cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Suhuf
ISSN : 25272934     EISSN : 25272934     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
INDEKS BUDAYA LITERASI MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2017 Zaenal Abidin
Suhuf Vol 29, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat budaya literasi mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMS dan faktor-faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya budaya litersi tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kuantitatif agar terpapar data yang akurat dan jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, tingkat budaya literasi membaca, menulis dan berdiskusi antara lain ; tingkat membaca sebesar 7%, menulis sebesar 6%, berdiskusi sebesar 13%. Hal ini menunjukkan rendahnya budaya literasi mahasiswa PAI dari 92% mahasiswa murni (tidak bekerja ) waktu yang digunakan untuk aktivitas akademik minim.Kedua, faktor pendukung dari tingkat budaya literasi antara lain tugas dari dosen menempati tingkatan tertinggi sebesar 41% untuk membaca, dan 46% untuk menulis, dan faktor pendukung yang selanjutnya adalah tingkat diskusi menyampaikan informasi sebesar 26%, menambah informasi sebesar 33%. Sedangkan faktor penurun anatara lain, rasa ingin tahu yang rendah mengenai sebuah keilmuan, untuk mencari informasi dan menambah pengetahuan sebesar 29%, motivasi untuk membaca masih didominasi rasa paksaan dari dosen sebesar 41%. Dan mahasiswa yang senang dengan aktivitas menulis dalam kategori menyalurkan minat sebesar 20%. Serta faktor lingkungan yang masih kurang mendukung dalam menumbuhkan budaya literasi. Mahasiswa dalam aktivitas di tempat umum lebih suka berbincang-bincang 33%, bermain gadget, game 33%, browsing 25%. Membaca hanya 7%.
ETIKA DALAM DISKURSUS PEMIKIRAN ISLAM Dari Wacana Menuju Islamologi Terapan Mibtadin Mibtadin
Suhuf Vol 31, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem teologi Islam, sebagaimana dalam al-Qur'an memandang bahwa segenap perbuatan manusia, baik dalam urusan pribadi maupun urusan kolektif, merupakan titah Allah, yang didalamnya memuat berbagai nilai, norma, dan besaran tema-tema moral-etik lainnya. Berbagai konsep dan pesan moral-etik dalam teologi Islam yang ada, diarahkan pada nilai-nilai substansial tentang ajaran dan norma-norma hidup, yang mana nilai-nilai tersebut mengedepankan visi kemanusiaan yang universal. Etika terapan menjadi salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam masyarakat agar mereka mampu dan tahu bagaimana seharusnya bersikap, bertindak, dan mengambil kebijakan yang menyangkut kepentingan umat untuk kehidupan bersama. Bangunan teologi Islam dalam hal ini menempatkan etika sebagai media untuk mengarahkan manusia agar berakhlak baik, bertindak-tanduk baik, terpuji, dan ramah baik terhadap manusia, lingkungan alam, dan terhadap Tuhan sang pencipta.
ANALISIS KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF ETIKA KERJA ISLAM Rizqi Zulfa Qatrunnada
Suhuf Vol 33, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami komitmen organisasi karyawan dalam perspektif etika kerja Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei berbentuk self-administered questionnaire. Penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi yang merupakan modifikasi dari alat ukur Mellen Meyer (2004). Partisipan dalam penelitian ini sejumlah 44 orang karyawan yang bekerja di PT X. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik deskriptif dan analisis faktor menggunakan SPSS Statistics versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi karyawan tergolong tinggi sejumlah 25 orang (57%) dan rendah 19 orang (43%), komitmen afektif terdiri dari 73% tergolong tinggi dan 27% tergolong rendah. Demikian halnya dengan komitmen normatif mayoritas tergolong tinggi (64%) dan selebihnya tergolong rendah (36%). Pada dimensi komitmen kontinuitas, karyawan memiliki persentase yang seimbang baik pada katagori tinggi dan rendah. Dimensi komitmen organisasi yang paling dominan adalah dimensi komitmen normatif (34%), diikuti oleh komitmen afektif (14%), dan komitmen kontinuitas (11%). Implikasi hasil penelitian dalam perspektif etika kerja Islam akan didiskusikan lebih lanjut.
