cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship)
ISSN : 24773824     EISSN : 24770574     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PENYULUHANPEMANFAATAN KOTORAN HEWANSEBAGAIPAKANLELE Indah Susantun
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 3 No 03 (2014): September 2014
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Everyday there is more and more catfish farmers who complained of the highprice of feed, so it can make the benefits getting low. High feed prices is the mainproblem faced by catfish farmers, as was the case with catfish farmers in the DusunBakalan, Boto village, subdistrict Wonosari, Klaten regency, Central Java province.Alternative new catfish feed by processing its own and utilize livestock manure providesbenefits that catfish farmers will be protected from harm and will get a catfish feed withcheap and free.
PENGETAHUAN DASAR IBU-IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENYALAHGUNAAN FORMALIN UNTUK PENGAWETAN MAKANAN Muhammad Ilyas
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 02, May 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of food insecurity that has occurred in Indonesia has the potential to become a national food problem if it is not handled seriously. The issue of chemical pollution not only stops on marine products, but also has spread on agricultural products and processed food products. This means that the chain of harmful food products involving fishermen, farmers, processed food businessmen and consumers as end users of these products. Formalin is one of chemicals that allegedly contaminate marine products and processed food products. The use of prohibited chemical substances by producers is not solely driven by economic motives to cut production costs but also influenced by food safety knowledge among users. Distribution of harmful food not only harm the right of consumers to get a healthy and safe food. But it also puts consumers especially those who have a low level of food safety knowledge as a group at high risk for the attack of various diseases in the future. In general, the respondents' responses, housewives to the question items used for the housewife's basic knowledge of formalin abuse for food preservation, illustrate basic knowledge of housewives in Sleman District. In detail on the question items about formaldehyde to preserve food, the formalin effect on health, formalin for preserving marine products, the characteristics of fresh fish containing no formaldehyde, and know characteristics that do not contain formalin, the knowledge of the respondents is good enough. This is evidenced by the percentage of approval numbers on the questions posed. The basic knowledge of formalin to preserve food shows a 66% approval rate, about 92% health formalin impact on formalin to preserve marine products by 80%, about the characteristics of fresh fish without formaldehyde by 72%, characteristic of tofu that does not contain formalin by 90%.
PRAKTEK MERAWATGIGI PADA ANAK Sri Mulyati
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 2 No 02 (2013): May 2013
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The habit of brushing your teeth is a healthy habit that needs to be done to keepthechild's teeth and mouth. Moreover, when the child's age is increasing and childrenbegan to consume a variety of foods, including sweet foods such as fruit juice, sweetsand chocolates. Sweet foods as it can damage dental health of children and can causeproblems cavities, porous black teeth and bad breath bad. Therefore, it is important forparents to teach how to brush their teeth regularly to children. Children previouslybeen aware of the necessity for brushing their teeth but they do not know how to brushteeth properly, so the program is deemed necessary to be implemented. The purpose ofthis activity is to familiarize children to brush his teeth from as early as possible and toprovide knowledge about how to brush teeth properly. Implementation of theprogramon child dental care practices include process steps lectures, discussion, and practice.The success of this activity is seen from the practice of dental care program participatedin these children by all kindergarten children.
PELATIHAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) Sumedi P Nugraha
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 4 No 01 (2015): January 2015
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Kajor Dhuwur is a one of Dusun that located in Lencoh Village, District Selo, Boyolali, Central Java Province. Mostly the residents in Dusun Kajor Dhuwur are afarmers.  Although the majority are worked as a farmer, but the residents of DusunKajor Dhuwur still don’t know about medicinal plants or also known as a livingpharmacy. A living pharmacy need to be developed because it is not only useful forcooking ingredients or for spices, but it is also useful for the alternative to protect andto nurse the healthy in natural ways without the negative effects such as ginger,turmeric, kencur, sirih, brotowali etc. Therefore, giving the training about planting the medicinal plants is one of way topreserve the cultural wisdom of medicinal plants in Indonesia, especially in the DusunKajor Dhuwur. The benefits or the efficacy of some medicinal planes will be explainedand also will be taught how to grow and use the medicinal plants.This training aims toKajor duwur residents to able to recognise and understand the benefits of traditionalmedicinal plants to protect and care the health in nature ways without the negativeeffects, decrease the family expenses with decrease the consumption in medichal drugs. The results of this training are the residents of Dusun Kajor Dhuwur know thebenefits of using medicinal plants. Beside that, the residents also know the economicvalue and the ssafe level of the medicinal plants. The residents also can reduce theconsumptions of chemical drugs that have long term effects for their body.
