cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
Determinan Lingkungan Fisik Rumah Terhadap Pneumonia pada Balita di Pinggiran Sungai Musi Prajadiva, Gananda; Ardillah, Yustini
Jurnal Kesehatan Edisi Khusus No 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurnal kesehatan.v0i1.7582

Abstract

Daerah pinggiran sungai Musi merupakan daerah yang masuk sebagai daerah kumuh di Kota Palembang. Kasus pneumonia di Kota Palembang banyak ditemukan di daerah ini. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan lingkungan fisik rumah dengan kejadian pneumonia. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan metode kasus kontrol. Terdapat 78 sampel yang terdiri dari 26 kasus dan 52 kontrol dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengukuran. Analisis data menggunakan uji chi square dan analisis regresi logistic ganda. Hasil analisis data menunjukkan dari 10 variabel yang diteliti terdapat 7 variabel yang berhubungan yaitu riwayat pemberian ASI eksklusif [OR=3,022 (95%CI; 1,132-8,071)], luas ventilasi [OR=3,167 (95%CI; 1.138 ? 8,815)], kepadatan hunian rumah [OR=3,422 (95%CI; 1,228-9,538)], pencahayaan [OR=5,588 (95%CI; 1,970-15,849)], suhu [OR=3,947 (95%CI; 1,463-10,643)], kelembaban [OR=3,422 (95%CI; 1,228?9,538)] dan keberadaan anggota keluarga yang merokok [OR=0,034 (95%CI; 1,216-13,378)]. Berdasarkan hasil analisis multivariat, variabel pencahayaan merupakan variabel yang paling berhubungan dengan Odds Ratio 10,165; 95% CI 1,887 - 54,743.Rumah tangga dengan kondisi lingkungan yang masih belum memenuhi syarat seperti tingkat pencahayaan yang minim dapat berisiko menyebabkan terjadinya pneumonia pada balita.
Kitchen Safety Behaviour Sebagai Upaya Preventif Kebakaran di Lingkungan Rumah Tangga Lestari, Mona; Lisianti, Ani Nidia; Ainy, Asmaripa
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurnal kesehatan.v11i2.7665

Abstract

Di lingkungan rumah tangga, kejadian kebakaran banyak disebabkan oleh kegiatan masak memasak di dapur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemenuhan aspek home safety terutama di wilayah dapur sebagai salah satu area dengan risiko terjadinya kebakaran paling besar di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian survey kuantitatif dengan metode wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Sampel sejumlah 150 rumah tangga yang tersebar di kota Palembang dan diambil secara random melalui teknik proportional sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keselamatan di dapur telah menunjukkan hasil yang baik. Masyarakat telah mampu berperilaku aman dalam melakukan kegiatan di dapur.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE ROLE PLAY TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA KELAS X Nugroho, Farid Setyo
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i1.8956

Abstract

Masih tingginya stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) dan Anak Dengan HIV dan AIDS (ADHA) disebabkan kurangnya pengetahuan dan sikap masyarakat tentang tata cara penularan HIV. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode roleplay tentang ODHA terhadap pengetahuan dan sikap siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan Pre dan Post Test.Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode role play dengan pengetahuan siswa kelas X tentang ODHA dimana p value sebesar 0,000. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode roleplay dengan sikap siswa kelas X tentang ODHA dimana p value sebesar 0,000. Pendidikan kesehatan dengan role play memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan terbentuknya sikap yang positif terhadap ODHA.
Persepsi Risiko Penumpang Pesawat Terbang Lestari, Mona; Rahmawaty, Annisa; Etrawati, Fenny; Cahyani, Nova Apriza; Kasih, Shinta Dwi; Rabiah, Masayu Gemala; Ardiansyah, Reza
Jurnal Kesehatan Edisi Khusus No 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurnal kesehatan.v0i1.7560

Abstract

Faktor manusia merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan pesawat. Melakukan tindakan tidak aman/unsafe act merupakan salah satu tindakan yang terbentuk dari persepsi risiko.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran persepsi risiko penumpang pesawat berdasarkan usia, jenis kelamin, dan jenis maskapai yang dipilih. Desain penelitian Cross-Sectional dengan 164 penumpang pesawat di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian ini diketahui bahwasebanyak 53,3% penumpang yang berusia remaja (14-25 tahun) memiliki persepsi risiko yang kurang baik terhadap keselamatan transportasi udara. Selain itu, terdapat 48.7% penumpang yang memiliki persepsi risiko kurang baik berjenis kelamin laki-laki dan 48,5% penumpang yang tidak bergantung pada brand/jenis maskapai tertentu memiliki persepsi risiko kurang baik. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas penumpang yang memiliki persepsi risiko keselamatan kurang baik berusia remaja (14-25 tahun), berjenis kelamin laki-laki, dan tidak bergantung pada brand tertentu.
Hambatan Akses Informasi Kesehatan Reproduksi Pada Mahasiswa Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Arifah, Izzatul; Sharfina, Meutia Fildzah
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurnal kesehatan.v11i2.7532

