cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ISTEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2013): ISTEK" : 15 Documents clear
KONSEP TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN SERVICE QUALITY DALAM PENGEMBANGA PENDIDIKAN TINGGI ISLAM (Sebuah konsep Pengembangan TQM dan SQ untuk Fakultas Sains dan teknologi) Rusdiana Rusdiana Rusdiana
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality is at the top of most agenda and improving quality is probably the most important task facing any situation. Of course, we all know quality when we experience it, but describing and explaining it is a more difficult task. In our everyday life, we usully take quality for granted, especially when it is regularly provided. The best organizations, whether public or private, understanding quality and know its secret. While, service quality characteristics especially education, are more difficuli to define than those for physical products. This because the in¬clude many important subjective elements. For purposes of analysing quality it is more appropriate to view education as a service industry than as a production process. In TQM, staff members are known as internal customers and students or learners are primary external customesr or clients. This article describes Total Quality Management and Service Quality for improving higher education organization. Two cases in Total Quality Management, and Service Quality are discussed and analyzed to show a little example of higher education organization in Indonesia that has not been performed Total Quality Management and Service Quality yet. The Result of the analysis proves this. Then, authors also show how Total Quality Management as the philosophy can be achieved in higher education organization.quality culture.
STUDI POPULASI DAN DISTRIBUSI KUKANG JAWA (Nycticebus javanicus, E. Geoffroy, 1812) DI TALUN DESA SINDULANG KECAMATAN CIMANGGUNG SUMEDANG JAWA BARAT Ana Widiana; Samsul Sulaeman; Ida Kinasih
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kukang jawa (Nycticebus javanicus) adalah primata yang termasuk famili Lorisidae. Saat ini kukang dikategorikan sebagai satwa langka dan terancam punah. Beberapa faktor yang menyebabkan penurunan populasi dan distribusi kukang jawa yaitu adanya penebangan pohon atau penyeragaman tanaman. Talun merupakan salah satu tempat yang dijadikan kukang jawa sebagai habitat hidupnya. Lokasi yang memiliki kawasan talun yang cukup luas yaitu Desa Sindula Kecamatan Cimanggung Sumedang Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui populasi dan distribusi kukang jawa yang terdapat di Talun Desa Sindula Kecamatan Cimanggung Sumedang Pengumpulan data distribusi dilakukan dengan memetakan koordinat lokasi-lokasi ditemukannya kukang jawa. Densitas dan kepadatan populasi kukang jawa dihitung dari total individu dibagi dengan luas lokasi penelitian. Luas daerah yang dihitung adalah luas perkiraan area yang dijadikan lokasi penelitian yang diduga terdapat kukang jawa. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan terdapat 21 individu kukang jawa di Desa Sindulang yang tersebar di blok Jamuaer dan blok Leuwiliang, sedangkan pada blok Cigumentong, blok Ciseupan,dan blok Sindulang tidak ditemukan kukang jawa. Kepadatan populasi kukang jawa di Talun Desa Sindulang adalah 0.41 individu/ha.
Penggunaan Limbah Cair Tahu untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Biodisel dari Mikroalga Scenedesmus sp Mohamad Agus Salim
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu terhadap kerapatan sel dan produksi biodisel dari mikroalga Scenedesmus sp. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan sepuluh ulangan. Perlakuan terdiri dari enam konsentrasi limbah cair tahu yaitu 0% (kontrol), 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Pada puncak populasi, kerapatan sel tertinggi pada perlakuan limbah cair tahu 20% sebanyak 8.996.125 sel.ml-1 pada hari ketujuh dan kerapatan sel terendah terjadi pada pemberian limbah cair tahu 50% sebanyak 225.367 sel.ml-1 pada hari ke tigabelas. Berat basah, berat kering dan hasil minyak tertinggi terjadi pada pemberian limbah cair tahu 20% dan terendah pada pemberian limbah cair tahu 50%. Produksi biodisel tertinggi terjadi pada pemberian limbah cair tahu 20% sebanyak 32.33%-berat.
