cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2019)" : 10 Documents clear
PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA TUNGGULO KECAMATAN LIMBOTO BARAT MELALUI BUDIDAYA IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) Sri Yuningsih Noor; Nurul Auliyah; Meriyanti Ngabito
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1990

Abstract

Pemberdayaan pemuda Desa Tunggulo merupakan kegiatan peningkatan produktivitaspemuda setempat denga tujuan peningkatan kualitas sumberdaya pemuda di Desa Tunggulo danpeningkatan kualitas perekonomian keluarga. Pemberdayaan pemuda melalui budidaya IkanGabus didasarkan pada kemudahan pemeliharaan secara ekonomi memiliki nilai ekonomis yangtinggi. Permasalahan yang umumnya dihadapi oleh para pembudidaya ikan air tawar khususnyaikan gabus adalah penguasaan teknik, teknologi budidaya dan manajemen pengelolaan usahabudidaya yang masih sangat minim sehingga berdampak terhadap tingkat mortalitas ikanbudidaya yang cukup tinggi. Keadaan ini disebabkan rendahnya kualitas SDM dalammenerapkan introduksi teknologi budidaya dan sistem manajemen usaha budidaya. Disampingitu tingginya biaya produksi juga mempengaruhi siklus produksi dari budidaya ikan gabus. Padaprogram Kemitraan Masyarakat ini dilakukan pendekatan dengan melakukan pelatihan,sosialisasi serta pendampingan terhadap Mitra. Kegiatan tersebut dimulai dari persiapanterhadap wadah budidaya berupa perbaikan kolam budidaya, pemilihan benih yang baik denganpadat tebar yang sesuai luasan kolam yang dilanjutkan pemberian pakan sesuai organismebudidaya. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dengan judul PemberdayaanPemuda Desa Tunggulo Melalui Budidaya Ikan Gabus telah berjalan dengan baik dan kegiatanmonitoring masih sementara berjalan.Kata Kunci: Ikan Gabus, Kolam Budidaya, Manajemen Budidaya, Teknologi Budidaya
PEMBERDAYAAN INDUSTRI KOPRA PUTIH DI NUSA TENGGARA TIMUR YANG BERKUALITAS DAN BERDAYA SAING TINGGI Adrianus Amheka; Sulche I. Nafi; Herianus J. D Lalel
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1995

Abstract

Beberapa kendala industri kopra di Provinsi NTT tidak berkembang baik oleh karenamenurunnya produktivitas dengan menerapkan sistim konvensional selain kurangnya kapasitasmasyarakat dalam memahami kondisi optimal produk guna menjaga kualitas dan daya saingproduk. Untuk menjaga peningkatan dan keberlanjutan produk tersebut sekaligus menjawabpermasalahan masyarakat usaha kopra perlu adanya dukungan majamen yang kuat selain upayamenumbuh kembangkan semangat inovasi dan keunikan produk berdaya saing tinggi. Obyekpengabdian dilakukan pada Industri kopra ”Bangun Mandiri” yang berlokasi di Kota Kupang,Provinsi NTT guna berdampak pada intensitas produk serta kapasitas pekerja yang jauh lebihefisien. Adapun tujuan program untuk memperluasan pemasaran antar pulau gunameningkatkan kualitas dan daya saing produk sekaligus penopang kesejahteraan masyarakat.Solusi penyediaan mesin dan peralatan pendukung serta rehabilitasi rumah produksi danmanajemen menjadi fokus aktivitas program. Adapun hasil yang dicapai sesuai tujuan dan targetdalam bentuk realisasi pemecahan masalah antara lain peningkatan kualitas dan kuantitasproduk kopra putih; peningkatan investasi fasilitas pendukung pemasaran; peningkatan omzetpenjualan mencapai 30% pertahun serta stimulasi jiwa inovasi mitra industri yang mengashilkandiversifikasi produk olahan kopra yang unik, berdaya saing tinggi yang berdampak padaperluasan wilayah pemasaran antar pulau secara professional.Kata Kunci: Industri Kopra, Mesin Pengering, Produktivitas
PKM INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN TARO TELA DAN RENGGINANG PADA KELOMPOK TRANSMIGRAN Heriansyah Heriansyah; Ria Risti K. D; Helman Fachri; Selviana Selviana; Linda Suwarni
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1991

