cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
ANALISIS APLIKASI TURBO CYCLONE, HIDROGEN BOOSTER, DAN WATER INJEKSI TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 110 CC Jauhari, M. Firdaus; Harnoko, Ricky; -, Untung
POROS TEKNIK Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragam cara untuk meningkatkan efisiensi pembakaran pada kendaraan bermotor da-lam upaya mendapatkan penghematan bahan bakar dan mengurangi emisi buang. Da-lam percobaan ini diaplikasikan Turbo Cyclone, Hidrogen Booster, dan Water Injeksi pa-da sistem bahan bakar motor bensin 110 cc yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ketiganya terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Pemasangan swiring fan, pemasukan gas hydrogen, air sulingan yang di injeksikan (Water Injeksi) ke dalam system pembakaran ternyata mampu memperbaiki emisi gas buang dan mengu-rangi konsumsi bahan bakar.Di dalam melakukan percobaan ini, metode yang digunakan adalah dengan pengambilan data emisi gas buang pada putaran 1500, 3000, dan 5000 rpm, terhadap gas CO, HC, CO2 dan  dengan melakukan 3 kali pengambilan sampel pada setiap masing-masing pu-taran di atas. Data yang di dapat kemudian dianalisis ke dalam bentuk grafik. Setelah pe-ngujian emisi selesai barulah melakukan pengujian konsumsi bahan bakar pada kecepat-an rata-rata,  jarak tempuh dan volume bahan bakar yang telah ditentukan.Hasil analisa menunjukkan bahwa pada motor yang menggunakan Turbo Cyclone, Hi-drogen Booster, dan Water Injeksi dapat memperbaiki tingkat emisi gas buang CO, HC, dan CO2, sedangkan pada konsumsi bahan bakar didapatkan penghematan 2%  pada percobaan dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam dan jarak tempuh 8 km. Sehingga dapat disimpulkan aplikasi  Turbo Cyclone, Hidrogen Booster, dan Water Injeksi pada sistem bahan bakar motor bensin 110 cc lebih ekonomis dibandingkan dengan kondisi standar.
STABILISASI LERENG UNTUK PENGENDALIAN EROSI DENGAN SOIL BIOENGINEERING MENGGUNAKAN AKAR RUMPUT VETIVER Noor, Aspian; Vahlevi, Jurnadi; Rozi, Fathur
POROS TEKNIK Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas hujan yang cukup tinggi dengan durasi yang lama merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya erosi dan kelongsoran pada lereng yang kritis Air memberikan kon-stribusi terhadap terjadinya kelongsoran terutama pada tanah tak jenuh air. Air masuk kedalam tanah tak jenuh melalui: infiltrasi air permukaan, rembesan air dalam tanah dan naiknya permukaan air tanah. Ke tiga peristiwa diatas merubah kondisi tak jenuh menjadi kondisi jenuh air pada sebagian lapisan tanah. Akibatnya tanah mengalami perubahan kondisi mula-mula (initial state), sehingga lapisan tanah ini akan mengalami pengurang-an kohesi akibat genangan dan hujan deras yang terjadi dengan periode yang sukup panjang serta memicu kelongsoran tanah pada bidang yang lemah. Upaya penanganan melalui rekayasa geoteknik dengan menggunakan teknik-teknik perkuatan tanah pena-warkan penyelesaian dengan biaya yang sangat mahal dan hanya dapat dilakukan pada lokasi-laoksai yang mudah dijangkau. Penggunaan sisten soil bioengineering seperti ve-getasi merupakan salah satu penanganan kelongsoran lanjutan serta kelongsoran jangka panjang yang perlu dipertimbangkan, memgingat beberapa keunggulannya. Dengan so-lusi gree/bioengineering perlu pertimbangan yang tepat, berdasarkan iklim, tipe tanah dan biaya.  Pada daerah dengan kondisi iklim panas, tanah cukup kuat dan kohesif, barangkali cukup hanya dengan ditutup rumput biasa sebagai proteksi lereng. Pada kondisi ekstrim, pada daerah lereng curam dan tanah sangat mudah erosi, hujan sangat berlimpah dan waktu masih memungkinkan (lereng yang baru dibentuk perlu segera ditangani), maka penanaman vetiver perlu dipertimbangkan.
