cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship)
ISSN : 24773824     EISSN : 24770574     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
AN INVESTIGATION ON TRIPLE HELIX MODEL AND NATIONAL INNOVATION SYSTEMS: THE CASE OF MALAYSIA Munshi Naser Ibne Afzal; Rini Suryati Sulong; Susmita Dutta; Kasim Mansur
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Triple Helix (TH) model (University-Industry-Government relationship) enables numerous nations to enhance and accelerate their development forms. Ventures and universities are customary wellsprings of information. In most creating nations like Malaysia, which is experiencing significant change towards innovation-based economies, the Triple Helix model coupled with the National Innovation System can speed up this progress. This paper investigates the application of the Triple Helix (TH) model inside the National Innovation System in Malaysia. It looks at the degree or level of cooperation amongst organizations and universities in advancing economic development. This research applies mix method in which an integrative investigation of the literature, secondary information and a survey of six Malaysian public universities. The outcomes demonstrate that, the application of Triple Helix model in Malaysian public universities is acceptable. The National University of Malaysia (UKM) performed poorly while University Putra Malaysia (UPM) appears better than others. The outcomes show the need of taking care of distinguished issues in parallel with the execution of the open development idea to extend University-Industry-Government collaboration. 
KKN-PPM PENGEMBANGAN AGROWISATA DESA SIDOREJO, KECAMATAN KEMALANG, KABUPATEN KLATEN Muhammad Muhajir; Rahmadi Yotenka
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agrowisata adalah aktivitas wisata yang melibatkan penggunaan lahan pertanian atau fasilitas terkait (seperti silo dan kandang) yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Agrowisata memiliki beragam variasi, seperti labirin jagung, wisata petik buah, memberi makan hewan ternak, hingga restoran di atas laut. Agrowisata merupakan salah satu potensi dalam pengembangan industri wisata di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, agrowisata sering dikembangkan oleh daerah-daerah atau desa-desa yang terletak di kawasan lereng gunung atau perbukitan. Lahan yang subur sangat memudahkan pengembangan lahan pertanian dan peternakan yang secara langsung juga memudahkan pengembangan peternakan.Potensi agrowisata ini terdapat juga di desa-desa yang berada di lereng dan kaki Gunung Berapi, salah satunya adalah Desa Sidorejo. Sebagaimana wilayah-wilayah di lereng Gunung Merapi, desa ini memiliki lahan yang sangat subur dengan dataran yang miring dan cukup curam. Sehingga, desa ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu desa agrowisata menarik yang berfokus pada tanaman perkebunan. Desa ini sendiri merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Klaten. Dengan posisi strategis Kabupaten Klaten yang berada di antara dua kota besar, yaitu Solo dan Yogyakarta, Desa Sidorejo bisa menjadi salah satu desa unggulan dengan agrosiwatanya. Kehadiran mahasiswa KKN UII bertujuan untuk melakukan pendampingan dan penyusunan konsep agrowisata yang ada di Desa Sidorejo agar mampu menjadi salah satu tujuan wisata utama di Kabupaten Klaten.Potensi-potensi yang bisa dikembangkan menjadi agrowisata di Desa Sidorejo antara lain Kopi Petruk, peternakan sapi dan sayur-mayur. Kopi Petruk sendiri merupakan kopi arabika yang pemasarannya sudah diekspor hingga Jepang. Namun sejauh ini, Kopi Petruk belum dikembangkan menjadi agrowisata. Kopi Petruk hanya dijadikan komoditas perdagangan. Sama halnya dengan peternakan sapi. Sapi perah dan sapi potong yang ada di desa ini sejauh ini hanya dijadikan sebatas sebagai komoditas perdagangan produk susu dan daging konsumsi. Sementara untuk sayur-mayur sudah dimanfaatkan menjadi produk bermanfaat dan dikembangkan menjadi berbagai olahan makanan.Dari paparan di atas, perkembangan potensi agrowisata di Desa Sidorejo sejauh ini hanya dijadikan sebatas komoditi perdagangan. Penyusunan konsep agrowisata yang jelas akan sangat memudahkan pengembangan agrowisata di desa ini. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu konsep utama baik konsep potensi agrowisata itu sendiri ataupun struktur organisasi masyarakat yang nantinya akan mengelolanya. Konsep yang tertata dan saling bersinergi akan sangat memudahkan pengelolaannya. Lebih lanjut, dengan adanya sebuah konsep besar, pengembangan agrowisata di desa ini pada tahun-tahun selanjutnya akan memiliki arah yang lebih jelas dan terprogram dengan baik. 