Abstract

Kelompok Pos UKK Cempaka dan UKM Harum Sari adalah mitra dalam programProgram Kemitraan Masyarakat (PKM) yang terdiri dari kelompok wanita yang bergerak dalamindustri Rumah Tangga skala kecil yang mengolah hasil alam menjadi taro tela dan rengginang.Masalah yang dihadapi adalah teknologi produksi taro tela dan rengginang masih sederhana,dan sistem pengeringan yang hanya mengandalkan sinar matahari menjadi permasalahan yangbesar ketika musim hujan tiba, produk dikemas sederhana, tanpa merk dagang, komposisibahan, kandungan gizi, dan izin (PIRT) dan pemasaran yang masih terbatas. Tujuan kegiatan iniadalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta produktivitas produk Taro Teladan Rengginang. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan mitra secara aktif dalampelaksanaan penerapan inovasi teknologi pengolahan potensi hasil alam. Adapun teknologi yangakan diintroduksikan kepada kelompok mitra adalah pelatihan pengolahan produk perikananberbagai macam bentuk olahan, pembuatan mesin pemotong percontohan, mesin pemeras danpemarut singkong, mesin pemarut singkong, alat pengemas produk (siller), dan alat pengeringpercontohan serta packing produk dengan merk dagang, komposisi bahan, komposisi gizi, danPIRT. Hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah pelatihan kewirausahaan, packing produk,dan introduksi teknologi mesin pemeras ubi, mesin pengering multifungsi dan pemotong tarotela. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan efektif dalam menyelesaikan permasalahanmitra dan dapat meningkatkan produksi yang dihasilkan.Kata Kunci: Inovasi Teknologi, Program Kemitraan Masyarakat, Taro Tela, Rengginang
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI KREATIF DALAM MEWUJUDKAN UMKM PRODUKTIF MELALUI PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) (KELURAHAN KERTAJAYA, KECAMATAN GUBENG KOTA SURABAYA) Sri Purwanti; Nurlina Nurlina; Bambang Gunawan
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1996

