cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA DI KABUPATEN PIDIE Muhammad Andi; Murniati AR; Nasir Usman
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.636 KB)

Abstract

Abstract: The School Operational Assistance (BOS)program as one of the indicators of the completion of compulsory education program started from elementary school until senior high school/equal does not only aim to maintain the Gross Participation Rate but also to contribute important roles in improving the quality of education. The education fee is an important component in the implementation of education. The education process cannot run smoothly without financial support. The purpose of this study was to describe and analyze the matters related to the program of using the BOS funds, the strategy of usingthe BOS funds, and the supervision of the use ofBOS funds at Private Islamic Elementary Schools of Pidie Regency. The method used in this study was descriptive method with qualitative approach. The techniques of data collection used were interview, observation, and documentation. The subjects of this study were school principals, teachers, school treasures, and school committees. The result of this study showed that: (1) The program of using BOS funds at Private Islamic Elementary Schools of Pidie Regency was designed and implemented by the school principals with involving the school treasures, the senior teachers, and the school committees. The centralistic and de-centralistic system was adopted in Islamic elementary school financial system. (2) The strategy of using BOSat Private Islamic Elementary Schools of Pidie Regency in term of financial point was that all kind of expenditures for educational activity at school should be transparent for both the school principal and other school internals that are involved in the drafting process of School Budget.(3) The supervision of the use of BOS funds at Private Islamic Elementary Schools of Pidie Regency was carried out by the school principals and the officials of Regional Office of Religious Affairs of Pidie Regency as the internal supervisor. The supervision system was carried out through observing each income and expenditure of BOS funds. The audit by implementing indirect observation process, such as the expenditure, should be approved by the school principals or school treasures. The financial auditing was also carried out through auditing the financial statement of each activities, which were submitted by teachers or school treasures.Keywords:   Effectiveness, School Operational Assistance Funds, and Private Islamic Elementary SchoolsAbstrak: Program BOS sebagai salah satu indikator penuntasan program wajib belajar sejak SD sampai SMA/sederajat, bukan hanya bertujuan mempertahankan Angka Partisipasi Kasar (APK), namun juga berkontribusi penting untuk peningkatan mutu pendidikan. Biaya pendidikan adalah komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa dukungan biaya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsi dan  menganalisis hal-hal yang berkenaan dengan: program penggunaan dana BOS, strategi penggunaan dana BOS, dan pengawasan penggunaan dana BOS pada Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian: kepala sekolah, guru, bendaharawan sekolah, dan komite sekolah. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) Program penggunaan dana BOS pada Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Kabupaten Pidie disusun dan dilaksanakan oleh kepala sekolah, dengan melibatkan bendaharawan, guru senior, dan komite sekolah. Pembiayaan pada madrasah ibtidaiyah menganut sistem sentralistik dan desentralistik; (2) Strategi penggunaan dana BOS pada Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Kabupaten Pidie ditinjau dari sisi keuangan, bahwa semua jenis pengeluaran untuk kegiatan pendidikan pada sekolah harus diketahui bersama, baik kepala sekolah maupun pihak-pihak internal sekolah yang terlibat dalam proses penyusunan RAPBS; dan (3) Pengawasan penggunaan dana BOS pada madrasah ibtidaiyah swasta di Kabupaten Pidie dilakukan oleh kepala sekolah dan pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie sebagai pengawas internal. Sistem pengawasan yang dilakukan adalah dengan cara mengamati setiap pemasukan dan pengeluaran dana BOS. Pemantauan atau pemeriksaan dengan melakukan pengamatan secara tidak langsung misalnya setiap pengeluaran dana harus atas persetujuan kepala sekolah atau bendaharawan. Pemeriksaan keuangan juga dilakukan dengan cara memeriksa laporan keuangan pada setiap kegiatan yang dilakukan, yang diserahkan oleh guru atau bendaharawan.Kata kunci: Efektivitas, Dana BOS, dan MIS 
PELAKSANAAN SUPERVISI PENGAJARAN OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 1 BANDA ACEH Siti Wahidah
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.337 KB)

