cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14126869     EISSN : 24604038     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN BALLMILL DENGAN BASIS RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) Alghofari, Ahmad Kholid; Djunaidi, Much.; Fauzan, Amin
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi yang dalam industri manufaktur merupakan komponen utama. Kegagalan beroperasi mesin mengakibatkan downtime yang ujung-ujungnya menurunkan produktifitas perusahaan. Oleh karenanya diperlukan sebuah sistem perencanaan pemeliharaan agar menghasilkan availability (ketersediaan) mesin yang optimal. Perusahaan yang dijadikan proyek penelitian adalah PT. Sici Multi IndoMarmer yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi keramik (kloset jongkok, kloset duduk, washtafel, tempat sabun) dimana sistem pemeliharaan mesin, khususnya mesin ballmill yang telah dilakukan masih bersifat corrective maintenance. Tujuan dari penelitian ini adalah implementasi RCM (reliability centered maintenance) untuk dapat menentukan pemeliharan yang optimal serta dapat memprediksikan langkah untuk mengatasi kerusakan yang mungkin terjadi pada periode berikutnya berdasarkan data-data yang ada. Dari pengolahan data dan analisa diperoleh komponen-komponen yang paling sering mengalami kerusakan pada mesin ballmill , penyebab kegagalan, keputusan seleksi dan rekomendasi yang dianjurkan untuk sistem pemeliharaan dengan basis RCM.
DESAIN PRE-CAST PROFIL BERBASIS CUSTOMER NEEDS Nandiroh, Siti; Prasetyo, Hari; Priharyanto, Widyo
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 6, No. 1, Agustus 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibahas cara pengerjaan pre-cast profil. Perancangan pre-cast profil ini diharapkan dapat membantu serta memudahkan para tenaga (tukang) dalam membuat sebuah profil. Identifikasi kebutuhan pelanggan juga dilakukan untuk menentukan spesifikasi produk, membuat konsep produk dan menyeleksi konsep untuk perancangan ini. Form pernyataan pelanggan diberikan kepada responden guna mengetahui keinginana dari responden tentang produk yang akan diluncurkan. Hasil pernyataan pelanggan kemudian dikembangkan agar dapat mengetahui interpretasi kebutuhannya. Berdasarkan masukan-masukan yang diperoleh digunakan sebagai dasar perancangan pre-cast profil ini diantaranya mengenai bentuk atau model yang bervariasi, kualitas berikut juga nilai harga yang sesuai dengan pasar. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa metode pra cetak dengan menggunakan cetakan fiberglass dinilai sangat tepat untuk digunakan sebagai media pembuatan profil cetak. Fiberglass yang terbuat dari bahan resin, katalis, talk dan matt juga dinilai lebih ekonomis jika digunakan sebagai bahan baku cetakan untuk produksi massal. Karena memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan cetakan berbahan besi. Total biaya per unit untuk produksi berkapasitas 800 unit dengan menggunakan 20 cetakan sebesar Rp 1.000,00 dengan panjang @ 60 cm.
USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PRODUCTIVITY EVALUATION TREE (PET) MODELS Anis, Muchlison; Nandiroh, Siti; Supriyanto, Agung
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 3, April 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha peningkatan produktivitas merupakan suatu langkah menuju perbaikan perusahaan dimasa yang akan datang. Model perencanaan produktivitas Productivity Evaluation Tree (PET) memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mengembangkan dan menilai seluruh alternatif yang mungkin dilakukan dalam menetapkan target peningkatan produktivitas dan usaha peningkatan produktivitas. Dalam penelitian ini alternatif perencanaan ada tiga. Pertama, meningkatkan standart penggunaan bahan baku dari 20% menjadi 30%. Kedua, pengeluaran bahan baku diusulkan sama dengan bulan lalu dengan menerapkan peningkatan standart penggunaan bahan baku sama seperti dengan alternatif pertama, Ketiga, menstimulasi alternatif 2 dengan melakukan manajemen motivasi terhadap tenaga kerja. Dari hasil evaluasi pohon produktivitas maka dapat diketahui estimasi peningkatan produktivitas yang tertinggi adalah alternatif ke tiga dengan perubahan tingkat produktivitas sebesar 0,39.
