cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 28 No 2 (2022): Intizar" : 7 Documents clear
Genealogi Kampung Al-Qur’an Sebagai Sarana Pengembangan Pendidikan Islam di Bagusari Lumajang Mohamad Sokhibul Kafi; Muhammad Hanief; Dzulfikar Rodafi
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.13807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi genealogi kampung Al- Qur’an yang dimanfaatkan oleh masyarakat di bagusari kabupaten Lumajang sebagai sarana pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yakni studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah kampung Al-Qur’an di Bagusari Lumajang berperan sebagai penyedia pendidikan Islam bagi masyarakat. Adapun perencanaan kampung Al-Qur’an dimulai dari adanya wasiat yang disampaikan oleh Kyai Manaf untuk mendirikan pondok hafalan Al-Qur’an yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda menjadi penghafal Al-Qur’an sehingga dapat memperbaiki sumber daya manusia di Bagusari. Kampung Al-Qur’an dalam pelaksanaan terkadang menempuh jalan yang berbeda dengan konsep dasar kampung Al-Qur’an, selain itu mereka juga menyediakan pendidikan bagi masyarakat dewasa yang dalam semua kegiatannya mendapat dukungan dari pemerintah Lumajang, Adapun evaluasi yang dilakukan oleh kampung Al-Qur’an adalah adanya kerjasama dengan lembaga pendidikan formal dan menyediakan tenaga pendidikan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Pengajaran Fikih Lintas Mazhab di Pondok Pesantren Lirboyo Ibnu Ato'ilah; Ahmad Munjin Nasih; Dzulfikar Rodafi
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.13870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan pengajaran, strategi pendidikan, dan penerapan metode Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Lirboyo sebagai bagian dari upaya menanamkan pendidikan fikih lintas mazhab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian studi lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) desain pengajaran fikih antarmadzhab di pondok pesantren Lirboyo dengan metode bahtsul masail serta pengajaran fikih dan ushul al-fiqh lintas mazhab di pondok pesantren Lirboyo berimplikasi pada pemahaman keagamaan dengan kognitif ekspansi dan fleksibilitas kognitif lintas mazhab serta proses penggalian dan perumusan hukum dalam penalaran fikih antroposentris dan penalaran fikih transformatif-emansipatif bermuara pada kemaslahatan, kearifan, dan moderasi dalam beragama; 2) strategi pengajaran fikih dan ushul al-fiqh lintas mazhab di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dilakukan dengan dua cara yaitu metode mazhab qawly intiqadi dan mazhab manhaji, yaitu melakukan istinbat dengan mengikuti apa yang telah dirumuskan oleh para ulama mazhab; dan 3) penerapan metode bahtsul masail di pondok pesantren Lirboyo dibagi menjadi 3 kelompok yaitu forum bahstul masail internal, forum bahstul masail pondok pesantren Lirboyo dan forum bahsul masail yang diselenggarakan oleh pesantren lain.
Analisis Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kalimantan Barat Arif Gunawan Santoso; Deden Istiawan; Laelatul Khikmah
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.14113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerukunan umat beragama serta memperoleh informasi pemetaan kekuatan dan kerentanan hubungan antar umat beragama di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data dari responden. Dengan menggunakan teknik multistage clustered random sampling terpilih sampel sebanyak 400 responden yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan menunjukkan bahwa indeks kerukunan umat beragama termasuk dalam kategori indeks tinggi dengan skor 79.11 untuk kerukunan umat beragama di Provinsi Kalimantan Barat. Secara spesifik dimensi toleransi dan kerjasama terkategori tinggi dan dimensi kesetaraan terkategori sangat tinggi.
Pendidikan Spiritual Ekologi di MAK Al Irsyad Gajah Eka Qorina Fasyikhah; Sunhaji Sunhaji
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.14190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pendidikan spiritual ekologi dalam kajian teoretis dan praktis yang diterapkan di MAK Al Irsyad Gajah Demak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana teknik yang digunakan dalam memperoleh data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian diuji dengan teknik triangulasi dan sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pendidikan spiritual ekologis adalah pendidikan kesadaran ekologis berdasarkan nasehat Nabi Muhammad SAW yaitu Islam untuk menjaga lingkungan melalui upaya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta tidak mencemarinya sesuai dengan kemampuannya. Praktik yang diterapkan di MAK Al Irsyad Gajah adalah keikutsertaan warga sekolah dalam pendidikan ekologi dan penerapan kurikulum berbasis pendidikan ekologi.
Aktualisasi Tasawuf Psikoterapi dalam Menangkal Radikalisme Agama Cucu Setiawan; Muhtar Solihin; Maulani Maulani; Abdul Wasik
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.14293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Yayasan Lingkar Perdamaian dalam mengaktualisasikan tasawuf psikoterapi dalam menangkal radikalisme agama. Untuk mendapatkan data penelitian ini menggunakan teknik observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa radikalisme agama adalah cikal bakal dari terjadinya aksi terorisme. Oleh sebab itu, penangkalan radikalisme agama perlu dilakukan oleh berbagai pihak. Deradikalisasi agama yang dilakukan oleh Yayasan Lingkar Perdamaian terdiri dari tiga proses pembinaan. Pertama, kepercayaan diri bagi para mantan teroris dan keluarganya dengan cara rumbuk warga. Kedua, menghilangkan paham radikal dan menumbuhkan paham moderat yang cinta akan nilai-nilai toleransi dalam beragama. Ketiga, menumbuhkan sikap cinta tanah air dengan cara bekerjasama dengan unsur pemerintahan dalam mendidik para mantan dan keluarga teroris. Penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi pada pemutusan mata rantai radikalisme agama di Indonesia.
Evaluasi Pembinaan Akhlak Melalui Kegiatan Filantropis di SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Nariska Ananda Hendi; Imam Fauji; Eni Fariyatul Fahyuni
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.14798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan filantropis di SD Muhammadiyah 1 Wringinanom. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan akhlak di SD Muhammadiyah melalui kegiatan ekstrakurikuler kegiatan kaleng filantropis dengan cara menanamkan nilai-nilai agama pada pribadi peserta didik serta memberikan motivasi dan contoh untuk gemar bersedekah serta selalu bersyukur. Selanjutnya program tersebut berhasil menjadikan warga sekolah dan sekitarnya dapat mengubah kebiasaan hidupnya yang hedonisme menjadi gemar bersedekah.
Pelaksanaan Zakat Fitrah Melalui Masjid di Kota Palembang Cholidi, Cholidi
Intizar Vol 28 No 2 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i2.22051