Literasi Media dan Pembuatan Aturan Pola Konsumsi Media Dalam Keluarga di Desa Sukoreno Sentolo Kulonprogo Puji Hariyanti
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 2 No 03 (2017): September 2017
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Desa Mitra yang didanai DPPM UII berupa Kegiatan Literasi Media dengan sasaran anak-anak TPA dan orang tua bertujuan untuk mengenalkan bahaya penggunaan media (dalam hal ini televisi dan gadget) yang berlebihan. Setelah itu mereka diberikan pengetahuan tentang bagaimana memilih dan memilah program televisi yang sehat dikonsumsi semua anggota keluarga. Serta pentingnya membuat aturan konsumsi media dalam keluarga. Bekerjasama dengan Rumah Alesha Panti Qur’ani, kegiatan Literasi Media dihadiri 60 orang anak peserta TPA (Taman Pengajian Al Qur’an) dan 34 orang tua . Kegiatan Literasi Media dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab untuk orang tua, metode permainan untuk anak-anak, dan pemberian media edukasi berupa kalender dan stiker yang berisi pesan-pesan terkait pola konsumsi media yang sehat. 
Strategi dan Metode Pendidikan Anak Dalam Membangun Generasi Berkarakter Islami Syahdara Anisa Makruf
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 2 No 03 (2017): September 2017
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dalam menyusun strategi pendidikan karakter anak di sekolah adalah dengan tersistematisnya kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler. Hal ini, perlu adanya dukungan dengan perangkat pedoman pelaksanaan, pengembangan kapastitas sumber daya manusia serta revitalisasi kegiatan menuju pengembangan karakter. Setiap anak yang dilahirkan membawa potensinya masing masing. Agar potensi anak dapat dikembangkan, maka perlu dilakukan penggalian potensi terhadap anak dengan strategi holistik. Ada 2 metode dalalam penganbidian ini, yakni metode parenting dan metode pembinaan potensi anak. Melalui matode parenting ini, orangtua dan guru akan saling membangun komunikasi yang lebih insentif serta dapat bekerjasama. Kedua,Melalui kegiatan pembinaan pidato. Hasil dalam pengabdian ini anak muncul rasa keberanian  untuk tampil di depan public, memiliki rasa kepercayaan diri, menghapuskan rasa minder dan malu serta memupuk semangat untuk melakukan dakwah Islamiyah sejak dini, sehingga secara perlahan terbentuk kepribadiannya menjadi anak yang berkarakter Islami. 
PEMANFAATAN POTENSI DESA MELALUI TANAMAN BUAH DALAM POT Dwi Ana Ratna Wati; Yuli Agusti Rochman
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pengolahan limbah ternak merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan potensi sumberdaya di pedesaan. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga RT 36 dan RT 37 di desa Putat Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul DIY. Sebagian besar pekerjaan warga sebagai petani, peternak dan buruh. Lahan pertanian di daerah ini pada umumnya adalah tadah hujan. Ketidaktersediaan pengairan secara berkelanjutan menyebabkan banyak terdapat lahan yang tidak diolah. Permasalahan yang lain adalah kondisi tanah dengan tingkat porositas tanah tinggi dan kemampuan menyimpan air terbatas menyebabkan tanah tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Lokasi mitra berada di jalan raya yogjakarta wonosari yang memiliki potensi secara ekonomi dan terdapat sentra penjualan buah-buahan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga dalam mengolah sumberdaya melalui teknologi sederhana. Pelatihan merupakan cara untuk meningkatkan literasi warga. Materi teori berkaitan dengan pemahaman potensi sumberdaya masyarakat, sistem pengelolaan tani ternak terintegrasi, pembuatan pupuk, penanaman buah dalam pot (tabulampot), dan pemasaran. Materi praktek meliputi praktek pembuatan pupuk dan penanaman buah dalam pot. Warga mendapatkan bibit tanaman buah untuk ditanam di rumah sebagai bagian proses pembelajaran secara individual. Sebagai pembanding, dibuat kebun percontohan. Kegiatan ini merupan inisiasi awal dalam pembentukan one village one product dengan mempertimbangkan potensi sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan pasar yang tersedia. Keluaran dari penelitian ini berupa penerapan iptek pada pengolahan pupuk dan penanaman tabulampot. Pupuk yang berkualitas merupakan modal dasar dalam pemenuhan kebutuhan media tanam. Kemampuan masyarakat mengoptimalkan potensi sumberdaya lokal disertai dengan peningkatan pengetahuan dan literasi ilmu pengetahuan mendorong terbentuknya tata nilai masyarakat yang positif dan maju. 