Transfer Teknologi Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Baletbaru Areal Wilayah Pondok Pesantren Nurul Muhajirin Menjadi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Organik Padat Ummi - sholikhah
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 01, January 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract                 Baletbaru Village has several Islamic boarding schools, and this region has tremendous potential for community development activity to overcome problems that exist. Therefore, our partner in this training is one of the Islamic Boarding Schools in Baletbaru Village, Sukowono sub-district namely Islamic Boarding Schools Nurul Muhajirin.               There are several problems that faced by partner, but many potentials are exist and have not been utilized. The main problem is the lack knowledge related to the utilization of organic waste as material for the production of liquid and solid organic fertilizers. Moreover, the knowledge related to the impact of excessive use of inorganic fertilizers is also lack, while Baletbaru village is very supportive for the use of organic waste become natural fertilizer can be used on agricultural land or inside boarding school are area. Based on this problems, the target of this Partnership Awarding Program (PPK) is to provide the education and training for the production of organic fertilizers by utilizing organic waste in the boarding school area. After this training, partner is expected to obtain the capability to apply the technology for liquid and solid organic fertilizer production that are environmentally friendly for agriculture. The community service activity has been significantly changed the knowledge and awareness of the community around Islamic boarding schools to the use of organic waste into organic fertilizer. Through this series of education and training, our activity partner is able to produce liquid and solid organic fertilizers using raw materials in the area of Islamic boarding schools. 
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Untuk Penanggulangan Bencana Akhmad Fauzy; Lutfi Chabib; Anggara Setyabawana Putra
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 03, September 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanggulangan bencana, merupakan tantangan pembangunan yang tidak bisa dihindari di berbagai daerah. Setiap daerah, memiliki potensi bencana yang berbeda, sesuai dengan tipe, karakteristik dan potensi alam maupun buatan yang ada di wilayah tersebut. Penganggulangan bencana menjadi salah satu isu yang diangkat dalam tujuan pembangunan Berkelanjutan (TPB/ SDG’s). Dengan adanya fokus penanggulangan bencana tersebut, diharapkan resiko bencana yang ada di berbagai daerah dapat ditekan, dan diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sejauh mana pemahaman masyarakat secara umum  terkait pembangunan berkelanjutan dan inventarisasi indikator penanganan bencana pada dokumen TPB/ SDG’s yang ada di Indonesia. Selain itu, peneliti juga melakukan identifikasi contoh penerapan penanganan dan penanggulangan bencana untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang ada di daerah.  
INFLUENCE OF COMPETENCE AND COMMITMENT TO WORK ACHIEVEMENT OF EMPLOYEES IN PT. UNITED ROPE MEDAN Muhammad Rizky Syahputra Tarigan; Robby Samuel Butar-butar; Hendra Hasibuan; Jonny Maruli Tua Siboro
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 02, May 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTACT                Work performance is the result of one's efforts determined by the ability of his personal characteristics and achievements on his role in the job. Factors that influence work performance are competence and commitment. Competence Competence is a basic characteristic, part of the personality inherent in a person, and its behavior can be predicted in various circumstances of work tasks. Commitment explains the differences in relations between members of the organiasu and other ethnicities (one of them is the organization itself). PT. United Rope Medan is a company engaged in rope production. The research method uses a quantitative approach, the type of research used is quantitative descriptive. Data collection is done by interviews, questionnaires and documentation studies. Analysis of the data used is multiple linear regression. The population is all employees totaling 478 people. Determination of samples in the study using the Slovin formula, so that a sample of 218 respondents was obtained. The results showed that competency and commitment simultaneously and partially had a positive and significant effect on employee performance with a determinant coefficient of 0.857 or 85.7%, while the remaining 14.3% was influenced by other factors. The conclusion of the study is that simultaneously and partially competence and commitment have a significant effect on the achievement at PT. United Rope Medan.