OPTIMALISASI VBA MS. EXCEL UNTUK TRANSLATOR KOORDINAT UTM Sobatnu, Ferry; Arfan, Faris
POROS TEKNIK Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Microsoft Office Excel merupakan salah satu program kategori spreadsheet yang dilengkapi dengan Visual Basic For Application (VBA) yaitu; aplikasi bahasa pemro-graman yang diturunkan dari Microsoft Visual Basic untuk pengembangan macro pada program-program aplikasi berbasis Windows untuk dapat melakukan suatu pemprosesan secara cepat, terpadu dan presisi dalam membantu menyelesaikan suatu pekerjaan.Maksud dari penelitian ini adalah untuk menyiapkan serangkaian formulasi bahasa pro-gram yang efektif, efisien dan mudah dioperasikan oleh pengguna dalam menyelesaikan suatu pekerjaan pengukuran.Metode yang digunakan adalah dengan melakukan formulasi bahasa pemprograman VBA di dalam lembar kerja macro_excel yang dikemas dalam interface Visual Basic se-hingga menciptakan program dengan produk file berekstensikan script (*.scr) yang dapat dieksekusi dikolom perintah AutoCAD dengan automatisasi klasifikasi layer berdasarkan pembagian form pengisian yang berbeda, yaitu Form Data Poligon dan Form Data Situasi.Penelitian ini menghasilkan sebuah program translator koordinat dengan nama Trans. UTM yang lebih userfriendly, ringan dan sederhana. Trans. UTM memfasilitasi kapasitas penginputan jumlah data ukur masing-masing form hingga 5000 titik dengan automatisasi pengklasifikasian layer sesuai dengan form data input yang digunakan.
PENENTUAN NILAI CBR LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS A PADA GRADASI TEPAT BATAS ATAS TERHADAP GRADASI TEPAT BATAS TENGAH Fauzi, Muhammad; Norhadi, Ahmad; Marzuki, Ahmad; Haris, Akhmad Nazar
POROS TEKNIK Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapis pondasi agregat mempunyai peranan yang sangat penting dalam prasarana tran-sportasi, khususnya pada perkerasan jalan. Salah satu tipe material perkerasan jalan adalah Lapis Pondasi Agregat Kelas A yang mempunyai persyaratan spesifikasi yang harus di penuhi sebelum penghamparan atau pemadatan di lapangan, sebelum mela-kukan penghamparan dilapangan material harus di uji Laboratorium untuk memenuhi persyaratan Lapis Pondasi Agregat Kelas A tersebut.Penentuan nilai kepadatan kering maksimum (γd) dan kadar air optimum (OMC) dilaku-kan pengujian Laboratorium ber-dasarkan SNI 03-1743-1989 dan CBR Laboratorium menggunakan SNI 03-1744-1989. Berdasarkan hasil penelitian sampel Batas Atas (BA) dengan kadar air optimum 6.99% dan kepadatan kering maksimum 2.14 g/cm3 dan sampel Batas Tengah (BT) kadar air optimum 7.27% dan kepadatan kering maksimum 2.19 g/cm3. Sampel BA dengan nilai CBR0,1” = 119% dan nilai CBR0,2” = 113% dan sampel BT dengan nilai CBR0,1” = 93% dan nilai CBR0,2” = 112,3%. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa sampel BT lah yang memiliki daya dukung yang tinggi dibandingkan sampel BA.
PENGARUH PERBEDAAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP STRUKTURMIKRO DAN KEKERASAN PEGAS DAUN DALAM PROSES HARDENING Adawiyah, Rabiatul; -, Murdjani; Hendrawan, Ahmad
POROS TEKNIK Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan media pendingin terhadapstrukturmikro pegas daun dalam proses hardening. Proses penelitian adalah dengan jalanmemanasan pegas daun sampai suhu didaerah atau diatas daerah kritis disusul dengan pendinginanyang cepat. Bila kadar karbon diketahui, suhu pemanasannya dapat dibaca dari diagram fasa besicarbida. Akan tetapi bila komposisi baja tidak diketahui, perlu diadakn percobaan untuk mengetahuidaerah pemanasannya. Cara yang terbaik ialah memanaskan dan mencelup beberapa potonganbaja berbagai suhu disusul dengan pengujian kekerasan atau pengamatan mikroskop optik. Bila suhuyang tepat telah diperoleh akan terjadi perubahan dalam kekerasan dan sifat lainnya.Hardening dilakukan untuk memperoleh sifat tahan aus yang tinggi, kekuatan dan fatigue limit/strength yang lebih baik, dan untuk mendapatkan kekerasan yang tinggi.Setelah di lakukan