Abstract

Industri Tauge atau kecambah dalam skala rumah tangga di Jawa Timur khususnyaSurabaya di kampung Juwingan Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Surabaya telahdilakukan sejak lama dan hingga kini pelaku industri tauge tersebut sebagian besar meneruskanusaha yang dirintis orang tuanya serta industri ini tetap ada seiring dengan kebutuhan menukuliner yang khas Surabaya yang makin dikenal, seperti lontong balap, nasi rawon dan anekamenu lainnya yang menyertakan tauge. Disamping itu tuntutan pola makan yang sehat danbertambahnya menu kuliner yang menyertakan tauge berarti konsumsi tauge juga membantumemenuhi kecukupan protein nabati. Kandungan gizi yang terdapat di tauge adalah vitamin A,B Kompleks, C, E, serta mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serat, folat, asamamino dan protein. Konsumsi tauge memiliki sifat alkali atau basa yang membuatnya efektifuntuk membantu meredam kenaikan asam lambung dalam pencernaan. Kandungan seratnyayang tinggi sangat penting membantu melancarkan fungsi pencernaan. Dalam pelaksanaanPKM ini dilakukan terhadap Mitra I, yaitu Bapak Moh. Anas dan Mitra II, yaitu Bapak ImamWahyudi, keduanya usaha pembuat tauge di kampung Juwingan Kelurahan KertajayaKecamatan Gubeng Kota Surabaya, yang produksi taugenya dijual ke Pasar Keputran sertamelayani penjualan ke agen. Prioritas permasalahan mitra I dan II secara umum dan setelahdiskusi panjang serta adanya survey lapangan adalah 1) aspek Teknologi Tepat Guna, 2) aspekmanajemen produksi dan pemasaran (kuantitas dan kualitas produksi, informasi pemasaran sertamedia pemasaran) 3). Keluhan mitra dalam beban kerja penyiraman rutin pada malam haridalam proses produksi tauge.Tujuan pengabdian ini 1) mengembangkan usaha mikro skalarumah tangga mitra yang mandiri secara ekonomi, 2) memberikan pemahaman yang baik akanbahan baku, proses produksi serta pasca produksi 3) memberikan pemahaman yang baik akankonsep pemasaran. Metode pendekatan yang ditawarkan adalah: 1) membantu peningkatanketrampilan pengembangan usaha dari sisi teknologi tepat guna; 2) membantu peningkatankemampuan manajemen usaha secara ekonomis dan efisien serta peluang pemasaran tauge; 3).membantu peningkatan kemampuan proses produksi yang memenuhi standard produktifitas dankenyamanan usaha. Hasil kegiatan PKM adalah 1) inovasi ipteks berupa pengelolaan usahayang lebih produktif dan menguntungkan; 2) pendampingan dalam peningkatan pemahamanteknologi tepat guna berupa dukungan bantuan peralatan penyiraman otomatis gunameningkatkan kualitas produk tauge dan 3) implementasi blogspot internet untuk memperluasinformasi pemasaran dan jaringan bisnis.Kata Kunci : Pembuat Tauge, Pendampingan Dan Advokasi
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM RANGKA MEMPERKOKOH NKRI: MELAWAN PAHAM RADIKALISME DAN ARUS ISU TERORISME DI REMAS ROBIATUL ADHAWIYAH DAN REMAS AL-FALAH DESA PONTEH KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN Mohammad Fahrur Rozi; Fajar Surahman
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1992

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantumeningkatkan pemahaman ketua ta’mir, pengurus dan remaja masjid (Remas) tentanginternalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam memperkokoh NKRI melawan pahamradikalisme dan arus isu terorisme. Target atau sasaran kegiatan Program Kemitraan Masyarakat(PKM) ini adalah meningkatan daya saing baik dalam kualitas maupun kuantitas, serta menginternalisasikannilai-nilai pendidikan agama Islam, melalui: pertama, peningkatan daya saing.Kedua, Proses internalisasi nilai-nilai PAI. Ketiga, perbaikan internalisasi nilai-nilai PAI.Keempat, wawasan tentang Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin, bukan agama terorisme.Kelima, konsep ahlsunnah wal jama’ah sebagai akidah dan amaliah sehari-hari. Keenam,pemahaman terhadap radikalisme dan ajarannya serta isu terorisme. Ketujuh, evaluasi. Adapunmetode pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan ini dikemas dengan model pelatihan danbimbingan serta ceramah agama. Peserta pendidikan dan pelatihan dikelompokkan berdasarkanmasjid masing-masing. Masing-masing peserta kelompok akan diberikan panduan pelaksanaankegiatan dan materi. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan setiap pertemuan dan kemudiandianalisa di akhir kegiatan sehingga diperoleh kesimpulan. Adapun kriteria keberhasilankegiatan ini dapat ditinjau dari kehadiran peserta, penguasaan materi serta evaluasi internalisasinilai-nilai pendidikan agama Islam dalam memperkokoh NKRI melawan paham radikalismedan isu terorisme di remaja masjid Robiatul Adhawiyah dan remaja masjid Al-Falah DesaPonteh Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur.Kata Kunci: Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, Radikalisme, Terorisme.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PADA USAHA “KREASI KERTAS SEMEN” DAN “TAS KARUNIA” DI KELURAHAN SEMOLOWARU DAN KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA Sri Andayani; Endang Indartuti; Ayun Maduwinarti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1997

