Articles
767 Documents
PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN MENGGUNAKAN EMPIRICAL MODE DECOMPOSITION DAN CASCADE FORWARD BACKPROPAGATION
Sri Herawati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The growth of tourism demand is an important source for economic development, jobs, tax revenues, and incomes. Forecasting is needed to monitor fluctuations in tourism demand. Most tourism demand influenced by several factors, such as economic conditions, seasonal variation, or politics. Thus, the task of forecasting was quite difficult to accommodate these factors. One method of forecasting tourism demand is the integration of Empirical Mode Decomposition (EMD) with a neural network-based Feed-forward Neural Network (FNN). To accelerate learning process and improve the accuracy of forecasting, this research using Cascade Forward Backpropagation (CFN). Data tourist visits was decomposed using EMD. Then, all the results from the decomposition (IMF and residues) are used as inputs in the CFN. Outcomes of CFN merged using Adaptive Linear Neural Network (Adaline) to obtain the final forecasting value . Results of this research was accelerated the learning process and improved the accuracy of forecasting tourism demand better than EMD and FNN.
PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANTUL
Wilis Kaswidjanti;
Sabihaini Sabihaini;
Hendri Gusaptono;
Agus Sasmito Aribowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelaksanaan program pengentasan kemiskinan belum bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Salah satunya disebabkan oleh sulitnya mengolah basis data keluarga miskin untuk mendukung pengambilan keputusan. Informasi keluarga miskin yang tersedia masih dalam format flat tabel (Microsoft Excel) yang merupakan kumpulan rekap data hasil survey kemiskinan langsung ke masyarakat. Pada penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa basis data yang ada memiliki kelemahan dan telah disolusikan dalam bentuk arsitektur baru yang terpadu dan memiliki struktur seperti data warehouse. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi berbasis pada database yang telah diperbaiki pada penelitian sebelumnya. Permasalahan utama yang hendak disolusikan menggunakan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan ini adalah bagaimana mengetahui jumlah keluarga miskin di suatu wilayah atau daerah tertentu berdasarkan kriteria-kriteria kemiskinan. Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah prototyping. Proses pembuatan perangkat lunak dilakukan langsung menggunakan development tool visual yaitu Macromedia Dreamweaver 8. Basis Data dibangun secara visual menggunakan PhpMyAdmin. Bahasa pemrograman yang dipakai adalah PHP, HTML, Javascript, dan Cascading Style Sheet (CSS). Keluaran dari sistem adalah daftar keluarga miskin yang telah diseleksi sesuai criteria pengguna. Informasi ini akan membantu pengambilan keputusan, terutama pada saat penentuan pemberian bantuan pengentasan kemiskinan.
ANALISIS KETAHANAN ALGORITMA ENKRIPSI STANDAR PERVASIVE COMPUTING (CLEFIA) TERHADAP SERANGAN LINEAR DAN DIFFERENTIAL CRYPTANALYSIS DENGAN METODE LAT, XOR TABLE DAN NONLINEARITY
Amas Amas
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pervasive computing memiliki konsep bahwa komputasi bisa dimunculkan dimana saja, menyatu dalam aktifitas manusia dan dikembangkan dalam sumber daya ringan. Salah satu isu penting dalam pervasive computing adalah keamanan, yaitu bagaimana menerapkan fitur keamanan meskipun dengan sumber daya terbatas. CLEFIA merupakan algoritma block cipher yang menjadi standar dalam ISO/IEC 29192-2 untuk penerapan enkripsi simetrik pada perangkat dengan sumber daya ringan. Karakteristik tersebut sangat cocok untuk diimplementasikan pada teknologi berbasis pervasive computing. Sebagai algoritma kriptografis dalam mendukung keamanan, tentu harus memenuhi aspek kekuatan yang memadai. Salah satu kriteria penting pada algoritma kriptografi berbasis simetrik saat ini yaitu ketahanan terhadap linear dan differential cryptanalysis. Pada penelitian ini, penulis melakukan analisis terhadap salah satu komponen utama dalam algoritma CLEFIA, yaitu s-box. Beberapa metode yang digunakan yaitu LAT, XOR Table dan nonlinearity. Analisis ini digunakan untuk mengetahui ketahanan s-box yang digunakan terhadap linear dan differential cryptanalysis. Dari hasil analisis didapatkan s-box S0 memiliki nilai LAT maksimal sebesar 24, nilai differential uniformity sebesar 10 dan nilai nonlinearity 100. S-box S1 memiliki nilai LAT maksimal sebesar 16, nilai differential uniformity sebesar 4 dan nilai nonlinearity 112. Nilai tersebut menghasilkan probabilitas sukses yang sangat kecil untuk diberlakukan serangan linear dan differential cryptanalysis sehingga disimpulkan bahwa S-box CLEFIA tahan terhadap linear dan differential cryptanalysis.