ISTILAH-ISTILAH PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ALQURAN DAN HADIS NABI MUHAMMAD SAW Yayuli Yayuli
Suhuf Vol 29, No 1 (2017): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Alquran adalah sumber ilmu pengetahuan yang pertama dan utama. Sebagai wahyu, ia mempunyai fungsi sebagai kitab petunjuk (hudan) dan rahmat bagi seluruh alam.            Dengan demikian, Alquran mengandung nilai-nilai, sistem, dan tata cara dan pandangan hidup (the way of life). Tidak hanya masalah akidah, ibadah, dan muamalah yang diatur di dalamnya. Masalah-masalah sosial, politik, budaya, ekonomi, dan pembentukan kepribadian yang agung juga diatur, termasuk di dalamnya tentang pendidikan.            Dalam Alquran ditemukan banyak istilah yang berkaitan dengan pendidikan. Beragam istilah atau term itu, antara lain, ta'lȋm, tarbiyah, tazkiyah, irsyâd, dan lain sebagainya.            Penelitian ini ditulis dengan metodologi bayânȋ, dengan pendekatan metode tafsir maudlu’ȋ, atau deskriptif filosofis
BERBAGAI HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN AKHLAK Arief Wibowo
Suhuf Vol 28, No 1 (2016): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua juga tidak kalah pentingnya untuk menjadi contoh, disamping membimbing dan mengarahkan. Jadi peranan keluarga amat penting, berperan sebagai pendamping, pembimbing kepada anak-anaknya dalam mengajari akhlak. Memberi contoh dalam bertindak, bersikap sesuai dengan apa-apa yang dianjurkan Allah Swt. dan RasulNya. Berbagai aspek dan faktor yang turut mempengaruhi akhlak seperti adat atau kebiasaan, insting (naluri), lingkungan, pendidikan dan media informasi menurut semua pihak untuk berperan aktif, terutama adalah orang tua yang amat menentukan perkembangan akhlak putra-putrinya untuk memiliki akhlakul karimah.
MAQAM-MAQOM DALAM TASAWUF, RELEVANSINYA DENGAN KEILMUAN DAN ETOS KERJA Dian Ardiyani
Suhuf Vol 30, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara mensucikan jiwa, menjernihkan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi. Tasawuf pada mulanya merupakan gerakan zuhud (menjauhi duniawi) dalam Islam. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan pemahaman yang mendalam akan al-qur’an, tasawuf membekali seseorang bahwa segala sesuatu harus dilakukan karena dan hanya untuk Allah. Dalam ilmu tasawuf, ada maqom-maqom yang harus dilalui oleh seorang yang belajar tasawuf. Maqom adalah tingkatan seorang hamba di hadapan Allah. Maqom ini dapat diraih melalui berbagai usaha atau latihan dari seorang hamba. Dalam kehidupan modern, maqom dapat dipahami sebagi usaha atau latihan yang dilakukan seorang hamba yang ingin memiliki kedekatan dengan Allah. Usaha-uasaha yang dilakukan dapat juga mengikuti apa yang telah dirumuskan oleh para sufi terdahulu seperti Taubat, Wara’, Sabar, Faqir, Zuhud, Tawakkal, Mahabbah, Ma’rifah, dan Ridha namun dengan reinterpretasi kembali agar dapat relevan dengan keilmuan dan etos kerja secara kekinian
INTERNALISASI PENDIDIKAN ISLAM PADA PERILAKU JUJUR REMAJA Gita Aulia Nurani
Suhuf Vol 32, No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami aplikasi pendidikan Islam dalam perilaku jujur remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terbuka. Informan dalam penelitian ini adalah 132 remaja yang berusia 11 sampai 22 tahun yang tinggal di Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk perilaku jujur remaja yaitu berkata benar, tidak menyontek, menjaga kepercayaan orang lain, mengembalikan sesuatu yang bukan haknya, mengakui kesalahan yang diperbuat, membayar sesuai harga barang, tidak melarikan uang SPP, tidak mencuri, dan memberitahukan hasil ulangan pada orang tua. Perilaku jujur remaja tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu orang tua, teman, dan guru atau sekolah. Implikasi hasil penelitian terhadap pendidikan karakter dalam keluarga akan didiskusikan lebih lanjut.
