cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
Tingkat Kekerasan dan Daya Terima Biskuit dari Campuran Tepung Jagung dan Tepung Terigu dengan Volume Air yang Proporsional Miftakhul Istinganah; Rusdin Rauf; Endang Nur Widyaningsih
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i2.5537

Abstract

Penggunaan tepung jagung sebagai bahan pensubstitusi tepung terigu dapat menurunkan daya terima biskuit. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan air dengan volume air yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kekerasan dan daya terima biskuit dari campuran tepung jagung dan tepung terigu dengan volume air yang proporsional. Penelitian ini menggunakan  rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu biskuit dengan campuran tepung jagung dan tepung terigu masing-masing 40:60, 60:40, 80:20, dan 100:0.  Penelitian ini dilakukan dengan mengukur daya serap air dari perlakuan campuran tepung jagung dan tepung terigu. Daya serap air dijadikan sebagai acuan volume air dalam pembuatan biskuit dari setiap perlakuan. Selanjutnya diuji kekerasan dan daya terima biskuit dari campuran tepung jagung dan tepung terigu. Hasil penelitian uji kekerasan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh biskuit dengan campuran tepung jagung dan tepung terigu. Biskuit dengan campuran tepung jagung dan tepung terigu 40:60  memiliki tingkat kekerasan yang paling tinggi yaitu 3757,00 g. Hasil uji daya terima biskuit menunjukkan bahwa terdapat pengaruh campuran tepung jagung dan tepung terigu terhadap aroma, rasa dan keseluruhan. Namun tidak ada pengaruh terhadap warna dan tekstur biskuit. Secara keseluruhan, perlakuan yang paling disukai adalah campuran tepung jagung dan tepung terigu 80:20.
Gambaran Penyakit Tidak Menular di Universitas Sriwijaya Feranita Utama; Anita Rahmiwati; Halidazia Alamsari; Mia Asni Lihwana
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i2.7593

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi dan terus meningkat serta hubungannya dengan penyakit kardiovaskuler, stroke, retinopati, dan penyakit ginjal. Hipertensi juga menjadi faktor risiko ketiga terbesar penyebab kematian dini.  Obesitas merupakan faktor risiko hipertensi yang dapat dimodifikasi. Menurut WHO, pada tahun 2014 prevalensi obesitas di dunia  yaitu 11% pada pria dan 15% pada wanita. Angka ini mengalami peningkatan dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 1980 (5% pada pria dan 8% pada wanita).Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi dan obesitas pada karyawan di Universitas Sriwijaya.Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, timbangan, microtoise, dan tensimeter digital. Penelitian ini dilakukan di Universitas Sriwijaya. Sampel adalah karyawan dengan usia 24-57 tahun yang berjumlah 110 orang.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang menderita hipertensi sebesar 27,3% dan mengalami obesitas sebesar 34,5%. Rata-rata umur karyawan Unsri adalah 38 tahun keatas dan rata-rata bekerja selama 12 tahun keatas. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (61,8%), melakukan aktivitas fisik sedang (62,7%), memiliki asupan karbohidrat yang cukup (56,4%), asupan protein kurang (57,3%), asupan lemak cukup (59,1%) dan asupan garam yang cukup (51,8%). Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik 57,3% dan sikap yang positif 69,1%.Kesimpulan: Prevalensi hipertensi dan obesitas pada karyawan Universitas Sriwijaya cukup tinggi.
APLIKASI LATIHAN RENTANG GERAK DENGAN BERBAGAI PENDEKATAN PADA PASIEN STROKE Ni Kadek Diah Purnamayanti; Nurma Yuni Pari Usemahu; Fatih Haris M; Marina Kristi Layun
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v13i1.11098

Abstract

Stroke secara patofisiologis terjadi sebagai dampak iskemia atau hemoragi pada pembuluh darah otak yang berkontribusi pada angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Angka morbiditas yang tinggi berimplikasi pada  pembiayaan rehabilitasi yang mahal dan angka ketergantungan yang tinggi. Berdasarkan kesenjangan tersebut studi ini bertujuan untuk mengeksloprasi berbagai pendekatan untuk meningkatkan efektivitas program rehabilitasi stroke. Studi literatur ini dilakukan melalui telusur online di 3 data base yaitu Google Scholar, Scopus dan Sage Journal. Adapun kriteria inklusi dalam proses penelusuran antara lain publikasi dalam rentang 2013-2018 dan ditulis dalam Bahasa Inggris. Sedangkan literatur akan diekslusi apabila tidak dapat diakses full text, design penelitiannya bukan RCT, konten tidak relevan dengan outcome yang diinginkan,  dan tidak memenuhi critical appraisal. Pencarian kata kunci yang digunakan adalahstroke patient AND post stroke care OR rehabilitation AND family based OR family care giver OR self exercise. Hasil studi terdapat 11 penelitian dengan desain RCT. Pendekatan berfokus pada latihan rentang gerak peningkatan kekuatan otot ekstremitas dapat dilakukan dengan memberdayakan pasien dan keluarga. Penggunaan alat bantu latihan dengan media virtual dapat membuat suasana latihan menyenangkan dan meningkatkan motivasi pasien.
Hubungan Sikap Kerja Berdiri Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Kasir Luwes Surakarta Siti Rachmawati; Seviana Rinawati; Esa Luh Tiaswani; Iwan Suryadi
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i2.13608