PRESENSI PERKULIAHAN PRODI TEKNIK INFORMATIKA UPN “VETERAN” YOGYAKARTA BERBASIS KARTU PINTAR RFID
Awang Hendrianto Pratomo;
Dessyanto Boedi Prasetyo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi informasi saat ini telah banyak digunakan untuk memberikan kemudahan, mempercepat, dan mengefisienkan pekerjaan. Sistem presensi yang masih diterapkan adalah jenis presesi dengan menggunakan presensi manual menggunakan media kertas dan tidak efisien jika dilihat dari segi waktu, rekapitulasi data kehadiran dan ketepatan atau keaslian dari data yang disajikan. Masih sering terjadi adanya kebiasaan untuk menitipkan tanda tangan sebagai bukti kehadiran suatu karyeawan. Teknologi baru sistem presensi menggunakan sidik jari dan menggunakan retina. Namun juga memiliki ketebatasan dalam penggunaannya yaitu apabila seseorang mengalami luka di jari maka sistem akan sulit untuk mengenali sidik jari tersebut. Selain itu karyawan hanya dapat melakukan presensi di satu tempat saja dimana sidik jarinya telah terekam dan tersimpan dalam database dan tidak dapat melakukan presensi di tempat lain walaupun dalam satu instansi. Presensi menggunakan retina dan sidik jari akan mengurangi tingkat kecurangan, namun penggunaannya masih lagi memiliki keterbatasan, yaitu hanya dapat dilakukan pada satu unit, dan presensi menggunakan retina dapat menggangu kesehatan mata yang disebabkan adanya radiasi langsung yang dialami oleh mata. Pada penelitian ini telah dikembangkan sistem presensi yang menggunakan teknologi RFID. RFID akan memanfaatkan sensor dalam membaca data. Penggunaan RFID yang dapat mempermudah bagi dosen dan mahasiswa pada Prohram Studi Teknik Informatika UPN “Veteran” Yogyakarta dalam memantau kehadiran dosen maupun presensi kehadiran mahasiswa dikelas. Penggunaan teknologi RFID baik aktif maupun pasif adalah dapat membantu pencatatan dan pemantauan data dosen dan mahasiswa dalam perkuliahan, Pengunaan teknologi RFID, data akan terekan hanya dengan melewati sensor pembaca yang ada tanpa melakukan kontak langsung dengan sistem pembaca kartu dengan demikian data presensi akan tersimpan secara otomatis di server penyimpanan. Dosen juga dapat melakukan presensi pada tempat yang berbeda dalam lingkungan kampus Sehingga presensi akan lebih mudah untuk dilakukan, lebih cepat dan terhindar dari human error ataupun kecurangan dalam presensi.
PENGEMBANGAN MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN MULTI KRITERIA PADA INDUSTRI MENGGUNAKAN INTERACTIVE APPROACH
Dyah Rachmawati L;
Sutrisno Sutrisno
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Suatu industri mempunyai banyak tujuan yang ingin dicapai, dimana tujuan-tujuan tersebut kadang kala satu sama lain saling kontradiktif, dengan kata lain jika suatu tujuan dinaikkan pencapaiannya dapat menurunkan tingkat pencapaian dari tujuan yang lainnya. Optimasi terhadap tujuan-tujuan yang saling bertentangan tersebut perlu untuk dilakukan. Optimasi ini termasuk dalam kategori permasalahan pengambilan keputusan multi kriteria. Untuk itu perlu dibuat suatu model pengambilan keputusan yang dapat membantu manajemen suatu industri dalam melakukan optimasi terhadap tujuan –tujuan yang telah ditetapkan. Model pengambilan keputusan multi criteria yang dibangun merupakan pemodelan system terhadap permasalahan yang terdapat di industry. Model pengambilan keputusan multi criteria yang dibangun terdiri dari dua tujuan perusahaan yang saling berkontradiksi yang diwujudkan dengan dua fungsi tujuan dan pembatas-pembatas yang merupakan keterbatasan sumberdaya untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut. Untuk mencari solusi kompromi atau trade off antara dua fungsi tujuan yang saling bertentangan tersebut digunakan Interactive Approach dengan metode yang digunakan adalah Game Theoritic Technique. Kelebihan dari Interactive Approach adalah terjadi interaksi antara manajemen sebagai pengambil keputusan dengan pelaksana di lantai produksi, sehingga manajemen dapat berkomunikasi kepada pelaksana di lantai produksi untuk melakukan optimasi lanjutan jika hasil optimasi tahap sebelumnya kurang memuaskan manajemen sebagai pengambil keputusan. Model pengambilan keputusan multi criteria ini akan mensinkronisasi antara manajemen perusahaan sebagai pengambil keputusan dengan pelaksana optimasi di lantai produksi.
