cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
Upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XII melalui penerapan metode contextual teaching and learning pada pembelajaran matematika Johanes Pardamean Saragih Simarmata; Robert Harry Soesanto
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.5219

Abstract

Motivasi belajar berperan signifikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sebab motivasi belajar merupakan tenaga yang berperan sebagai pendorong, pengarah, dan penggerak untuk mencapai tujuan pembelajaran. Nyatanya, motivasi belajar siswa masih menjadi masalah dalam pembelajaran. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada siswa kelas XII di sebuah sekolah di kawasan Lampung, ditemukan rendahnya motivasi belajar siswa. Hasil observasi menunjukkan rendahnya konsetrasi belajar, yang ditandai dengan hanya 61,4% siswa yang memiliki konsentrasi belajar yang baik. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui pemilihan metode yang tepat. Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Adapun penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan memaparkan upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XII melalui penerapan metode CTL pada pembelajaran. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar penilaian afektif siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa. Pada penerapan pertama terjadi peningkatan sebesar 6,9% menjadi 60,2%. Selanjutnya pada penerapan kedua terjadi peningkatan sebanyak 11,9 % menjadi 72,1%. Lalu pada penerapan ketiga terjadi peningkatan sebanyak 19,13% menjadi 91,23%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode CTL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Analisis kemampuan numerasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah TIMSS ditinjau dari gender Alfarisi Alfarisi; Christine Wulandari Suryaningrum; Hana Puspita Eka Firdaus
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6046

Abstract

Kemampuan numerasi adalah keterampilan dalam menggunakan, memahami, serta menganalisis matematika untuk mengerjakan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian memiliki tujuan mencari tahu perbedaan kemampuan numerasi matematika siswa dalam mengerjakan masalah TIMSS (Tren in Internasional  Mathematics and Science Study) dilihat dari gender yaitu pengkatagorian berdasarkan jenis kelamin. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan studi pendahuluan dari 28 siswa hanya terdapat 4 siswa yang mampu  mengerjakan masalah TIMSS. Oleh karena itu, subjek yang terpilih sebanyak 4 siswa kelas VIII E salah satu SMP  di kabupaten Jember provinsi Jawa Timur dengan 2 siswa laki-laki serta 2 siswa perempuan. Instrumen menggunakan 2 soal masalah TIMSS terkait pemecahan masalah di kehidupan sehari-hari, wawancara, serta dokumentasi. Selain itu, analisis data menggunakan pertama reduksi data, kedua penyajian data, serta terakhir penarikan kesimpulan, dilanjutkan pengujian kesahihan data menggunakan triangulasi sumber. Peneliti memilih subjek berlandaskan indikator kemampuan numerasi dari 4 siswa sebagai subjek penelitian tersebut menunjukkan kemampuan numerasi siswa laki-laki lebih unggul daripada siswa perempuan. Perbedaan kemampuan numerasi siswa dilihat berdasarkan 3 komponen indikator kemampuan numerasi. Perbedaan dikarenakan kemampuan penalaran siswa laki-laki lebih baik dibandingkan siswa perempuan dalam mengerjakan masalah di kehidupan nyata. Siswa laki-laki juga lebih unggul dalam pemahaman konsep mengerjakan masalah matematika. Kata kunci: Kemampuan Numerasi ; Masalah TIMSS ; Gender
Penerapan metode VAKT (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak tunagrahita sedang In Hi Abdullah; Wilda Syam Tonra; Wahyuni Ansar; Weni Dwi Pratiwi; Astuti Sailila; Yati Ismadi; Winda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.5722

Abstract

Anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan dalam kecerdasan, yang berdampak pada rendahnya kemampuan terutama dalam bidang akademik seperti mengenal angka. Anak yang mempunyai hambatan mengenal angka akan berpengaruh terhadap kemampuan dasar matematika. Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti akan menerapkan metode VAKT (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk mengatasi hambatan mengenal angka pada anak tunagrahita ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode VAKT terhadap kemampuan mengenal angka pada anak tunagrahita ringan di salah satu sekolah inklusif di Kota Ternate. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yang menggunakan metodologi pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian menggunakan single subject research terhadap seorang anak tunagrahita ringan yang sedang duduk di bangku sekolah PAUD. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode VAKT dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak tunagrahita ringan. Kata Kunci : Metode VAKT, Kemampuan Mengenal Angka, Tunagrahita 
Kemampuan berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan soal PMRI konteks ornamen jati diri Sumatera Selatan Belinda Ambarwati; Zulkardi Zulkardi; Ely Susanti
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.5455

