cover
Contact Name
Samuel M. Simanjuntak
Contact Email
smsimanjuntak@unai.edu
Phone
+6281296081331
Journal Mail Official
smsimanjuntak@unai.edu
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung barat,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal)
ISSN : 24430935     EISSN : 24431699     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Scope Medical-Surgical Nursing Critical Care Nursing Psychiatric Nursing Nursing Management Community Nursing Nursing Education Pediatric & Obstetric Nursing Transcultural Nursing Gerontic Nursing
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni" : 8 Documents clear
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta: Tingkat Kecemasan dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Siti Khoirunnisa, Fitri Dian Kurniati
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2799

Abstract

Latar belakang: Kesulitan menyesuaikan diri merupakan salah satu faktor yang menyebabkan timbulnya kecemasan pada mahasiswa. Kondisi kecemasan tersebut menjadikan mahasiswa memiliki perasaan yang tidak pasti, tidak berdaya dan tidak nyaman. Proses penyesuaian diri yang dialami mahasiswa melibatkan respon-respon mental dan tingkah laku yang dimana individu berusaha menanggulangi tuntutan dalam diri maupun lingkungannya. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan penyesuaian diri pada mahasiswa keperawatan Stikes Surya Global Yogyakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 55 keperawatan mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2021. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner Hamilton anxiety rating scale (HARS) dan kuesioner Psychological adjusment scale (PAS) yang telah baku. Analisa data menggunakan uji korelasi Kendall-tau dengan taraf signifikan 5%. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan dalam kategori kecemasan berat sebesar 34 responden (61,8%) dan mayoritas penyesuaian diri mahasiswa keperawatan dalam kategori penyesuaian diri kurang baik sebesar 32 responden (58,2%) dengan nilai siginifikasi sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan penyesuaian diri pada mahasiswa keperawatan di Stikes Surya Global Yogyakarta.
Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Penyakitnya Terhadap Kepatuhan Obat Ellen Padaunan; Frendy Fernando Pitoy; Gloria Hillary Wongka
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2847

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan yang abnormal pada tekanan sistolik dan diastolik. Melalui pengobatan antihipertensi, tekanan darah dapat terkontrol dan mengurangi resiko komplikasi, tetapi masih banyak penderita yang kurang patuh dalam menjalankan pengobatan sehingga angka mortalitas terus meningkat. Tujuan penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderitia hipertensi di Kelurahan Rurukan. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif descriptive correlation dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang yang menderita hipertensi. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner pengetahuan tentang hipertensi dan kuisioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa dari 63 orang responden sebagian besar yaitu sebanyak 53 orang (84.1%) memiliki pengetahuan baik mengenai hipertensi. Sedangkan mengenai kepatuhan minum obat, sebagian besar yaitu sebanyak 31 orang (49.2%) memiliki tingkat kepatuhan sedang. Lebih lanjut hasil menunjukan bahwa setelah dilakukan analisa data dengan menggunakan spearman’s correlation, ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Kelurahan Rurukan dengan nilai p= 0,107. Kesimpulan: Direkomendasikan pada penderita hipertensi untuk lebih mematuhi aturan dalam mengkonsumsi obat agar dapat mengontrol penyakitnya dengan baik. 
Shift Kerja Dan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Reagen Mandias; Lea Andy Shintya; Monica Valery Paral
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2851