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN SEBAGAI UPAYA MENJAMIN KEPUASAN PELANGGAN Sufa, Mila Faila; Harini, Dwi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan roti X sebagai perusahaan yang memproduksi roti dituntut untuk dapat memberikan kualitas yang terbaik seperti yang diharapkan konsumen, agar konsumen mendapatkan kepuasan dan tidak beralih ke produk lain. Salah satu teknik yang digunakan untuk mengupayakan kualitas dari roti adalah dengan Quality Function Deployment (QFD). Dalam penelitian ini QFD digunakan untuk mengevaluasi kualitas dari produk roti di perusahaan roti X. Untuk dapat mengetahui keinginan konsumen maka digunakan kuisioner. Selanjutnya ditentukan derajat kepentingan, tingkat kepuasan konsumen, nilai target, rasio perbaikan, sales point, bobot, normalisasi bobot, serta penentuan parameter teknik dan interaksinya. Setelah melakukan pengolahan data maka diperoleh 14 atribut yang dianggap penting oleh konsumen, dan 7 langkah serta strategi yang harus dilaksanakan perusahaan. Atribut yang dianggap paling penting adalah adalah standarisasi mutu dari bahan baku.
Kriteria Yang Berpengaruh Dalam Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Anaytical Hierarchy Process Hariyanto, Krisnadhi; Satoto, Eko Budi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 15, No. 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Employee performance is the result of work that is achieved or the results that have been done or worked by an employee within the chores that are charged to the employee. The problem is a priority weighting of the factors and sub factors to get the solution in advance in accordance with the order of priority. In this study the data collected is done by direct observation, interviews, questionnaires and literature. The data are processed to determine the priority weight of the components that affect employee performance. From the calculation by AHP method can be obtained by order of priority as follows: The first is the human resources with priority weight 0.558. The second is working environmental conditions with priority weight 0.312. Last is managerial with priority weight 0.131. Thus the factors that require attention and consideration of the company to increase work performance is a factor of human resource with the greatest priority weight.
APLIKASI FUZZY-SERVQUAL UNTUK IDENTIFIKASI PREFERENSI KEPUASAN KONSUMEN Nandiroh, Siti; Haryanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi pelayanan kepada konsumen atau pembeli harus diutamakan oleh pihak pengelola dealer, karena hal ini merupakan salah satu tuntutan yang diharapkan konsumen, dan merupakan salah satu kunci untuk dapat memenangkan persaingan dengan dealer-dealer yang lain terutama dealer-dealer penyedia kendaraan bekas. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Metode servqual merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui kriteria-kriteria kualitas yang harus ditingkatkan kualitas pelayanannya berdasarkan gap yang terjadi antara persepsi dan harapan konsumen. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada lima kriteria yang harus diperhatikan dan perlu untuk ditingkatkan pelayanannya oleh pihak pengelola UD. Citra Santosa Motor yaitu: pelayanan kepada pembeli (customer service) dengan nilai –0,054, kondisi kendaraan bekas yang ditawarkan dengan nilai –0,044, harga kendaraan yang ditawarkan dengan nilai -0,027, kelengkapan fasilitas dan lokasi dealer yang strategis dengan nilai 0,057, serta jaminan garansi yang diberikan dengan nilai 0,071.