Abstract

Abstract: Supervision of teaching is a principal effort in coaching teachers in order to improve their quality of teaching. The aim of the study was to identify the teaching supervision programs, teaching supervision implementation, supervision techniques, and inhibiting factors in supervision implementation conducted by principal. This research used descriptive method and qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interview, and documentation study. Subjects of the research were principal, vice-principals, senior teachers and head of the program expertise. The results of the research showed that  1) Teaching supervision programs at State Vocational High School (SMKN) 1 Banda Aceh were oriented   to the guidance of the task of teachers in order to improve their performance by involving the vice principals, senior teachers and head of the program expertise. During the drafting of the program, the formulation of objectives was poorly supported by the supporting facilities and implementation strategies. 2) There are several stages (cycles) in the implementation of teaching supervision to improve the performance of the teachers. It starts from the initial planning stage, the observation stage, and the final stage (discussion feedback), so that the learning process will be more effective, but not all teachers have been supervised yet in compliance with the program. 3) Techniques used by the principal were individual, group, and clinical supervision technique. 4) Follow-up is done by providing assistance and guidance to teachers who are experiencing difficulties in carry out their duties as a teacher, and improving teacher’s professionalism through teacher conferences and training courses. However, it was not implemented as planned in the supervision program. 5) Inhibiting Factors in the implementation of the teaching supervision is low competence of supervisor appointed, there were unplanned activities outside supervision schedule, and it is hard to change old habits. Keywords: Teaching Supervision and Teachers’ Performance
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SD NEGERI 2 PAGAR AIR KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Fadhil .; Yusrizal .; Djailani AR
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.004 KB)

Abstract

Abstract: The aim of the study was to find out the formulation for implementation and evaluation of strategy which were done by the headmaster in order to increase teachers’ performances at SDN 2 Pagar Air Aceh Besar. The study was a descriptive qualitative study.  The data were collected through observation, interview, and documents. The subjects of the study were the headmaster and the teachers.The results of the study showed that (1) the headmaster has formulated several ways to increase teachers’ performances : conducting academic supervision activities,assigning teachers to seminars and workshops,  assigning teachers to join to KKG and MGMP activities  at gugus (group of schools in a district). (2) The academic supervision was conducted through direct supervision in the classroom and provided help when needed. Next, the headmaster motivated and obligated teachers to  join to KKG and MGMP activities. (3)The evaluation of strategies was done by conducting a meeting with teachers and stakeholders  at the end of semester.Keywords:  Strategy, principal, competences, teachers Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya perumusan, pelaksanaan serta evaluasi strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada SD Negeri 2 Pagar Air Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perumusan  strategi dalam meningkatkan kemampuan guru melalui: perencanaan program supervisi akademik, perencanaan program pengiriman guru pada pelatihan dan worshop  dan perencanaan strategi agar guru-guru dapat aktif pada kegiatan KKG  dan MGMP di tingkat gugus.      (2) Pelaksanaan strategi supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan cara masuk ke dalam kelas dan memberi bantuan kepada guru yang menhadapi kendala. Mengirimkan guru dalam berbagai pelatihan dan workshop  dengan cara guru digilir. Mengaktifkan guru pada kegiatan KKG dan MGMP  di tingkat gugus dengan cara memotivasi dan mewajibkan guru untuk mengikutinya. (3) Evaluasi strategi oleh kepala sekolah yakni dengan mengadakan rapat evaluasi setiap akhir semester bersama guru dan stakeholder lainnya.Kata Kunci: Strategi, Kepala Sekolah, Kinerja, Guru
PROFESIONALISME GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMKN 1 LHOKSEUMAWE Nurasmah .; Murniati AR; Nasir Usman
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.152 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the understanding, implementation, and constraints faced by the teacher of Vocational High School State 1 Lhokseumawe in the implementation of the educational unit level curriculum. To achieve these objectives, this study uses descriptive qualitative approach. Data was collected through interviews, observation and documentation. The procedure of data analysis is data reduction, data display, and verification. While the subject of research is the principal, vice principal areas of curriculum and instruction, and teacher. The results showed that:(1) Teacher’s understanding of the educational unit level curriculum has been positive and keep up with the needs of learners with attention to the weaknesses of the development of science, technology, and art as a whole and sustainable; (2) Implementation of educational unit level curriculum is done by adjusting the curriculum with lesson plans grains so that the delivery of teaching materials has alignment with the time and abilities of students; and (3) Constraints teachers in the implementation of educational unit level curriculum, among others: (a) lack of educational facilities and infrastructure that support the application for the establishment of educational unit level curriculum perfectly, (b) lack of awareness of the teacher in preparing learning materials before the learning takes place, (c) the lack of allocation of time in learning process, and (d) the lack of teacher supervision in controlling the achievement of student learning outcomes in the classroom and in the school environment development.Keywords: Professionalism, Teacher, and Educational Unit Level Curriculum.Abstrak: Peneli­tian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman, implementasi, dan kendala yang dihadapi guru SMK Negeri 1 Lhokseumawe dalam implementasi KTSP. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan pengajaran, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman guru terhadap KTSP sudah positif dan mengikuti perkembangan serta kebutuhan peserta didik dengan memperhatikan sisi kelemahan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara menyeluruh dan berkesinambungan; (2) Implementasi KTSP dilakukan dengan menyesuaikan butir kurikulum dengan rencana pengajaran sehingga penyampaian materi ajar memiliki keselarasan dengan waktu dan kemampuan siswa; dan (3) Kendala guru dalam implementasi KTSP antara lain: (a) kurangnya sarana dan prasarana pendidikan yang mendukung untuk terwujudnya penerapan KTSP dengan sempurna, (b) kurangnya kesadaran guru dalam mempersiapkan materi pembelajaran sebelum pembelajaran berlangsung, (c) kurangnya pengalokasian waktu dalam proses pembelajaran, dan (d) kurangnya pengawasan guru dalam mengontrol hasil pencapaian prestasi belajar siswa di kelas dan perkembangannya di lingkungan sekolah.Kata kunci : Profesionalisme, Guru, dan KTSP
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU DI SD NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR Nurasiah .; Murniati AR; Cut Zahri Harun
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.116 KB)