Abstract

Latar belakang: Setiap pekerjaan tidak terlepas dari resiko mengalami kecelakaan kerja, baik kecelakaan kerja ringan, sedang maupun berat. Kecelakaan kerja disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya shift kerja yang menyebabkan para pekerja kelelahan dan tidak memperhatikan keselamatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan PT Vale Indonesia Tbk. Metode: Penelitian ini adalah penelitian korelasional analitik dengan pendekatan retrospektif, dengan menggunakan uji statistik chi-square. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 30 sampel. Proses pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa didapati 23 karyawan (76,7%) bekerja pada shift pagi, empat karyawan (13,3%) bekerja pada shift siang dan tiga karyawan (10,0%) bekerja pada shift malam. Terkait dengan kecelakaan kerja terdapat 11 karyawan (36,7%) mengalami kecelakaan kerja ringan, 15 karyawan (50,0%) mengalami kecelakaan kerja sedang dan empat karyawan (13,3%) mengalami kecelakaan berat. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara shift kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan dengan p value= 0,040 dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,501 Kesimpulan: Penelitian ini mengindikasikan perlunya untuk tetap mempertahankan penerapan aturan keselamatan, meningkatkan kualitas penanganan kecelakaan kerja, mengedukasi karyawan tentang pentingnya menerapkan aturan keselamatan kerja, melakukan pengawasan terhadap penerapan aturan keselamatan kerja.Diskusi: Bagi perusahaan, direkomendasikan untuk melakukan penelitian yang dapat menggunakan variabel perilaku pekerja, lingkungan atau peralatan kerja serta mengambil sampel penelitian yang dalam hubungannya dengan kecelakaan kerja
Perilaku Pemakaian Pembalut Terhadap Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja Putri Arlien Jeannete Manoppo
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2852

Abstract

Latar belakang: Perilaku dan kebiasaan remaja putri ketika sedang menstruasi yang sering lupa untuk mengganti pembalut di bawah enam jam dapat menimbulkan kejadian pruritus vulvae, yaitu sensasi gatal di area vulva. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama pemakaian pembalut dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini berjumlah 115 yang ditentukan menggunakan Teknik Consecutive Sampling. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden, 73 orang (63,5%) masuk dalam kategori tidak baik dalam pemakaian pembalut, 74 orang (64,3%) mempunyai keluhan pruritus vulvae dengan kategori sedang, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian pembalut dan kejadian pruritus vulvae (p=0,000; p<0,05). Kesimpulan: lamanya pemakaian pembalut mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri. Dengan demikian, lama pemakaian pembalut dapat dijadikan rekomendasi dalam pencegahan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri.
Tatalaksana Manajemen Jalan Napas Berdasarkan Early Warning Score (EWS) Di Ruang Perawatan Kritis Elisa Anderson; Intan Allicya Friska Langi
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2853

Abstract

Latar belakang: pasien kritis berpotensi mengalami penurunan kondisi klinis atau perburukan sehingga perlu dirawat di ruang perawatan kritis. Early Warning Score (EWS) adalah suatu instrumen yang digunakan untuk memantau perburukan pasien kritis, sedangkan manajemen jalan napas adalah salah satu tindakan yang sering dilakukan pada pasien kritis. Tujuan: untuk mengetahui korelasi antara manajemen jalan napas dan EWS di ruang perawatan kritis. Metode: penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study dan melibatkan 87 pasien sebagai responden melalui teknik convinience sampling. Hasil: sebagian besar 58 (66,7%) pasien di ruang perawatan kritis menggunakan posisi semifowler, paling banyak 13 (14,9%) pasien memiliki skor EWS = 2, dan ada hubungan yang bermakna antara manajemen jalan napas dan EWS (p=0,007) dengan keeratan hubungan 0,288. Diskusi: perubahan posisi atau penggunaan alat bantu buka jalan nafas perlu dilakukan pada pasien di ruang kritis berdasarkan nilai EWS dari pasien tersebut. Penelitian ini perlu dikembangkan dengan metode eksperimen melalui analisis multivariat.
Intensitas Penggunaan Smartphone Dan Kualitas Tidur Remaja Grace Fresania Kaparang; Juwita Rachel
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2856

Abstract

Latar belakang: Berkurangnya waktu tidur dari remaja dapat disebabkan karena penggunaan berlebihan dari smartphone. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dan kualitas tidur remaja. Metode: Penelitian ini merupakan studi korelasi, dengan analisa data menggunakan uji Spearman correlation. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas tidur dan penggunaan smartphone yang valid dan reliable pada partisipan yang bersedia mengisi kuesioner online. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas (88,6%) dari partisipan menggunakan smartphone dalam kategori intensitas rendah, sedangkan untuk kualitas tidur 65,7% partisipan memiliki kualitas tidur dalam kategori tinggi. Hasil korelasi Spearman menunjukkan angka signifikan p=.041 (<.05) dan nilai r=-.347. Diskusi: Penelitian  ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan smartphone dan kualitas tidur remaja dengan keeratan lemah dan arah negative. Semakin rendah intensitas penggunaan smartphone maka semakin tinggi kualitas tidur.
Pengetahuan Remaja Tentang Menstruasi Terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Manoppo J Ivanna; Aditia Junita Suwardi
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2858