hardeninglangkah selanjutnya yaitu melakukan uji mikrostruktur untuk mengetahui struktur yang ada didalambaja tersebut, jadi setelah didapat hasil kekerasan dan mikrostrukturnya maka dapat dibandingkanhasil kekerasan dari empat sampel dan diambil struktur yang lebih dominan atau kekerasan yangpaling tinggi.Setelah pengujian kekerasan dan mikrostruktur dilakukan maka didapatkan hasil kekerasan dariberbagai variasi media pendingin yaitu media oli HRC 97,2 kg/mm2, media air garam HRC 99,13kg/mm2, media air biasa HRC 96,5 kg/mm2, dan pembanding HRC 94,7 kg/mm2 , jadi dapat disimpulkanbahwa media air garam lebih tinggi harga kekerasannya di bandingkan dengan media lainnya.kekerasan baja tersebut akan bertambah setelah melalui proses perlakuan panas dan denganpendinginan yang tiba – tiba (celup cepat)
KESERASIAN ALAT MUAT DAN ANGKUT UNTUK KECAPAIAN TARGET PRODUKSI PENGUPASAN BATUAN PENUTUP PADA PT. ADARO INDONESIA KALIMANTAN SELATAN Anisari, Rezky
POROS TEKNIK Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penambangan di PT Adaro Indonesia menggunakan peralatan mekanis berupa kombinasi dari alat gali muat excavator Hitachi PC 2500 alat angkut HD Komatsu (Hau-ling Dump) 785 untuk melakukan pembongkaran tanah penutup maupun pengambilan bahan galian. Di gunakan juga beberapa peralatan mekanis lain sebagai pendukung ke-lancaran kegiatan produksi maupun untuk memaksimalakan hasil target produksi seperti motor greder, bulldozer, water truk dan feul truk.Dari Hasil perhitungan dan pembahasan uraian materi yang dijelaskan pada bab-bab se-belumnya, maka dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut :             Waktu siklus Alat gali muat excavator Hitachi 2500 adalah 0.52 menit, Waktu siklus Alat angkut HD Komatsu 785 mempunyai waktu siklus rata-rata sebesar 10.6 menit, Faktor keserasian excavator Hitachi 2500 dan 4 unit HD Komatsu 785 didapat 0.78 dimana (MF < 1) berarti belum se-rasi masih ada waktu tunggu excavator, agar serasi di ambil nilai terkecil dari waktu ma-nuver, waktu isi, waktu dumping dan di dapatkan hasil perhitungan waktu angkutnya se-besar 7.57 menit dan setelah di hitung dengan rumus MF (Match Factor) maka waktu angkut tersebut adalah serasi dengan alat muat yaitu 1.09 = 1.
SERVICE ACCURACY PADA PREVENTIVE AINTENANCE TERHADAP MECHANICAL AVAILABILITY UNIT OFF HIGHWAY TRUCK Rahman, Noor; Hendrawan, Ahmad
POROS TEKNIK Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mechanical Avaibility (MA) merupakan perbandingan waktu ketersediaan alat dapat digunakansesuai dengan fungsinya terhadap total waktu yang tersedia untuk beroperasi. Faktoryang mempengaruhi Mechanical Avaibility (MA) dapat disebabkan oleh: (1) Dilakukankegiatan perbaikan dan (2) Kegiatan perawatan pencegahan. Lama alat tidak beroperasisesuai fungsinya disebut Downtime. Semakin tinggi Mechanical Avaibility (MA) berartisemakin kecil Downtime alat. Mechanical Avaibility (MA) yang tinggi tergantung pada faktorkehandalan alat, cara penggunaanya dan perawatanya. Dengan demikian perawatan alatmerupakan suatu faktor penting untuk mendapatkan Mechanical Avaibility (MA) yang tinggi.Berdasarkan permasalahan tersebut maka penulis melakukan analisa mengenai PengaruhService Accuracy Pada Preventive Maintenance (PM) Terhadap Mechanical Availability(MA) unit OHT pada PT. X Batu Licin, menggunakan regresi sederhana dengan memakaisoftware SPSS.Berdasarkan besarnya pengaruh yang diberikan Preventive Maintenance (PM) terhadapMechanical Availability (MA) tersebut, maka dapat diambil gambaran bahwa nilai PreventiveMaintenance (PM) tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadapMechanical Availability (MA). Hal tersebut apabila dilihat berdasarkan nilai t hitung sebesar0,475 dimana nilai tersebut lebih kecil dari nilai t tabel (0,475 < 1,984), dan nilai signifikanyang lebih besar dari 0,05 (0,636 > 0,05). Sehingga Ho di terima yang berarti bahwa tidakada hubungan secara linear antara Prventive Miantenance (MA) dengan MechanicalAvailability (MA).