Abstract

Abstrak :Berpikir reflektif dalam matematika merupakan salah satu kemampuan berpikir yang harus dikuasai oleh siswa dalam menyelesaikan masalah. Dengan berpikir reflektif siswa dapat mengkaitkan beberapa pengetahuan yang ada untuk merumuskan dan memecahkan suatu masalah baru. Namun kenyataannya berpikir reflektif tidak terpenuhi secara optimal karena kurang diperhatikan dan kurang kesempatan dalam mengembangkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemunculan indikator kemampuan berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan soal PMRI konteks ornamen jati diri Sumatera Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu 3 siswa kelas VIII SMP. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis data. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan tiga aktivitas, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa indikator yang banyak muncul adalah reacting dan elaborating. Sedangkan indikator yang sedikit muncul adalah contemplanting. Kata kunci: Berpikir Reflektif; PMRI; Ornamen Jati Diri Sumatera Selatan
Kemampuan berpikir kreatif matematis konteks monpera pada materi kaidah pencacahan Dyna Meriza; Zulkardi Zulkardi; Ely Susanti
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.5454

Abstract

Abstrak : Berpikir kreatif matematis adalah kemampuan berpikir dengan memiliki tujuan dalam menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan satu atau lebih gagasan atau ide yang baru dengan didasarkan konsep materi yang sudah dimengerti. Aspek kemampuan berpikir kreatif matematis yang digunakan adalah Fluency, Flexibility, Elaborasi dan Originality. Tujuan penelitian ialah mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian menggunakan subjek siswa kelas XII SMA. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang mana tujuannya untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis dalam mengerjakan soal PMRI dengan konteks Monpera pada materi Kaidah pencacahan. Prosedur pelaksanaan yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan analisis data. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes dan waawancara. Kemudian, teknik analisis data pada penelitian ini terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian yaitu penggunaan konteks monpera berdampak pada kemunculan aspek kemampuan berpikir kreatif matamatis, diantaranya aspek yang paling sering muncul yaitu Fluency (Kelancaran) dan Flexibility (Keluwesan). Sedangkan aspek yang jarang muncul yaitu Elaborasi dan Originality (Keaslian).Kata kunci : Kemampuan berpikir kreatif, PMRI, Kaidah Pencacahan
Penggunaan media tangram untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika kelas IV Sirajuddin Sirajuddin; Hamdana Hadaming; Nurtisa Amelia
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tangram terhadap minat dan hasil belajar matematika materi bidang datar pada siswa Kelas IV UPT SD Negeri Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis Pre-eksperimental Design dengan bentuk design One Group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika sebelum menggunakan media tangram (pretest) ada sekitar 71,3% siswa yang belum mencapai nilai KKM dan 28,6% siswa telah memenuhi KKM dengan nilai rata-rata 65,00. Sedangkan setelah menggunakan media tangram 100% siswa telah memenuhi KKM dengan nilai rata-rata 84,07. Data hasil minat belajar matematika sebelum menggunakan media tangram diperoleh nilai rata-rata 68,6% dan setelah menggunakan media tangram nilai rata-ratanya 88,86%. Hasil uji hipotesis yang diperoleh yaitu thitung ttabel atau 7.026 2.160 dengan nilai signifikansi 0.000 0.05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa minat dan hasil belajar matematika materi bidang datar pada siswa kelas IV UPT SD Negeri Bissoloro dengan menggunakan media tangram mengalami peningkatan. Kata kunci: media tangram, minat dan hasil belajar
Analisis kesalahan berdasarkan prosedur newman dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari gaya belajar Ni Komang Mas Cahya Mithia; Kadek Adi Wibawa; I Ketut Suwija
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.5842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan dan faktor penyebab terjadinya kesalahan berdasarkan prosedur newman yang dilakukan siswa kelas VIII  SMP Negeri 12 Denpasar dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari gaya belajar. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes menggunakan soal cerita dan non tes menggunakan angket dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Denpasar dengan jumlah 30 orang siswa dan diambil 9 siswa sebagai sampel untuk dianalisis dan diwawancarai. Berdasarkan hasil analisis angket diperoleh 10 siswa memiliki gaya belajar visual, 9 siswa memiliki gaya belajar auditorial dan 11 siswa memiliki gaya belajar kinestetik. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa siswa dengan siswa gaya belajar visual melakukan jenis kesalahan pada tahap memahami dan penulisan jawaban. Siswa dengan gaya belajar auditorial melakukan jenis kesalahan pada tahap memahami, keterampilan proses dan penulisan jawaban. Siswa dengan gaya belajar kinestetik melakukan jenis kesalahan di semua tahap, yaitu tahap membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses dan penulisan jawaban. Pada umumnya penyebab kesalahan siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik adalah siswa tidak memahami soal, tidak tepat membuat diketahui dan ditanyakan, salah dalam melakukan perhitungan dan tidak menuliskan kesimpulan jawaban.
Investigasi pemanfaatan geogebra untuk pembelajaran matematika di Indonesia: Sebuah analisis bibliometrik Della Maulidiya; Tria Utari; Nur Aliyyah Irsal; Mela Aziza
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6557