AJIE Vol 4 Issue 1 January 2019 AJIE AJIE
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 01, January 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AJIE Vol 4 Issue 1 January 2019
Teknologi Subtitusi Bahan Dalam Pengembangan Usaha Mikro Pakan Organik Berprotein Dumasari Dumasari
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 3 No 01 (2014): January 2014
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to review the urgency of the use technology substitution of materials inthe development of micro enterprises organic feed with protein. Existence of microenterprises organic feed with protein have economic value, social, and environmental forefforts to empower peasants. With the technology of substitution of materials, microenterprises can contribute to the improvement of peasants income. Ingredients by proteinorganic feed derived from various types of agricultural waste. This type of enterprises is alsopotentially reduce the economic burden of peasants because it is easier to feed for fresh waterfish with a low cost.
Impact of Entrepreneurship Course on Entrepreneurial Intention among Undergraduate Students of Al-Hikmah University, Kwara State, Nigeria Jimoh Abdulrasheed; Yusuf Suleiman; Bolaji Hameed Olalekan
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 01, January 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unemployment has become one of the most newsworthy concerns in Nigeria. It has reached a level in which graduates of higher institutions have to normally wait for a long time before getting a job. Hence, the importance of entrepreneurship in terms of job creation and economic growth cannot be overemphasized. This research therefore examined the impact of entrepreneurship course on entrepreneurial intention among undergraduate students of Al-Hikmah University, Kwara State, Nigeria. The population of the study consists of 2800 while quota, simple random and convenience sampling techniques were used to 338 students from seven faculties. Instrument titled “Entrepreneurship Course and Entrepreneurial Intention Questionnaire (ECEIQ)” was used to elicit data from the respondents while Statistical Package for Social Sciences (SPSS) was used to analyse the data. Findings revealed that the teaching of entrepreneurship course significantly impact on student's knowledge and their entrepreneurial intention to start-up business. Findings also indicate perceived challenge which include poor state of infrastructure (electricity, road etc.) and lack of fund dampen students’ spirit of becoming an entrepreneur. Also, availability of infrastructure and fund are students’ perceived solutions to the challenges of becoming an entrepreneur. In view of the findings, this study therefore recommends that university should device a strategy to assist the students that indicate intention to start enterprise while in school and after graduation. Lastly, stakeholders in education should assist the university in providing equipment and funds for the advancement of entrepreneurship.    
Efektivitas 20 Tahun Implementasi Pemekaran Daerah Di Indonesia Aminah Aminah; Lindrianasari Lindrianasari; Einde Evana; Rosmiati Tarmizi; Khairudin Khairudin
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 03, September 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia yang telah dimulai sejak diberlakukannya undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Secara khusus, penelitian ini ingin menilai kesejahteraan masyarakat di daerah pemekaran, baik di daerah baru dan daerah asal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua daerah yang mengalami pemekaran. Selama periode 2004-2017, ada sekitar 150 daerah yang telah diperluas dan menjadi sampel penelitian. Penelitian ini berhasil menemukan bukti empiris bahwa sebagian besar pembentukan daerah baru di Indonesia belum didasarkan pada aspek kesejahteraan; implementasi pemekaran daerah di Indonesia selama hampir 20 tahun belum dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, belum dapat memberikan dampak positif bagi daerah asal serta tidak semua keputusan pemerintah untuk melakukan pemekaran daerah di Indonesia merupakan keputusan yang tepat. Hal ini dikarenakan 94% tingkat kesejahteraan daerah pemekaran di Indonesia tergolong “sedang dan rendah”. Rekomendasi dari hasil temuan ini adalah agar semua pihak (pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta para stakeholder) lebih mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat dibandingkan dengan kepentingan kelompok ataupun perorangan.
PENGARUH LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PENJUALAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2012-2014 Devi Julianti Silitonga
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 04, Issue 02, May 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variable likuiditas, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada Perusahaan Manufaktur Yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sesuai publikasi Indonesia, yang berjumlah 37 Perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sampling merupakan tekinik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Ada 2 macam data dokumentasi yaitu data primer dan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda, uji klasik, uji kelayakan model, uji hipotesis. Hasil pengujian kelayakan model menunjukan bahwa model dinyatakan layak sehingga pengujian hipotesis dapat dilakukan .  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Likuiditas berpengaruh tidak signifikan dan negative terhadap struktur modal, Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, pertumbuhan Penjualan berpengaruh tidak signifikan dan negative terhadap struktur modal dan Profitabilitas berpengaruh tidak signifikan dan negatif terhadap struktur modal.