cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM SEPEDA ENERGI SURYA DENGAN MEMANFAATKAN SOLAR CELL Didik Sugiyanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1080

Abstract

Suatu masalah terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia adalah masalah energi. Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil setidaknya memiliki tiga ancaman serius, yaitu : (1) Menipisnya cadangan minyak bumi yang diketahui, (2) Kenaikan harga akibat laju permintaan yang lebih besar dari produksi minyak, dan (3) Polusi gas rumah kaca (terutama CO2) akibat pembakaran bahan bakar fosil.  Maka diperlukan sumber energi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan sel fotovoltaik, yaitu suatu piranti yang dibuat dari bahan semikonduktor yang mampu mengubah energi elektromagnetik matahari menjadi energi listrik. Dengan teknologi fotovoltaik ini, energi listrik yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai. rancang bangun ini diharapkan menjadi suatu alternatif untuk mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil dan menjadi sebuah alat transportasi baru yang ramah lingkungan. Sepeda energi surya dirancang menggunakan sebuah modul solar cell yang dipasang diatas sepeda, dengan alat penyimpana arus (baterai) dan sebuah penggerak motor listrik DC. Rancang bangun ini dilakukan perhitungan melalui data pengukuran  langsung untuk mengetahui karakteristik mekanik dari sepeda energi surya. Dari hasil rancang bangun didapatkan data hasil perhitungan  daya keluaran motor maksimum 25,64 Watt dengan  putaran 980 rpm pada pembebanan 49 N yang diasumsikan pada sepeda dalam keadaan statis, dan perbandingan rasio total transmisi sebesar 1,125 : 1 . Sehingga untuk menggerakkan sepeda harus membutuhkan daya yang lebih besar lagi.   Kata kunci: energi surya,  solar sell, transmisi
EKSTRAKSI HIDROTROPI ANDROGRAPHOLIDE DARI TUMBUHAN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS) MENGGUNAKAN LARUTAN UREA Lailatul Fitriyah; Rita Dwi Ratnani; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1081

Abstract

Sambiloto merupakan salah satu tanaman obat herbal yang banyak dibutuhkan dalam industri obat tradisional di Indonesia. Andrographolide, merupakan senyawa yang paling banyak terdapat pada daun sambiloto dan biasanya banyak dimanfaatkan sebagai obat beberapa penyakit. Pemisahan senyawa aktif andrographolide dari sambiloto dapat dilakukan dengan ekstraksi menggunakan senyawa hidrotrop. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan MHC (minimum hydrotop Concentration), menentukan konstanta setschenow, menentukan pengaruh suhu dan konsentrasi larutan hidrotop (urea) pada proses ekstraksi hidrotropi andrographolide dari sambiloto. Penelitian dilakukan dengan tetapan massa serbuk 20 gram, volume larutan  200 ml larutan hidrotrop, pengadukan 100 rpm dan waktu ekstraksi 2 jam. Adapun variable penelitian adalah konsentrasi larutan hidrotrop 0,2-3,5M dan suhu ekstraksi 30-450C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua suhu didapat nilai MHC pada konsentrasi 1M. Pada suhu 300C didapatkan persen ekstrak 0,873, dan pada suhu 350C didapatkan persen ekstrak 0,847, sedangkan pada suhu 400C didapatkan persen ekstrak 1,846 dan pada suhu 450C didapatkan persen ekstrak 0,9025. Nilai konstanta setschenow terbesar didapatkan pada suhu 400C dengan nilai konstanta setschenow adalah 0,1427. Kata kunci : sambiloto, andrographolide, ekstraksi hidrotropi, konstanta setschenow.
ANALISIS PENGUJIAN KEMAMPUKERASAN BAJA TAHAN KARAT 420 DENGAN ALAT JOMINY Muhammad Muqorrobin; Sri Mulyo Bondan Respati; Imam Syafa'at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1082