Abstract

Di Kota Surabaya khususnya di Kecamatan Sukolilo terdapat Usaha Mikro yangmemanfaatkan limbah kertas semen menjadi Tas dan dompet, dan Kap lampu,sangat bagus danmempunyai nilai jual. Dan UMK pembuat Tas Kain. Pelakuu Usaha Mikro tersebut adalah ESMCollection dan Tas Karunia. Permasalahan Mitra : 1.Kurangnya Kualitas dan Kuantitas produkKarena peralatan mesin jahit yang digunakan sudah usang, terutama jahitan pinggiran tas,2.Hasil produksinya sering kusut, karena tidak mempunyai tempat untuk menaruh/memajanghasil produksi, selama ini hasilnya diletakkan di kamar tidur ditumpuk di karung sehinggaproduknya tidak tersimpan dengan baik, 3.Masih sangat rendah pengetahuan tentangManajemen Usaha,dan Pemasaran 4.Jangkauan pemasarannya terbatas karena tidak memilikimedia promosi, Brosur dan Banner. Solusi yang ditawarkan dan disepakati bersama:a)Pengadaan 2 buah Mesin Jahit Tas untuk 2 UKM , b). Pengadaan Etalase/lemari kaca tempatmemajang hasil Produksi sebanyak 2 buah unt 2 UKM. c). Pelatihan teknis menggunakan mesinbaru.dan Pelatihan peningkatan Kualitas hasil produksi.d). Pelatihan dan PendampinganPengelolaan Usaha, dan Pembukuan Sederhana, dan Strategi Pemasaran e).Pengadaan MediaPromosi, Brosur & Banner. Target dan Luaran:1. Publikasi di Jurnal ISSN/prosiding,2.peningkatan daya saing(kualitas dan Kuantitas ) melalui a.Pengadaan Mesin Jahit merk Jukidan dapat menjahit bahan tebal/pinggiran tas b.Pengadaan Etalase untuk meletakkan danmemajang hasil produksi 3.Peningkatan IPTEK dan Mekanisasi (Pelatihan dan Pendampinganpeningkatan kemampuan manajemen ,( pengelolaan usaha) 4.Pengadaan media promosi berupaBrosur, dan Baner. Metode Pelaksanaan :1.Pengadaan teknologi tepat guna 2.PelatihanKetrampilan pemakaian alat serta Pelatihan Pembukuan Sederhana&Pendampingan 3.Pembuatan Media Pemasaran: Brosur, Banner. 4.Metode pelatihan dan pendampinganLearning By Doing, dan Metode Partisipatif. Hasil kegiatan: Dengan di introdusir, mesinperalatan hasil produksinya meningkat Pada akhir bulan Mei UKM karunia mendapat pesananTas sebanyak 200 Lembar tas Sementara UKM Kertas semen hasil Produksinya meningkat 3 Xlipat, dengan di fasilitasi Etalase kaca, tempat Hasil Produksi mempermudah para Konsumenuntuk melihat dan memilih tas yang mau dibelinya.Pada Bulan Mei mendapat kunjungan DWdari Palembang. Kualitas Hasil produksi Tas kertas semen, dan Tas Karunia semakin bagus,dengan difasilitasi Brosur dan Banner UKM kertas semen yang sering mengikuti Pameransemakin dikenal masyarakat. Dengan pendampingan Usaha dan Strategi pemasaran, maka usahakedua UKM semakin meningkat.Kata Kunci : Kreasi Kertas Semen, Metode Partisipatip
PEMANFAATAN APLIKASI PEMASARAN ONLINE UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS PENJUALAN INDUSTRI RUMAHAN PRODUK KREATIF Ruli Utami; Budanis Dwi Meilani; Amalia Anjani Arifianti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1993

