cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
HUBUNGAN POLA KONSUMSI IKAN TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI POSYANDU AISYIYAH CABANG SOLO UTARA RANTING BANYUANYAR Aurulia Banuar Anggarianti; Setyaningrum Rahmawaty; Elida Soviana
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i2.4589

Abstract

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki manfaat sangat berguna, diantaranya dapat menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah serta memperkecil risiko serangan jantung pada lansia. Mengetahui hubungan pola konsumsi ikan (jenis, jumlah dan frekuensi) terhadap kadar kolesterol pada lansia di Posyandu Aisyiyah Cabang Solo Utara. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan melibatkan 42 lansia yang berusia 46-75 tahun, pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Aisyiyah Cabang Solo Utara Ranting Banyuanyar. Data pola konsumsi ikan yang terdiri dari jenis, jumlah dan frekuensi konsumsi ikan didapatkan dengan menggunakan semi quantitative food frequency questionnaire dan kadar kolesterol darah lansia didapatkan dengan cara mengambil sampel darah kapiler menggunakan metode electrode-based biosensor. Duapuluh dua (64,7%) responden mengkonsumsi non oily fish, 23 (67,6%) responden memiliki jumlah konsumsi ikan kurang, 29 (85,3%) responden memiliki frekuensi konsumsi ikan baik dan 19 (55,9%) responden memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan jenis konsumsi ikan dengan kadar kolesterol yang memiliki nilai p = 1,00; jumlah konsumsi ikan terhadap kadar kolesterol memiliki nilai p = 0,060 sedangkan untuk frekuensi konsumsi ikan memiliki nilai p =0,201. Konsumsi oily fish dapat menurunkan kadar kolesterol darah walaupun secara statistik tidak terdapat hubungan antara pola konsumsi ikan terhadap kadar kolesterol.
Hubungan Antara Persepsi Pasien Tentang Kualitas dan Kemauan Membayar Pelayanan Kesehatan Gigi di MMC UMS Edi Karyadi; Bhisma Murti
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v6i1.5567

Abstract

Until now there is no standard for measuring the standard willingness to pay of patients andpatient satisfaction for the quality of dental care. Research purposes to assess the magnitude ofwillingness to pay for outpatient dental care and want to test the factors that affect willingness to pay foroutpatient dental care at the Muhammadiyah Medical Center (MMC UMS). This study was observationalanalytic study with cross-sectional approach, where all the variables studied were observed at the sametime. The study population was patients who received outpatient dental care with systematic sampling.To the adequacy of the sample required a minimum sample size of 120. The data collection by questionnairecontent validity technique. The results showed 60.8% of patient education level is college.Theaverage patient’s willingness to pay for dental care Rp.60.833. The average satisfaction score ofpatientson dental health services is 77.35 (including the high satisfaction category). While the averagepatientincome for Rp.2.110.417.Statisticalanalysis proves ‘there is a positive correlation’betweenservicequality and willingness to pay for dental care patients (r = 0247, p 0.05). In this study alsoproves‘there is a positive correlation’ between the patient and the willingness to pay income dental care(r= 0.730, p 0.05). With the regression test showed the ‘three variables (education, income andqualityof service)’ jointly able to predict variations in the willingness of patients to pay for 59.7% andstatisticallyfit regression model (valid) (p 0.001).
PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAPPENURUNAN KADAR ASAM URAT PADAPENDERITA ASAM URAT DI DUSUN KADISORODESA GILANGHARJO KECAMATAN PANDAK KABUPATEN BANTUL DIY TAHUN 2017 Pramukti Dian Setianingrum
Jurnal Kesehatan Edisi Khusus No 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v0i1.7594

Abstract

Latar Belakang :Asam urat adalah senyawa dalam air yang merupakan hasil akhir metabolism purin. Tanda dan gejalanya yaitu peradangan pada sendi yang tertekan, terasa nyeri, dan kemerahan pada daerah yang telah terjadi asam urat, kekakuan serta pembengkakan pada sendi yang tertekan.Data posyandu lansia di dusun kadisoro terdapat 64 lansia menyatakan mepunyai keluhan asam urat. Daun salam di Dusun Kadisoro belum dimanfaarkan sebagai obat herbal karena  tidak mengetahui fungsi dan manfaat dari daun salam tersebut.Tujuan:Mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun salam Syzygium polyanthum) terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita asam urat di Dusun Kadisoro Desa Gilangharjo Kecamatan PandakKabupaten Bantul DIY.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yaitu menilai pemberian air rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat dengan pendekatan Quasi Eksperiment Design dengan menggunakan Non Equivalent Control Group. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik non probability sampling yaitu Purposive Sampling. Jumlah yang diperoleh 36 responden. Pemberian air rebusan daun salam selama 3 hari.Hasil:Berdasarkanhasil hasil uji Wilcoxon test statistics diperoleh nilai Asymp. Sig. sebesar 0,001 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh pemberian air rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita asam urat di Dusun Kadisoro Gilangharjo Pandak Bantul DIY.Kesimpulan :Berdasarkan hasil  analisis mengenai pemberian air rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita asam urat di Dusun Kadisoro Desa Gilangharjo Pandak Bantul DIY setelah meminum air rebusan daun salam mengalami penurunan kadar asam urat.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Voluntary Counseling and Testing (VCT) dengan Partisipasi mengikuti VCT pada Wanita Pekerja Seksual Efrisan Nur Aidha; Happy Dwi Aprilina
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v13i2.11734

