cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
BioCONCETTA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2015)" : 10 Documents clear
INVENTARISASI JENIS KATAK (RANIDAE) SEBAGAI KOMODITI EKSPOR DI SUMATERA BARAT Hendri, Wince
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.718 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1508

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan menganalisis keanekaragaman jenis katak (Ranidae) yang ditangkap untuk diperjualbelikan penduduk di daerah Sumatera Barat sebagai komoditi ekspor. Penelitian dilakukan di daerah Sijunjung, Ujung Gading (Pasaman), Mentawai (Siberut Tengah) dan Tarusan (Painan) dengan metode penangkapan secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan jenis katak yang sering ditangkap dan diperjualbelikan adalah jenis Fejervarya limnocharis ditemukan pada lokasi Ujung Gading (Pasaman), Sijunjung dan Painan; Limnonectes blythii ditemukan di Sijunjung, Pasaman, Mentawai, Rana erythraeaditemukaan di Pasaman dan Painan, Rana chalconata dan Limnonectes sp. Dari penelitian yang telah dilakukan terlihat beberapa jenis katak berukuran besar sepeti Limnonectes blythiidan. Limnonectes sp. jarang ditemukan, tetapi katak berukuran kecil Fejervarya limnocharis ditemukan  dalam  jumlah  yang  banyak.  Dari  penelitian  ini  dapat  disimpulkan bahwa keanekaragaman jenis katak Ranidae yang ditangkap di Sumatera Barat mempunyai gambaran spesies yang berbeda  pada kawasana daerah yang berbeda. Penelitian ini perlu dilanjutkan dengan penelitian lebih mendalam kepada keanekaragaman genetik mengingat beberapa jenis sangat jarang ditemukan serta menganalisis hubungan filogenetik diantara dan di dalam  spseies itu ditemukan
KEBERADAAN ULA PUCUAK (Trimeresurus barati) PADA BEBERAPA DAERAH DI SUMATERA BARAT Reza, Fachrul; Hidayat, Yosmed
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.142 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1509

Abstract

Sumatera adalah pulau terbesar ketiga di Indonesia dengan iklim tropis dan keanekaragaman ular yang tinggi. 127 jenis ular telah tercatat di Sumatra. Informasi taksonomi dan distribusi ular masih sedikit terutama di provinsi Sumatera Barat. Salah satu ular endemik yang terdapat di Sumatera Barat adalah Trimeresurus barati. Tidak ada informasi yang jelas entang keberadaan ular ini. Informasi tersebut dibutuhkan untuk mengenali keberadaan herpetofauna khususnya Trimeresurus barati yang merupakan hewan endemik Sumatera Barat, dimana selanjutnya bertujuan untuk upaya konservasi. Penelitian telah dilakukan pada bulan Februari 2015 hingga Agustus 2015 dengan menggunakan metode survei, termasuk koleksi langsung pada beberapa daerah di Sumatera Barat, pengumpulan informasi dari masyarakat dan identifikasi spesimen yang telah ada di Laboratorium Zoologi STKIP PGRI Sumatera Barat. Berdasarkan penelitian ini, telah ditemukan T.barati dibeberapa tempat yaitu di daerah Paninjauan sebanyak 4 spesimen, Balingka sebanyak 3 spesimen, Matur sebanyak satu spesimen, Batipuh sebanyak 2 spesimen, Sabu sebanyak 1 spesimen, Andalehsebanyak 1 spesimen, CA Lembah Anai sebanyak 5 spesimen, Tambangan sebanyak 4 spesimen dan Alahan Panjang sebanyak 3 spesimen. Umumnya T.barati  ditemukan  pada  daerah  berketinggian  600-1000mdpl  dengan  suhu berkisar 12C-28C  
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE YANG DISERTAI LKS PADA MATA PELAJARAN IPA-BIOLOGI KELAS VIIA SMP TAMAN SISWA PADANG Rosba, Evrialiani
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.751 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas siswa dan prestasi belajar mereka serta melalui  model  kooperatif  pembelajaran  tipe  TPS  dibantu denganlembar kerja siswa. Berdasarkan penelitian peneliti sebelumnya di SMP Taman Siswa Padang, ditemukan kegiatan dengan jumlah siswa dalam memperhatikan penjelasan guru dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang masih rendah. Akibatnya,  para  siswa  tidak  mampu  memahami  konsep  pembelajaran  secara optimal  dan  prestasi  mereka  yang rendah  dalam  belajar.  Ini  adalah  penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap mahasiswa tahun pertama di SMP Taman Siswa Padang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari  perencanaan,  bertindak,  mengamati  dan  refleksi.  Berdasarkan  hasil pengamatan peneliti terhadap siswa pada kegiatan belajar dari siklus I ke siklus II, ada peningkatan jumlah kegiatan siswa yang terdiri dari dua indikator: kegiatan memperhatikan penjelasan guru 67% dan kegiatan dalam menyelesaikan lembar kerja siswa 79%. Kegiatan siswa dalam siklus pertama dalam kategori baik. Pada siklus kedua, ada empat indikator yang diamati: kegiatan siswa memperhatikan penjelasan guru 98%, kegiatan siswa dalam menyelesaikan lembar kerja siswa100%,   kegiatan   siswa   dalam   membahas   84%   dan   kegiatan   siswa   dalam mengoreksi lembar kerja siswa 100%. Kegiatan siswa dalam siklus kedua adalah dalam kategori sangat baik. Prestasi belajar siswa meningkat dari 50% pada siklus I   menjadi   83%   pada   siklus   II.   Berdasarkan   hasil   penelitian,   peneliti menyimpulkan  bahwa  penggunaan  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  TPS dibantu  dengan  worksheet  siswa  dapat  meningkatkan  kegiatan  tahun  pertama siswa dan prestasi belajar mereka pada pelajaran biologi di SMP Taman Siswa Padang. 
POLA KHAS YANG DITEMUKAN PADA SIDIK JARI DAN TELAPAK TANGAN PADA ANAK-ANAK TUNA NETRA DI KOTA PADANG Wati, Meliya; Paas Megahati, Ruth Rize; Sari, Weni Novita
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.958 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1506