Abstract

GeoGebra adalah perangkat lunak pembelajaran matematika yang membantu guru dalam meningkatkan kinerja siswa. Pemahaman tentang pemanfaatan GeoGebra diperlukan untuk memandu pengembangan dan penerapannya dalam pendidikan matematika di masa depan. Analisis bibliometrik digunakan untuk mengidentifikasi penelitian ilmiah sebelumnya. Penelitian ini secara kuantitatif meneliti 309 artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal-jurnal Indonesia antara tahun 2012 - 2022 dengan menggunakan text mining pada daftar kata kunci penulis. Analisis bibliometrik kemudian diolah dengan analisis konten kualitatif untuk menentukan sejauh mana penggunaan Geogebra dalam pendidikan matematika di Indonesia. Artikel-artikel diklasifikasikan sebagai 85,76% hasil dari penelitian dan 14,24% laporan kegiatan pengabdian masyarakat. Penggunaan Geogebra telah dievaluasi melalui penelitian kuantitatif, kualitatif, metode campuran, pengembangan, penelitian tindakan kelas, dan tinjauan literatur. Kompetensi yang banyak dieksplorasi dengan Geogebra adalah pemecahan masalah, berpikir kreatif, pemahaman konsep, dan komunikasi matematis. Penelitian ini menemukan pembelajaran penemuan, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran daring, matematika realistik, pembelajaran berbasis teknologi, dan pembelajaran mandiri dinilai sesuai untuk menerapkan Geogebra dalam pembelajaran matematika. Temuan penelitian ini menyimpulkan ada empat faktor yang harus dipertimbangkan ketika mengimplementasikan Geogebra dalam pengajaran matematika: 1) fitur-fitur Geogebra, 2) karakteristik materi matematika, 3) pendekatan atau model pembelajaran, dan 4) kompetensi (hasil belajar) baik kognitif dan non-kognitif yang diharapkan. Hasil analisis bibliometrik ini memberikan dasar untuk menentukan faktor-faktor penting untuk mengimplementasikan Geogebra dalam menciptakan lingkungan belajar yang diperkaya teknologi untuk mengajar dan belajar matematika. Kata kunci Geogebra, Pembelajaran matematika, Analisis bibliometrik
Self-Efficacy dan sikap mahasiswa terhadap matematika Ikrimah Ikrimah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy sebagai variabel bebas terhadap sikap pada matematika sebagai variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program studi Tadris Matematika IAIN Ternate, Indonesia dengan jumlah sampel 80 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket self-efficacy dan angket sikap pada matmatika. Data dianalis dengan analisis regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis yang diajukan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y = 12,640 + 0,556 yang artinya setiap kenaikan satu satuan kemampuan self-efficacy akan meningkatkan sikap pada matematika sebesar 0,556. Dari pengujian hipotesis diperoleh probabilitas signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 dengan 𝛼 = 0,05, sehingga sig. 𝛼 yang berakibat H0 ditolak. Jadi, terdapat pengaruh self-efficacy terhadap sikap pada matematika. Berdasarkan hasil Uji Model Regresi diketahui variabel self-efficacy memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koeefisien korelasi 0,66 terhadap sikap pada matematika. Nilai R Square sebesar 0,360 menunjukkan bahwa sikap pada matematika dipengaruhi oleh self-efficacy sebesar 36%.
Hubungan self regulated learning dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Ceger 02 Destia Khairunisa; Umri Umri; Debbi Silvia Aqida
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6535

Abstract

Self regulated learning dipilih oleh peneliti guna mengukur kemampuan belajar peserta didik walaupun sarana dan prasarana yang dimiliki peserta didik terbatas, sehingga dapat mengetahui hubungan self regulated learning dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Ceger 02. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Penelitian ini dilakukan di SDN Ceger 02 dengan sampel 29 peserta didik. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrument berupa angket self regulated learning dengan model skala likert dan tes hasil belajar matematika berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self regulated learning dan hasil belajar matematika peserta didik SDN Ceger 02 dengan nilai r hitung atau pearson correlation sebesar 0,574 dengan nilai signifikansi 0,002 yang artinya semakin tinggi nilai self regulated learning peserta didik, maka semakin tinggi juga hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Ceger 02, begitupun sebaliknya. Besarnya nilai koefisien determinasi pada penelitian ini adalah sebesar 32,95% dan sisanya sebesar 67,05 dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self regulated learning dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Ceger 02.

Page 1 of 1 | Total Record : 10