Abstract

Ketersediaan pelayanan dan adanya kebutuhan untuk mengakses informasi saja belum dapat meningkatkan akses jika remaja masih mengalami berbagai hambatan akses. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan hambatan akses kognitif dengan akses informasi kesehatan reproduksi pada mahasiswa.Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa fakultas-fakultas kesehatan (FIK Farmasi, kedokteran dan kedokteran gigi) di Universitas Muhammadiyah Surakarta berjumlah 280 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknikProportional Random Sampling. Instrumen penelitian berupa self- administered kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi analisis bivariabel dengan uji statistik Chi-Square dan analisis multivariabel menggunakan uji regresi logistic dengan dengan tingkat kemaknaan 95%. Analisis multivariabel menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara hambatan akses kognitif setelah mempertimbangkan variabel lain yaitu hambatan akses psikososial dan jenis kelamin (p<0,050). Terdapat kecenderungan responden yang mengakses informasi kesehatan reproduksi lebih tinggi pada kelompok yang tidak mengalami hambatan dibanding yang mengalami hambatan akses kognitif. Ada hubungan yang bermakna antara hambatan akses psikososial dan jenis kelamin dengan akses informasi kesehatan reproduksi. Tidak terdapat hubungan antara tingkat penghasilan orang tua dengan akses informasi kesehatan reproduksi.
ASUPAN SERAT, BEBAN GLIKEMIK DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Soviana, Elida; Maenasari, Dia
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i1.8936

Abstract

Penatalaksanaan terapi pada diabetes melitus ditujukan untuk mengontrol kadar glukosa darah yang dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan tinggi serat dan beban glikemik rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara serat dan beban glikemik terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Klinik Jasmine 2 Surakarta. Penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional dan teknik pengambilan subjek secara consecutive sampling sebanyak 40 orang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data asupan serat dan karbohidrat diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) satu bulan terakhir dan pengumpulan data kadar glukosa darah puasa menggunakan metode spektrofotometri. Beban glikemik makanan didapatkan dari hasil analisis jumlah gram karbohidrat pada setiap makanan dikalikan dengan indeks glikemik makanan tersebut kemudian dibagi 100. Analisis data menggunakan software SPSS for windows versi 20 dan analisis data dengan uji Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 100% subjek penelitian memiliki asupan serat yang rendah dengan rata-rata asupan serat sebesar 14,33?2,72 gram. Sebanyak 55% subjek penelitian memiliki beban glikemik yang tinggi dengan rata-rata sebesar 121,19?24,29 gram. Persentase subjek penelitian yang memiliki kadar glukosa darah puasa normal dan tinggi masing-masing sebanyak 50% dengan rata-rata kadar glukosa darah puasa sebesar 149,25?25 mg/dL. Hasil uji hubungan antara asupan serat dengan kadar glukosa darah puasa menunjukkan nilai p= 0,042, sedangkan beban glikemik dengan kadar glukosa darah puasa menunjukkan nilai p= 0,001. Terdapat hubungan antara asupan serat dan beban glikemik terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Klinik Jasmine 2 Surakarta.
PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP, DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Sujadi, Nidya Sanista; Wijayanti, Anisa Catur
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9767

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang sering terjadi pada wanita, dan sebanyak 21,4% kematian wanita di Indonesia disebabkan oleh kanker payudara. SADARI merupakan salah satu cara efektif, murah, aman dan sederhana untuk deteksi dini kanker payudara serta dapat membantu menurunkan tingkat kematian (20%) akibat kanker payudara. SADARI baik dilakukan pada usia minimal 20 tahun dimana jaringan payudara sudah terbentuk dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dukungan teman sebaya dan perilaku SADARI pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di UMS. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada empat fakultas kesehatan (Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi) dan empat fakultas non-kesehatan (Fakultas Ilmu Agama, Fakultas Hukum, Fakultas Geografi, Fakultas Psikologi). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa dari delapan fakultas semester IV sebanyak 1.521 mahasiswa. Sampel yang digunakan sebanyak 300 mahasiswa, 150 mahasiswa kesehatan dan 150 mahasiswa non-kesehatan. Teknik pengambilan sampel dengan metode Proportionate Random Sampling. Uji statistik menggunakan Uji mann Whitney, menunjukkan ada perbedaan pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,000), dukungan teman sebaya (p-value=0,000), dan tidak ada perbedaan perilaku SADARI (p-value=0,055) pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di UMS.
MACRONUTRIENT INTAKE, VITAMIN C, PURINE INTAKE, BODY MASS INDEX AND URIC ACID LEVELS IN MAN (AGED 26-45 YEARS OLD) IN RW 05 SUB-DISTRICT BUKIT DURI JAKARTA Wahyuni, Yulia; Kholifah, Umi; Jus'at, Idrus
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9763