Abstract

Sidik jari dan telapak tangan berperanan penting sebagai identitas seseorang, karena setiap orang memiliki sidik yang berbeda. Fungsi sidik jari dapat dimanfaatkan untuk mendiagnosis penyakit keturunan. Menurut penelitian yang sudah berkembang, kelompok yang memiliki penyakit keturunan memiliki ciri-ciri sulur tertentu. Pola-pola sulur permukaan telapak tangan terbentuk sejak umur embrio 13 minggu dan tidak berubah seumur hidup. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif dengan mengamati tipe pola pada jari dan telapak tangan pada sampel yang diambil secara purposive. Penelitian pola-pola sulur permukaan telapak tangan yang telah dilakukan menunjukkan pola loop radial memiliki persentase terbesar yaitu 40,5%. Persentase tipe pola Loop radial yang paling tinggi sebesar 40,5 %.  Pola loop ulnar sebesar 39 % ,Whorl sebesar 20,5%   dan pola arch 0%. Frekuensi ditemukannya pola sulur pada telapak tanganadalah I3 =55,5% dan I4=60%.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA DENGAN TEKNIK MIND MAP PADA MATA KULIAH ANATOMI TUMBUHAN DI STKIP PGRI SUMATERA BARAT Meriko, Lince; Yanti, Febri
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.509 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1494

Abstract

Sebagian besar mahasiswa STKIP PGRI Sumbar masih mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah, terutama pada struktur anatomi jaringan tumbuhan. Hal ini menyebabkan prestasi siswa rendah. Berdasarkan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian dengan menggunakan teknik Mind Map. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pokok struktur jaringan pada organ vegetatif dan organ generatif tumbuhan melalui penerapan model pembelajaran aktif menggunakan Mind Map. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Siswa yang menjadi subjek penelitian bahwa siswa Sesi E Angkatan 2013 yang sebesar 33 orang. Penelitian yang dilakukan terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil yang diperoleh setelah melakukan penelitian ini adalah peningkatan aktivitas siswa Prodi Pendidikan Biologi pada tahun 2013 sesi E pada mata pelajaran anatomi tumbuhan sebagai hasil dari penerapan Mind Map. Perbandingan aktivitas pada Siklus I ada 1 indikator yang mencapai kriteria baik yaitu indikator A.1, sedangkan pada Siklus II ada 2 indikator yang mencapai kriteria sangat baik yaitu indikator A.1, dan A.5. Pada akhir Siklus II semua indikator aktivitas belajar mahasiswa sudah mencapai target yang telah ditetapkan. 
KARAKTER MORFOMETRIK PENSI (Corbicula moltkiana Prime) PADA DUA EKOSISTEM YANG BERBEDA Zeswita, Armein lusi; Safitri, Elza
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.776 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1505

