cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 226 Documents
MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN UNTUK SISWA KELAS 1 MI Gelar Dwirahayu; Nursida Nursida
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Periode Oktober
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.526 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v5i2.177

Abstract

Metode permainan yang dikembangkan oleh J.P Dienes merupakan landasan teori dalam pengembangan pembelajaran matematika dalam penelitian ini. Proses pembelajaran dilaksanakan di kelas 1 madrasah ibtidaiyah di wilayah Bekasi. Materi yang dibahas adalah konsep bilangan, sebagaimana ketentuan dalam kurikulum pembelajaran matematika bahwa untuk kelas 1 kompetensi dasarnya adalah Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20. Ada enam tahap permainan yang digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya materi berhitung yaitu Bermain Bebas dengan menggunakan teknik bermain Ku Ku Ku, Permainan dengan menggunakan kalung bilangan, Penelaahan Sifat Bersama dengan menggunakan papan saku, Representasi menggunakan LKS, Penyimbolan dan Pemformalan dilaksanakan dengan cara diskusi bersama antara siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode permainan dapat meningkatan kemampuan berhitung siswa dan aktivitas belajar matematika siswa.
PEMANFAATAN PROGRAM GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Isman M Nur
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Periode Bulan April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.642 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v5i1.236

Abstract

Pembelajaran dengan bantuan komputer sangat baik untuk diintegrasikan dalam pembelajaran konsep-konsep matematika. Berbagai program komputer telah dikembangkan dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, salah satunya yaitu GeoGebra. GeoGebra adalah sebuah perangkat lunak yang dapat menvisualisasikan objek-objek matematika secara cepat, akurat, dan efisien. Geogebra dapat digunakan pada saat mulai menggambar grafik dan menentukan titik-titik uji penyelesaian, serta menguji fungsi optimum pada titik-titik tersebut.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENGKONSTRUKSI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PENALARAN LOGIS MATEMATIS SISWA Karman Lanani
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Periode Oktober
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.181 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v5i2.231

Abstract

Pengetahuan matematika memiliki aspek kritis dan logis yang tersusun secara konsisten yang dibentuk melalui berpikir mengenai pengalaman suatu obyek yang diperoleh melalui abstraksi reflektif. Berpikir kritis dan penalaran logis sebagai sifat matematika sangat penting untuk dikembangkan pada siswa melalui pembelajaran kooperatif. Kemampuan berpikir kritis mendorong siswa menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi untuk membuat keputusan berdasarkan kemampuan, menerapan ilmu pengetahuan dan pengalaman, semntara penalaran logis  sebagai proses pencapaian kesimpulan logis berdasarkan fakta-fakta dan sumber yang relevan.  Regulasi pembelajaran kooperatif dengan mengarahkan siswa belajar secara kolaboratif diharapkan terbentuknya sifat sosial pembelajaran, mengemulasi kemampuan pemecahan masalah, dan terbentuknya pelatihan kognitif pada siswa meningkatkan kemampuan berpkir kritis dan penalaran logis. Kemampuan tersebut secara bertahap terkonstruksi melalui interaksi siswa dengan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih terampil. Pembelajaran kooperatif memiliki pengaruh positif pada perkembangan  sosial, penciptaan keterampilan hubungan persahabatan antara siswa, dan terkonstruksinya kemampuan berpkir kritis dan penalaran logis matematis.   
Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Garis Singgung Lingkaran Berdasarkan Kemampuan Matematika Wa Ode Adenia; Nurma Angkotasan; Joko Suratno
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.272 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal persamaan garis singgung lingkaran berdasarkan kemampuan matematika. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan adalah instrumen tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mentranskip data verbal, kategorisasi data, reduksi data, triangulasi data, menelaah data dan verifikasi data. Subjek penelitian ini adalah subjek S-29 dan S-15 yang berkemampuan tinggi, S-36 dan S-22 yang berkemampuan sedang dan S-16 dan S-18 yang berkemampuan rendah. Hasil penelitian berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal garis singgung lingkaran sebagai berikut: 1) subjek S-29 dan S-15 mampu berpikir reflektif dimana telah memahami masalah yang diberikan dengan benar, mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimilikinya, mampu menghubungkan informasi-informasi dalam menyelesaikan soal yang diberikan sehingga dapat menarik kesimpulan dari jawaban akhir dan menyadari kesalahan kemudian memperbaiki dan atau tidak melakukan kesalahan dan membuktikan kebenaran jawaban yang diperoleh, 2) subjek S-36 dan S-22 mampu berpikir reflektif dimana telah memahami masalah yang diberikan dengan benar, mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimilikinya, berusahan menghubungkan informasi-informasi yang dimiliki meskipun mengalama kesulitan dalam menyelesaikannya, dan menyadari kesalahan dalam menggunakan keterampilan menghitung lalu memperbaikinya tetapi tidak memperoleh jawaban akhir dari soal, dan 3) subjek S-16 dan S-18 dalam berpikir reflektif hanya mampu memahami masalah dengan benar dan mampu mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol/gambar, sedangkan dalam menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu yang dimiliki, dan informasi-informasi dalam menyelesaikan soal yang diberikan nampak bahwa subjek berusaha untuk menyelesaikan soal dan subjek menyadari kesalahan dalam menggunakan keterampilan menghitung lalu memperbaikinya tetapi tidak memperoleh jawaban akhir dari soal.Kata kunci: kemampuan berpikir reflektif, garis singgung lingkaran dan kemampuan matematika.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GENETIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KELAS IX-3 SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE Radjabessy, Sitti Aminah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.114 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1381