Abstract

ABSTRAK : Strategi kepala sekolah merupakan faktor yang paling menentukan dalam keberhasilan peningkatan mutu di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepala sekolah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan  dan  hambatan dalam peningkatan mutu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Studi Dokumentasi. Subjek penelitian adalah Komite, Kepala Sekolah, Guru dan Murid. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Strategi Kepala Sekolah dalam perencanaan peningkatan mutu adalah  Melibatkan seluruh personil sekolah, Kepala Sekolah memberi kesempatan kepada guru dalam perencanaan mutu, Kepala Sekolah bekerjasama dengan komite dalam menyusun anggaran sekolah. 2) Strategi Kepala Sekolah dalam peningkatan mutu adalah  Guru yang mengajar harus sesuai dengan kualifikasinya, pembelajaran sesuai kurikulum, membantu dan menasehati guru, dalam penerimaan Siswa mengadakan tes. 3) Strategi Kepala Sekolah dalam pengawasan peningkatan mutu adalah  melakukan supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik kelompok dan teknik perseorangan terhadap kegiatan peningkatan mutu di sekolah. 4) Hambatan dalam pelaksanaan peningkatan mutu adalah Kepala sekolah tidak dapat membagi waktu dan mengontrol seluruh kegiatan sekolah. Kurangnya kemampuan guru dalam mengoperasikan sarana sekolah yang terlalu canggih. Evaluasi siswa yang melibatkan wali murid dengan guru terhambat karena orangtua/wali tidak mau menerima kekurangan dari anaknya. Hal ini menyulitkan guru dalam melakukan evaluasiKata Kunci : Strategi Kepala Sekolah dan Mutu Pendidikan
KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 1 GEUMPANG KABUPATEN PIDIE Fatimah .; Djailani AR; Khairuddin .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.423 KB)