Abstract

Keluhan Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Sikap kerja berdiri merupakan salah satu penyebab terjadinya keluhan LBP atau nyeri punggung bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja berdiri dengan keluhan nyeri punggung bawah pada kasir Luwes Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Purposive sampling digunakan untuk menentukan sampelnya. Sampel terdiri dari 59 kasir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengukur postur berdiri, dan Keluhan Low Back Pain didiagnosis menggunakan kuisioner Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionaire. Data dianalisis menggunakan Uji Koefisien Korelasi RankOrder Spearman nonparametrik. Hasil penelitian tentang postur kerja berdiri menunjukkan bahwa 23,7% responden memiliki risiko postur kerja yang rendah dan 76,3% responden memiliki risiko postur kerja sedang. Sedangkan penelitian tentang nyeri punggung bawah menunjukkan 52,5% keluhan ringan, 44,1% keluhan sedang, dan 3,4% keluhan tinggi. Uji statistik korelasi antara postur kerja berdiri dan nyeri punggung bawah menunjukkan nilai p sebesar 0,000 dengan kekuatan korelasi 0,54. Dengan demikian, sikap kerja berdiri memiliki korelasi yang signifikan dengan keluhan nyeri punggung bawah.
Studi Kualitatif Persepsi Citra Tubuh Remaja yang Kurus dan Gemuk Serta Upaya untuk Mencapai Tubuh Ideal Pada Siswi SMA Negeri 1 Kota Bogor Pusparini Pusparini; Refdanita Refdanita; Tonny C Maigoda; Dodik Briawan
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v6i1.5507

Abstract

Body image distortion has been linked with mind, emotion, sensation and strongly related tosize, and shape of individual performance. This research aimed to investigate the perception of bodyimage for adolesscent in the second grade of senior high school in SMAN 1 Bogor. A qualitative designwas used to conduct this research by using indepth interview with phenomenology approach. Six students,who were all women, consist of three students were overweight/obese and the other were lean.Allof students were interviewed regarding their perception related three domain areas which were: bodyperception,perception of current body and efforts for achieving the ideal body composition shape. Thefindingsindicated the three student who were overweigt/obese pointed out that they were happy andacceptedwith their performance but they were not better performing. The other of three student whowerelean stated that they had many perception with their body image such as: thin, was not goodlooking,andunbalancing high and weight. Almost all of the students had a similar perception abouttheirbody image whether they were overweight/obese and lean. They were not unhappy with their performance,but they had the same opinion about ideal body shape.
ANGKA ASAM DAN PEROKSIDA MINYAK JELANTAH DARI PENGGORENGAN LELE SECARA BERULANG Zulfa Khoirunnisa; Agung Setya Wardana; Rusdin Rauf
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9764

Abstract

Minyak goreng merupakan bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Penggunaan minyak goreng berulang kali akan mengakibatkan kerusakan minyak yang terdiri dari kerusakan oksidasi dan hidrolisis. Lele menjadi makanan yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia karena rasanya enak dan harganya juga relatif murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka asam dan peroksida minyak jelantah dari penggorengan lele secara berulang. Metode Penelitian ini adalah sampel diperoleh dari minyak goreng yang telah digunakan untuk menggoreng lele sebanyak tiga kali pada hari pertama dilanjutkan tiga kali pada hari kedua sehingga menjadi enam kali dan dilanjutkan tiga kali pada hari ketiga sehingga menjadi sembilan kali dengan ketentuan setiap menggoreng terdapat 3 ekor lele. Lele yang digunakan yaitu lele dengan berat 100-120 gram dengan penambahan bumbu. Deep frying merupakan metode penggorengan yang digunakan. Cara penggorengan diawali dengan memanaskan minyak goreng hingga mencapai suhu 150-165oC. Sampel diambil sebanyak 50 gram setelah dilakukan penggorengan dan dimasukkan kedalam botol kaca kemudian disimpan dalam suhu kulkas untuk dianalisis angka asam dan angka peroksida. Seluruh jumlah angka asam dan angka peroksida pada penggorengan hari pertama hingga penggorengan hari ketiga masih dalam batas standar SNI 3741:2013 yang telah ditentukan.
Faktor– Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Akseptor KB Di Puskesmas Purwosarikota Surakarta Ratnasari Hasibuan; Izzatul Arifah; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i1.9215

