cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
PENGHITUNGAN DERAJAT KELENGKUNGAN TULANG PUNGGUNG PADA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMASI CONTOURLET DAN K-NEAREST NEIGHBOR Putri Famela Azhari; Bambang Hidayat; Achmad Rizal
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1385

Abstract

Abstract Human’s bones and joints (motion system) have many functions to support their life. One of the most essential parts of human bone is the backbone (spine), because it functions as the structural support that can support the upper body (head, shoulders and chest) and connects with the lower body (abdomen and pelvis). However, it is inevitable that there are several causes that can lead to abnormalities in the spine which can then interfere with the effective functioning of the spine as well. By calculating the degree of spine curvature can be known that there is scoliosis that form of spine abnormalities which are often found in humans. In this study, calculation the degree of spine curvature consists of several processes. The calculation process begins with the preprocessing of the spine image, the process of feature extraction using Contourlet Transform and classification using the KNN (K-Nearest Neighbor). Results of feature extraction will be the input for the KNN which is a method to perform recognition on objects that have the closest distance to the data of learning. Implementation of systems is capable to calculate the degree of the spine curvature that have scoliosis abnormalities with an average accuracy from each class spine condition is 66.25% and average accuracy from each spine degree is 62.5% of 28 images in training data and 20 images in testing data.   Keywords: spine image, scoliosis, contourlet transformation, K-nearestneighbour (KNN).
PENENTUAN DOSIS OPTIMUM KHLORIN UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN BESI PADA AIR SUNGAI GARANG, SUNGAI KREO DAN SUNGAI DI TUGU SOEHARTO Lukman Eka Prasaja; Rudi Firyanto; Laeli Kurniasari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1386

Abstract

Abstrak Air merupakan kebutuhan utama bagi kelangsungan hidup manusia. Air yang aman dikonsumsi adalah air yang memenuhi standar kualitas sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 907 Tahun 2002 tentang syarat – syarat dan pengawasan kualitas air minum. Fe merupakan unsur yang banyak terkandung dalam air. Oleh karenanya diperlukan pengolahan air agar menjadi layak untuk dikonsumsi, diantaranya dengan menurunkan kandungan Fe menggunakan khlorin yang biasa disebut khlorinasi.Penelitian ini bertujuan menentukan dosis optimum khlorin untuk menurunkan kadar zat besi dalam air permukaan di Sungai Garang, Sungai Kreo dan Sungai di Tugu Soeharto. Selain itu akan dihitung juga  efisiensi penurunan kadar besi pada tiap – tiap penambahan khlorin.Pada penelitian ini digunakan natrium hipokhlorit 10 %. Penelitian diawali dengan menyiapkan sampel air permukaan di Sungai Garang, Sungai Kreo dan Sungai di Tugu Soeharto. Kemudian menambahkan Natrium Hipokhlorit dengan dosis 5 mg/L, 10 mg/L, 15 mg/L, 20 mg/L, 25 mg/L, 30 mg/L, 35 mg/L dan 40 mg/L. Setelah itu dilakukan pengadukan dengan kecepatan 50 rpm selama 30 menit. Kandungan sisa Fe total dan free khlorin diukur dengan menggunakan Spektrofotometer seri Hach DR 2500. Dari hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa khlorin dapat digunakan untuk menurunkan kandungan Fe dalam air. Semakin besar penambahan dosis khlorin maka kandungan Fe total semakin menurun sehingga efektivitas penghilangan Fe semakin tinggi. Dosis optimum khlorin untuk sampel air Sungai Garang sebesar 25 mg /L, sampel air Sungai Kreo sebesar 35 mg/L, dan sampel air Sungai di Tugu Soehartosebesar 30 mg/L. Kata Kunci :besi, dosis, khlorin
KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK KOTA PACITAN Wiwik Handayani; Gagoek Hardiman; Imam Buchari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1387