Abstract

Abstract: Communication principal is the process of delivering information (message) to the teacher and can carry the information to the students. Principal as resources in schools are needed by teachers, in order that delivered can be implemented for the development of teachers themselves and also for students. The purpose of this study was to determine the communication principals, include: Professional teacher; Discipline teacher; and responsibilities of teachers. A qualitative approach with descriptive methods, techniques of data collection is done through interview, observation guidelines, and documentation. Research subjects are teachers, heads, and school committee in SMA 1 Geumpang. The research found: Communication principals in improving teachers' professional that convey a message to the teacher either orally (calling and direct warning) or in writing (letter of warning); Communication principals in improving teacher discipline that is a great example by attending to school on time and return the end; and Communication principals in improving the teacher's responsibility is interpersonal communication and communication in solving problems in learning how to coordinate and seek solutions to the committee and the school superintendent, and the Department of Education related. Expected to committees and principals in order to provide encouragement and guidance in the performance of professional teachers, discipline and responsibility of teachers to effectively and efficiently so as to improve the performance of teachers in the school.Keywords: Communications Principal and Teacher Performance.Abstrak: Komunikasi kepala sekolah adalah proses penyampaian informasi (pesan) kepada guru dan dapat melaksanakan informasi tersebut kepada anak didik. Kepala Sekolah sebagai sumber informasi di sekolah sangat dibutuhkan oleh guru-guru, agar yang disampaikan dapat terlaksana bagi pengembangan guru itu sendiri dan juga bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi kepala sekolah, meliputi: Profesional guru; Disiplin guru; dan Tanggung jawab guru. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ialah guru-guru, kepala, dan komite sekolah di SMA Negeri 1 Geumpang. Hasil penelitian ditemukan: Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru yaitu menyampaikan pesan kepada guru baik secara cara lisan (memanggil dan teguran langsung) maupun secara tulisan (surat peringatan); Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu memberikan contoh teladan dengan hadir ke sekolah tepat waktu dan pulang paling akhir; dan Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan tanggung jawab guru yaitu komunikasi antar pribadi dan komunikasi dalam memecahkan masalah di dalam pembelajaran dengan cara mengkoordinasi dan mencari solusi dengan komite dan pengawas sekolah, serta Dinas Pendidikan terkait. Diharapkan kepada komite dan kepala sekolah agar dapat memberikan dorongan dan pembinaan dalam kinerja guru tentang profesional, kedisiplinan dan tanggungjawab guru secara efektif dan efesien sehingga dapat meningkatkan kinerja guru di sekolah.Kata kunci: Komunikasi Kepala Sekolah dan Kinerja Guru.
KREATIVITAS GURU PAI DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI MADRASAH ALIYAH JEUMALA AMAL LUENG PUTU Muhammad Jufni; Djailani AR; Sakdiah Ibrahim
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.27 KB)

