cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jinopfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran)
ISSN : 24431591     EISSN : 24600873     DOI : 10.2229.
Core Subject : Education,
JINoP acts as medium of publicating the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in teaching and learning process.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Penerapan Strategi Discovery Learning (DL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Pemahaman Konsep IPA Budi Utami, MF Lestari
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 3, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i1.4317

Abstract

Abstract:This research aims to describe the learning process of cooperative Discovery Learning (DL) in science subjects in relation to improving critical thinking skills and understanding of the concept of 9th grade students of SMPN 2 Kota Blitar.This research  is designed in several cycles so that the ultimate goal of learning can be fulfilled, namely the improvement of critical thinking skills and understanding of science concept of 9th grade students. Instruments used in the implementation of the action are test, RPP, LKPD, and observation sheet.The Instruments are used for data collection are: observation sheet and paper test. Observation sheets are used to collect data on the implementation of the learning process by students and teachers, while the paper test is used to capture data about critical thinking skills and the students competence of science concepts. The data analysis used is descriptive statistical analysis which describes sample in real condition with form of tables, graphs, and explanatory diagrams.The Conclusions and suggestions from the results of this study are: 1) DL needs to be implemented in science subjects as an effort to improve the quality of learning in SMPN 2 Kota Blitar; 2) DL needs to be implemented in science subjects as it can improve critical thinking skills and the students competence of science concepts, 3) DL strategy easier to implement in science because DL is similar with scientific method. In the 2013 curriculum.Keywords: Discovery Learning (DL), critical thinking skills, and competence of the concept of science, Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran kooperatif Discovery Learning (DL) pada mata pelajaran IPA dalam kaitannya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa kelas 9 SMPN 2 Kota Blitar.PTK ini dirancang dalam beberapa siklus sehingga tujuan akhir pembelajaran dapat terpenuhi, yaitu peningkatan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep IPA siswa kelas 9. Instrument yang digunakan dalam pelaksanaan tindakan adalah tes, RPP, LKPD, dan lembar observasi.Instrument yang digunakant untuk pengumpulan data yaitu: lembar observasi dan dan tes. Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang keterlaksanaan proses pembelajaran oleh siswa maupun guru, Sedangkan test digunakan untuk menjaring data tentang keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif yang menggambarkan kondisi sampel sebagaimana adanya dalam bentuk tabel, grafik, dan diagram penjelasan.Simpulan dan saran dari hasil penelitian ini, yaitu: 1) DL perlu diimplementasikan dalam mata pelajaran IPA sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di SMPN 2 Kota Blitar; 2) DL perlu diimplementasikan dalam mata pelajaran IPA karena  dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan  pemahaman Konsep siswa, 3) strategi DL relatif mudah penerapannya dalam IPA karena sangat mirip dengan  Saintifik metode. Dalam kurikulum 2013. Kata kunci: Discovery Learning (DL), keterampilan berpikir kritis, pemahaman Konsep IPA
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARANTEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH 9 KOTA MALANG Worowirastri E., Dyah; Wahyu P.U, Ima; Ika K., Dian
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 4, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.4906

Abstract

Media pembelajaran tematik merupakan media pembelajaran yang bisa menjembatani 2 atau lebih mata pelajaran yang dipelajari dalam pembelajaran tematik. Dalam pembuatan media harus sesuai dengan analisis kebutuhan dan karaktersitik pembelajaran (tujuan pembelajaran), perkembangan belajar siswa SD serta dengan mempertimbangkan alat pengukur keberhasilan belajar siswa. SD Muhammadiyah memiliki siswa yang latar belakangnya menengah ke bawah serta didukung dengan para guru SD Muhammadiyah yang hampir 50% memiliki latar belakang non PGSD. Oleh karenanya, artikel ini akan menjelaskan secara mendalam mengenai media pembelajaran tematik di SD muhammadiyah, khususnya SD Muhammadiyah di Kota Malang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS II SD MUHAMMADIYAH 4 BATU mariani, mariani
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 3, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.5306