Abstract

Hyperurisemia is a condition that uric acid levels in blood above the normal value. Uric acid levels are influenced by consumption of purines, carbohydrate intake, protein, fat, vitamin C and Body Mass Indeks (BMI). The purpose of study was to describe correlation of consumption of purine, carbohydrate intake, protein, fat, vitamin C, BMI and uric acid level in man (aged 26-45 years old) in RW 05 sub-district Bukit Duri Jakarta, 2017. This study was used a cross sectional design with sample of 56 man aged 26-45 years old. Data of carbohydrate , protein, fat,vitamin C and purine intake were collected from Food Frequency Questionaire semi quantitative used food phothograph. BMI was measured by is a person?s weight in kilograms divided by the square of height in meters. Uric acid levels was measured by GCU Easy Touch. Data was analyzed by Pearson?s test and One-Way ANOVA test. There are  56 respondents, as many as 57.1% had normal uric acid levels. While 37.5% respondents have high uric acid levels. Based on statistical Pearson?s test showed there are significant relation between consumption of purine (0,001), protein intake (0,001), fat intake (0,001), vitamin C (0,008) and uric acid levels. There is not relation between carbohidrat intake (0,259), IMT (0,117). Another One-Way ANOVA test founded that there are differences consumption of purine, carbohydrate intake, protein, fat, vitamin C based on uric acid levels (p<0,020). The higher  intake of  the purin, protein and fat increases uric acid levels. The higher intake of the vitamin C can reduce uric acid levels
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN KELUARGA DENGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I Puspitasari, Elika
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9768

Abstract

Wanita dalam persalinan kala I didapatkan bahwa 60% primipara melukiskan nyeri akibat kontraksi uterus sangat hebat, 30% nyeri sedang. Pada multipara 45% nyeri hebat, 30% nyeri sedang, 25% nyeri ringan. Dukungan suami dan keluarga merupakan faktor eksternal dari support system dapat membantu mengurangi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan keluarga terhadap intensitas nyeri persalinan kala I. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisa bivariat menggunakan uji statistik Spearman. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara dukungan suami dan keluarga dengan intensitas nyeri persalinan Kala I dibuktikan dengan p-value < 0,05 (0,018). Nilai koefisien korelasi (-0,396) menunjukkan hubungan yang negatif dimana semakin tinggi dukungan suami dan keluarga maka semakin rendah intensitas nyeri persalinan yang dirasakan oleh ibu bersalin. Saran bagi bidan yang bertugas di ruang bersalin khususnya diharapkan dapat memberikan asuhan manajemen nyeri persalinan lebih variatif sehingga ibu bersalin dapat terbantu menemukan koping nyeri yang sesuai.
ANGKA ASAM DAN PEROKSIDA MINYAK JELANTAH DARI PENGGORENGAN LELE SECARA BERULANG Khoirunnisa, Zulfa; Wardana, Agung Setya; Rauf, Rusdin
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9764

Abstract

Minyak goreng merupakan bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Penggunaan minyak goreng berulang kali akan mengakibatkan kerusakan minyak yang terdiri dari kerusakan oksidasi dan hidrolisis. Lele menjadi makanan yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia karena rasanya enak dan harganya juga relatif murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka asam dan peroksida minyak jelantah dari penggorengan lele secara berulang. Metode Penelitian ini adalah sampel diperoleh dari minyak goreng yang telah digunakan untuk menggoreng lele sebanyak tiga kali pada hari pertama dilanjutkan tiga kali pada hari kedua sehingga menjadi enam kali dan dilanjutkan tiga kali pada hari ketiga sehingga menjadi sembilan kali dengan ketentuan setiap menggoreng terdapat 3 ekor lele. Lele yang digunakan yaitu lele dengan berat 100-120 gram dengan penambahan bumbu. Deep frying merupakan metode penggorengan yang digunakan. Cara penggorengan diawali dengan memanaskan minyak goreng hingga mencapai suhu 150-165oC. Sampel diambil sebanyak 50 gram setelah dilakukan penggorengan dan dimasukkan kedalam botol kaca kemudian disimpan dalam suhu kulkas untuk dianalisis angka asam dan angka peroksida. Seluruh jumlah angka asam dan angka peroksida pada penggorengan hari pertama hingga penggorengan hari ketiga masih dalam batas standar SNI 3741:2013 yang telah ditentukan.

Page 9 of 29 | Total Record : 281