PENERAPAN METODE JUST-IN-TIME DENGAN PEMBAKUAN KEGIATAN DAN MINIMASI WAKTU SET-UP PADA BAGIAN PERMESINAN PEMBUATAN PRODUK GT 060 Pratiwi, Indah; Nugroho, Munajat Tri; Khotimah, Siti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 6, No. 1, Agustus 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membuat produk dalam jumlah banyak menyebabkan pemborosan yang dapat mengurangi efisiensi produksi. Aktivitas yang paling banyak membuang waktu adalah aktivitas set-up mesin, untuk mengatasi masalah ini maka perlu diterapkan metode just-in-time dengan pembakuan kegiatan dan minimasi waktu set-up dengan mengambil kondisi real yang ada pada lantai produksi. Penelitian dilakukan di CV. Roda Jati, data yang digunakan adalah waktu penyelesaian komponen frame ujung produk GT 060 pada bagian permesinan dan waktu set-up mesin. Analisa meliputi : urutan kegiatan sekarang, usulan pembakuan kegiatan, perbaikan pembakuan kegiatan menggunakan minimasi waktu set-up, analisa menggunakan prinsip 5S. Hasil dari pengamatan didapatkan pembakuan kegiatan pada bagian permesinan dan mengurangi waktu set-up mesin. Waktu yang digunakan untuk memproduksi komponen tersebut sebelum dilakukan pembakuan kegiatan sebesar 4655,42 detik dan mengalami penurunan menjadi 4635,08 detik. Setelah dilakukan minimasi waktu set-up maka mengalami penurunan lagi mejadi sebesar 4296,31detik. Agar proses dapat selesai tepat waktu maka operator harus mentaati kegiatan yang telah dibakukan perusahaan dan dilakukan minimasi waktu set-up sebelum melakukan pekerjaan. Mempromosikan program 5S agar pekerja membiasakan diri untuk menjaga kerapian, kebersihan dan kedisplinan pada waktu berkerja. 
PENILAIAN KUALITAS JASA PELAYANAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR PRIMAGAMA BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMEN Djunaidi, Much.; Alghofari, Ahmad Kholid; Rahayu, Dwi Apriyanti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 1, Agustus 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PRIMAGAMA merupakan bimbingan belajar bagi siswa-siswi SMU atau sederajat untuk mencapai kelulusan dan dapat melanjutkan studinya keperguruan tinggi yang dikehendakinya. Banyaknya lembaga pendidikan yang bermunculan saat ini, menjadikan acuan bagi PRIMAGAMA untuk meningkatkan mutu pelayanan agar sesuai dengan harapan konsumen (siswa didik). Untuk Itu perlu dilakukan penilaian terhadap kualitas jasa pelayanan pada LBB tersebut. Penilaian kualitas jasa pelayanan dimaksudkan untuk menentukan atribut kualitas jasa berdasarkan pada tingkat kepentingan konsumen terhadap atribut kualitas jasa tersebut dan tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas atribut jasa pelayanan tersebut. Metode Servperf dapat digunakan untuk memilah nilai kualitas jasa pelayanan sehingga dapat digunakan untuk menentukan pioritas penanganannya.
Penentuan Lot Size Pemesanan Bahan Baku Dengan Batasan Kapasitas Gudang Utama, Dana Marsetiya
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 15, No. 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explains the problem of determining the lot size of ordering raw materials with warehouse capacity limitation in order to minimize inventory costs. Generally, the lot size of ordering raw materials determined without considering warehouse capacity. The algorithm that used is Wagner Within (WW) which is modified by adding a warehouse capacity as a constraint. The result shows the minimum of total inventory cost is 24,100 and the ordering raw materials at the week 3, 5 and 7.
ANALISIS MANUAL MATERIAL HANDLING MENGGUNAKAN NIOSH EQUATION Muslimah, Etika; Pratiwi, Indah; Rafsanjani, Fariza
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas penanganan materal yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerugian dan kecelakaan pada operator. Salah satunya adalah cedera pada sistem muskuloskeletal atau muskoloskeletal disorder (MSDs). Makalah ini mengkaji aktivitas penanganan material pada pekerja panggul beras pada gudang gudang BULOG Sub Depot Logistic Wil III Surakarta Pergudangan Beras 305 Grogol, Sukoharjo, dengan menggunakan NIOSH equation. Dari hasil pengukuran terhadap 4 pekerja yang melakukan kegiatan panggul beras, diperoleh bahwa kegiatan ini termasuk kegiatan yang ringan berdasarkan perhitungan konsumsi energi. Namun demikian, beban angkat aktual diatas beban yang direkomendasikan dengan tingkat Lifting Index (LI) > 1, dan berpotensi menyebabkan MSDs.

Filter by Year

2003 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 22, No. 2, December 2023 Vol. 22, No. 1, June 2023 Vol. 21, No. 2, December 2022 Vol. 21, No. 1, June 2022 Vol. 20, No. 2, December 2021 Vol. 20, No. 1, June 2021 Vol. 19, No. 02, December 2020 Vol. 19, No. 1, June 2020 Vol. 18, No. 2, Desember 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 More Issue