusan ilmu hukum mencakup materi tentang (1) membaca dengan analisis untuk mengetahui gagasan atu ide-ide bacaan dan melakukan penilaian bahan bacaan, (3) mendeskripsikan suatu kejadian yang beraspek hukum dalam bentuk tertulis secara objektif, (4) menulis karya ilmiah, (5) menyimak, dan (6) berbicara ilmiah. Penelitian ini juga merekomendasikan penyesuaian silabus mata kuliah Bahasa Indonesia.KATA KUNCI: Bahan Ajar, Bahasa Indonesia, Ilmu Hukum.  ABSTRACT: This article describes the results of research into the analysis of the needs of Indonesian language teaching materials in the department of law. This research is a qualitative research with descriptive research. Data collection is done by interview and data processing is done by steps, reduction, classification, and conclusion collection. The results of the study show that Indonesian language teaching materials majoring in law include material about (1) reading with analysis to understand thinking or reading ideas and reading reading material, (3) describing cases that have aspects (4) writing scientific papers, (5) listening, and (6) speaking scientifically. Syllabus of Indonesian Language courses.KEYWORD: Indonesian Language, Legal Studies, Teaching Material.
KESALAHAN SINTAKSIS PADA KARANGAN EKSPOSISI SISWA SMP NEGERI 254 JAKARTA Wiyanti, Endang
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v12i1.2166

Abstract

ANALISIS SERAT SULUK SYEKH SITI JENAR Frenky Icksan Nugraha
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v14i1.2088

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa dari zaman kuno hingga peradaban baru banyak orang yang masih belum memahami sikap hak beragama, seperti dalam kisah tokoh agama legendaris yang dianggap menyimpang dari norma agama.Masalah dari penelitian ini adalah "bagaimana ajaran" hamba Manunggaling Gusti "dalam serat pengasingan Sheikh Siti jenar".Setiap agama, kepercayaan, dan budaya di dunia memiliki konsep dan pemahaman tentang Tuhan. Namun, walaupun Tuhan digambarkan dengan berbagai cara berbeda, hampir semua agama dan kepercayaan di dunia sepakat bahwa Tuhan adalah sumber, pusat, dan tujuan sebenarnya dari seluruh makhluk di alam semesta ini, yang tujuannya adalah mencari satu orang tahu.Subjek dalam penelitian ini difokuskan pada ajaran mata pelajaran Manunggaling Gusti yang pada waktu itu dicap sebagai ajaran kontroversial, sehingga tujuan saya untuk mengeksplorasi makna di balik serat Syekh Siti adalah sejenis mistisisme.KATA KUNCI: Gusti, Kawula, Manunggaling, Mengajarkan.  ABSTRACT: These researches background by the fact that from ancient times until the new civilization many of the people who still do not understand the attitude of the religious right , as in the story of a legendary religious figures who are considered to deviate from religious norms.The problems of these researches is " bagimanakah teachings " Manunggaling Gusti servant " in seclusion fiber Sheikh Siti jenar " .Every religion , beliefs , and culture in the world has the concept and understanding of God . However , although God is described with a variety of different ways , almost all religions and beliefs in the world agree that God is the source , the center , and the true purpose of the whole being in this universe , the purpose of which is look for one man to know.Subjects in these researches are focused on the teachings Manunggaling Gusti subjects which at that time labeled as controversial teachings , so my goal to explore the meaning behind the fiber Sheikh Siti jenar mysticism.KEYWORDS: Manunggaling, Teachings, Gusti, Servant.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS X SMA Nurhesti Rahmadani; Ade Maruli Tua Dongoran; Rosmawati Harahap
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v15i2.2162

