cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PKM Usaha Rumah Tangga Kue Pia “Ukm Rama” Dan “Ukm Mahen” Desa Kejapanan Yang Menghadapi Kendala Produktivitas Harjo Seputra; Ida Aju Brahmasari; Muslimin Abdulrahim
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 03 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i03.1085

Abstract

Abstrak Usaha rumah tangga kue pia “Rama” dan usaha rumah tangga kue pia “Mahen” yang ada di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan memulai usaha mandiri pembuatan kue pia sejak tahun 2007, ketiga usaha mandiri tersebut memberdayakankan ibu-ibu rumah tangga disekitarnya sebagai tenaga kerja. Ketiga usaha mandiri tersebut dikelola seadanya,  namun sedikit demi sedikit mengalami perkembangan. Perkembangan usaha dapat ditunjukkan adanya peningkatan produksi dari total 100 kotak perhari (1 kotak berisi 10 bakpia) menjadi 150 kotak perhari. Proses produksi dilakukan setiap hari, ditangani sendiri sambil merangkap pekerjaan rumah tangga.Rata-rata jam kerja per hari selama 5 jam. Modal yang dipergunakan hanya berasal dari modal pribadi, sehingga kemampuan membeli peralatan hanya yang berkapasitas kecil sehingga produktivitasnya rendah. Sementara permintaan rata-rata setiap hari mencapai 350 s/d 500 kotak, sehingga dalam sehari ada kekurangan produksi sebanyak 250 s/d 350 kotak perhari. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah produktivitas yang rendah karena kapasitas pengaduk dan oven yang dimiliki kapasitasnya rendah, waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan pia terlalu lama, belum melakukan pembukuan secara tertib.Hal ini merupakan persoalan yang harus segera dicarikan pemecahannya. Solusi yang ditawarkan adalah membuatkan alat dan memberikan bantuan alat pengaduk adonan dengan kapasitas 7 kg, membuatkan oven dengan kapasitas 4 loyang, member bantuan kipas angin untuk mendinginkan pia serta mesin penghalus kacang hijau,  memberi pelatihan pembukuan sederhana dan pentingnya bekerjasama. Sebagaimana disampaikan oleh mitra kepada tim bahwa setelah menerima bantuan peralatan tersebut di atas produktivitas meningkat. Namun untuk melakukan pembukuan secara tertib, masih perlu pendampingan karena untuk merubah kebiasaan lama membutuhkan waktu. Pendampingan juga mencakup pengoperasian dan perawatan alat, kerja sama dengan UKM sejenis, proses produksi sebagai wahana wisata serta penglolaan limbah. Pendampingan dilakukan minimal sebulan sekali dengan mendatangi mitra, selama setahun pasca pelaksanaan PKM. Kata kunci : ukm pia, produktivitas, rendah
Ibm bagi Guru Guru Sekolah Dasar untuk Peningkatan Karya Tulis Ilmiah di Kelurahan Sedatigede Kabupaten Sidoarjo Djuwari Djuwari; Kartika Marta; Gunasti Hudiwinarsih
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1167

