cover
Contact Name
Sigit Mujiharjo
Contact Email
smujiharjo@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
smujiharjo@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agroindustri
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20885369     EISSN : 26139952     DOI : -
Jurnal Agroindustri is a journal (scientific publication) made available by the Department of Agricultural Technology, Faculty of Agricultural, University of Bengkulu. It is jointly published with the Publication Board of Agriculture Faculty (BPFP) and Indonesian Association of Agro-industrial Technologist (APTA). It is dedicated for students, lecturers, and researches to scientifically publish their ideas, results of research, review of literatures of agricultural industry (agroindustry). It is published twice a year; due on May and November; in the form of hardcopy (printed) and softcopy (file on the OJS web).
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS TERINTEGRASI PADA AGROINDUSTRI SARI NANAS MENGGUNAKAN OMAX, TLS, DAN TREE DIAGRAM Yuli Wibowo; Nita Kuswardhani; Rina Anggraini
Jurnal Agroindustri Vol. 16 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.16.1.56-71

Abstract

Pengukuran produktivitas merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan industri pengolahan pangan, termasuk agroindustri sari nanas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas dan mengidentifikasi area perbaikan pada agroindustry sari nanas dengan   mengintegrasikan metode Objective Matrix (OMAX), Traffic Light System (TLS), dan Tree Diagram. Metode OMAX digunakan untuk mengukur capaian kinerja pada berbagai kriteria, TLS untuk visualisasi status kinerja, dan Tree Diagram untuk merumuskan rekomendasi perbaikan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian kinerja produktivitas agroindustri sari nanas adalah sebesar 3,658. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa kinerja operasional masih relatif rendah pada seluruh kriteria yang diukur, meliputi penggunaan bahan baku, kinerja mesin, efektivitas jam kerja, dan konsumsi energi listrik. Evaluasi melalui TLS mengungkapkan bahwa sebagian besar indikator (55,56%) berada pada zona merah (kritis), sementara hanya 6,25% indikator yang mencapai target atau zona hijau. Hal ini menegaskan adanya kesenjangan yang signifikan antara target perusahaan dengan realitas di lapangan. Berdasarkan analisis Tree Diagram, rekomendasi perbaikan difokuskan pada empat aspek utama: optimalisasi penanganan bahan baku guna meningkatkan rendemen, pelembagaan pemeliharaan preventif mesin secara rutin untuk menekan downtime, minimalisasi pemborosan energi pada sektor non-produksi, serta penerapan skema sif kerja yang lebih fleksibel untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Integrasi ketiga metode ini terbukti menghasilkan analisis produktivitas yang komprehensif, berkesinambungan, dan dapat direplikasi pada berbagai sektor industri lainnya untuk meningkatkan akurasi pengukuran kinerja.