Abstract

Abstrak Berdasarkan amanat UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, didalam wilayah kabupaten atau perkotaan harus memuat rencana penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30% dari luas wilayah. RTH yang dimaksud adalah RTH publik dan RTH privat dengan proporsi masing-masing 20% dan 10%.Baik RTH publik maupun privat memiliki fungsi utama sebagai fungsi ekologis dan fungsi tambahan diantaranya sosial, budaya, ekonomi, dan estetika atau arsitektural. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kurangnya ketersediaan RTH dan faktor-faktor penyebab kurangnya RTH publik kota Pacitan serta peran pemerintah terhadap ketersediaan RTH publik tersebut. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Pacitan yang dijadikan sebagai pusat kota Pacitan. Tipe penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung dilapangan, kepustakaan, foto, dan wawancara.Dari data yang ada kecamatan Pacitan memiliki luas 7.848 Ha, namun daerah yang memungkinkan untuk dijadikan daerah perkotaan hanya seluas 4.202,76 Ha. Eksisting RTH publik yang ada sebesar 2,94% sehingga masih mengalami kekurangan sebesar 17,06%. Mengingat kondisi geografis kota Pacitan maka penambahan kekurangan RTH publik dapat dilakukan dengan optimalisasis RTH publik yang sudah ada dengan relokasi RTH yang alih fungsi, intensifikasi yaitu mempertahankan dan  mengelola RTH yang sudah ada serta ektensifikasi yaitu menambah penanaman kembali pada daerah tertentu, yaitu jalur hijau jalan, daerah sempadan sungai dan sempadan pantai. Kata Kunci: RTH publik, ekologi, optimalisasi, berkelanjutan
ANALISIS AKURASI SUPPORT VECTOR MACHINE DENGAN FUNGSI KERNEL GAUSSIAN RBF UNTUK PRAKIRAAN BEBAN LISTRIK HARIAN SEKTOR INDUSTRI Luqman Assaffat
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1388

Abstract

Abstrak Keakuratan prakiraan beban listrik harian di sektor industri memegang peranan dalam penghematan energi listrik. Penghematan energi listrik dapat dilakukan dengan pengaturan operasional industri berdasarkan laporan prakiraan beban listrik listrik tersbut. Salah satu metode yang berhasil di dalam prediksi beban listrik adalah Suppor Vector Machine dengan berbagai macam fungsi Kernel yang mendukungnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis akurasi sistem peramalan beban listrik harian yang diterapkan pada sektor industri menggunakan Support Vector Machine (SVM) dengan fungsi Kernel Gaussian RBF. Data penelitian ini merupakan data beban listrik harian pada salah satu industri farmasi terkemuka di Indonesia, yaitu PT. Phapros Indonesia selama tahun 2014. Untuk mendukung keakuratan penelitian ini, parameter data latih SVM  tidak hanya berasal dari data times series beban listrik, tetapi juga berasal dari data kapasitas produksi dan jenis hari kerja.   Kata kunci: support vector machine, fungsi kernel, gaussian RBF, peramalan beban listrik harian, nilai error prediksi, MAPE
KARAKTERISTIK BAHAN DASAR DIESEL CYLINDER LINER (DCL) Alaya FadlluHadi Mukhammad; Ireng Sigit Atmanto; Bambang Setyoko; Nugroho Santoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1389

Abstract

Abstrak Kebutuhan Diesel Cylinder Liner(DCL) di Indonesia 114.512 buah DCL/hari untuk mendukung industry transportasi di Indonesia. Kebutuhan DCL yang tinggi tersebut, saat ini suplainya masih didominasi dari luar negeri. Industry pengecoran besi cor local sudah mencoba produksi DCL, akan tetapi kualitas DCL yang dihasilkan masih jauh dari standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik komposisi kimia, kekerasan brinell, dan struktur mikro dari 3 jenis DCL yang beredar di industry transpotasi yaitu original merk X, tidak original, dan produk pengecoran local, sehingga dapat diketahui kualitas rendah DCL produksi local dikarenakan kualitas bahan atau factor yang lain. Hasil pengujian menunjukkan bahan dasar yang digunakan DCL produksi local menggunakan jenis besi cor yang sama dengan DCL originalya itu besi cor kelabu. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa DCL produksi local memiliki kekerasan tertinggi yaitu 217,9 HBN, sedangkan DCL original dengan DCL tidak original menunjukkan nilai yang hamper sama yaitu 187,6 HBN dan 185,2 HBN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa struktur mikro semua jenis DCL menunjukan struktur pearlite dan grafit (bentuk flake dengan orientasi tak beraturan)  mendominasi seluruh permukaan.   Katakunci: DCL, komposisikia, kekerasan, struktur mikro
ANALISA GAIT CYCLEDAN BEBAN STATIS PRODUK KAKI TIRUANATAS LUTUT (ABOVE KNEE PROSTHESIS) MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Dzulfikar; Jamari Jamari; Rifky Ismail; Sugiyanto Sugiyanto; Yopi Harwinanda A; Dwi Setyawan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1390