Abstract

Sekolah Dasar Negeri Sedatigede 1 dan 2 terletak di Kabupaten Sidoarjo yang ditetapkan untuk mengimplementasikan kurikulum K-13, namun kendala terbesar yang sedang dihadapi sekolah ini adalah kemampuan guru-guru masih terbatas dan keterbatasan sarana prasarana khususnya buku ajar atau sumber bacaan bagi siswa didik.  Kondisi lain yang dihadapi adalah terbatasnya Karya Tulis Ilmiah yang berupa penelitian tindakan kelas, buku ajar, artikel dan karya tulis lainnya yang disusun oleh guru-guru.Kegiatan pengabdian masyarakat (IbM) yang dilakukan berupa pelatihan artikel ilmiah, pendampingan penulisan Karya Tulis Ilmiah, pelatihan publikasi yang diikuti guru-guru SDN, penyediaan sarana dan prasarana,serta penerbitan Karya Tulis Ilmiah yang ber-ISBN. Hasil kegiatan IbM menunjukan bahwa peranserta dan dukungan mitra dalam aktivitas penulisan artikel sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo yang ikut menghadiri dan membuka acara pelatihan karya tulis ilmiah yang dihadiri 103 guru SD dari 10 Sekolah Dasar Kecamatan Sedati Kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Jumlah artikel atau karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh para guru adalah sejumlah 29 artikel. Jumlah ini telah melampaui target awal, sebanyak 16 artikel.Keyword : Karya Tulis Ilmiah
PENGEMBANGAN JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI TEMPERATURE AND HUMIDITY CONTROL DAN OPTIMASI PADA PRODUKSI JAMUR TIRAM Alvida Mustika Rukmi; M. Isa Irawan; Aunurohim .
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 01 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i01.780

Abstract

Oyster mushroom cultivation in Kampung Tinja Keputih, can be analternative to empower local communities to be more productive society. Theeconomic value of the oyster mushroom in the area around the target society,with ease and cheapness of oyster mushroom seeds, allowing it to be used asagricultural products in the target area. While the lack of knowledge formushroom cultivation in the lowlands become the forerunner of mushroomcultivation program with tools "Temperature and Humidity Control (THC)” sothat the humidity wil meet the plants need extra humidity. This tool will work tooptimize the growth of oyster mushrooms. Field observations of thecharacteristics of the society, climate, fresh water supply and land used as aplace of cultivation. Dissemination was executed to introduce thecharacteristics of oyster mushrooms for the society. Basic training wasorganized to foster interest and motivation of the target communities followedby technical training oyster mushroom cultivation with THC tool support.Optimization of production control aims for a balance of mushroom seed stockand the products that can be marketed. The role of technology is expected tohave an impact to build a society that is constantly innovating character.Results of oyster mushroom cultivation in the target areas will be hope for thetargeted communities and surrounding region in increasing the economic valueand productivity levels of inmates.
ANALISIS PONDASI TANDON PEMBAGI AIR BERSIH DI DESA PUCANGANAK KABUPATEN TRENGGALEK Herry Widhiarto; Fajar Astuti Hermawati; Valantino Ateng Pamolango
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 01 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i01.786

Abstract

The foundation is part of the structure of building which serves as amedium that receives the load of the building then pass those loads into theground. The material foundation must be able to withstand the work load andthe ground should be able to accept the burden passed on by the foundation.Ability of soil to receive the load depends on soil conditions, load received, thetype and dimensions of the foundation. The foundation itself is divided into twomajor groups, namely the foundation of shallow and deep foundations. The useof shallow foundation is considered if the soil layer is relatively good andrelatively light load on the structure. For poor soil conditions and load largestructures, deep foundations in more considered. Based on the existing soilconditions, the foundation plate square shape can support a load of clean waterreservoir and the consolidation settlement is relatively small.Keywords: shallow foundation, reservoir / reservoir, consolidation settlement
RODUCTION IMPROVEMENT AND PRODUCT MARKET EXPANSION OF TEYENG BATIK AND TULIP BATIK OF KANDANGAN VILLAGE,BENOWO DISTRICT, SURABAYA Sri Andayani; Endang Indartuti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 01 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i01.792