Abstract

Baja dapat dikeraskan denga perlakukan panas. Perilaku mampu keras perlu diketahui agar dalam melakukan disesuaikan dengan hasil mampu keras. Sifat mampu keras bahan dapat diketahui dengan cara uji jominy. Bahan  penelitian adalah  baja  tahan karat  dengan kandungan   74,3% Fe,   0,100% C,  13,7% Cr, 9,45%   Mn,  0,0197%   P,   dan    unsur   lainnya.  Bahan dibuat 3  spesimen sebagai pengulangan dan dipanasi 1000°C dengan waktu tahan 30 menit kemudian dimaksukan kedalam alat uji.      Hasil    uji     kekerasan  dari ujung sampai pangkal memperlihatkan harga kekerasan masih dibawah kekerasan tanpa perlakukan. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ini tidak mampu untuk dikeraskan. Kata kunci : stainless steel, jominy test, hardenability
HUBUNGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN LAJU DAN JENIS BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR BERMESIN BENSIN 4-TAK BERTRANSMISI CVT Tabah Priangkoso; Muhammad Bisri; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1083

Abstract

Skuter bertransmisi CVT menjadi sepeda motor paling populer dengan proporsi dan memiliki tingkat pertumbuhan jumlah paling besar dibanding jenis kendaraan bermotor lainnya. Pertumbuhan jumlah sepeda motor CVT sebesar 8,7% per tahun  menambah jumlah penggunaan bahan bakar. Kepopuleran sepeda motor ini dengan potensi persoalan penyediaan bahan bakar minyak tidak diikuti dengan informasi tentang konsumsi bahan bakar sebagai salah satu petunjuk agar pengendara dapat melakukan efisiensi bahan bakar. Penelitian ini bertujuan mengukur konsumsi bahan bakar sepeda motor CVT pada berbagai laju mulai dari 5 kpj sampai 50 kpj sebagai batas laju maksimum yang wajar, sebagai pedoman bagi pengendara untuk melakukan strategi pengendaraan yang paling hemat bahan bakar. Pengukuran konsumsi bahan bakar dilakukan menggunakan 3 sepeda motor CVT dengan merek berbeda namun dapat dianggap setara. Pengukuran dilakukan dengan menempatkan sepeda motor di atas dynamometer chassis untuk mensimulasi beban jalan pada laju yang telah ditetapkan. Bahan bakar yang digunakan adalah bensin produksi PT Pertamina yaitu Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Hasil pengukuran menunjukkan kecenderungan yang sama pada ketiga jenis bensin. Pada kecepatan rendah 5 kpj, konsumsi bahan bakar paling besar dan kemudian menurun seiring dengan penambahan laju sepeda motor. Konsumsi bahan bakar terendah diperoleh pada laju 50 kpj. Penggunaan Premium menyebabkan konsumsi bahan bakar paling tinggi dibanding penggunaan Pertamax dan Pertamax Plus, sedangkan penggunaan Pertamax Plus menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih rendah dibanding Premium dan Pertamax. Penerapan transmisi CVT menyebabkan pengendara tidak dapat mengatur strategi pengendaraan hemat bahan bakar pada laju rendah dan harus berada pada laju yang lebih tinggi mendekat 50 kpj.   Kata kunci: CVT, jenis bensin, strategi pengendaraan.
PEMBUATAN BIODISEL DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG MELALUI ESTERIFIKASI, NETRALISASI DAN TRANSESTERIFIKASI Antonius Prihanto; Lucia Hermawati Rahayu
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1084