Abstract

Abstrak Kaki tiruan atas lutut atau above knee prosthesis merupakan teknologi di bidang kesehatan sebagai alat pengganti kaki untuk pasien dengan amputasi kaki atas lutut yang penyebab utamanya adalah karenadiabetes dan trauma atau luka berat akibat kecelakaan. Produk kaki tiruan yang ada masih didominasi oleh produk impor, sehingga memiliki harga yang mahal dan sulit terjangkau bagi pasien amputasi kalangan menengah ke bawah. Industri pembuatan kaki tiruan di Indonesia masih belum mampu memproduksi kaki tiruan bersendi atas lutut yang baik. Produk kaki tiruan buatan Indonesia yang sering kita lihat kebanyakan berbahan plat logam berbalut resin, produk konvensional inimemiliki kekurangan dalam fleksibilitas, lifetime, dan ergonomis. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan perancangan tiga model prosthesis untuk amputasi atas lutut. Tujuandari penelitian ini adalah menganalisa  pembebanan statis salah satu prostesahasil rancangan dengan FEM. Prostesakemudian diujikan pada pasien amputasi atas lutut sebagai analisa pola pergerakan sendi siklus berjalan (gait cycle). Hasil penelitian menunjukkan prostesa dapat dipakai untuk berjalan dengan baik. Kata kunci: above knee prosthesis, siklus berjalan, sudut tekuk lutut, FEM.
ANALISIS KONDISI PEMESINAN IDEAL UNTUK MENCAPAI UMUR OPTIMAL DARI ROUTING CUTTER DIAMETER 32 mm DAN SLOT DRILL 25 mm PADA MESIN CNC DMC 210 U Deni Fajar Fitriyana; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar; Pratama Eka P. S; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i2.2514

Abstract

Teknologi pemesinan kecepatan tinggi (high speed machining) merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitas disuatu proses pemesinan. Mesin kecepatan tinggi yang digunakan di PT X adalah mesin CNC DMG Mori DMC 210U yang merupakan mesin CNC 5 axis. Namun dalam aplikasinya, mesin DMG Mori DMC 210 U ini masih belum dapat bekerja secara maksimal. Salah satu penyebabnya adalah umur pahat yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pemesinan yang sesuai untuk pahat routing cutter (T02) dan pahat slot drill (T31) agar mencapai umur pahat yang optimal berdasarkan data perbandingan nilai teoritis dengan nilai aktual pada mesin CNC DMC 210U. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada pahat routing cutter (T02), umur optimalnya adalah 300 menit sedangkan umur aktualnya adalah 196,41 menit. Pada pahat slot drill (T31), umur optimalnya adalah 350 menit sedangkan umur aktualnya adalah 330,48 menit. Maka dari itu perlu dilakukan penyesuaian kondisi pemesinan agar umur pahat menjadi optimal, dimana kondisi pemesinan yang sesuai untuk pahat routing cutter (T02) yaitu : kecepatan potong (Vc)=1225,31 mm/min, kecepatan spindle (N)= 12200 rpm , feed rate (f)=3660 mm/min , material removal rate= 351,36 cc/min, sedangkan untuk pahat slot drill (T31) yaitu : kecepatan potong (Vc)=1245,14 mm/min , kecepatan spindle (N)= 15862 rpm , feed rate (f)=4758,6 mm/min , material removal rate= 237,93 cc/min .Kata kunci: high speed machining, routing cutter, slot drill, umur pahat
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PELANGGAN PT. TELKOM KANDATEL UNGARAN Moch. Subchan Mauludin; Mustagfirin Mustagfirin; Misbahudin Misbahudin
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i2.2519