Strategi Positioning dalam Persaingan Bisnis (Points of Difference dan Points of Parity) Heri Yadi
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze how Wuling Confero positioning strategy as a newcomer in LMPV (Low Multi-Purpose Vehicle) competition in Indonesian automotive market. The presence of Wuling Confero makes the car sales competition in the LMPV segment becomes increasingly tight. The results show, although as a newcomer, Wuling Confero able to demonstrate its capability in competing with Japanese products that have long dominated the domestic automotive market. The attributes in Points of Difference and Points of Parity offered by these products are able to attract market attention and provide significant success for them in the automotive business competition in Indonesia in LMPV segment. Wuling Confero's sales figures, which reach thousands of units in just a few months since it was launched to the market, indicate that this new product is in demand by Indonesian automotive consumers. 
DAMPAK BISNIS ONLINE DAN LAPANGAN PEKERJAAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT (STUDI KASUS JASA BISNIS ONLINE TRANSPORTASI GRAB DI KOTA MEDAN) Rosinta Romauli Situmeang
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergerakan Ilmu Pengetahuan sangat menentukan berubah atau tidaknya peradaban manusia, dimana manusia itu sendiri secara kehidupan terus bergerak dan berkembang. Bisnis online, istilah ini mungkin sering kita dengar akhir-akhir ini, bisnis online juga merupakan salah satu industri dengan potensi bisnis yang sangat potensial. Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan zaman, yang mana pada saat ini trend dengan belanja online yang sedang marak diterapkan oleh masyarakat seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dari hal tersebutlah banyak perusahaan yang semula menerapkan bisnis secara offline lalu berbondong- bondong mulai merambah ke bisnis online. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Bisnis tentang dampak bisnis online dan lapangan pekerjaan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Variebel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu bisnis online (X1) lapangan pekerjaan (X2) dan variabel terikat dalam penellitian adalah peningkatan pendapatan masyarakat (Y). Populasi penelitian ini adalah masyarakat pengemudi jasa transportasi Grab di Kota Medan yang berjumlah sekitar 10.000 orang. Teknik sampling yang digunakan nonprobalitity sampling dengan jenis accidental sampling, dengan pengunaan rumus slovin (taraf kesalahan 5 %) maka diperoleh jumlah sampel 400 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan penyebaran kuesioner. Metode analisis data penelitian adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial bisnis online dan lapangan pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dimana diperoleh hasil sebesar 11,263 untuk variable lapangan pekerjaan sebesar 10,576 dengan taraf signifikan < 0,05. Secara simultan bisnis online dan lapangan pekerjaan berpengaruh positif dan signifijan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pada jasa bisnis online transportasi Grab di Kota Medan dimana diperoleh hasil Fhitung lebih besar dari Ftabel(314,874 >3,14 ) dengan taraf signifikan < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah baik secara parsial maupun simultan bisnis online dan lapangan pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan masyarakat pada jasa bisnis online transportasi Grab di Kota Medan.
KKN-PPM PENGEMBANGAN DESA WISATA SOMONGARI DI KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH Dwipraptono Agus Harjito; Nensi Golda
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan perundang-undangan nomor 32 tahun 2004 telah merubah paradigma pemerintahan yang semula sentralisasi menjadi desentralisasi. Dengan adanya peraturan perundang-undangan tersebut sektor pariwisata juga di tangani oleh masing-masing daerah dengan harapan dapat menunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Purworejo Jawa Tengah sebagai Kabupaten yang berada 60 km di Sebelah barat kota Yogyakarta saat ini sedang berbenah dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui  pengembangan potensi wisata yang ada baik wisata alam, budaya, sejarah dan religi. Hal tersebut akibat dari imbas keberadaan pembangunan bandara internasional Yogyakarta Kulonprogo yang berjarak 2 km dengan Kabupaten Purworejo yang pengerjaannya direncanakan selesai pada tahun 2019.Melalui Peraturan Daerah nomor 4 Tahun 2009 Kabupaten Purworejo menetapkan enam daya tarik wisata salah satunya adalah Desa Somongari sebagai desa wisata sejarah Petilasan WR.Soepratman. Selain itu Desa Somongari mempunyai potensi unggulan  di bidang kesenian yaitu Jolenan, Dolalak, Reog cing po ling dan sebagai sentra penghasil durian, manggis terbesar di Kabupaten purworejo. Akan tetapi potensi tersebut belum dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan untuk datang ke Desa Somongari. Faktor tersebut akibat dari lemahnya sumber daya manusia pengelola desa wisata, pemasaran yang belum optimal, kelembagaan yang dibentuk secara parsial, dan tidak adanya perencanaan pengembangan desa wisata.