Abstract

It has done research about the making of biodiesel from oil seeds nyamplung through the process esterification-neutralization-transesterification. Neutralization process which is done before the transesterification is expected to optimize the transesterification process, thereby increasing the yield of biodiesel. This study was conducted to assess the effect of different method of esterification-transesterification (ET) and method esterification -neutralization-transesterification (ENT) in the making of biodiesel from oil seeds nyamplung. Pretreatment for purification of the raw materials that do include degumming, esterification and neutralization. Transesterification performed using variations in temperature (30 oC, 40 oC, 50 oC, 60 oC, 70 oC), methanol-oil molar ratio (6: 1; 7: 1; 8: 1; 9: 1; 10: 1 and the concentration of KOH catalyst (0.75%, 1%, 1.25%, 1.5%, 1.75%). The results showed that the process ENT produce biodiesel yield higher than the ET process. At a temperature of 60 oC, the molar ratio methanol-oil 8: 1 and 1.25% KOH catalyst concentration provides maximum biodiesel yield of 92.20% by weight. Keywords : esterification, neutralization, transesterification, nyamplung. Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan biodisel dari minyak biji nyamplung melalui proses esterifikasi-netralisasi-transesterifikasi. Proses netralisasi yang dilakukan sebelum transesterifikasi diharapkan dapat mengoptimalkan proses transesterifikasi sehingga dapat meningkatkan yield biodiesel. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perbedan pengaruh metode esterifikasi-transesterifikasi (E-T) dan metode esterifikasi-netralisasi-transesterifikasi (E-N-T) pada pembuatan biodiesel dari minyak biji nyamplung. Perlakuan pendahuluan untuk pemurnian bahan baku yang dilakukan meliputi proses degumming, esterifikasi dan netralisasi. Transesterifikasi dilakukan dengan menggunakan variasi suhu (30 oC, 40 oC, 50 oC, 60 oC, 70 oC), rasio molar metanol-minyak (6:1; 7:1; 8:1; 9:1; 10:1 dan konsentrasi katalis KOH (0,75 %, 1 %, 1,25 %, 1,5 %, 1,75 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses E-N-T menghasilkan yield biodiesel yang lebih  tinggi dibanding proses E-T. Pada suhu 60 oC, rasio molar metanol-minyak 8:1 dan konsentrasi katalis KOH 1,25 % memberikan yield biodisel maksimal sebesar 92,20 % berat. Kata kunci : esterifikasi, netralisasi, transesterifikasi, nyamplung.
PERANCANGAN ALAT PRAKTIKUM PENGUJIAN KERUGIAN TEKANAN ALIRAN UDARA DALAM PIPA Tabah Priangkoso; Kusdi Kusdi; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1380

Abstract

Salah satu proses pembelajaran penting dalam program S1 studi teknik mesin adalahpraktikum. Standar minimal laboratorium yang dikeluarkan Ditjen Dikti menyebutkanpercobaan kerugian tekanan aliran udara sebagai salah satu praktikum fenomena dasar mesinyang wajib dilakukan oleh mahasiswa teknik mesin S1 di Indonesia. Masalahnya, peralatanpraktikum tersebut tidak dapat ditemukan dan dibeli, atau jika tersedia harganya sangatmahal. Perancangan alat praktikum bertujuan untuk menyediakan alat praktikum untukmenguji kerugian tekanan aliran udara dalam pipa agar mahasiswa yang melaksanakanpraktikum memahami fenomenanya. Perancangan diawali dengan melakukan studi padapustaka-pustaka yang berkaitan dengan perilaku aliran udara dalam pipa dalam bentuk bukuteks maupun jurnal, diikuti dengan penetapan spesifikasi rancangan dan pembuatan alat.Untuk menguji kelayakan alat, dilakukan pengujian dengan 4 (empat) laju aliran udara yangberbeda dengan 10 kali pengulangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat tersebut telahmenunjukkan fenomena kerugian tekanan aliran udara dalam pipa yaitu terjadinya penurunantekanan sepanjang pipa mulai dari tempat masuk udara, sehingga dapat digunakan untukpraktikum.Kata kunci: kerugian tekanan, aliran udara dalam pipa, alat praktikum
ERROR COMPENSATION OF A GRINDING MACHINE TOOL SPINDLE BY OPTIMIZATION DESIGN Khairul Jauhari; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1381