Abstract

Abstract: Creativity is a key of successful teaching that oriented to the effectiveness of learning process, the achievement of leaning goals, and the optimal education. This study aimed to observe the process of developing teaching materials done by the teachers in learning process in Jeumala Amal Islamic Senior High School of Lueng Putu, where the conceptual teaching materials was a supportive facility in optimizing the learning and education process to achieve the goals expected. To achieve the aim, this study used qualitative approach. Techniques of data collection used were interview, observation, and documentation study. Subjects of this study were principal, vice principal, and teachers. The results of the study described that (1) the teachers tended to have creativity to develop teaching materials in learning process of Islamic Education (PAI) in Jeumala Amal Islamic Senior High School of Lueng Putu. The creativity could be seen from the variation of teaching materials developed, which came from teachers’ own creativity, school library, bookstore, related department’s aid, or websites. The teaching materials used with their various intensity of use and quality included books, pictures, brochures, mock-up, cassette, and CD; and (2) the effort done by the teachers in developing teaching materials were trying to design and be creative to produce and use teaching materials needed based on the material and sub-material of PAI scope.Keywords: Teacher’s Creativity and Developing Teaching MaterialsAbstrak: : Kreativitas menjadi kunci yang berorientasi kepada efektifnya proses pembelajaran yang di lakukan dan pencapaian tujuan pembelajaran dan pendidikan yang optimal. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang pengembangan bahan ajar yang digunakan guru dalam proses pembelajaran pada Madrasah Aliyah Jeumala Amal Lueng Putu dimana bahan ajar secara konseptual merupakan suatu sarana pendukung dalam upaya optimalisasi proses pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang di harapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru. Hasil yang diperoleh mendeskripsikan bahwa, (1) guru dalam pengembangan bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI pada Madrasah Aliyah Jeumala Amal Lueng Putu cenderung memiliki kreativitas, bentuk kreativitas ini dapat dilihat dari bervariasinyaba han ajar yang di kembangkan, baik sebagai hasil kreasi sendiri, disediakan oleh perpustakaan sekolah, dibelidaritoko-toko penjualannya, bantuan dinas terkait, maupun yang di unduh dari berbagai website yang ada. Diantara bahan-bahan ajar yang digunakan dengan beragam intensitas penggunaan dan kualitas bahan ajar itusendiri, antara lain: buku, gambar, brosur, LKS, maket, kaset, dan CD; dan (2) upaya guru dalam pengembangan bahan ajar dilakukan dengan berupaya mendesain dan berkreasi membuat dan mengunakan bahan ajar yang di butuhkan sesuai dengan materi dan masing-masing sub materi dalam ruang lingkup pendidikan agama Islam.Kata kunci : Pengaruh Sertifikasi Dan Kinerja Guru
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN STRATEGIK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANDAR BARU Marzuki .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.195 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the mechanism, consideration, implementation, and dissemination of the principal decision-making through strategic management at Bandar Baru SMPN 1. This research used descriptive method with qualitative approach, data collection techniques were interviews, observation and documentation study. Subjects were principals, vice-principals, and teachers. The results showed that: (1) The mechanism of decision-making is done by identifying activities problems, formulate goals, determine alternatives, determine solutions, and decision-making, (2) consideration in decision-making is done by consensus paths between teachers and employees, (3) Implementation of decision-making implemented through legalization, operational plans, and communication, and action, monitoring, review and evaluation, and (4) socialization of decisions implemented through an open explanation to the vice principal and carried out according to plan. Keywords : strategic management, and decision making
PERENCANAAN KERJA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI ACEH Zulkarnaini .; Cut Zahri Harun; Khairuddin .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.119 KB)

Abstract

Abstract: This studyaims to determine thework programpreparation, implementation, evaluation, andfollow-upprogramsto improve the qualityof educationinAceh. This studyused a qualitative approach. This studyused a qualitative approach. Data was collectedthrough interviews, observation, and documentation. The procedureof dataanalysisisdata reduction, data display, andverification. While the subjectof researchisthe headoffice, the head ofthe field, section chief, chiefsub-section, the secretary, andemployees. The results showedthat:(1) The process of makingthe programis donethrough aneeds assessmentapproach, the achievement ofobjectives, prioritiesandpolicies, programformulationandimplementation ofoperational activities, due diligenceprogram; (2) Implementation ofthe programis donethrough:(a) socializationprograms are implementedby introducinga numberof activitiesinvolving allthe Head of Education, Youth, andSportsDistrict/City, (b) the resources involvedis doneby placinga numberof individualswho are competentandresponsibleforrealize the visionandmission of the organization, (c) SWOTanalysisis doneby analyzingthe functiontoachieve theobjectivesof internaland external; and(3) Evaluation ofthe programcarried outby utilizingthe resourcesavailablein theschooleducationto the optimumand targeted, while thefollow-upprogramcarried outbyhousekeepingpersonnelnumberof educatorsandeducation personnelin the organizational structureof the schoolthatwillhave an impact onimproving the quality ofteaching staff.Keywords:WorkPlanning, Education, andQuality of Education.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan program kerja, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut program peningkatan mutu pendidikan di Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi.Sedangkan subjek penelitian adalahkepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala sub bagian, sekretaris, dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembuatan program dilakukan melalui pendekatan need assessment, pencapaian tujuan, prioritas dan kebijakan, rumusan program dan pelaksanaan kegiatan operasional, uji kelayakan program; (2) Implementasi program dilakukan melalui: (a) sosialisasi program dilaksanakan dengan memperkenalkan sejumlah kegiatan dengan melibatkan seluruh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten/Kota, (b) sumber daya yang terlibat dilakukan dengan menempatkan sejumlah individu yang berkompeten dan bertanggungjawab untuk mewujudkan visi dan misi organisasi, (c) analisis SWOT dilakukan dengan menganalisis fungsi untuk mencapai sasaran internal dan eksternal; dan (3) Evaluasi program dilakukan dengan mendayagunakan sumber daya pendidikan yang tersedia di sekolah dengan optimal dan tepat sasaran, sedangkan tindak lanjut program dilakukan dengan pembenahan sejumlah personil tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam struktur organisasi sekolah yang akan berdampak pada peningkatan mutu tenaga pendidik.Kata kunci:Perencanaan Kerja, Pendidikan, dan Mutu Pendidikan 
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MIN RUKOH BANDA ACEH Elda Safitri; Yusrizal .; Djailani AR
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 4: November 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.144 KB)