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan observasi awal yaitu mengamati hasil belajar matematika siswa tentang materi pembagian.Berdasarkan hasil observasi , terdapat adanya beberapa permasalahan yang dialami oleh  siswa dan guru di SD Muhammadiyah 4 Batu.  Pengamatan sebelum diadakan penelitian tindakan kelas, menunjukkan bahwa siswa yang belum paham pada materi pembagian 30% dari 32 siswa yang ada di kelas II pada tahun pelajaran 2011–2012. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa kelas II masih kurang faham dalam menentukan pasangaan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya karena siswa kurang antusias dalam proses  pembelajaran,guru pun sering mengalami kendala dalam mengajarkan materi tentang  pembagian, yaitu dalam menentukan pasangan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui. rerata hasil belajar siswa masih belum maksimal atau belum  mencapai KKM yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tentang materi pembagian dengan penerapan model pembelajaran Make a Match. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan penelitian kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Pembelajaran matematika materi pembagian yaitu  dalam menentukan pasangan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui dengan model pembelajaran Make a Match  dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kartu soal dan kartu jawaban. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah identifikasi masalah, perancangan tindakan, pengumpulan data, serta analisis data yang  dilaksanakan  dalam dua siklus.Siklus pertama dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan fokus pembelajaran  melakukan kegiatan bermain kartu soal dan kartu jawaban untuk mengamati antusias, keaktifan dan kerjasama siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar belajar siswa. Siklus kedua juga dilaksanakan dlam dua kali pertemuan dengan fokus pembelajaran mengacu pada tindakan I dan sama dengan pelaksanaan pembelajaran pada siklus pertama,akan tetapi dilakukan modifikasi terhadap kartu soal dan kartu jawaban serta bentuk soal evaluasi yang sama dengan kartu soal dan kartu jawaban . Selanjutnya hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa.Berdasarkan hasil tes pembelajaran, diketahui bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari rerata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 77,8 dan rerata hasil belajar pada siklus II menjadi 92,5.Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari jumlah siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa dengan persentase klasikal sebesar 56,7 % pada siklus I menjadi 29 siswa dengan persentase klasikal sebesar 87,5 % pada siklus II, hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar melebihi kriteria keberhasilan yaitu ≥75 %. Kata kunci:Hasil Belajar Matematika, Pembagian, Model Pembelajaran Make a Match
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII BERBASIS QUIPPER SCHOOL ASTUTI, ANA PUJI
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.16 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.3635

Abstract

ABSTRAK: Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan sebuah produk yang berupa instrumen penilaian kompetensi membaca pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII berbasis Quipper School. Penelitian ini difokuskan pada aspek struktur, isi, dan bahasa yang menggunakan Quipper School sebagai media online dengan teknik tes objektif. Pengembangan produk yang berupa instrumen menggunakan model R2D2 (recursive, reflective, design, and development).  Metode penelitian  pengembangan juga  didasarkan pada pendapat Sugiyono (2013:407) bahwa metode penelitian digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Instrumen penilaian yang digunakan memiliki tiga fokus kerja, yaitu (1) penetapan, (2) desain dan pengembangan, dan (3) diseminasi. Produk yang dikembangkan adalah instrumen penilaian kompetensi membaca kelas VII berbasis Quipper School dengan hasil telaah berupa  (1) penilaian, (2) masukan kritik dan saran dengan fokus pembahasan pada tiga aspek, yaitu struktur, isi, dan bahasa.yang melibatkan tim ahli dan praktisi. Produk pengembangan ini memiliki struktur (1) soal semester gasal dan (2) soal semester genap. Kajian terhadap produk hasil penelitian dan pengembangan ini difokuskan terhadap keunggulan produk, kelemahan produk, dan antisipasi kelemahan produk. Kata kunci: Pengembangan Instrumen Penilaian, Kompetensi Membaca, Quipper School.ABSTRACT: The study was based on an assessment conducted in SMP Muhammadiyah 8 Stone still conventional and not utilizing internet technology. Determination of reading skills as competence taught in schools has implications for the development of assessment instruments are made. Indonesian Teachers need to develop appropriate assessment tools to assess student achievement in reading aspect. Moreover, in 2015 the government has held a UN (National Examination) for students of SMP / MTs and SMA / MA online special at some designated schools. Therefore, this study aimed to produce a product in the form of reading competence assessment instruments Indonesian Language class VII School Quipper based on aspects of the structure and contents, as well as aspects of the language. The product development process is using the working principle of R2D2 (recursive, reflective design and development). Competency assessment instrument reading in class VII-based Quipper School has three foci of work, namely (1) the determination, (2) design and development, and (3) dissemination. Products developed through this research is a standard assessment instrument grade reading competency-based Quipper VII School. Because based Quipper School, there are two aspects that are reviewed by experts, namely (1) the structure and content and (2) language. Data on each aspect is divided into two kinds, including (1) the review of the form of assessment and (2) the review of the form of input criticisms and suggestions. Discussion on the development of products focused on three aspects, namely the structure, content and language. The products developed are standards of competency assessment tools to read in Indonesian Language class VII. This product has the structure (1) about the odd semester and (2) about the second semester. The study on product research and development is focused on product excellence, product weaknesses, and the anticipated weakness of the product. Keywords: Development of Assessment Tools, Competency Reading, Quipper School.
PENINGKATAN MINAT KEWIRAUSAHAAN SISWA SMP DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC SELL fitroni, zakki
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 3, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.4556

