cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 226 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BENDA NYATA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Tajuddin, Murniati
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.47 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1382

Abstract

Matematika merupakan suatu mata pelajaran penting untuk diajarkan pada lembaga pendidikan dasar dan menengah hingga perguruan tinggi. Eksistensinya sebagai salah satu tolok ukur kelulusan dalam ujian nasional, sehingga siswa diwajibkan untuk  menguasai ilmu matematika melalui pembelajaran yang bermakna mencapai tujuannya.    Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui penggunaan media benda nyata dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian tindakan kelas ini menjadikan 32 siswa kelas IX-5 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebagai subyek penelitian. Data hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui observasi dan pelaksanaan tes tertulis. Observasi dilakukan selama pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang menggunakan media bendanya nyata dalam mengajarkan materi bangun ruang sisi lengkung dan tes tertulis dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran. Data hasil observasi aktivitas siswa dianalisis secara kualitatif dan data hasil tes dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebelum pembelajaran hasil belajar matematika siswa dengan rata-rata 10,5 dalam kategori kurang. Setelah penggunaan media benda nyata dengan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw hasil belajar matematika siswa mencapai rata-rata 53,4 di siklus I dan rata-rata 81 di siklus II; (2) pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di siklus I terdapat 62,5%  siswa mencapai tuntas belajar dan 37,5% siswa belum tuntas belajar; (3)  pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di siklus II terdapat 75%  siswa mencapai tuntas belajar dan 25% siswa belum tuntas belajar. Penggunaan media benda nyata melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IX-5 SMP Negeri 2 Kota Ternate dalam mempelajari materi bangun ruang sisi lengkung.    Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika Siswa, Media Benda Nyata, Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, dan Bangun Ruang Sisi Lengkung. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI STATISTIS SISWA PADA POKOK BAHASAN UKURAN LETAK DATA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN INFORMASI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI (ICT) Yoisangaji, Selfira; Nani, Karman La; Abdullah, In Hi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.927 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). mengetahui kemampuan Komunikasi statistis siswa setelah diterapakan model pembelajaran berbasis proyek  berbantuan ICT; 2). bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi statistis siswa setelah diterapkan model pembelajaran berbasis proyek  berbantuan ICT; 3). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi statistis siswa SMPN 1 Sulabesi Timur pada pokok pembahasan ukuran letak data. Penerapan penelitian eksperimen ini menggunakan desain one group pretest-posttest, dan menjadikan seluruh siswa kelas VIII-B SMP N I Sulabesi Timur Tahun Ajaran 2019/2020 sebagai sampel penelitian Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 22 siswa. Memperoleh data penelitian ini menggunakan instrument tes untuk mengukur kemampuan komunikasi statistis siswa berbentuk Essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) kemampuan komunikasi statistis siswa setelah digunakan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT pada pokok pembahasan ukuran letak data  3 siswa dengan persentasi 15% sangat tinggi, 9 siswa persentasi 30% kualifikasi tinggi sebanyak 4 siswa dengan persentasi 25%, kualifikasi sedang, sebanyak 3 siswa dengan persentasi 25% kualifikasi rendah dan kualifikasi sebanyak 3 siswa dengan persentasi 15% kualifikasi sangat rendah, Berdasarkan hasil kualifikasi dan persentasi siswa secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatan kemampuan komunikasi  statistis siswa dalam mempelajari materi statistika tentang ukuran letak data. Artinya, penerapan pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi statistis siswa. dan peningkatan kemampuan komunikasi statistis siswa mencapai 0,74 dalam kualifikasi tinggi.Kata Kunci: Model Pembelajran Berbasis Proyek Berbantuan ICT, Kemampuan Komunikasi Statistis Siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICSEDUCATION (RME) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Yusuf, Cantika N; Hairun, Yahya; Jalal, Ariyanti
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.162 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i2.1247

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kemampuan representasi matematis siswa yang masih rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Realistic MathematicsEducation pada materi menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear DuaVariabel menggunakan metode grafik dan bagaimana peningkatan kemampuan representasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran tersebut.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan desain penelitian OneGroup Pretest-Posttest Design.Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMPNegeri 7 Kota Ternate. Instrumen yang digunakan: tes hasil belajar, lembar observasi kinerja guru, dan lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Realistic Matehmatics Education mengalami peningkatan yang berada pada interpretasi sedang.   Kata Kunci: Realistic Mathematics Education,Representasi MatematisMatematis
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV nur qamariah; Ikram Hamid; Ariyanti Jalal
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.371 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v6i2.1226