Abstract

Latar belakang: Masa remaja ditandai dengan adanya pubertas dimana organ-organ reproduksi mulai matang berfungsi dan perkembangbiakan dapat terjadi salah satu tanda pubertas pada remaja putri yaitu munculnya menarche. Menarche adalah menstruasi yang pertama kali dapat terjadi pada usia 9-16 tahun. Remaja yang akan menghadapi menarche memiliki perubahan secara psikis, salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dengan kecemasan menghadapi menarche pada remaja. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sebanyak 96 responden. Hasil: menunjukkan mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan kurang sebanyak 59 (61,5%) responden. Kemudian untuk kecemasan menghadapi menarche sebagian besar kecemasan tingkat panik 48 (50%) responden. Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan dengan arah negatif nilai p = 0.000 ≤ 0.05 dengan nilai koefisien korelasi r = -0.662 yang artinya semakin tinggi pengetahuan remaja mengenai menstruasi maka semakin rendah kecemasan yang akan dialami remaja dalam menghadapi menarche demikian juga sebaliknya.  Diskusi: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan anatar pengetahuan dengan  kecemasan remaja dalam menghadapi menarche. Semakin tinggi pengetahuan remaja mengenai menstruasi maka semakin rendah kecemasan yang akan dialami remaja dalam menghadapi menarche demikian juga sebaliknya.  Diharapkan agar tenaga medis dapat melakukan promosi kesehatan mengenai menarche, dalam membantu meningkatkan koping dalam menghadapinya.
Efektivitas Smart Parenting Style untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Remaja dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Endang Triyanto
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v8i1.2891

Abstract

ABSTRAK Latar belakang. Remaja merupakan kelompok usia yang rawan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Resiko tersebut dapat dicegah dengan peningkatan perilaku asertif melalui smart parenting style yang terdiri dari telling, selling, participating dan delegating. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tipe smart parenting style yang paling efektif dalam meningkatkan perilaku asertif remaja. Metode. Desain penelitian menggunakan quasi experimental dengan pendekatan one group with pre and post test design. Penelitian dimulai Maret-Mei 2022 di SMK X Purwokerto. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 30 remaja setiap kelompok pada perlakuan tipe telling, selling, participating dan delegating. Data perilaku asertif sebelum dan setelah perlakuan dianalisis menggunakan uji t dependent. Hasil. Hasil analisis smart parenting style tipe participating, delegating, telling, selling terhadap perilaku asertif remaja secara berurutan memiliki nilai p-value 0,097; 0,187; 0,000; dan 0,000. Tipe telling mampu meningkatkan rerata perilaku asertif sebesar 15,6, sedangkan tipe selling jauh lebih tinggi yaitu mencapai 26,1. Kesimpulan. Tipe paling efektif untuk meningkatkan perilaku asertif remaja adalah selling. ABSTRACT Introduction. Adolescents are an age group that is prone to reproductive health problems. This risk can be prevented by increasing assertive behavior through a smart parenting style consisting of telling, selling, participating, and delegating. This study aimed to determine the type of smart parenting style that was most effective in increasing adolescent assertive behavior. Method. The research design used a quasi-experimental approach with a one-group approach with pre and post-test design. The research started from March to May 2022 at SMK X Purwokerto. Samples were taken by purposive sampling as many as 30 teenagers in each group in the treatment of telling, selling, participating, and delegating types. Assertive behavior data before and after treatment were analyzed using the dependent t-test. Results. The results of the smart parenting style analysis of participating, delegating, telling, and selling types on adolescent assertive behavior sequentially have a p-value of 0.097; 0.187; 0.000; and 0.000. The telling type increased the average assertive behavior by 15.6, while the selling type was much higher, reaching 26.1. Conclusion. The most effective type to increase adolescent assertive behavior is selling.

Page 1 of 1 | Total Record : 8