KARAKTERISTIK LISTRIK KERAMIK FILM Fe 2O3 DENGAN VARIASI KETEBALAN YANG DIBUAT DARI MINERAL LOKAL DI ATMOSFIR UDARA DAN ATMOSFIR ALKOHOL Endi Suhendi; Hera Novia; Dani Gustaman Syarif
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memberikan nilai tambah dari bahan/material lokal yang melimpah, pembuatan keramik film tebal berbasis Fe2O3 dari bahan lokal mineral yarosit dengan ketebalan bervariasi telah dilakukan. Karakteristik listrik dari hasil film tebal yang telah dibuat juga dipelajari. Serbuk Fe2O3 diperoleh dari mineral yarosit dengan menggunakan metode pelarutan – pengendapan. Serbuk Fe2O3 hasil pelarutan – pengendapan dicampur dengan organic vehicle (OV) berupa alfa terpineol and etil selulose agar membentuk pasta. Dengan metode screen printing, pasta yang dihasilkan ditumbuhkan pada substrat alumina dengan ukuran screen yang bervariasi yaitu 183 mesh, 225 mesh dan 375 mesh. Film tebal-film tebal yang dihasilkan kemudian dibakar pada suhu 950oC selama 90 menit. Film tebal-film tebal hasil pembakaran dianalisis dengan menggunakan x-ray diffractometer (XRD) untuk mengetahui struktur kristalnya dan dianalisis dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui struktur morfologinya. Resistansi film tebal-film tebal yang dihasilkan diukur pada suhu yang bervariasi dalam udara dan udara yang mengandung gas alkohol. Penampakan secara visual dari film tebal-film tebal yang telah dipanaskan menunjukkan bahwa film-film tersebut telah dibuat cukup baik. Data hasil analisis XRD menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan memiliki struktur kristal hematit. Data hasil analisis SEM juga menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan sangat berporos dengan ukurannya yang relatif kecil. Resistansi film tebal-film tebal yang dihasilkan menunjukkan bahwa ketika berada di udara resistansinya lebih besar dari pada ketika berada dalam udara yang mengandung gas alkohol. Hasil ini menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan dari bahan lokal berpotensi untuk diaplikasikan sebagai sensor gas alkohol.
KORELASI KANDUNGAN BESI TERLARUT TERHADAP KELIMPAHAN Phytoconis sp. PADA PERAIRAN SITU CIBURUY KABUPATEN BANDUNG BARAT Ateng Supriyatna; R. D. Ramdani Ramdani; Dede Suhendar Suhendar
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besi merupakan unsur kimia yang dapat ditemui hampir di semua tempat di muka bumi, pada semua bagian lapisan geologis dan semua badan air. Besi berperan sebagai penyusun sitokrom dan klorofil bagi tumbuhan akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kandungan besi terlarut terhadap kelimpahan Phytoconis sp. pada perairan Situ Ciburuy Kabupaten Bandung Barat. Besi sebagai [Fe(CH3COO)6]3- juga digunakan dalam analisis perlakuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi besi terhadap kelimpahan Phytoconis sp. dalam periode 5 hari. Spektrofotometer Serapan Atom digunakan sebagai instrumen pengujian kadar besi terlarut, sedangkan mikroskop binokuler dan hemasitometer digunakan untuk menghitung kelimpahan Phytoconis sp. tidak hanya untuk sampel kontrol tetapi juga pada masing-masing sampel perlakuan selama periode 5 hari. Pengambilan data dari 10 titik pengamatan menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,963 yang berarti mempunyai korelasi yang sangat kuat antara kandungan besi terlarut terhadap kelimpahan Phytoconis sp. Semua konsentrasi besi (0.385, 0.791, 1.291, 1.979, dan 2.343 ppm) meningkatkan kelimpahan Phytoconis sp., kelimpahan yang paling baik yaitu pada konsentrasi 0,385 ppm. Kedua hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan besi terlarut sangat berpengaruh terhadap kelimpahan Phytoconis sp. pada perairan Situ Ciburuy.
DESKRIPSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM BERUSAHATANI PADI PANDAN WANGI (Oryza sativa L) DI KALANGAN PETANI (Studi Kasus pada Petani Lapisan Atas dan Lapisan Bawah Berdasarkan Luas Lahan di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur ) Kundang Harisman Hadikusumah
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to know the farmer base for in Pandan Wangi Paddy rice farming, farming acceptance and also its earnings. The analysis unit is rice field farmer Pandan Wangi Paddy at season plant 2012. Farmer of sample selected at random high rice modestly (Stratified Random Sampling) and size measure of sample farmer to eachevery strata used high rice random modestly with allocation of sample which is proportional (Proportionate Stratified Random Sampling). Matter which base on farmer in laboring paddy Screw pine Fragrant farming relate to situation of place and environment owning excellence, beside apropos of domicile economic aspect which concerning price, domiciling technical aspect which concerning domination of technique of Paddy farming Screw pine Fragrant and follow fomentation of PPL or government, and also pushed by farmer characteristic and family which concerning make-up of the quality of family life, availability of labor, and also follow will desire owner of farm. Evaluated from wide of the ownership of farm, of farmer of flake and also farmer of substratum, economic aspect represent dominant matter which base on farmer in laboring Paddy Screw pine Fragrant farming. Farmer of flake, situations of very compatible local nature represent the basis for strong also. however at farmer of substratum, domination of technique of farming represent the basis for strong also in laboring Paddy Screw pine fragrant farming. Acceptance of Paddy Screw pine fragrant concerning is ready of production facilities and basic facilities, production process, handling of result and also marketing. Availability of agriculture facilities and basic facilities obtained from capital alone and capital from outside. Input allocations in course of production have as according to fomentation, however in the case of manure and seed not yet as according to fomentation. Most farmers not yet used seed from result of purification and also usage of manure dose and type which not yet according to fomentation. Level of storey; level earnings of farmer of flake range from Rp 5.709.312 up to Rp 17.336.436. while farmer of substratum have earnings storey; level ranging from Rp 571.634 up to 6.771.342.
PORTAL MUI ONLINE: OPTIMALISASI DAKWAH ISLAM MELALUI INTERNET (Studi Kasus MUI Kecamatan Ujungberung) Adam Faroqi; Nanang Ismail
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah dan teknologi adalah sesuatu yang tak dapat dipisahkan. Ini jika kita berpijak pada konsep dakwah kontemporer yang mudah diterima oleh kalangan masa kini. Teknologi bukanlah sesuatu yang dilarang, meskipun dimasa Rasulullah SAW belum ditemukan adanya teknologi seperti yang berkembang pesat sedewasa ini. Di satu sisi, MUI (Majelis Ulama Indonesia) berkewajiban menyampaikan syiar Islam kepada umat secara berkelanjutan dan dilakukan kapan saja, di sisi lain, ia juga harus melakukan pengelolaan organisasi dengan dukungan teknologi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian yang telah dilakukan merupakan penelitian rekayasa perangkat lunak yang bertujuan membangun aplikasi Portal MUI Online yang dapat membantu Syiar Islam dan optimalisasi pengelolaan organisasi MUI di Kecamatan Ujungberung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan model inkremental untuk membagi tahapan secara modular. Alat bantu pemodelan menggunakan Unified Modeling Language (UML), dan tolls pengembangan menggunakan PHP5 dan MySQL untuk manajemen database-nya. Hasil penelitian berupa prototipe sistem, yang sudah diuji secara blackbox dan whitebox, menunjukan keberjalanan sistem dengan baik.
UJI AKTIVITAS DAYA ANTIOKSIDAN BUAH RAMBUTAN RAPIAH DENGAN METODE DPPH Tina Dewi Rosahdi; Mimin Kusmiyati; Fitri Retna Wijayanti
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa radikal bebas dapat berinteraksi dengan tubuh dan mengakibatkan berbagai penyakit seperti jantung koroner, penuaan dini dan kanker. Radikal bebas dapat diatasi dengan senyawa antioksidan. Toksisitas yang rendah dari senyawa antioksidan yang berasal dari bahan alam menyebabkan senyawa ini lebih diminati dibandingkan dengan senyawa sintetik. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan adalah buah rambutan. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan terhadap radikal bebas 1,1- Difenil-2-Pikrilhidrazil (DPPH) dari ekstrak buah rambutan dengan baku pembanding vitamin C. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa ekstrak buah rambutan memiliki aktivitas antioksidan sebesar 33,37% sedangkan daya antioksidan pada vitamin C memiliki nilai IC50 sebesar 0,0022%. Validasi metode DPPH untuk menguji aktivitas antioksidan dalam buah rambutan menggunakan spektrofotometer UV Visible diperoleh parameter-parameter validasi yang meliputi presisi, akurasi, linearitas, batas deteksi dan batas kuantisasi. Dari validasi metode ini diperoleh hasil presisi sebesar 1,85 %, hasil akurasi sebesar 96,96%, linearitas dengan (r2) sebesar 0,999, batas deteksi 0,0049 μg/L dan batas kuantisasi 0,016 μg/L.