Abstract

Tes HIV sering disebut dengan VCT (Voluntary Counseling and Testing) adalah tes yang dilakukan untuk mengetahui status HIV dan dilakukan secara sukarela serta melalui proses konseling terlebih dahulu. Keinginan untuk melakukan tes HIV harus datang dari kesadaran sendiri, siapapun tidak boleh melakukan tes HIV tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Data per Agustus 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap mencatat adanya 33.181 orang datang berkunjung dan melakukan test VCT dengan hasil 165 orang reaktif HIV. Adanya lokalisasi di Kabupaten Cilacap serta rendahnya tingkat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan VCT membuat semakin tingginya tingkat penyebaran penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang VCT dengan partisipasi mengikuti VCT pada wanita pekerja seksual di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling pada 124 responden. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan WPS tentang VCT dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan VCT hal tersebut dibuktikan dengan nilai p value α (0,030,05). Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sikap WPS dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan VCT hal tersebut dibuktikan dengan nilai p value α (0,000,05).
KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS NGUNTORONADI I KABUPATEN WONOGIRI Lissa Inggar Dewanty; Titik Haryanti; Tri Puji Kurniawan
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i1.3406

Abstract

Perbandingan Minuman Jus Belimbing Dan Jus Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Rancagede Tahun 2020 Solihati Solihati; Lastri Mei Winarni; Siti Sumaedah
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i2.13476

Abstract

Pendahuluan, hipertensi menjadi urutan keenam dalam sepuluh penyakit tidak menular di Indonesia . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan minuman jus belimbing dan jus wortel terhadap tingkat perubahan tekanan darah penderita hipertensi pada lansia. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan One Group pretest and post test untuk membandingkan hasil intervensi pemberian minuman jus belimbing dan jus wortel. Total sampel yang diambil adalah 30 responden dengan kelompok jus belimbing 15 responden dan kelompok jus wortel 15 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan incidental sampling. Intervensi dilaksanakan dengan memberikan jus belimbing dan jus wortel kepada masing-masing kelompok selama 5 hari dalam 5 minggu. Tekanan darah di ukur menggunakan  Sphygmomanometer dan analisis perbedaan menggunakan uji Mann-Whitney. Kesimpulan  Pemberian jus belimbing menurunkan tekanan sistolik sekitar 44 mmHg dan menurunkan tekanan diastolik sekitar 22 mmHg, sedangkan pemberian jus wortel menurunkan tekanan sistolik dengan rata-rata 33,34 mmHg dan menurunkan tekanan diastolik rata-rata 7.34 mmHg. Hasil uji Mann-Whitney diketahui p value 0.000 untuk pemberian jus belimbing dan 0.002 untuk pemberian jus wortel
Pengaruh Pendidikan Gizi Dengan Media Audio Kinestetik (Senam dan Lagu Pesan Gizi Seimbang) terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Anak SD Muhammadiyah 4 Kandangsapi Surakarta Himaa Aliya; Muwakhidah Muwakhidah
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i2.5534

Abstract

SD Muhammadiyah 4 Kandangsapi Surakarta merupakan salah satu sekolah yang masuk dalam persentase pengetahuan kurang yaitu 59% siswa mempunyai pengetahuan kurang mengenai gizi seimbang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan gizi seimbang adalah melalui pendidikan gizi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media audio kinestetik terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada anak SD Muhammadiyah 4 kandangsapi Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment design dengan rencana one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 47 responden. Media yang digunakan dalam penelitian ini berupa media audio kinestetik (senam dan lagu pesan gizi seimbang). Analisis data menggunakan uji Kolmogorof Smirnov dan Uji Wilcoxon sign test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji Wilcoxon sign test mengenai pengetahuan gizi diperoleh nilai p = 0.001, artinya ada pengaruh pendidikan gizi dengan media audio kinestetik terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Bagi pihak sekolah sebaiknya media audio kinestetik (senam dan lagu pesan gizi seimbang) dapat diterapkan oleh semua siswa SD Muhammadiyah 4 Kandangsapi Surakarta pada saat melakukan senam pada hari jumat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI DENGAN KESIAPAN SISWI SD DALAM MENGHADAPI MENARCHE Ida Nurmawati; Feby Erawantini
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9770