Abstract

Begitu pantingnya zakat dalam ajaran Islam hingga dijadikan salah satu dari lima pilar Islam, syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji. Dengan tegasnya Rosulullah saw menyebutkan bahwa Islam dibangun diatas lima pilar tersebut. Penetapan lima pilar itu bukan hasil ijtihad para ulama, tetapi langsung disebutkan Rosulullah saw dengan kata buniya (بني) yang berarti dibangun atau dibina. Dalam pelaksanaan zakat fitrah, sampai hari ini masih terdapat ketidakkonsistenan para muzakki. Lihat saja misalnya mereka yang mengaku sebagai penganut setia mazhab Syafi'iy tetapi dalam membayar zakat fitrah mereka merambah ke mazhab Hanafiy. Oleh karena itu,, layak dipertanyakan sejauh mana ketidakkonsitenan terjadi pada penganut mazhab Syafi'iy dalam pelaksanaan pembayaran zakat fitrah melalui masjid di koa Palembang. Tulisan ini berbasis penelitian yang dilakukan di kota Palembang. Pengumpulan data dilakuan dengan metode wawancara, pengamatan dan studi dokumentasi. Data didiskusikan dan dianalisis dengan menggunakan teori kebutuhan, jual beli dalam fikih, talfiq dan kaidah fiqhiyah hukm al qodli yarfa’ al khilaf. Dari perbincangan dan diskusi dalam tulisan ini menyimpulkan: (1) Amil zakat fitrah yang ada di masjid lebih tepat disebut sebagai panitia zakat fitrah. (2) Besaran tarif zakat fitrah yang dibayarkan bervariasi, 2,5 kilogram, 2,7 kilogram, dan 3 kilogram. (3) Untuk membayar zakat fitrahnya para muzakki mengantarkan sendiri zakat fitrah mereka kepada panitia, sementara panitia hanya menunggu di masjid (pasif). (4) Pendistribusian zakat fitrah kepada para penerima manfaat (mustahiq) secara proporsional. (5) Teknis pendistribusian zakat fitrah pada umumnya mustahiq mendatangi panitia di masjid.

Page 1 of 1 | Total Record : 7