Abstract

Produk kreatif merupakan produk yang hanya dapat diproduksi oleh orang yangmemiliki jiwa seni tinggi, salah satu produk kreatif ini adalah tas anyaman plastik dan bungahias buatan. Produk ini pula yang di tekuni oleh dua warga desa Karang Wedoro KecamatanTuri Lamongan. Kedua usaha dapat bertahan lebih dari lima tahun sejak berdiri dengan di bantuoleh beberapa karyawan. Namun demikian, ruang lingkup area pemasaran kedua produk kreatiftersebut diatas masih sangat terbatas, yaitu di wilayah Kecamatan Turi saja. Padahal dalamsebulan mitra 1 dapat memproduksi sebanyak 1.040 buah tas, dan mitra 2 dapat memproduksi260 buah bunga hias buatan. Sehingga penulis menawarkan pemanfaatan aplikasi pemasaranonline sebagai solusi untuk mengatasi masalah terbatasnya ruang lingkup penjualan produkkreatif dari kedua mitra. Dari pelatihan dan pendampingan yang telah dilakukan pada programini, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sangat menunjang penambahanwawasan pelaku industri rumahan dalam pengembangan jenis dan desain produk kreatif. Sertaimplementasi website untuk media pemasaran online dapat menambah luas jangkauan areapemasaran, sehingga membawa dampak peningkatan jumlah pelanggan dan jumlah omset yangdihasilkan oleh industri rumahan produk kreatif.Kata Kunci : Produk Kreatif, Pemasaran Online, Peningkatan Penjualan
PELATIHAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN TRANSAKSI BAHASA INGGRIS UMKM DI KECAMATAN RUNGKUT SURABAYA Syamsuri Ariwibowo; Cahyaningsih Pujimahanani
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1998

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat tentang Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Transaksibahasa Inggris bagi UMKM di kecamatan Rungkut dilaksanankan sejak bulan Maret sampaidengan bulan Juni 2018 dalam bentuk dialog percakapan tentang transaksi jual beli produk yangdihasilkan. Tim pengabdian mengawali kegitan pembelajaran dengan memberikan teks bahasaInggris tentang transaksi jual beli utamanya kuliner. Kemudian Tim memberikan contohmembaca teks bahasa Inggris dengan ucapan yang benar sesuai dengan kaidah ucapan bahasaInggris.Para peserta menyimak dan menirukan bagaimana membaca teks dengan benar. Erekaberlatih membaca teks demi teks dengan semangat. Satu per satu peserta pelatihan melakukanpresentasi tentang produknya secara individu serta berdialog pada kesempatan berikutnya. Perankita sebagai trainer memberikan contoh, komentar, saran, dan pembetulan terhadap ucapan dangramatika serta isi materi yang disampaikan. Adapun pelatihan pembelajaran percakapanBahasa Inggris ini dilaksanakan dengan tujuan agar mereka bisa mlaksanakan tidak hanyamebmbaca dengan benar tetapi juga perlu memahami arti kosa kata serta gramatika, kemudianmereka diharapkan mampu bertransaksi jual beli berbahasa Inggris ke berbagai negara. Setelahdilaksanakan pelatihan ini selama empat bulan terbukti mereka sudah bisa memberanikan diriberkomunikasi kepada temannya ataupun trainernya baik di saat pelatihan ataupun di luarpelatihan yakni di grup WA dengan Bahasa Inggris.Kata Kunci : Pembelajaran, Pendekatan, Transaksi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN DI DESA WINDU KECAMATAN BIAU KABUPATEN GORONTALO UTARA PROVINSI GORONTALO Yulianti Yulianti; Ida Astuti; A. Khairun Mutia
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1989