Abstract

Abstrak Dalam makalah ini, kesalahan radial dari spindle mesin gerinda CNC presisi tinggi yang diakibatkan oleh pengaruh gaya unbalance telah diamati. Poros spindle dianggap sebagai rotor fleksibel yang didukung oleh dua buah angular contact ball bearing. Metode elemen hingga (FEM) telah diadopsi untuk mendapatkan persamaan gerak spindle. Dalam studi ini, pertama, frekuensi natural, kecepatan kritis dan amplitudo respon unbalance ditentukan terlebih dahulu agar dapat diketahui bagaimana bentuk dari perilaku dinamiknya. Kemudian, teknik optimasi desain digunakan untuk meminimalkan perpindahan radial pada spindle yang melibatkan parameter seperti diameter poros, karakteristik dinamik bearing, kecepatan kritis dan amplitudo respon unbalance, selain itu juga untuk mendapatkan diameter poros, kekakuan serta redaman bearing yang seoptimal mungkin. Hasil simulasi numerik telah menunjukkan bahwa dengan mengoptimumkan diameter poros, kekakuan bearing dan redaman bearing, kesalahan  radial dari spindle dapat dikurangi. Spindle dengan kesalahan radial sekitar 4µm dapat dikompensasi dengan kepresisian menjadi 2 µm.   Kata kunci: kesalahan radial, metode elemen hingga, optimum desain, spindle gerinda presisi tinggi.   Abstract In this paper, radial displacement error of a high precision spindle grinding caused by unbalance force was studied. The spindle shaft is considered as a flexible rotor supported by two pairs of angular contact ball bearing. The finite element method (FEM) have been adopted for obtaining the spindle equation motion. In this study, firstly, natural frequencies, critical frequencies and amplitude of unbalance response caused by residual unbalance are determined in order to investigate the spindle behaviors. Further more, an optimization design technique is conducted to minimize radial displacement of the spindle which considers shaft diameters, dynamic characteristics of the bearings, critical frequencies and amplitude of the unbalance response, and computes optimum spindle diameter and stiffness and damping of the bearings. Numerical simulation results show that by optimizing the shaft diameters, and stiffness and damping in the bearings, radial displacement of the spindle can be reduced. A spindle about 4 µm radial displacement error, can be compensated with 2 µm accuracy.   Keywords: finite element method, high precision spindle grinding, optimization, radial displacement error.
PROSES PEMBUATAN GULA INVERT DARI SUKROSA DENGAN KATALIS ASAM SITRAT, ASAM TARTRAT DAN ASAM KLORIDA Suwarno Suwarno; Rita Dwi Ratnani; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1382

Abstract

Abstrak Gula invert merupakan produk hasil pemecahan sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa dengan perbandingan 1:1. Produksi gula inversi secara industri biasanya berdasarkan pada hidrolisa asam atau ensim. Pada proses hidrolisa asam tergantung dari jenis asam, yaitu asam anorganik yang berupa asam kuat atau organik yang berupa asam lemah. Gula invert merupakan komponen makanan yang bermanfaat, terutama sifatnya yang yang lebih manis dan lebih cepat larut apabila dibandingkan dengan butiran sukrosa. Sifat lain yang menguntungkan dari gula invert adalah dapat berfungsi sebagai humectant (mempertahankan kadar air), penstabil emulsi, pengawet, dan memiliki rasa yang lebih halus sehingga tidak menimbulkan iritasi. Penelitian dilakukan dengan cara hidrolisis larutan gula pasir (± 70 %) menggunakan katalis asam sitrat, asam tartrat, asam klorida pada berbagai pH, suhu 70º C, dan waktu. Tujuan penelitian ini adalah membuat gula invert dari sukrosa dengan katalis asam anorganik (asam klorida), dan asam organik (asam tartrat, dan asam citrat). Mengamati pengaruh pH dan jenis katalis terhadap konstanta   kecepatan reaksi. Mencari optimasi terhadap proses hidrolisa, sehingga desain sistem yang optimal dapat tercapai. Dari hasil percobaan dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa, gula inversi tidak hanya dapat dibuat dengan asam anorganik (HCl), tetapi dapat juga digunakan asam organik (asam tartrat dan citrat) Semakin tinggi pH maka laju reaksi hidrolisis gula semakin lambat.Pada pH yang sama, jenis asam tidak berpengaruh signifikan terhadap laju reaksi hidroisis.Model kecepatan reaksi orde 1 pseudo hanya dapat diterapkan terhadap jenis katalis asam sitrat dan tartrat pada pH 2,5 Kondisi optimum untuk proses hidrolisis gula adalah pada temperatur 70 0C dan pH = 2,0 selama 80 menit. Kata kunci: gula invert, asam sitrat, asam tartrat, asam klorida.
ISOLASI DAN PENGAYAAN BAKTERI LACTOBACILLUS DARI RUMEN SAPI Hamid Aqil; Dian Risdianto; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1383