Abstract

Batik clothing was originally only worn on Swadesi days or on Friday. Becauseof its comfort and beauty, it had almost become daily clothing, either for workor during leisure. In Kandangan Benowo village of Surabaya, there wereseveral groups of Batik makers who had various style and materials, includingmaterials for batik stain of rust known as Teyeng batik and Tulip batik ofSurabaya. The problem that batik crafters as Mr. Firman and Ibu Siti Aminahwere facing was that there was not enough market demand for Teyeng batik andTulip batik because of too long process it took for batik Teyeng and Tulip forBatik to gain the optimal results. Besides, its price was relatively expensive. Tosolve the problem they intend to broaden their products not only handmadebatik but also printing batik and semi printing batik. However, they have nothad the equipment, were lack of funding to buy the equipment, and were lack ofmanagement knowledge to run the business. Therefore, there was a need oftechnological engineering, training, and mentoring about the businessmanagement. Some solutions had been undertaken and agreed, such asproviding effective technology consisting: batik designed table of glass, printedbearing table, wok, canting, training skills to use the equipment, andtraining/mentoring on business management, simple bookkeeping, training onmarketing techniques and strategies, and providing brochures and banners. Theoutputs were: 1). The availability of 2 glass tables of 115 cm x 75 cm size andof 75 cm height made of aluminum for 2 partners; 2) the availability of 2 batikprinting desks of 90x90x 7 cm size, filled with water, sponge, carpet, paper andplastic glass cement; 3) the existing of 2wax woks of 45 cm diameter made ofiron or copper and containing copper strands; 4) the availability of sealedcanting made of copper, of 30 x 30 cm size and 2 procurement brochures as amarketing medium ; 5) the increasing capacity of business management andmarketing strategy; 6) the scientific paper for journal on community service.The implementation method were training and mentoring methods, learning bydoing, and participatory methods. The results were that SME partners wereable to operate the introduced equipment, the2 times of the increasing products;the occurrence of market expansion with their batik printing equipment, and inAugust 2016 the SME partners have received orders on 500 batik shawls fromthe House Of Sampoerna for a 2 week-delivery order to be sent to the Swissembassy.Keywords: Teyeng (iron rust), participatory methods (learning by doing)
Pemberdayaan Usaha Mikro Getuk Lindri di Desa Cagak Agung Kecamatan Cerme Fitra Mardiana; Rodhiyah Rodhiyah; Alfi Nugroho
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 02 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i02.1056

Abstract

This aims of this programme are to develop the industry management an increase theproduction of getuk lindri micro industry in Cagak Agung Village , Cerme Gresik. TheSuperficial targets that have been reached are 1) the appropriate technology in theform of getuk lindri mold machine and the colleague can operate it well, 2) thecolleague has the information of serving method and product innovation, 3) thecolleague has the ability to prepare financial bookkeeping administration.The methods that we use in this IbM are 1) traning 2) the guidance of Getuk Lindrimicro industry and 3) monitoring, observing, evaluating and reporting the result. Theimpact of the implementation of this IbM namely the increasing number of productionand how to present the product with a clean and attractive packaging. Key words: Getuk Lindri, teknologi tepat guna
HIPNO MOTIVASI M.Insan Romadhan
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 02 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i02.1062

Abstract

Learning achievement is the maximum benchmark that has been achieved after thestudents do learning activities for a predetermined time. Motivation to learn is apsychological condition that encourages a person to do learning activities. From thesemotivations will encourage a student to continue learning in order to achieve theexpected goal of achievement in learning. Learning achievement is also determinedby the discipline in learning. Which means the ability to self-direct students bothmental and physical that takes place in the active interaction for learning activities inaccordance with the rules made by the school and the students themselves.
Pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk UKM Produk Tempe di Kapasjaya suparjo itats; Ni Luh Putu Hariastuti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 03 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i03.1069