Abstract

Abstrak: Pendidikan seni budaya merupakan mata pelajaran yang potensial dalam meningkatkan minat kewirausahaan siswa. Untuk memberi dampak yang signifikan terhadap minat siswa berwirausaha diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu memasukkan nilai kewirausahaan secara efektif ke dalam pembelajaran. Dengan memodifikasi pendekatan scientific dan menambahkan satu langkah lagi yaitu Sell (menjual) sehingga pendekatan ini dinamakan pendekatan Scientific Sell. Keterlaksanaan pendekatan scientific sell dalam materi melukis ragam hias pada media bangkiak, mampu meningkatkan minat siswa terhadap kewirausahaan siswa dengan menggunakan langkah; Mengamati, menanya mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mencipta, menjual dan Mengkomunikasikan/refeksi. Keberhasilan pendekatan ini dapat dilihat dari hasil penilaian psikomotor dengan rata rata nilai yang diperoleh adalah 84,32% dan rata-rata nilai kognitif yang diperoleh adalah 82,19%. Sedangkan Nilai afektif didapat berdasarkan pengamatan minat siswa di siklus I sebesar 85,93%, dan mengalami peningkatan sebesar 2,55% sehingga menjadi 88,48% pada siklus II. Kata kunci: Kewirausahaan, Minat, Scientific Sell.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING TOPIK KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI SMP Yunita, Erma
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.602 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i1.3280

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil supervisi klinis perangkat pembelajaran di sekolah belum mengarah pada keterampilan berpikir siswa. Model pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran hasil pengembangan topik klasifikasi makhluk hidup menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SMPyang layak, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian&pengembangan, menggunakan model ASSURE, namun hanya sampai evaluasi formatif saja. Subyek penelitian pada berbagai uji coba siswa kelas VII SMP Negeri Sungai Tabuk. Data diperoleh menggunakan berbagai instrumen melalui tes dan pengamatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran tergolong layak berdasarkan 1) rata-rata penilaian pakar sebesar 79,11% dengan kategori cukup valid dan 2) uji keterbacaan bahan ajar sebesar 75% dengan kategori baik dan LKS 100% dengan kategori sangat baik. Praktis berdasarkan 1) keterlaksanaan RPP mencapai 3,72 tergolong kategori sangat baik. 2) respon positif siswa terhadap proses pembelajaran mencapai 93%. Efektif berdasarkan 1) hasil belajar kognitif produk dan kognitif prosestuntas melebihi batas ketuntasan 75% yaitu 78,26%. 2)Hasil kinerja proses rata-rata 93,67% tergolong kategori sangat baik, 3) Kinerja psikomotor mencapai 96,4% tergolong kategori sangat baik, 4) Sikap spiritual (rasa syukur), 5) Perilaku berkarakter (disiplin, dan tanggung jawab), dan 6) Keterampilan sosial mencapai 100% tergolong kategori sangat baik, 7) Keterampilan berpikir kritis siswa mencapai 88,93% tergolong kategori sangat baik dan hasil belajar LKS sebesar 91,4% tergolong kategori sangat baik, 8) Aktivitas siswa ≥ 10% tergolong kategori baik, siswa aktif dalam proses pembelajaran  dan 9) Aktivitas guru ≤ 10% tergolong kategori baik, keterlibatan guru dalam pembelajaran mulai mengalami peningkatan.Kata kunci:perangkat pembelajaran,klasifikasi makhluk hidup,inkuiri terbimbing
NILAI AGAMA DALAM PERJUANGAN HIDUP NOVEL NUN, PADA SEBUAH CERMIN SEBAGAI BAHAN AJAR Hafizha, Nada
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 4, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5663