Abstract

Abstrak Probiotik dikonsumsi dengan tujuan memberi banyak manfaat untuk kesehatan makhluk hidup.Bakteri probiotik memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia diantaranya dalam sistem imunitas, sistem intestinal, sistem urogenital, memperlancar sistem kecernaan, dan menurunkan efek alergi.Probiotik umumnya berasal dari golongan bakteri asam laktat (BAL).Bakteri asam laktat yang digunakan untuk fermentasi keju adalah dari genus Lactobacillus, Lactococcus, Leuconostoc dan Streptococcus.Lactobacillus telah banyak digunakan secara ekstensif untuk menghasilkan produk-produk fermentasi yang dibutuhkan untuk konsumsi hewan maupun manusia.Bakteri lactobasillus banyak ditemukan dalam sistem pencernaan hewan, salah satunya adalah dalam rumen sapi.Isolasi bakteri bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang terkandung dalam rumen sapi.Isolasi dilakukan menggunakan media Glucose Yeast Peptone (GYP).Selanjutunya isolat bakteri disimpan pada media MRS (De Man Rogosa Sharpe) cair dan selanjutnya dikayakan mengunakan media MRS (De Man Rogosa Sharpe) broth.Pengayaan dilakukan untuk mengetahui waktu inkubasi serta pH optimum untuk perkembangbiakan bakteri.Selain itu dilakukan juga perbandingan antara Glukosa dan Molase sebagai nutrisi pada media pengayaan tersebut. Pengayaan dilakukan dengan proses duplo dan dilakukan pada variabel pH pengayaan dengan nilai 3, 4, 5 dan 6. Dilakukan juga pada waktu inkubasi 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Isolasi didapatkan dalam rumen sapi terdapat 12 jenis bakteri asam laktat dan 4 diantaranya adalah Lactobacillus. Pengayaan media yang diformulasi dengan glukosa didapatkan pada pH 6 dan waktu inkubasi 72 jam menghasilkan biakan yang paling tinggi yaitu 4,1 x 106col/ml. Sedangkan pada pengayaan media yang diformulasi dengan molase didapatkan pada pH 6 dan waktu inkubasi 72 jam menghasilkan biakan yang paling tinggi yaitu sebesar 2,6 x 105.   Kata kunci:bakteri asam laktat, lactobacillus, isolasi, pengayaan
PERANCANGAN INSTRUMENTASI TORSI DAN KECEPATAN MESIN SEPEDA MOTOR PADA DINAMOMETER CHASIS SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Rony Wijanarko; agung nugroho; Tabah Priangkoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i2.1384

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini dikembangkan instrumentasi torsi dan kecepatan mesin sepeda motor pada dinamometer chassis yang  dirancang menggunakan unit rem cakram dengan menggunakan arduino uno. Daya yang dihasilkan dinamometer diukur dengan sebuah timbangan digital yang dikaitkan dengan lengan dari rem cakram dinamometer sedangkan putaran poros diukur menggunakan digital handy tachometer. Namun dalam pengambilan data sering terjadi ketidakakuratan yang disebabkan pembacaan data secara terpisah antara daya yang diukur pada timbangan digital dengan pembacaan handy tachometer yang diarahkan oleh tangan pengguna, sehinggga terjadi selisih waktu pada saat pembacaan alat ukur atau disebut metode manual. Pada perancangan ini akan dibuat sebuah sistem untuk mengukur kecepatan putaran dari mesin sepeda motor uji dan torsi dengan pengambilan data langsung dapat disimpan dalam komputer melalui sebuah papan mikrokontroler Arduino Uno . Pengukuran kecepatan mesin diukur dari roll dinamometer yang diukur menggunakan sebuah proximity, sedangkan torsi diukur melalui load cell sebagai pengukur berat dan sebagai penampil dan penyimpan data pada komputer digunakan software Makerplot. Dari hasil pengujian didapatkan data bahwa error rata-rata yang terjadi untuk pengujian berat adalah sebesar 1,41 % sedangkan untuk pengujian kecepatan putaran mesin error rata-ratanya 0,36%. Untuk konversi putaran roll terhadap putaran mesin masih mengalami kendala sehingga hasil yang diperoleh masih terdapat selisih yang sangat jauh. Data hasil pengujian disimpan dalam format .txt dan csv.   Kata kunci: torsi, putaran mesin, arduino uno, makerplot