Abstract

Danau  Maninjau  dan  Batang  Antokan  adalah  tempat  yang  digunakan untuk rekreasi dan pariwisata di Kabupaten Agam. Kedua aktivitas manusia di sekitar danau atau di sungai mempengaruhi kualitas air, baik dalam fisika dan kimia, dan biologi, dan sangat mempengaruhi kehidupan kerang. Mengingat aktivitas tinggi menangkap "Pensi" Corbicula moltkiana di Danau Maninjau, perlu untuk mencoba untuk melestarikan populasi kerang dan mencari cara budidaya sehingga pemanfaatan yang terus menerus dan dapat meningkatkan perekonomianmasyarakat.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  karakter  morfometrik Pensi (Corbicula moltkiana Prime) di dua ekosistem yang berbeda dan faktor fisik-kimia  yang mempengaruhinya.  Penelitian  ini telah  dilakukan  pada bulan Februari 2015 Danau Maninjau dan di Sungai Batang Antokan. Berdasarkan penelitian di Danau Maninjau dan di Sungai Batang Antokan ukuran cangkang seperti  panjang,  tinggi,  lebar,  panjang  engsel,  jumlah  baris  dan  pertumbuhan basah berat di Batang Antokan daging pensi lebih bervariasi bila dibandingkan dengan Danau Maninjau. Namun, ukuran panjang cangkang melakukan di Batang Antokan berbeda dengan di Danau Maninjau sedangkan ukuran lebar dan berat daging basah Pensi tidak berbeda dalam dua habitat. Hubungan antara panjang berat basah daging di Danau Maninjau dan Batang Antokan di berkorelasi sangat erat dengan panjang clam shell mereka. Faktor fisika kimia air di Danau Maninjau dan  Batang  Antokan  di  masih  dalam  kisaran  normal  dan  toleran  di  Pensi (Corbicula moltkiana Perdana) mendukung kehidupan kecuali tingkat substrat organik
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED TEACHING PADA MATA KULIAH EVALUASI PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI STKIP PGRI SUMATERA BARAT Maizeli, Annika; Nerita, Siska
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.85 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1495

Abstract

Berdasarkan pengalaman peneliti dalam kegiatan pembelajaran mahasiswa biologi  STKIP  Sumatera  Barat  belajar  di  IV  nilai.  Evaluasi  utama  dan  hasil belajar  menunjukkan  penurunan.  Selain  itu,  aktifitas  mahasiswa  menunjukkan tidak puas dalam belajar. Hal ini ditunjukkan ketika dosen selesai menerangkan dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya tentang apa yang tidak  mereka  pahami,  mahasiswa  hanya  diam  mengambil.  Selain  itu  hanya beberapa mahasiwa yang bertanya apa yang tidak mereka mengerti tentang materi tersebut. Ketika dosen bertanya tentang pokok bahasan hanya sedikit mahasiwa yang menjawab. Permasalahan pada pembelajaran ini adalah peningkatan aktifitas dan hasil yang tidak sesuai, sehingga penulis telah menemukan solusi alternatif lain   untuk   kasus   masalah   ini.   Tujuan   dari   penelitian   ini   adalah   untuk meningkatkan  kegiatan  belajar mahasiswa dan  hasilnya di  evaluasi,  dan  hasil belajar biologi STKIP Sumatera Barat dalam penelitian IV grades.  Ini adalah penelitian tindakan yang lakukan dalam dua tahap. Hasil pembelajaran kognitif adalah peningkatan aktifitas dan hasil belajar dengan model pembelajaran inovatif Guided teaching. Berdasarkan kegiatan belajar siswa yang didapat dari siklus 1 ke siklus 2, menunjukkan bahwa peningkatan siklus 2. Peningkatan kegiatan ketika mereka membuat tugas dan diskusi 10,5%. Kegiatan presentasi meningkat 4,7% dan aktifitas bertanya meningkat 9,5%. Kegiatan menjawab meningkat 39,1%. kegiatan menyimak penjelasan kuliah meningkat 8,6%. Peningkatan hasil belajar adalah 42,85%.  
PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN PARE (Momordica charantia L.) YANG DIBERI AIR CUCIAN BERAS PADA BERBAGAI KONSENTRASI Novi, Novi; rizki, rizki
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.655 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji   pengaruh pemberian air   sisa cucian beras terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman pare (Momordica charantia L.). Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2014 di Desa Koto Berapak Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan.Rancangan   percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras pada  konsentrasi  100%  memberikan  pengaruh  terhadap  tinggi  tanaman  dan jumlah daun namun secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun tanaman pare.
Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Pada Materi Fotosintesis untuk Siswa Kelas VIII MTsN Koto Nan Gadang Nengsih, sri
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.13 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1504