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai agama dalam perjuangan hidup tokoh utama serta relevansinya sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah analasis dokumen dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah dalam novel NPSC, Nun sebagai tokoh utama digambarkan sebagai sosok yang menjalani kehidupannya dengan nafas agama islam. Budaya jawa dan agama islam dalam kehidupan Nun tidak bisa dilepaskan. NPSC memiliki nilai agama yang tersirat dalam perjuangan hidup tokoh utama, sehingga novel NPSC dapat dipertimbangkan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Dengan menjadikan novel NPSC sebagai inovasi bahan ajar, akan menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Software Cedar Logic Simulator Sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gerbang Logika Di Kelas X Tav 2 SMKN 1 Lengkong Tahun Pelajaran 2016/2017 Prasetyaningsih, Noventy
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 3, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i1.3965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan (1) Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan software CedarLogic Simulator dalam meningkatkan aktivitas siswa pada kompetensi Menerapkan Dasar-dasar Elektronika di kelas X TAV 2 SMKN 1 Lengkong  (2) Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan software CedarLogic Simulator dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi Menerapkan Dasar-dasar Elektronika di kelas X TAV 2 SMKN 1 Lengkong.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dan dilakukan sebanyak 3 putaran yang bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pembelajaran oleh guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa kelas X-TAV 2 SMKN 1 Lengkong.Hasil penelitian pada putaran I, II, III menunjukkan bahwa (1) Aktivitas siswa selama pembelajaran yang meliputi Visual Activities, Writing Activities, Drawing Activities, Oral Activities, Motor Activities dan Emotional Activities mengalami peningkatan. Aktivitas siswa yang muncul dari keseluruhan aktivitas yang mungkin muncul sesuai indikator mengalami peningkatan, pada putaran I sebanyak 75 %, pada putaran II sebanyak 87,5 % dan pada putaran III sebanyak 100%. Rata-rata banyaknya aktivitas siswa pada putaran I sebanyak 63,5 %, pada putaran II sebanyak 84,3 % sedangkan pada putaran III sebanyak 85,9 %. (2) Penilaian hasil belajar siswa pada penelitian ini berupa post test. Hasil belajar klasikal pada setiap putaran sebesar 78,57 %, 93,33%, dan 81,25%, 
PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI BERTANAM LIMBAH SAYURAN UNTUK MENGEMBANGKAN SIKAP ILMIAH MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UWKS PADA MATA KULIAH BERCOCOK TANAM Isrianto, Pramita Laksitarahmi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.348 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.3279

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir secara ilmiah diperlukan mahasiswa untuk memahami konsep bercocok tanam. Berdasarkan observasi pada mahasiswa mata kuliah bercocok tanam, diperoleh fakta bahwa mahasiswa memahami konsep bercocok tanam masih rendah. Hal ini terjadi karena mahasiswa hanya belajar secara teoritis saja dan belum pernah praktek sendiri dalam kehidupan sehari-hari.  Oleh karena itu diperlukan inovasi dalam model pembelajaran inkuiri. Model pembelajaran inkuiri merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan mahasiswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis, kritis, logis, dan analisis sehingga dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri.Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran inkuiri melalui bertanam limbah sayuran dalam mengembangkan sikap ilmiah mahasiswa pendidikan biologi UWKS pada mata kuliah bercocok tanam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui rata-rata nilai akhir kuliah bercocok tanam yang meliputi skor nilai ujian tengah semester, laporan dan ujian akhir semester. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai ujian tengah semester 69, laporan 87,7 dan ujian akhir semester 91,3. Mahasiswa yang memperoleh  nilai minimal A mencapai 54 %, nilai AB 38,50%, nilai B 7,69%, nilai BC 7,69 %. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri melalui bertanam limbah sayuran untuk mengembangkan sikap ilmiah mahasiswa pendidikan biologi UWKS pada mata kuliah bercocok tanamefektif diterapkan. Kata kunci: Inkuiri, sikap ilmiah, bercocok tanam, limbah sayuran
AN INTERPRETIVE STUDY OF THE COMMUNICATION NEEDS OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH MALANG Poedjiastutie, Dwi; Naidi Warnanda, Kharisma; Saputro, Teguh Hadi; Hima, Aninda Nidlomil
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 3, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.4860

Abstract

At English Department (ED) UMM, students learn communication for General Purposes (GE) and the generality of the communication materials very much depend on the teachers’ decisions. In other words, teachers can decide any topics and materials depending on the communication books they possessed and read. Even so, many of them by the end of their study period are still not able to speak English fluently. This research is to provide information needed for the curriculum development and classroom instruction through Needs Analysis (NA). The research questions for this study cover (1) what communication skills and competence are expected by ED UMM students? To answer the following questions, an interpretive research paradigm will be employed in the proposed research. In an interpretive research paradigm, theories are constructed from the data rather than theories preceding the data. The data in this research is the participants’ goals, reasons, motives, feelings, perspectives, and assumptions and these participant perspectives will be viewed through the lens of their cultural contexts. This approach uses three-stage data collection and analysis, namely: FGD (focus-group interview) with ED students. The findings showed:

Page 7 of 33 | Total Record : 327