Articles
189 Documents
PILAR PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH MUHAMMADIYAH
Harianto, Eko
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal ini memberikan ikhtisar tentang pilar-pilar pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Pendidikan Muhammadiyah memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan pendidikan pada umumnya. Melalui penelitian ini, diketahui bahwa pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang meneliti sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan masalah yang telah dirumuskan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah dengan karakteristik yang dibangun dan menjadi landasan utama institusi pendidikan Muhammadiyah pada umumnya. Ciri-ciri Pendidikan Dasar Muhammadiyah adalah pilar keberlanjutan lembaga pendidikan Muhammadiyah, yaitu: Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), model kepemimpinan kolegial-kolegial, peran kader Muhammadiyah, keterlibatan siswa dan orang tua, dan kemandirian
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH MULTI TALENTA DI SD MUHAMMADIYAH 2 TAMAN
Mahmudah, Eli;
Fahyuni, Eni Fariyatul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepemimpinan kepala sekolah menjadi penentu arah dan tujuan suatu sekolah. Tujuan suatu sekolah dituangkan dalam visi dan misi. SD Muhamadiyah 2 Taman merupakan Sekolah yang mencetak peserta didiknya menjadi anak yang mengetahui potensi diri baik akademik maupun non akademik. Salah satu visi SD Muhammadiyah 2 Taman adalah menjadi sekolah multi talenta. Untuk menggali dan mengembangkan multi talenta peserta didik, sekolah menfasilitasi dengan membuka kelas-kelas talent dan program pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku Yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif. Untuk mencapai visi sekolah multi talenta, kepala SD Muhammadiyah 2 Taman mengembangkan model kepemimpinan kolektif kolegial atau kepemimpinan bersama. Kepala Sekolah dibantu Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Kesiswaan, merumuskan model pembelajaran bervariatif dan pengembangan kelas talent. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Dengan melakukan wawancara mendalam terhadap kepala SD Muhammadiyah 2 Taman untuk memperoleh data-data yang berkenaan dengan model kepemimpinannya dan bagaimana perannya untuk menjadikan SD Muhammadiyah 2 Taman menjadi sekolah Multi Talent
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KRIYAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN
Rafsanjani, Toni Ardi;
Rozaq, Muhammad Abdur
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah
JALAN TERJAL MERIT SYSTEM DI MUHAMMADIYAH: STUDI KASUS SD MUHAMMADIYAH 14 SURAKARTA
Estetika, Rio;
Ali, Mohamad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merit system di lembaga pendidikan menjadi salah satu langkah menuntaskan problemkepastian karir bagi guru. Merit system diterjemahkan sebagai pembayaran imbalan(reward) yang dikaitkan dengan jasa atau kinerja seseorang atau manfaat yang telahdiberikan karyawan kepada organisasi. Dalam rangka memahami penerapan merit systemdi lembaga pendidikan, maka dilakukan penelitian di SD Muhammadiyah 14 Surakarta.Penelitian dilakukan dengan wawancara pemangku kepentingan dan observasi. Meritsystem di SD Muhammadiyah 14 Surakarta dalam menjamin karir guru adalah denganmemberikan apresiasi kinerja dan pengembangan kompetensi. Kemudian, hambatanterbesar implementasi merit syatem antara lain: (1) adanya perasaan tidak adil yangditerima oleh beberapa guru; (2) masih terdapat guru yang kerjanya belum maksimal: (3)nepotisme dalam jabatan; dan (4) ketidakseimbangan pendelegasian tugas kepada guru.
MANAJEMEN PEMEBELAJARAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN
Suweleh, Samiha;
Fahyuni, Eni Fariyatul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas tentang betapa pentingnya manajemen Pembelajaran Kemuhammadiyahan dalam Membentuk Karakter Islami Siswa. Pembelajaran Kemuhammadiayah merupakan pemb elajaran muatan lokal dan sekaligus sebagai pembelajaran khas sekolah ? sekolah Muhammadiyah. Dengan menanamkan nilai nilai kehidupan luhur berdasarkan asas dan pandangan hidup Muhammadiyah diharapkan peserta didik mampu memiliki karakter hidup Islami sebagai bekal menjalani kehidupannya di masa yang akan datang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif-deskriptif yang diharapkan mampu mengungkap berbagai informasi dengan deskripsi-analisis yang teliti dan penuh makna. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, waka kesiswaan, guru-guru Kemuhammadiyah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapaun tehnik analisa datanya melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan analisa data. Hasil penelitian diantaranya adalah (a) pembelajaran kemuhammadiyahan merupakan pembelaran khas sekolah ? sekolah Muhammadiyah (b) pembelajaran kemuhammadiyah mampu menumbuhkan dan meningkatkan karakter Islami siswa di SMP Muhammadiyah 2 Taman.