Abstract

Saat ini usia menstruasi pertama kali pada remaja putri terjadi lebih cepat dengan tidak diikuti kesiapan remaja dalam menghadapi menarche. Sehingga remaja memiliki respon negatif terhadap menarche yang dialaminya seperti merasa takut, terkejut, sedih, kecewa, malu, khawatir, dan bingung. Hasil survey SDKI tahun 2012 menyarankan remaja perlu dibekali informasi yang cukup menjelang haid pertamanya (menarche). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswi SD tentang menstruasi dengan kesiapan siswi SD dalam menghadapi menarche. Jenis penelitian bersifat observatiobal study dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas 6 SDN Tegalgede 01 Kabupaten Jember berjumlah 37. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik sampling jenuh sehingga total sampel berjumlah 37 siswi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Rank Spearman. Analisis bivariat menggunakan tabel silang diketahui bahwa siswi dengan kesiapan baik lebih banyak terjadi pada siswi dengan pengetahuan baik (82,4%) dibandingkan siswi dengan pengetahuan kurang (30%). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan tingkat pengetauan siswi SD tentang menstruasi dengan kesiapan siswi dalam menghadapi menarche (p value = 0,026). Berdasarkan nilai r = 0,367 diketahui bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin siap siswi dalam menghadapi menarche.
Efek Antidiabetik Ekstrak Daun, Bunga dan Akar Kembang Bulan (Tithonia Diversifolia) pada Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) yang diinduksi Aloksan Retno Sintowati; Nurhayati Nurhayati; Sares Daselva; Rosyid Prasetyo
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i1.12259

Abstract

Tanaman kembang bulan (Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray) mengandung senyawa kimia aktif saponin, polifenol dan flavonoid yang terdapat pada bagian daun, bunga, dan kulit batang. Kandungan tersebut diduga mampu meregenerasi sel β pankreas dengan mekanisme antioksidan sehingga dapat meningkatkan produksi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiabetik ekstrak etanol 70% daun, bunga, dan akar tanaman kembang bulan pada tikus jantan Wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi aloksan. Rancangan  yang digunakan adalah True  Experimental-Post  Test  Only  Control  Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah tikus Wistar sebanyak 55  ekor  yang terbagi dalam 5 kelompok perlakuan dengan 5 kali pengulangan yaitu kontrol negatif (alloxan+aquades), kontrol positif (alloxan +glibenklamid), P1 (alloxan dan dosis ekstrak 100 mg/kgBB),  P2  (alloxan  dan dosis ekstrak 500 mg/kgBB),  dan  P3  (alloxan  dan dosis ekstrak 1.500 mg/kgBB). Kelompok P1, P2, dan P3 masing-masing ada 3 yaitu perlakuan ekstrak daun, bunga, dan akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dosis ekstrak daun, bunga, dan akar memiliki efek menurunkan gula darah dibanding kontrol negatif (p0.05). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pelakuan ekstrak daun, bunga dan akar (signifikansi 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol 70% daun, bunga, dan akar tanaman kembang bulan dosis 100 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 1.500 mg/kgBB mempunyai efek antidiabetik pada tikus putih jantan Wistar yang diinduksi aloksan. Dosis paling efektif sebagai antidiabetik adalah dosis 1.500 mg/kgBB.Kata kunci : Antidiabetik; Gula darah; Kembang Bulan; Tithonia diversifolia
Pengaruh Penambahan Sari Buah Nanas (Ananas Comosus) terhadap Jumlah Bakteri Asam Laktat (BAL) dan Nilai pH Soyghurt Emiliya Kusuma Wardani; Siti Zulaekah; Eni Purwani
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i1.5494

Abstract

Penambahan sari buah nanas pada soyghurt dapat meningkatkan mutu organoleptik soyghurt. Sari buah nanas mengandung gula yang dapat meningkatkan aktivitas bakteri asam laktat (BAL). Sari buah nanas ditambahkan untuk memperbaiki citarasa soyghurt. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) dan nilai pH soyghurt. Penelitian dilakukan dengan konsentrasi sari buah nanas pada pembuatan soyghurt dengan variasi konsentrasi 0%, 15% dan 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) soyghurt dan kecenderungan adanya pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap nilai pH soyghurt. Jumlah bakteri asam laktat (BAL) tertinggi diberikan oleh soyghurt dengan penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0% yaitu 2,88 x 14108"  CFU/ml. Nilai pH tertinggi diberikan oleh soyghurt dengan penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0% yaitu 4,15.