Abstract

Media pembelajaran animasi yang tersedia di pasaran atau Internet, memiliki begitu banyak perbaikan. Namun, ada beberapa kekurangan atau kelemahan dalam media pembelajaran, seperti tidak memiliki dengan penjelasan sehingga  guru  perlu  menjelaskannya.  Dan  media  menampilkan  materi  terlalu cepat atau tidak memiliki tombol kontrol sehingga siswa kesulitan untuk memahami dan guru terburu-buru untuk menjelaskannya. Juga template media yang tidak cocok dengan pengguna. Oleh karena itu, berdasarkan kekurangan atau kelemahan ini penelitian untuk mengembangkan animasi media pembelajaran fotosintesis untuk kelas VIII siswa MTsN Koto Nan Gadang, bertujuan untuk membuat kelas biologi lebih menarik, efektif dan efisien. Penelitian ini adalah metode   menggunakan   4-D   Model,   definisi,   desain,   pengembangan   dan penyebaran. Pada tahap pengembangan, peneliti harus melakukan validasi untuk media pembelajaran animasi, dilakukan dengan 2 validator menggunakan lembar validasi untuk melihat kepraktisan media pembelajaran animasi, lembar validasi ini diberikan kepada guru dan siswa. Hasil pengolahan data dari validasi dan kepraktisan kuesioner disimpulkan bahwa media pembelajaran animasi yang dikembangkan adalah valid dalam kualitas dan praktis untuk digunakan oleh guru dan siswa, sehingga cocok untuk menjadi media  pembelajaran  Biologi  dalam subjek fotosintesis
PENGARUH PELATIHAN MOTIVASI BERBASIS OTAK TERHADAP KEKUATAN LIMBIK , ABILITAS, KREATIFITAS DAN KEMAUAN SISWA Razak, Abdul
Jurnal Bioconcetta Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.97 KB) | DOI: 10.22202/bc.2015.v1i2.1510

Abstract

Penelitian ini untuk bertujuan membuktikan pengaruh pelatihan motivasi berbasis otak terhadap kekuatan limbik, abilitas, kreatifitas dan kemauan siswa kelas III SMPN 9 Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini merupakan aplikasi neurosains dalam bidang pendidikan yang telah diteliti selama lima tahun. Metodeyang digunakan adalah metode Kinesiologi yang merupakan ilmu yang mempelajari  tentang  saraf-saraf  pada  lengan  yang  telah  dikembangkan  oleh ahlinya untuk deteksi berbagai penyakit dan mampu menjelaskan secara ilmiah penyebab hal tersebut dengan mekanisme gelombang elektromagnetis tubuh.Selanjutnya, metode perrmainan motivasi (game motivation) dapat mengukur    abiliotas,    kreativitas    dan    kemauan    siswa.    Hasil    penelitianmenunjukkan  pengaruh yang nyata, dimana85.30 % kondisi limbik siswa SMPN9 pada taraf yang lemah. Sementara, sisanya dalam kondisi agak lemah 11.77% dan  limbik  yang  kuat  dengan  prosentase  0.03%.pada  saat  sebelum pelatihan.Setelah pelatihan, limbik level kuatmenjadi 0.06%. Kondisi limbik yang lemah berkurang menjadi 42.42%.Selanjutnya, sebelum pelatihan, nilai kreatifitas, abilitas dan kemauan masing-masing adalah 12-109, 12-93 dan 16-82. Setelah pelatihan  tingkat  kreativitas,  abilitas  dan  kemauan  siswa  meningkat  dengan rentang masing-masing 38-137, 22-96 dan 29-150. Terbukti, pelatihan motivasi berbasis otak mempengaruhikekuatan limbik, abilitas, kreatifitas dan kemauan siswa kelas III SMPN 9 Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat  

Page 1 of 1 | Total Record : 10