STRUKTUR DAN FUNGSI EKSOPOLISAKARIDA DALAM SIMBIOSIS LEGUM-RHIZOBIUM Cecep Hidayat
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhizobia memproduksi eksopolisakarida (EPS) untuk pembentukan nodul pemfiksasi nitrogen pada tipe nodul-legum indeterminate. EPS berperan dalam invasi dan perkembangan nodul, pelepasan bakteri dari benang infeksi, perkembangan bakteroid, dan penekanan terhadap respons pertahanan tanaman dan perlindungan terhadap senyawa anti microbial tanaman. Sintesis dikontrol oleh gen-gen exo, exs, exp, atau pss yang terdapat pada megaplasmid rhizobia atau kromosom Eksopolisakarida rhizobia merupakan polimer heteropolisakarida spesifik spesies yang mengandung gula yang dapat disubstitusi dengan sisa non-karbohidrat dan terdiri dari unit ulangan tujuh sampai sembilan sisa heksosa. Succinoglycan (EPS I) dan galactoglucan (EPS II) merupakan EPS rhizobia yang memiliki struktur dan sintesis berbeda. Succinoglycan tersusun dari unit berulang octasaccharida yang berisi satu galaktosa dan sisa tujuh glukosa dan digabungkan oleh ikatan β-1,3, β-1,4 dan β-1, 6 glycosidic dan . Galactoglucan merupakan polimer unit berulang disakarida dengan ikatan α-1,3 dan β-1,3 glycosidic EPS I disintesis pada kondisi normal, sedangkan EPS II disintesis pada saat kekurangan P atau terjadi mutasi pengatur gen mucR atau expR. EPS I dan II disekresikan kedalam fraksi utama dengan dua sub unit polimerisasi berbeda, yaitu : 1) yang memiliki berat molekul tinggi (HMW) dan 2) yang memiliki berat molekul rendah (LMW). Pada mutan defisien EPS pembengkokan rambut akar dan pembentukan benang infeksi dapat terus berjalan dengan bantuan penambahan LMW EPS dan koinokulasi. Keberhasilan koinokulasi bergantung pada kemampuan strain rhizobia dalam menghasilkan EPS identik dan struktur kimia yang sama, serta memiliki jumlah pasangan EPS- Nod+ dan EPS+Nod- sama.
RANCANG BANGUN ALAT GEOLISTRIK UNTUK MENENTUKAN JENIS BAHAN DI BAWAH PERMUKAAN BUMI Idin Azharudin; Ikhsan Imaddudin; Bebeh Wahid Nuryadin
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat Geolistrik sebagai perangkat untuk mengetahu jenis bahan di bawah permukaan bumi telah berhasil dirancang-bangun. Secara umum kerja perangkat ini adalah menginjeksi arus listrik ke dalam bumi kemudian direspon kembali sebagai tegangan yang terukur. Perangkat Geolistrik menggunakan prinsip kerja inverter untuk menaikkan tegangan dan berfungsi sebagai mengubah arus DC menjadi arus AC atau sebaliknya. Pengujian perangkat Geolistrik secara laboratorium menggunakan resistror pembanding berhasil ditunjukan nilai pengukuran yang baik. Pengujian perangkat geolistrik dalam skala lapangan dengan menggunakan metode Wenner dan Schlumberger didapatkan nilai bentangan maksimal untuk nilai arus terkecil yang dapat terdeteksi.

Page 1 of 2 | Total Record : 15