Abstract

Implementasi system informasi pelanggan PT. Telkom merupakan kelanjutan dari peernacnagan yang sudah terlebih dahulu dilakukan. Implememtasi system informasi ini terbukti lebih praktis dalam pencarian data pelanggan PT. Telkom Kandatel Ungaran. Algoritma KMP (Knut Morris Pratt) dan SDLC merupakan metode yang digunakan dalam system ini. Algoritma KMP bekerja dengan mencocokan dengan tepat string yang ada di dalam urutan karakter yang ada di string. Implementasi Sisitem informasi pelanggan ini sangat relevan di gunakan di PT. Kandatel Ungaran.Kata kunci : KMP, pelanggan, system development, sistem informasi
PENGARUH SUHU QUENCH DAN TEMPER PADA PROSES PENGERASAN PERMUKAAN BAJA AISI 1045 Miftah Azizi; Helmy Purwanto; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i2.2510

Abstract

Perlakuan panas (heat treatment) didefinisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat- sifat tertentu pada baja. Salah satu metode perlakuan panas yaitu proses quenching dan tempering dengan mesin pemanas induksi. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui kekerasan, struktur mikro dari pin track link bulldozer dan untuk mengetahui pengaruh temperatur tempering pasca quenching dengan media air pada baja AISI 1045 terhadap struktur mikro dan kekerasan menggunakan mesin pemanas induksi dengan variasi temperatur quenching dan tempering. Hasil pengujian kekerasan spesimen pin track link bulldozer dari tepi ke tengah spesimen mengalami penurunan. Nilai rerata pada tepi spesimen jarak 1 mm adalah 50,5 HRC, pada jarak 14 mm dari tepi spesimen memiliki nilai kekerasan 28 HRC, struktur mikro memperlihatkan martensit pada tepi ferrite dan pearlite pada tengah spesimen. Sedangkan pada baja AISI 1045 kekerasan maksimum setelah mengalami proses quenching adalah 61,5 HRC dan setelah proses tempering mengalami penurunan yaitu sebesar 49 HRC, struktur mikro memperlihatkan martensit ditepi spesimen uji dan ferrite-pearlite pada tengah spesimen uji.Kata kunci: perlakuan panas, pemanas induksi, uji kekerasan, struktur mikro
PENGELASAN PLAT KAPAL DENGAN VARIASI JENIS ELEKTRODA DAN MEDIA PENDINGIN Miftakhul Huda; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i2.2515

Abstract

Dalam proses pengelasan, bagian yang di las menerima panas setempat yang mengakibatkan pengembangan termal, sedangkan bagian yang dingin tidak mengalami perubahan sehingga dapat mengakibatkan ketidak seragaman regangan, hal ini juga berpengaruh terhadap perubahan struktur yang terkandung didalamnya. Maka dari itu pemelihan jenis elektroda serta media pendingin sangat berpengaruh terhadap kekuatan tarik benda dan juga perubahan kandungan struktur yang terjadi di dalamnya. Berdasarkan analisa yang dilakukan, untuk jenis elektroda E6013 NK dengan media pendingin berupa oli, udara, dan air laut, nilai kekuatan tarik tertinggi pada media pendinginan udara yaitu sebesar 57.016 kg/mm². Sedangkan untuk jenis elektroda E7018 LB, kekuatan tarik rata-rata tertinggi justru pada jenis pendinginan air laut yang mencapai nilai tegangan tarik hingga 55.228 kg/mm². Kandungan Hidrogen rendah sangat baik untuk mencegah deoksidasi pada saat pengelasan, karena baja yang memiliki kadar oksigen tinggi apabila tercampur pada saat proses pengelasan, maka tegangan tariknya akan menurun.Keyword : pengelasan, media pendingin, elektroda, tegangan tarik, struktur mikro