Abstract

Abstract: Success or failure of education and learning in school is influenced by the ability of principals to manage every component of the school. In his capacity as the leader of the principal obligation to improve the performance of teachers, especially in implementing an effective learning process. The purpose of this study to determine: the principal's managerial ability in the preparation of the teacher's performance improvement program, the managerial ability of the principal in the implementation of the program to improve teacher performance, and barriers encountered principals in improving teacher performance in MIN Rukoh Banda Aceh. The study used descriptive qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation. Subjects were principals and teachers. The results showed that; 1) Preparation of a teacher's performance improvement program carried out at the end of each school year that include intra and extra-curricular activities, school facilities and infrastructure improvements, preparing administrative / learning tool by teachers and others as deemed necessary, including the need for the funds necessary to support learning activities teaching; 2) In the exercise program to improve teacher performance principals apply democratic leadership style. Facing the teachers are usually the principal the principal exchange ideas with teachers so finding an effective way to improve teacher kinetrja teachers in the development of the learning process; and 3) the principal obstacle encountered in improving the performance of teachers, among others, the lack of availability of funds for teacher training outside office hours, there is still a small proportion of teachers are not active and have not been able to induce the result of upgrading to his friend. A small percentage of teachers who have not been able to in the mastery of the foundation of education, so that the impact on performance in implementing the learning.Keywords: Managerial Principal and Teacher PerformanceAbstrak: Sukses tidaknya pendidikan dan pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengelola setiap komponen sekolah. Dalam kapasitasnya sebagai pemimpin kepala sekolah berkewajiban untuk meningkatkan kinerja guru khususnya dalam melaksanakan proses pembelajaran yang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: kemampuan manajerial kepala sekolah dalam penyusunan program peningkatan kinerja guru, kemampuan manajerial kepala sekolah dalam pelaksanaan program peningkatan kinerja guru, dan hambatan-hambatan yang ditemui kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru pada MIN Rukoh Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik  pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru-guru. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa; 1) Penyusunan program peningkatan kinerja guru dilakukan pada setiap akhir tahun pelajaran yang meliputi kegiatan intra dan ekstrakurikuler, perbaikan sarana dan prasarana sekolah, menyusun administrasi/perangkat pembelajaran oleh guru dan lain-lain yang dianggap perlu, termasuk kebutuhan dana yang diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar;  2) Dalam pelaksanaan program peningkatan kinerja guru kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis. Menghadapi guru-guru biasanya kepala sekolah kepala sekolah bertukar pikiran dengan guru-guru sehingga menemukan satu cara efektif  untuk meningkatkan kinetrja guru guru dalam pengembangan proses pembelajaran; dan 3) Hambatan yang ditemui kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru antara lain kurangnya tersedianya dana untuk pelatihan guru di luar jam dinas, masih ada sebagian kecil guru tidak aktif dan hasil penataran belum mampu mengimbas kepada temannya. Sebagian kecil guru yang belum mampu dalam penguasaan landasan kependidikan, sehingga berdampak terhadap kinerjanya dalam melaksanakan pembelajaran.Kata kunci: Manajerial Kepala Sekolah dan Kinerja Guru

Page 9 of 23 | Total Record : 228