Abstract

Tempe dan tahu merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang.Tempe merupakan masakan asli Indonesia.Tempe sangat mudah di buat menjadi masakan apapun, bahkan banyak yang menjadikannya sebagai pengganti daging. Industri kecil tahu dan tempe banyak tersebar di kawasan perkotaan sampai ke perdesaan. Usaha Kecil Membuat Tahu Tempe umumnya masih di buat dalam sekala kecil, begitu juga dengan penjualannya yang langsung di kirim ke pasar tradisional sekitar usaha. Namun begitu, saat ini tahu dan tempe sudah banyak yang menembus pasar swalayan, mall dan pasar modern lainnya. Bahkan sudah ada yang mengekspor tempe dan tahu ke luar negeri dan membuka cabang produksi dan pemasaran disana. Melihat besarnya pasar yang masih tersedia, dan juga peluang peningkatan usaha menjadi lebih besar sebagai upaya meraih taraf hidup yang lebih baik, menjadi alasan kuat kegiatan pendampingan UKM ini dilakukan. Mitra adalah usaha kecil menengah yang menghasilkan tempe dan terletak ditengah kota, terhimpit dengan derasnya arus metropolis di Kota Surabaya. Tingginya persaingan dan juga tingginya arus modernisasi yang ada, mengharuskan mitra untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri dalam memasarkan produknya agar dapat diterima pasar yang lebih luas lagi. Berdasarkan harapan meraih taraf hidup yang lebih sejahtera, maka pihak tim IbM melakukan beberapa kegiatan pendampingan untuk mewujudkan hal tersebut. Beberapa kegiatan pendampingan yang dilakukan antara lain adalah Perbaikan lay out produksi menjadi lebih nyaman bagi para pekerja, pelatihan dan pendampingan peningkatan ketrampilan SDM dalam bidang kemasan produk untuk mendaptkan produk yang lebih bersih dan sehat, Pengembangan desain,merk, legalitas / perijinan ke badan BPOM dan kemasan produk yang lebih hyginies sebagai alat promosi produk, dan Perluasan pemasaran produk ke pasar modern yaitu pasar swalayan.. Melalui kegiatan pendampingan harapan UKM menjadi home industri yang mandiri dan lebih dikenal masyarakat secara luas dapat tercapai sehingga tujuan akhir program meningkatkan taraf hidup UKM menjadi lebih sejahtera dapat terwujud. Kata Kunci : Layout, Produksi, kemasan, desain.
IbM FOR EMPOWERING OF A TYPICAL CAKE VELLAGE IN SURABAYA Zakariya .; Agus Sukristyanto; Kunto Inggit Gunawan
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 03 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i03.1084

Abstract

Micro business “AA” and “Rahayu” are a businessman engaged in the field of making wet cakes and pastries. Two entrepreneurs have been getting coaching Disperindag city of Surabaya and two micro enterprises crowned as a village cake. the problems that are still faced by these two entrepreneurs are: not many have the means of production to fulfill their business activities; the ability to make bread is still simple; have not been able to make good bookkeeping and have not utilized online marketing in their business activities. The activity method used by this activity are:  Provide the right means of production, among others: toaster or oven machine, mixer, blender, and other supporting tools:  Cake-making training such as:  Sus Fla, Sus Fla buah, Sus Rogut, Cum-cum, Panada, Bongko menthuk dan risol mayo,dadar gulung, lumpur kentang, lemper, kroket, cake basah and aneka rotimanis cake:  Business bookkeeping training and mareketing online training. The result community empewering have been achieved are:  Micro business “AA” and “Rahayu” have production equipment and ever more tools production.  They have been accustomed to doing business bookkeeping and they have known the use of online marketing. The impact is all they have been an increase in the quantity and quality of production. So that automatically the revenue of their busunees are increased.    Keywords:  Appropriate technology, Cake-making training, Business bookkeeping and mareketing online training
PERFORMA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Rahma Indah Yunita; Diana Zuhro
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1163

Abstract

Masalah gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja karyawan. Jika karyawan tidak memaksimalkan waktu kerja dngan baik, maka kinerja karyawan tersebut juga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan, karena waktu yang digunakan untuk bekerja menjadi berkurang dan untuk menghasilkan keuntungan yang diharapkan perusahaan, seperti penyelesaian pekerjaan sesuai dengan jadwal yang diharapkan perusahaan, kualitas pekerjaan karyawan dan hasil pekerjaan karyawan yang sesuai dengan standard yang diharapkan oleh perusahaan.Kata kunci : kepemimpinan, kinerja, karyawan, perusahaan. 

Page 6 of 16 | Total Record : 157