KETERAMPILAN MAHASISWA SEMESTER VI DALAM MENDESAIN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN DAN MICRO TECHING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAI UMS TAHUN AKADEMIK 2014/2015 Zaenal Abdidin; Bambang Rahardjo
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana pelaksanaan pembelajaran dipandang sebagai suatu alat yang dapat membantu para pengelola pendidikan untuk menjadi daya guna dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Masalah yang mendasar dalam penelitian ini adalah tentang “Bagaimana keterampilan mahasiswa dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan implementasinya pada praktek micro teching program studi Pendidikan Agama Islam di laboratorium FAI UMS tahun akademik 2014/2015?”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa semester VI sebagai calon guru agama dalam menyusun perencanaan pembelajaran (RPP) dikatakan sudah baik karena: 1) Dalam menentukan rumusan tujuan pembelajaran dengan cara melihat materi yang akan diajarkan sehingga dapat menentukan isi dan target yang ingin dicapai. 2) Dalam menentukan materi yang akan disusun dalam RPP perlu memilih sumber belajar terlebih dahulu yang berkait dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan menunjang terhadap pencapaian tujuan. 3) Dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dengan menentukan metode pembelajaran yang sesuai agar tercipta pembelajaran yang diinginkan. 4) Dalam menentukan media, terlebih dahulu dengan melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan. 5) Dalam menentukan penilaian telah mengikuti prosedur RPP melalui empat teknik penilaian, akan tetapi karena ruang lingkupnya baru praktek mengajar maka baru dilakukan dengan teknik post test atau pre test dengan melihat tingkat kesulitan materi terlebih dahulu. Adapun dalam implementasinya, mahasiswa praktek micro teaching sudah baik dilihat dari cara membuka pelajaran sampai menutup pelajaran, akan tetapi perlu adanya perbaikan dengan banyak latihan di depan audien dibeberapa kesempatan agar lebih terbiasa dan terlatih sesuai dengan feedback dari teman-teman sebagai observer ataupun dosen pengampu di laboratorium micro teaching program studi Pendidikan Agama Islam FAI UMS
PELAKSANAAN PROGRAM KULLIYATU TAHFIDZ AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN HAFALAN SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM ASSALAAM SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nurul Latifatul Inayati; Isnaya Arina Hidayati
Suhuf Vol 30, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam merupakan pondok yang memberikan ilmu-ilmu umum dan ilmu agama, PPMI Assalaam juga memberikan nilai lebih kepada santrinya dengan program Kulliyatu Tahfidz Al-Qur’an untuk santri yang menginginkan hafalan al-qur’an lebih banyak dari hafalan yang sudah ditargetkan dari pondok. Permasalahan dalam penelitian ini terkait strategi program kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam antara lain sebagai berikut: (1) Bagaimana strategi program kulliyatu tahfidz al-qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren assalaam? (2) Apa saja hambatan-hambatan yang ditemui dalam strategi program kulliyatu tahfidz Al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam? Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi program kulliyatu tahfidz al-qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam dan hambatan-hambatannya.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ustadz dan ustadzah yang mengajar KTQ dan para santriwan dan santriwati KTQ. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara secara mendalam, observasi dan dokumentasi mengenai pelaksanaan program Kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam tahun pelajaran 2016/2017.Kesimpulannya bahwa strategi program kulliyatu tahfidz al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan santri pondok pesantren Assalaam sudah berjalan dengan baik, dengan menggunakan program Tahfidz 1 hari 1 halaman dan Takrir 1 hari 5 halaman serta menggunakan metode menghafal Bi al-nazhar dan Talaqqi yang didukung dengan fasilitas asrama khusus santri KTQ, Serta ada waktu tertentu menyetorkan hafalan dan menyiapkan hafalan pada waktu-waktu tertentu ada kunjungan ke pondok tahfidz setiap satu tahun sekali. Sementara hambatan yang ditemui tidak begitu banyak seperti banyaknya kegiatan pondok diluar kegiatan akademik dan kesantrian, dan santri yang tidak konsisten dalam menyetorkan hafalan. Banyaknya ayat yang sama menyulitkan santri dalam menghafal, rasa malas yang menyertai santri ketika akan menghafal.
PENGARUH ZOROASTER TERHADAP AGAMA DAN PERADABAN DUNIA Arief wibowo
Suhuf Vol 31, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama Zoroaster adalah satu ajaran filosofi yang dibawa oleh seorang bijak yang bernama Zarathustra yang hidup sekitar tahun 628-551 sebelum masehi. Agama Zoroaster atau majusi dikenal di dunia Barat dengan nama Zoroastranisme, sedang tokoh pendirinya adalah bernama Zaratrustra.Agama Zoroaster merupakan bentuk agama yang ajaran-ajarannya mirip dengan agama-agama atau banyak mempengaruhi budaya-budaya besar yang timbul sesudahnya. Pada masanya banyak dianut oleh manusia dipusat-pusat kebudayaan manusia, seperti Babilonia, Persia dan masih hidup sampai sekarang. Agama ini banyak mengubah dan berpengaruh terhadap budaya dan agama sampai saat ini.