Abstract

ABSTRAK: Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses pengembangan bahan ajar teks eksposisi, efektivitas hasil pengembangan bahan ajar teks eksposisi dan kelayakan hasil validasi ahli pada siswa  kelas X SMA Negeri 14 Medan Tahun Pembelajaran 2018-2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar teks eksposisi, efektivitas penggunaan bahan ajar teks eksposisi dan kelayakan hasil validasi ahli pada siswa kelas X SMA Negeri 14 Medan Tahun Pembelajaran 2018-2019. Penelitian ini menggunakan metode RD. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 14 Medan. Penelitian ini menggunakan instrumen nontes dan instrumen tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi  pada siswa kelas X SMA Negeri 14 Medan Tahun pembelajaran 2018-2019, dimana sebelum proses pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi berada pada kategori cukup dan kemudian meningkat menjadi baik setelah proses pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi di kelas X SMA Negeri 14 Medan Tahun Pembelajaran 2018-2019. KATA KUNCI: pengembangan, bahan ajar, teks eksposisi, efektivitas, validasi.  ABSTRACT: The problem with  this study is  the  development of the exposed text tex, the effectiveness of the development of the exposed text, and the worthiness of the validation result of expert validation on the country’s 14-outdoor x high scholl student 2018-2019 learning year. The purpose of this study is to describe the process of developing the exposed text material, the effectiveness of use of the exposed text text, and the worthiness of validation result from experts in the country’s 14 th grade x high school learning year 2018-2019. The study USES  rd methods. This research subject is a 14-year-old country x high school student. The study USES nontes and test instruments. The result of this study shows that the development of the teaching material writes the exposed text of the country’s 14 high- school x student of 2018-2019 fields of learning, in which before the process of developing the teaching material writes the exposed text is in sufficient category and then rises to be good after the process of developing the teaching material writes the exposed text of the country’s 14th field x class of 2018-2019 learning year.KEYWORDS: Development, ajar, exposed text, efectivitas, validation.
PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LURAGUNG TAHUN AJARAN 2014/2015 DALAM MEMAHAMI ISI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENYIMAK DAN TEKNIK MEMBACA Yusida Gloriani; Nila Karnilasari
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v9i2.2235

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbedaan Kemampuan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Luragung Tahun Ajaran 2014/2015 dalam Memahami Isi Cerpen dengan Menggunakan Teknik Menyimak dan Teknik Membaca. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII 2 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran tahun 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak? 2) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca? 3) Apakah terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas VII 2 dan VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran tahun 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak dan teknik membaca? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif komparatif. Simpulan : 1) kemampuan siswa kelas VII 2 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak berada pada kriteria baik, karena memperoleh nilai rata-rata pada 66,16 yang berada pada rentan (66,00 – 80,00). Jadi hipotesis ditolak. 2) kemampuan siswa kelas VII 8 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca berada pada kriteria cukup, karena memperoleh nilai rata-rata pada 58,44 yang berada pada rentan (56,00-65,00). Jadi hipotesis ditolak. 3) terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas VII 2 dan VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca dan teknik menyimak hasilnya adalah sebagai berikut. Hasil uji perbedaan dengan menggunakan uji t antara teknik membaca dan teknik menyimak cerpen “Mata” karya Titi Said. Nilai t tabel (dk 70) dengan taraf signifikasi 0,05 atau 5% diperoleh 2,000. Nilai t hitung diperoleh 1,99 Ternyata t hitung lebih kecil dari t tabel, simpulannya tidak menunjukkan perbedaan atau tidak signifikan. Jadi hipotesis ditolak. Kata kunci: perbedaan kemampuan siswa, memahami isi cerpen, teknik menyimak dan teknik membaca
PERBANDINGAN NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN DENGAN MIDAH SIMANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Runi Fazalani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v14i1.2089

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui betapa berpengaruhnya kecanti-kan yang dimiliki oleh seorang perempuan tokoh utama dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Kecantikan dapat mengakibatkan keperibadian seseorang merasa terancam. Adapun masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan pengaruh cantik terhadap tokoh utama perempuan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pemahaman secara mendalam dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Sumber datanya novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Data yang bersumber dari satuan-satuan bahasa yang berupa kutipan cerita. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh kecantikan yang dimiliki oleh tokoh utama dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan.KATA KUNCI: psikologi sastra, kecantikan dan perempuan.  ABSTRACT: The objectives of this reseach are how the influence owned by beauty a women the main character in Cantik Itu Luka novel by Eka Kurniawan and Midah Simanis Bergigi Emas by Pramoedya Ananta Toer . The beauty can lead the personality of a feeling person threatened. The as for problem to in this research is how the comparison of the beautiful influence of the main character womwns in the Cantik Itu Luka novel by Eka Kurniawan and Midah Simanis Bergigi Emas  by Pramoedya Ananta Toer. This reseach using qualitative descriptive method with deep understanding and the using literature psychology the approach. The source of the data are Cantik Itu Luka novel by Eka Kurniawan dan Midah Simanis Bergigi Emas novel by Pramoedya Ananta Toer. The data source from the language units in the from of story quotes. The research of results show the influence of a beauty possessed by the main character in the Cantik Itu Luka novel by Eka Kurniawan and Midah Simanis Bergigi Emas novel by Pramoedya Ananta Toer.KEY WORDS: literature psychology, beauty and womens.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 1 (2025): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): Jurnal FON Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): Jurnal FON Vol 11, No 2 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017) Vol 10, No 1 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 7, No 2 (2015) Vol 7, No 2 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5, No 2 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 3, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2012) More Issue