cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Garis Singgung Lingkaran Berdasarkan Kemampuan Matematika Wa Ode Adenia; Nurma Angkotasan; Joko Suratno
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.272 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal persamaan garis singgung lingkaran berdasarkan kemampuan matematika. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan adalah instrumen tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mentranskip data verbal, kategorisasi data, reduksi data, triangulasi data, menelaah data dan verifikasi data. Subjek penelitian ini adalah subjek S-29 dan S-15 yang berkemampuan tinggi, S-36 dan S-22 yang berkemampuan sedang dan S-16 dan S-18 yang berkemampuan rendah. Hasil penelitian berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal garis singgung lingkaran sebagai berikut: 1) subjek S-29 dan S-15 mampu berpikir reflektif dimana telah memahami masalah yang diberikan dengan benar, mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimilikinya, mampu menghubungkan informasi-informasi dalam menyelesaikan soal yang diberikan sehingga dapat menarik kesimpulan dari jawaban akhir dan menyadari kesalahan kemudian memperbaiki dan atau tidak melakukan kesalahan dan membuktikan kebenaran jawaban yang diperoleh, 2) subjek S-36 dan S-22 mampu berpikir reflektif dimana telah memahami masalah yang diberikan dengan benar, mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimilikinya, berusahan menghubungkan informasi-informasi yang dimiliki meskipun mengalama kesulitan dalam menyelesaikannya, dan menyadari kesalahan dalam menggunakan keterampilan menghitung lalu memperbaikinya tetapi tidak memperoleh jawaban akhir dari soal, dan 3) subjek S-16 dan S-18 dalam berpikir reflektif hanya mampu memahami masalah dengan benar dan mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, sedangkan dalam menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimiliki, dan informasi-informasi dalam menyelesaikan soal yang diberikan nampak bahwa subjek berusaha untuk menyelesaikan soal dan subjek menyadari kesalahan dalam menggunakan keterampilan menghitung lalu memperbaikinya tetapi tidak memperoleh jawaban akhir dari soal.Kata kunci: kemampuan berpikir reflektif, garis singgung lingkaran dan kemampuan matematika.
Pengaruh Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi Garis dan Sudut Suharni Arfan; In Hi Abdullah; Asmar Bani
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.664 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut melalui pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended; 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut setelah pembelajaran denganpendekatan Open-Ended;3) mengetahui bahwa pendekatan Open-Ended berpengaruh terhadappeningkatan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut. Penelitian yang menggunakanmetode penelitian eksperimen semu dengandesain One Group Pretest-Posttest ini menjadikan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Ternate sebagai populasi dan 20 siswa sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling.Mendapatkan data penelitian ini digunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen tes menggunakan 8 butir soal berbentuk essay tentang materi garis dan sudut, observasi menggunakan pedoman observasi. Data kemampuan penalaran matematis siswa yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial, hasil analisis mengatakan bahwa 1) kemampuan penalaran matematis siswa setelah penerapan pendekatan Open-Ended terdapat 3siswa (15%) dalam kualifikasi gagal, 7siswa (35%) dalam kualifikasi kurang, 4siswa (20%) dalam kualifikasi cukup,3siswa (15%) dengan kualifikasi baikdan 3siswa(15%) dengan kualifikasi memuaskan; 2) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan interpretasi tinggi5 siswa (25%) dan interpretasi sedang 15 siswa (75%) secara keseluruhan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dalam interpretasi sedang; 3) pembelajaran dengan pendekatan Open-Endeddapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dalam mempelajari materi garis dan sudut. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Pendekatan Open-Ended, Garis dan Sudut
Penalaran Aljabar: Suatu Pelevelan Berbasis Taksonomi Solo Pada Pemecahan Masalah Persamaan Linier Dua Variabel Nailul Authary; Nazariah Nazariah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.793 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1280

Abstract

Pengembangkan soft skill dewasa ini menjadi perhatian serius. Penalaran aljabar menjadi salah satu soft skill yang dapat dikembangkan selama pembelajaran matematika di kelas. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Tujuan khusus yang menjadi titik incar pada penelitian ini adalah melakukan pelevelan aljabar pada siswa dalam memecahkan masalah persamaan linier dua variabel dilakukan berbasis taksonomi SOLO (Structure of the observed Learning). Subjek Penelitian ini adalah 3 orang siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh.  Hasil penelitian adalah Level prastruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang berusaha mengumpulkan informasi dari yang diketahui soal. Level Unistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang menggunakan satu informasi dari masalah untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menentukan suku selanjutnya dari suatu pola bilangan dan mengubah menjadi bentuk simbol yang x dan y. Level Multistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar menggunakan lebih dari satu informasi untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menuliskan persamaan dari masalah yang diketahui. Level Relasional ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang mampu memprediksi pemecahan masalah berdasarkan masalah yang dipahami dengan membuat keterkaitan dengan dua informasi dan menyelesaikan dengan metode eliminasi.Level Extended Abstract ditandai dengan aktivitas siswa yang mampu menggeneralisasi pola bilangan dan persamaan umum.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Sirwanti, Sirwanti; Nursyam, Aisyah; Ningsi, Elvira
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.441 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1370