PENGARUH ZONASITERHADAP ARUS MASUK PESERTA DIDIK BARUDI SMP MUHAMMADIYAH KOTA SURAKARTA
Hanifah, Rizky;
Ali, Mohamad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebijakan zonasi merupakan suatu kegiatan dalam Penerimaan Peserta DidikBaru yang menjadikan wilayah sebagai tolok ukur diterimanya calon peserta didikbaru di sekolah negeri. Kebijakan ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengaruh kebijakan zonasiterhadap arus masuk peserta didik baru di SMP Muhammadiyah Kota Surakarta; (2)Menganalisis tanggapan pengelola dan penyelenggara SMP Muhammadiyah diSurakarta terhadap kebijakan zonasi.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode mix method danpendekatan fenomenologis. Pengambilan data, peneliti menggunakan metodewawancara, dokumentasi dan observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh zonasi terhadap arus masukpeserta didik baru di SMP Muhammadiyah Kota Surakarta bervariasi. SMPMuhammadiyah PK dan SMP Muhammadiyah 1 Surakarta tidak begitu berpengaruhterhadup arus masuk peserta didik baru. Tetapi, di SMP Muhammadiyah 4 dan SMPMuhammadiyah 5 berpengaruh negatif terhadap arus masuk peserta didik baru.Pengelola sekolah juga memberikan tanggapan yang beragam dalam mengadapikebijakan zonasi. Sebagai penyelenggara sekolah, Majelis Dikdasmen PDM KotaSurakarta menilai bahwa kebijakan zonasi dianggap kurang adil dan tidak memilikistrategi khusus dalam menghadapi zonasi.
IMPLEMENTASI BUDAYA SHALEH SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH KRIAN
Suliyah, Suliyah;
Istiqomah, Istiqomah
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembentukan karakter siswa diawali dengan budaya shaleh (membaca Al Qur?an, sholat Dhuha dan dzikir pagi) yang diciptakan dan dikembangkan di SMP Muhammadiyah 6 Krian sehingga menjadi budaya kuat dalam diri anak-anak. Pembentukan karakter shaleh yang diawali dengan pembiasaan dipagi hari sangat berdampak pada perilaku siswa. Metode yang dikembangkan dalam budaya sekolah sebagai pembentuk karakter siswa mendapatkan hasil pada perilaku siswa yang semakin hari bertambah baik. Budaya shaleh dipagi hari membawa dampak yang signifikan pada budaya jujur, displin, tanggung jawab, dan santun. Nilai budaya yang dikembangkan sebagi upaya perbaikan pendidikan sekolah agar terwujudnya pribadi yang berakhlak mulia, berprestasi dan berwawasan global. Dalam implementasinya budaya sekolah yang dikembangkan dan menjadi kebiasan-kebiasan karakter yang positif yang berpengaruh pada perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan merancang studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi peran serta, wawacara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian menyimpulkan bahwa budaya shaleh yang diawali dipagi hari sebelum pembelajaran merupakan dasar dari budaya jujur, disiplin, tanggung jawab, dan santun menjadi budaya sekolah yang dikembangkan dan menjadikan trade merk SMP Muhammadiyah 6 Krian.
IMPLEMENTASI KURIKULUM SEKOLAH RAMAH ANAK PADA MATA PELAJARAN IPS TERINTEGRASI NILAI AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DI SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN
Triayudha, Anna;
Fahyuni, Eni Fariyatul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Belakangan ini banyak sekolah mengikrarkan sebagai Sekolah Ramah Anak,yang di implementasi dalam 8 Standar Nasional Pendidikan. Dalam penelitian ini dirumuskan masalah tentang: bagaimana pelaksanaan kurikulum Sekolah Ramah Anak pada mata pelajaran IPS teringrasi nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan, bagaimana kendala yang ditemui dalam mengintegrasikan IPS dalam nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Peneliti langsung terjun langsung ke lapangan, mendiskripsikan realita yang ada dan melakukan pendekatan terhadap sumber informan .Melalui standar proses mata pelajaran IPS secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menentang, memotivasi peserta didik untuk berperan aktif sekaligus diintegrasikan pada nilai Al Islam dan Kemuhammadiayah misal dengan mengkaitkan materi IPS yang sesuai dengan ayat Al Qur?an, menumbuhkan rasa syukur, memberikan teladan yang Islami dan berkepribadian Muhammadiayah. Kendala yang ditemui masih banyak guru belum mengintegrasikan nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan karena kurangnya pengetahuan agamanya.
MODEL PEMBERDAYAAN ZAKAT PRODUKTIF LAZISMU SOLO
Imron Rosyadi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 18, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Poverty has been a problem for the people since ancient times. Various efforts have been made by many groups, both individuals and institutions. This study is to determine the model of management, implementation, and utilization of productive zakat that is carried out by Lazismu Solo to provide welfare and justice. This research can be categorized into field research, because the object is the utilization of productive zakat which is carried out by Lazismu Solo.From the discussion and analysis that has been described, it can be concluded that the implementation of productive zakat utilization carried out by Lazismu Solo through an economic empowerment program, namely the business development empowerment movement, is very well targeted. Implementation of productive zakat utilization Lazismu Solo provides assistance in the form of business capital assistance to mustahik. The provision of business capital assistance can have a positive impact and can prosper the mustahik economy
PENYALURAN ZAKAT PROFESI DI LAZISMU SURAKARTA
Syahril Sidiq;
Yayuli Yayuli
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 18, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The large number of poverty in Indonesia, makes our attention wake up to immediately help and eradicate poverty slowly. Lazismu Surakarta as the manager of zakat funds, is expected to be able to answer public concerns about the many poor people who are easily found in Surakarta. The focus of this research is the distribution of professional zakat in Lazismu Surakarta in the period 2020. The type of this research is field research and is descriptive in nature and this research approach uses qualitative research methods. The results of this study indicate that Lazismu Surakarta in the management of zakat funds is in accordance with Islamic law. The programs given to mustahik are adapted to their daily needs. For the type of assistance provided in the form of business capital and production equipment, of course it has gone through careful screening and selection. Professional zakat, which has just been enlivened by Lazismu Surakarta, has contributed to Lazismu Surakarta programs, although it is only 6% of the total other zakat funds. That's been quite good in its development in the 2019-2020 period.