PERENCANAAN SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENERIMAAN TARUNA DENGAN METODE PROMETHEE (STUDI KASUS SELEKSI TARUNA AKMIL)
Harry Budiharjo;
Herry Sofyan;
Suparja Suparja
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Admissions cadets have an important role in preparing human resources to be formed into officers candidates in Indonesian armed forces. There are several requirements personality, good academic marks and strong physical. In cadets admissions, there are some test must be passed such as mental of ideology and interview, administration, psychology, academic helth, and physic. Those criteria is a must to filled in order to obtain the right candidates. Implementation of selection need a right system and good method in order to get a right choice. Promethee method is one of order or priority determination in the multi criteria analysis. It is very precise because allegations of dominance criteria use the value in the outranking relationship, so that obtain several alternative solution to make decision. From the calculations result is obtained that the determination of the rank by promethee gives better result compared on method during this time. Promethee method combines quantitative and qualitative , whereas used method during this time only use quantitative method where only depend on value multiplied by the weight of importance
MODIFIKASI METODE LINEAR CONGRUENTIAL GENERATOR UNTUK OPTIMALISASI HASIL ACAK
I Made Divya Biantara;
I Made Sudana;
Alfa Faridh Suni Suryono;
Arimaz Hangga
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelaksanaan ujian secara konvensional dianggap kurang efektif dan efisien karena membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama dalam pelaksanaannya sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan mengubah sistem ujian menjadi komputerisasi. Dalam setiap pelaksanaan ujian perlu memperhatikan tindak kecurangan yang dilakukan siswa berupa mencontek dan kerja sama bertukar jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan soal acak yang berbeda kepada setiap siswa dengan menggunakan metode Linear Congruential Generator (LCG). Akan tetapi penggunaan metode LCG masih memiliki kelemahan dimana hasil pengacakan mudah ditebak sehingga perlu adanya optimalisasi pengacakan yaitu menggunakan dua LCG dan bantuan matrik yang menjadi metode Coupled Linear Congruential Generator (CLCG). Metode modifikasi CLCG menghasilkan pengacakan yang lebih baik dan pola yang lebih rumit dibandingkan dengan metode LCG.
PENGEMBANGAN MODEL ANALISIS SENSITIVITAS PETA KENDALI X Ì
TRIPLE SAMPLING MENGGUNAKAN UTILITY FUNCTION METHOD
Juwairiah, Juwairiah;
Sutrisno, Sutrisno
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peta kendali yang baik harus terjaga ketelitiannya, dengan kata lain power peta kendali tidak boleh terlalu kecil, sehingga efektif dalam mendeteksi penyimpangan terhadap jalannya proses produksi. Selain itu, peta kendali juga harus efisien, jadi ukuran sampel yang digunakan tidak boleh terlalu besar, sehingga hemat dari segi biaya inspeksi terhadap sampel yang digunakan. Penelitian ini mengembangkan suatu model analisis sensitivitas yang bertujuan untuk mengetahui pada batas berapakah power dan ukuran sampel peta kendali  TS masih efektif dalam mendeteksi penyimpangan terhadap jalannya proses produksi dan efisien dari segi biaya yang dikeluarkan untuk menginspeksi ukuran sampel yang digunakan menggunakan Utility Function Method. Hasil analisis sensitivitas yang dilakukan dapat digunakan sebagai pedoman dalam membangun peta kendali  Triple Sampling (TS) yang efektif dan efisien.
Implementasi Teknologi Wifi IEEE 802.11b/g/n Pada Sekolah Dasar Terpencil
Rudi Hartono;
Nughthoh Arfawi Kurdhi;
Agus Purnomo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk meninkatkan pendidikan ditingkat Sekolah Dasar salah satu caranya adalah menggunakan teknologi ICT. Namun pada Sekolah SD lokasinya terjangkau jaringan internet. Salah satu contoh sekolah SD yang tidak terjangkau jaringan internet adalah SD paseban 1 dan SD paseban 2 di kelurahan paseban yang masuk pada wilayah Kabupaten Karangayar. Untuk memenuhi kebutuhan jaringan internet pada Sekolah SD tersebut bisa membangun infrastruktur jaringan sendiri yang dihubungkan dengan jaringan internet milik proveider terdekat. Infrastruktur bisa dibuat dengan menerapkan teknologi wifi standar IEEE 802.11 b/g/n. Dari hasil implementasi Sekolah SD Paseban 1 dan Paseban 2 telah dapat terhubung dengan jaringan internet dengan throughput ke jaringan internet 10Mbps dan end to end delay 30 ms.
MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL KOLB DENGAN VISUALISASI VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA KULIAH FISIKA DASAR LISTRIK (STUDI KASUS: TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS MAJALENGKA)
Tantri Wahyuni
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Based on the results of a case study that researchers do at one Colleges in Majalengka, obtained test student understanding of concepts in basic physics course with an average rating of 5.5. Thus it can be said that the students understanding of the concept is still relatively low. This is because the lecturers teaching model applied. The learning model used is the conventional learning models, so that students tend to be passive. Consequently, understanding the concept of low student. For that, we need appropriate learning models. Kolb experiential model of the virtual visualization of one of the appropriate alternative, because the students are actively and creatively build knowledge. The purpose of this study was to determine an improved understanding of the concept after application of Kolb's model of experiential virtual visualization. The study design pretest-posttest control group design, engineering informatics IIA, half as experiental class.