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui deskripsi tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan orang tua dam prestasi belajar serta untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua terhadap prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 68 orang siswa dengan sampel penelitian sebanyak 68 orang siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat pendidikan berada pada kategori rendah dengan 20 atau 29,42% dari 68 responden, Tingkat pekerjaan dikategorikan sedang dengan 37 atau 54,41% dari 68 responden. Tingkat pendapatan dikategorikan sangat rendah dengan 52 atau 76,48% dari 68 responden. Sedangkan untuk prestasi belajar matematika siswa dikategori sangat tinggi dengan 46 atau 67,6% dari 68 responden, (2) Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,159 dan koefisien determinasi R2x1y sebesar 0,025, Y = 81,322 + 0,153X1 dengan nilai sig 0,195 > 0,05; (3) Tidak terdapat pengaruh  tingkat pekerjaan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,146 dan koefisien determinasi R2x1y 0,021, Y = 82,081 + 0,398X2 dengan nilai sig 0,233 > 0,05; (4) Terdapat pengaruh tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,221 dan koefisien determinasi R2x1y 0,049, Y = 86,411 ? 0,224X3 dengan nilai sig 0,070 > 0,05; (5) Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan orang tua secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,303 dan koefisien determinasi R2x1y 0,092, Y = 82,503 + 0,157 + 0,373 ? 0,234 dengan nilai sig 0,101 > 0,05. Kata Kunci : Prestasi Belajar Matematika, Tingkat Pendidikan Orang Tua, Tingkat Pekerjaan Orang Tua, Tingkat Pendapatan Orang Tua
PROFIL KESULITAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL INDUKSI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Ernawati, Ernawati; Hadaming, Hamdana; Ramdani, Rezki; Ardhillah, Andi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.865 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kesulitan Mahasiswa dalam menyelesaikan soal induksi matematika ditinjau dari gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diolah adalah data gaya belajar dan data kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal induksi matematika. Berdasarkan olahan data tersebut, diperoleh bahwa mahasiswa yang gaya belajar visual mengalami kesulitan dalam mentransfer pengetahuan dan kemampuan bahasa matematika yang kurang, Mahasiswa yang bergaya belajar auditori mengalami kesulitan pada kelemahan dalam berhitung dan kemampuan bahasa matematika yang kurang, dan mahasiswa yang bergaya belajar kinestetik tidak memiliki kecenderungan kesulitan dalam mengerjakan soal. Adapun kesulitan yang paling dominan adalah kemampuan bahasa matematika yang kurang.Kata kunci: Profil, Kesulitan, Induksi Matematika dan Gaya Belajar
BERPIKIR SEMANTIK (SEMANTIC THINKING) SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Gampa, Marwan La; Suharna, Hery; Angkotasan, Nurma
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.341 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat berpikir semantik (semantic thinking)siswa dalam pemecahan masalah matematis. penelitian ini merupakan jenis penelitian eksploratif dengan pendekatan deskripsi kualitatif, subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP N 14 HALMAHERA SELATAN, dalam pemilihan subjek peneliti melakukan tes kemampuan matematika, hasil tes tersebut dikategorikan menjadi kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data penelitian ini adalah tugas pemecahan masalah (tpm), wawaancara, dan rekaman think out load. Analisis dalam penelitian ini adalah mentranskip data verbal yang dikumpulkan, kategorisasi data, mereduki data, memeriksa keabsahan data/ triangulasi data, menelaah data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian dari masing-masing kategori pertama kemampuan matematika tinggi: Berpikir semantik siswa dalam menyelesaikan pemecahan masalah matematis dimulai dari informasi/pengetahuan yang digunakan untuk merespon berasal dari dalam diri terhadap fenomena ? fenomena yang memerlukan jawaban fakta dan mencari jawaban sendiri dari persoalan yang diangkat, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, dan mengkomunikasikan ide dengan simbol atau gambar.Kedua kemampuan matematika sedang: Berpikir semantik siswa dalam menyelesaikan pemecahan masalah matematis dimulai dariinformasi/pengetahuan yang digunakan untuk merespon berasal dari dalam diri (internal), menjelaskan yang telah dilakukan terkait lambang atau simbol, dan mengkomunikasikan ide dengan simbol atau gambar yang selaras.Ketiga kemampuan matematika rendah: Berpikir semantik siswa dalam menyelesaikan pemecahan masalah matematis dimulai dariinformasi/pengetahuan yang digunakan untuk merespon berasal dari dalam diri, kemudian menyusun lambang atau simbol dan merepsentasikan data. Kata kunci : Berpikir Semantik dan Pemecahan Masalah matematis

Page 1 of 1 | Total Record : 6