Abstract

Pembelajaran IPA Biologi merupakan bagian dari Sains yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan agar mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar serta dirinya sendiri.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate pada Mata Pelajaran IPA Biologi Materi Genetika. Penelitian PTK ini menjadikan siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebagai subyekpenelitian. Data hasil belajar diperoleh melalui tes tertulis sebelum dan sesudah pembelajaran, dan data aktivitas guru dan siswa diperoleh melalui observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate setelah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw   meningkatkan dari rata-rata 63,33 menjadi 83,33. Pembelajaran kooperatif modeltipe jiksaw dapat meningkatkan hasil belajar MateriGenetikapada peserta didik kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Mata Pelajaran IPA Biologi materi Genetika.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMETIKA Juniawanti Mahmud; Nurma Angkotasan; In H. Abdullah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.009 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i1.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Treffinger. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Subjek pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 2 Kota Ternate T.A 2017/2018. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah siswa sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk tes essay. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu perhitungan menggunakan rumus N-gain. Hasil statistik deskriptif peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Treffinger dengan perhitungan menggunakan rumus N-gain diperoleh nilai N-gain yaitu 0,70. Berdasarkan kriteria interpretasi Ngain diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berada pada interpretasi sedang.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIRSHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI SEGITIGA Sri Lestari; Nurma Angkotasan; Hasriani Ishak
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.424 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i2.1252

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1. kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Darul Ulum Sasa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pairs-Share. 2. penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pairs-Share dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Darul Ulum Sasa. 3.Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Darul Ulum Sasa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pairs-Share. Desain penelitian ini adalah OneGroup Preetest-Posttest Design eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan kriteria kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan analisis inferensial yaitu uji normalitas sebagai uji prasyarat karena data yang diperoleh berdistribusi normal maka digunakan uji Paired t-test sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan berpikir pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperative tipe Think-Pairs-Share diperoleh 8 orang siswa berkualifikasi memuaskan, 2 orang siswa berkualifikasi baik, 6 orang siswa berkualifikasi cukup  dan 4 orang siswa berkualifikasi kurang serta 5 orang siswa berkualifikasi gagal. 2) model pembelajaran kooperatif tipe NHT meningkatkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa siswa, Pengujian hipotesis digunakan Paired t-test diperoleh hitung=3,99 tabel= 1,711 karena hitung> tabel, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil analisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan uji Gain berinterprestasi sedang.  Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe tipe Think-Pairs-Share, kemampuan pemecahan masalah matematis
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INTEGRATIVE LEARNINGDESIGN FRAMEWORK (IDLF) SISWA KELAS VIIMTS AL-HIDAYAH MAKASSAR Ikrimah Rustam
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.196 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i2.1249

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Al Hidayah, Makassar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dari 23 jumlah siswa, tidak yang tuntas (0%) dengan nilai rata-rata 24,93. Atas dasar inilah peneliti menerapkan model Integrative Learning Design Framework untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I meningkat dengan jumlah siswa yang tuntas 13 siswa (56,52%). Pada siklus II mengalami peningkatan hingga 20 siswa yang tuntas (87,00%). Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat dengan perolehan 63,85. Pada siklus II nilai ratarata meningkat menjadi 82,65
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PAA MATERI PERBANDINGAN nuriska ahmad; In Hi Abdullah; Ahmad Afandi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v6i2.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kemampuan pemahaman matematis siswa kelass VIII- 7 SMP Negeri 2 Kota Ternate Tahun Ajaran 2016/2017 pada materi Perbandingan setelah diterapkan model Pembelajaran Matematika Realistik, 2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 2 Kota Ternate Tahun Ajaran 2016/2017 setelah diterapkan model Pembelajaran Matematika Realistik.Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-7 yang berjumlah 25 siswa, jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan desain penelitian one-grup pretest- posttest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari soal tes untuk mengukur kemampuan pemahaman matematis siswa. Teknik tes berupa uraian yang terdiri dari 3 butir soal, dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu tafsiran aspek pemahaman matematis, dan gain ternormalisasi (N-Gain).Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan pembelajaran matematika realistik dari 25 siswa yang menjadi subjek penelitian, diperoleh 13 siswa berkualifikasi sangat tinggi, 11 siswa berkualifikasi tinggi, dan 1 siswa berkualifikasi sedang. 2) Peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa dapat dilihat dari perhitungan gein ternormalisasi (N-Gain), diperoleh nilai sebesar 0,55 dan berada pada kategori sedang
Pengaruh Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi Garis dan Sudut Suharni Arfan; In Hi Abdullah; Asmar Bani
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.664 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut melalui pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended; 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut setelah pembelajaran denganpendekatan Open-Ended;3) mengetahui bahwa pendekatan Open-Ended berpengaruh terhadappeningkatan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi garis dan sudut. Penelitian yang menggunakanmetode penelitian eksperimen semu dengandesain One Group Pretest-Posttest ini menjadikan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Ternate sebagai populasi dan 20 siswa sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling.Mendapatkan data penelitian ini digunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen tes menggunakan 8 butir soal berbentuk essay tentang materi garis dan sudut, observasi menggunakan pedoman observasi. Data kemampuan penalaran matematis siswa yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial, hasil analisis mengatakan bahwa 1) kemampuan penalaran matematis siswa setelah penerapan pendekatan Open-Ended terdapat 3siswa (15%) dalam kualifikasi gagal, 7siswa (35%) dalam kualifikasi kurang, 4siswa (20%) dalam kualifikasi cukup,3siswa (15%) dengan kualifikasi baikdan 3siswa(15%) dengan kualifikasi memuaskan; 2) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan interpretasi tinggi5 siswa (25%) dan interpretasi sedang 15 siswa (75%) secara keseluruhan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dalam interpretasi sedang; 3) pembelajaran dengan pendekatan Open-Endeddapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dalam mempelajari materi garis dan sudut. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Pendekatan Open-Ended, Garis dan Sudut

Page 8 of 23 | Total Record : 226