Abstract

MKJP merupakan metode kontrasepsi cost efficien untuk mencegah kehamilan dan secara program efektif dalam menurunkan TFR serta menekan laju pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan jumlah anak yang diinginkan, dukungan suami, dan efek samping dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Akseptor KB di Puskesmas Purwosari KotaSurakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2019. Populasi penelitan 1.502 PUS usia 17-49 tahun akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Purwosari. Jumlah sampel penelitian sebanyak 282 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Pengambilan data dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Hasil analisis data berdasarkan uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan (p=0,012), dukungan suami (p=0,045), dan efek samping (p=0,001) dengan pemilihan MKJP. Kesimpulannya adalah responden dengan jumlah anak yang diinginkan terpenuhi, mendapatkan dukungan suami, dan tidak mengalami efek samping cenderung memilih menggunakan MKJP.Disarankan bagi Bidan untuk memberikan Informed Choice kepada calon akseptor KB, sehingga dapat memilih kontrasepsi karena tahu kelebihan dan kekurangan dalam hal ini efek samping dari setiap metode kontrasepsi. Kemudian apabila ada efek samping yang dirasakan, PUS paham tentang cara mengatasinya.
Hubungan antara Karakteristik Sensorik Makanan dengan Sisa Makanan Biasa pada Pasien Rawat Inap RSUD Dr. Soeratno, Gemolong, Kabupaten Sragen Vivin Ariyanti; Endang Nur Widyaningsih; Rusdin Rauf
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i1.5488

Abstract

Makanan yang disajikan di rumah sakit berfungsi untuk mempertahankan daya tahan tubuh dan membantu proses penyembuhan sehingga tingginya sisa makanan dapat berpengaruh terhadap kesehatan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sensorikmakanan dengan sisa makanan biasa pada pasien rawat inap RSUD dr. Soeratno Gemolong. Jenis penelitian ini adalah crossectional. Jumlah responden 40orang, dipilih dengan cara konsekutif sampling. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik sensorik makanan yaitu warna, aroma, rasa dan tekstur makanan yang diperoleh melalui kuesioner makan pagi, siang dan sore serta data sisa makanan pasien yang diperoleh dengan metode penimbangan. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Secara keseluruhan karakteristik sensorik makanan (warna, aroma, rasa,tekstur) dalam kategori Baik. Karakeristik sensorik pada warna kategori menarik 87,5%, pada aroma kategori sedap 82,5%, pada rasa kategori enak 85,5% dan pada tekstur kategori sesuai 97,5%. Rata-rata sisa makanan responden 26,6%. Secara statistik, ada hubungan antara warna, aroma dan rasa makanan dengan sisamakanan biasa pada pasien rawat inap di RSUD dr. Soeratno Gemolong. Tidak ada hubungan antara tekstur makanan dengan sisa makanan biasa pada pasien rawat inap RSUD dr. Soeratno Gemolong.
PENGARUH PEMBERIAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN FUTSAL DI MALEO FUTSAL MAGETAN Dea Linia Romadhoni; Isnaini Herawati; Arif Pristianto
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i1.7004

Abstract

VO2max merupakan kemampuan olah daya aerobic terbesar yang dimiliki seseorang. Hal ini ditentukan oleh jumlah zat asam (O2) yang paling banyak dapat dipasok oleh jantung, pernapasan pada setiap menitnya. Dengan faktor-faktor yang mempengaruhi berupa usia, jenis kelamin, ras dan gen, keadaan latihan, tekanan darah dan denyut jantung. VO2max dapat diukur menggunakan bleep test. Program fisioterapis yang diberikan pada pemain futsal dalam meningkatkan VO2max antara lain adalah Circuit Training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max. Metode penelitian ini menggunakan quasi-experiment dengan desain penelitian pre and post test with control group design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang. Uji statistik menggunakan wilcoxon test dengan hasil didapat ada pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max pada pemain futsal dengan nilai p =  0,01 ( 0,05). Sedangkan untuk uji beda pengaruh didapatkan nilai p =  0,02 ( 0,05). Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max.
STUDI KOMPARASI KEJADIAN HIPERTENSI PADA PELATIHAN TRAINING OF TRAINER KELUARGA SEHAT DI BBPK CILOTO DAN BAPELKES BATAM Supriyono Supriyono
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i1.8935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kejadian hipertensi secara empiris pada  dua lokasi yang  meliputi hubungan karakteristik (usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan)  dengan  kejadian hipertensi  pada  peserta  pelatihan TOT  Keluarga Sehat. Penelitian ini  bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh, dimana sampel yang digunakan adalah seluruh peserta yang mengikuti pelatihan, yaitu sebanyak  60 responden, yang tersebar di 2 lokasi yaitu BBPK Ciloto dan Bapelkes Batam, masing-masing  30 responden. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan menggunakan uji statistik Sperman Rank. Sedangkan untuk mengetahui perbandingan antar  dua  populasi adalah dengan distribusi frekuensi dari variabel-variabel. Dalam penelitian ini diperoleh hasil  tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia, jenis kelamin  dan tingkat pendidikan dengan hipertensi. Namun bila dilihat dari masing-masing variabel, maka peserta pelatihan dari BBPK Ciloto mempunyai kejadian hipertensi lebih baik  dibandingkan dengan peserta dari Bapelkes Batam. Disarankan  agar setiap lembaga pendidikan dan pelatihan menyediakan poliklinik yang dilengkapi dengan tenaga medis dan paramedis.