Abstract

Program kemitraan masyarakat (PKM) di Desa Windu Kecamatan Biau KabupatenGorontalo Utara berkerja sama dengan dua mitra yaitu kelompok Molilingga dan kelompokMohuyula. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dapat membantupermasalahan mitra. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini yaitu untuk melakukanpemberdayaan masyarakat dengan sentuhan ilmu dan teknologi untuk meningkatkanketrampilan dan pendapatan ekonomi mitra melalui pengolahan hasil perikanan. Permasalahanyang dihadapai mitra yaitu minimnya pengetahuan tentang teknologi pengolahan hasilperikanan, hasil tangkapan yang melimpah dan nilai jual rendah dan jarak antara desa dengankota yang tergolong jauh menyebabkan hasil tangkapan tidak segar sehingga harga rendah dipasar. Untuk memecahkan masalah yang dihadapi mitra dilakukan pelatihan dan pendampingandalam mengolah hasil perikanan menjadi produk modern yang bernilai jual tinggi dan teknikpenanganan pasca tangkap yang tepat. Metode pelaksanan kegiatan dilakukan dengan cara (1)pengenalan produk hasil perikanan modern yang bergizi yang proses pengolahannya tidakmembutuhkan peralatan modern, (2) pelatihan dan pendampingan pembuatan produk hasilperikanan modern yang kaya akan gizi dan (3) pelatihan dan pendampingan teknik penangananpasca tangkap yang baik dan tepat. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan danketerampilan mitra dalam mengolah hasil perikanan.Kata Kunci : Hasil Perikanan, Penanganan, Pengolahan, Pelatihan, Pendampingan, Windu
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PRODUKSI KERUPUK TERUNG DI KELURAHAN SUKOLILO BARU KECAMATAN BULAK KOTA SURABAYA Titiek Suheta; Riza Agung Firmansyah; Syahri Muharom
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1994

Abstract

Kelurahan Sukaolilo Baru Kecamatan Bulak Kota Surabaya, merupakan salah satutempat penghasil olahan laut terbesar di surabaya, produk yang dihasilkan seperti kerupukterung, tripang, lorjuk, kulit ikan dan lain-lain. UKM perlu melakukan inovasi kemasan dancitra rasa produk yang dapat mencitrakan kualitas produk yang dihasilkan. Kemasanmerupakkan salah satu ciri yang mudah untuk menonjolkan kualitas produk, dimana kemasanakan menciptakan identitas tersendiri atas produk yang dihasilkan. Sedangkan cita rasa yangkhas dari suatu tempat akan mendapatkan tempat tersendiri dari konsumen dalam menentukansuatu produk olahan. Persaingan dalam merebutkan pangsa pasar saai ini menjadi semakinrumit, dimana perkembangan teknologi membuat paritasme produk yang dihasilkan semakinmeningkat. Pada Program Kemitraan Masyarakat ini bekerja sama dengan Ibu UswatunKhasanah, sebagai salah satu penjual hasil olahan laut, dimana produk utama yang di jual adalahKerupuk Terung. Dari itu maka Program Kemitraan Masyarakat ini berfokus pada olahanTerung. PKM ini bertujuan memberikan teknologi berupa disain kemasan dan cita rasa dariolahan produk terung. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah berupa pelatihan dalamsegala hal untuk memasaran produk, dimana meliputi strategi pemilihan kualitas kerupukterung, disain kemasan kerupuk terung, label kemasan dan cita rasa dari kerupuk terung. Padapemilihan kualitas kerupuk terung dibedakan menjadi dua bagian, dimana yang pertama kualitassuper dan yang kedua kuwalitas standar. Pada pemilihan kemasan yang digunakan jenis plastikopp dengan ukuran 1 kg, hal ini di maksudkan untuk mempermudah pelanggan dalam membukadan menutup kembali olahan, supaya tidak lembek. Pelabelan produk yang menginisialisaikancitra rasa olahan, yaitu dengan membuat stiker yang kemudian di tempelkan pada bagiankemasan produk, dan yang terahir adalah citra rasa produk. Selain desain kemasan padaprogram ini juga memberikan pengembangan pemasaran dengan sistem online. Dari pelatihandan pengembangan inovasi citra rasa dan pemasaran produk Kerupuk Terung, diharapkan dapatmeningkatkan penjualan dari produk-produk yang dikelola oleh ibu Uswatun Khasasnah, danmemiliki kelangsungan usaha yang baik.Kata Kunci: UKM, Kerupuk Terung, Inovasi Rasa, Pemasaran

Page 1 of 1 | Total Record : 10