PENGAMATAN UNSUR GEOKIMIA BATUAN ULTRAMAFIK DI DAERAH PERTAMBANGAN PT. BINTANG DELAPAN MINERAL Supit, Jance Murdjani; Asy’ari, Muhammad Amril
POROS TEKNIK Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is dealing with weathering and geochemistry behavior of ultramafic rock element. This study consists of field work and laboratory analysis The aim of research is to understand the grade of weathering, and geochemistry behavior of element during weathering in Bahodopi, Morowali Regency, Central sulawesi. Red limonite, yellow limo-nite, and saprolite are the weathering product of ultramafic rock (peridotite). Weathering index calculation indicates the weatering grade increasing with the depth decreasing (from 12 metres to 0 metre or from bedrock to red limonite). The mass balance calculati-on indicates the addition of Ni grade increases up to 315% (10.054 kg/m3), Fe = 286% (180.765 kg/m3), Co = 243% (986kg/m3), Al = 340% (8,923 kg/m3), Cr = 144% (1,303 kg/m3), whereas Mg grade decrease up to 99% (158kg/m3), Si also has 99% (188 kg/m3).
PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PROSES MANAJEMEN DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI UNTUK MEMINIMASI WAKTU DAN BIAYA PENGIRIMAN Sudjono, Harry; Noor, Syamsudin
POROS TEKNIK Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses distribusi yang diterapkan oleh PT Holcim Indonesia Tbk, dengan menggunakan truk memiliki beberapa kelemahan yaitu : lamanya waktu distribusi, panjangnya rute yang harus dilalui dan ketimpangan pembagian order oleh transporter. Untuk mengatasi per-masalahan tersebut dibutuhkan suatu metode untuk mengatur distribusi dan transportasi semen. Supply Chain Management (SCM) adalah suatu proses yang secara strategis mengendalikan aliran barang, jasa, informasi, uang dan pengetahuan antar organisasi yang bekerjasama dalam suatu rantai pasok untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi atau perusahaan. Pada skripsi ini dilakukan proses perhitungan waktu dan distribusi se-men dari Cilacap ke area distribusi di wilayah Jawa Timur dengan menggunakan metode awal yang digunakan perusahaan dan akan dilakukan pendistribusian dengan menggu-nakan moda transportasi truk dan kereta api, dengan bantuan metode saving matrix. Me-tode saving matrix digunakan sebagai salah satu alternatif metode yang dapat digunakan untuk mencari rute distribusi terpendek yang sebaiknya dilalui untuk proses distribusi. Pada metode saving matrix akan diketahui juga kota atau area mana yang dapat dilayani bersamaan berdasarkan hasil saving yang diperoleh. Proses perhitungan distribusi dan transportasi menggunakan metode awal yang telah digunakan perusahaan, diperoleh ha-sil total waktu 343 jam dengan total biaya sebesar Rp 26.349.400,00. Sedangakan hasil perhitungan dengan menggunakan metode saving matrix diperoleh besarnya waktu dan biaya paling rendah pada perhitungan waktu dan biaya distribusi regional 3, yaitu proses distribusi dengan menggunakan gabungan moda transpotasi kereta api dan truk. Besar-nya waktu dan biaya distribusi total yang akan dikeluarkan perusahaan, yaitu selama 39 jam dan sebesar  Rp 17.183.886,80. Dari hasil tersebut perusahaan akan menghemat waktu distribusi sebesar 88,62 % dan 34 % untuk biaya distribusinya.
Analisis Sistem Pengolahan Air Limbah Pada Kelurahan Kelayan Luar Kawasan IPAL Pekapuran Raya PD PAL Kota Banjarmasin Khaliq, Abdul
POROS TEKNIK Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya air selain merupakan sumber daya alam juga merupakan komponenekosistem yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Kebutuhan akan air cenderung semakin meningkat dari waktu ke waktu.Kota Banjarmasin merupakan salah satu kota yang memiliki banyak penduduk danterkenal dengan sebutan Kota Seribu Sungai, sering kita jumpai kebanyakan masyarakatyang tinggal di pinggiran sungai menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan, seperti :sampah, tinja, air bekas cucian, air bekas mandi dan sebagainya, khususnya pada kelurahankelayan luar kota banjarmasin. Oleh karena itu pemerintah mendirikan PD PAL (PerusahaanDaerah Pengolahan air Limbah).Penyusunan laporan dilakukan dengan metode pengumpulan data primer dan datasekunder, data primer meliputi wawancara langsung dengan narasumber di lapangan dansurvey ke lapangan untuk memecahkan masalah.Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan di dapat debit aliran air limbah existingpada Kelurahan Kelayan Luar Kota Banjarmasin yang berpenduduk 4.801 jiwa dan luaswilayahnya 22.05 ha adalah 6,6680556 l/detik (tahun 2014), sedangkan untuk debit aliranair limbah pada 10 tahun ke depan adalah 7,2625 l/detik (tahun 2024).

Page 2 of 37 | Total Record : 367