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan pemahaman matematis Siswa SMP Negeri 5 Kota Ternate pada materi SPLDV setelah di terapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP Negeri 5 Kota Ternate pada materi SPLDV. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian two sample pretest-posttest. Sampel penelitian ini adalah SMP N 5 Kota Ternate pada kelas VIII-1 bejumlah 23 siswa dan kelas VIII-2, berjumlah 22 siswa, dengan kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan VIII-2 sebagai kelas kontrol. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu Patokan Acuan Skala 5 dan analisis inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw diperoleh 17% siswa dengan kategori baik sekali, 26% siswa dengan kategori Baik, 39% siswa dengan kategori cukup, 17 % siswa dengan kategori kurang sekali, sisanya 0% siswa dengan kategori gagal. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa thitung = 2,664 dan ttabel= 2, 021 dengan dk = 43 dan α = 0,025. Dengan demikian thitung ttabel, sehingga H0 ditolak atau H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran jigsaw terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi SPLDV kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Ternate.
Penalaran Aljabar: Suatu Pelevelan Berbasis Taksonomi Solo Pada Pemecahan Masalah Persamaan Linier Dua Variabel Nailul Authary; Nazariah Nazariah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.793 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1280

Abstract

Pengembangkan soft skill dewasa ini menjadi perhatian serius. Penalaran aljabar menjadi salah satu soft skill yang dapat dikembangkan selama pembelajaran matematika di kelas. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Tujuan khusus yang menjadi titik incar pada penelitian ini adalah melakukan pelevelan aljabar pada siswa dalam memecahkan masalah persamaan linier dua variabel dilakukan berbasis taksonomi SOLO (Structure of the observed Learning). Subjek Penelitian ini adalah 3 orang siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh.  Hasil penelitian adalah Level prastruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang berusaha mengumpulkan informasi dari yang diketahui soal. Level Unistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang menggunakan satu informasi dari masalah untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menentukan suku selanjutnya dari suatu pola bilangan dan mengubah menjadi bentuk simbol yang x dan y. Level Multistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar menggunakan lebih dari satu informasi untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menuliskan persamaan dari masalah yang diketahui. Level Relasional ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang mampu memprediksi pemecahan masalah berdasarkan masalah yang dipahami dengan membuat keterkaitan dengan dua informasi dan menyelesaikan dengan metode eliminasi.Level Extended Abstract ditandai dengan aktivitas siswa yang mampu menggeneralisasi pola bilangan dan persamaan umum.
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada Materi Diagram Venn melalui Pendekatan Realistic Matematis Education Sartika Duwila; Ikram Hamid; Ariyanti Jalal
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.977 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1366

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk  mengetahui 1) kemampuan representasi matematis siswa kelas VII pada materi Diagram Venn melalui pendekatan matematika Realistik, 2) pendekatan matematika Realistik dapat  meningkatkan kemampuan reprsentasi matematis siswa dalam menyelesaikan Diagram Venn. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pretest–Posttes Design dan menjadikan siswa kelas VII yang berjumlah 38 siswa sebagai sampel penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa terhadap penerapan model Realistic Mathematics Education (RME). Teknik analisis data menggunakan rumus PAP, N.Gain (g), uji Normalitas, dan uji Hipotesis. Hasil tes penelitian dianalisis untuk memperoleh tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan kualifikasi sebagai berikut: kualifikasi memuaskan sebesar 78,94% dan kualifikasi baik sebesar 21,05%. Pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh thitung = 2,88 > ttabel = 1,684. Oleh karena itu hipotesis H0 ditolak, yang berarti bahwa terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa tergolong tinggi dengan nilai N Gain yang diperoleh yakni 0,88. Dengan demikian terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui model pendekatan RME pada siswa SMP Negeri 4 Mangoli Selatan.Kata Kunci : Realistik Matematis Education, Kemampuan Representasi, Diagram Venn
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI MODELPEMBELAJARANBERBASISMASALAH DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI RELASI Safina Umanailo; Hery Suharna; Ahmad Afandi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.127 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i1.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah danperbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen tipe pretest-posttest control group design.Sampel dalam penelitian ini adalah 60 siswa yang tersebar dalam dua kelas.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualifikasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, kualifikasi sangat baik 14 siswa, kualifikasi baik 3 siswa, kualifikasi cukup 2 siswa dan kualifikasi kurang 1 siswa.Dari hasil perhitungan, diperoleh data berdistribusi normal dan tidak homogen, sehingga statistik uji yang digunakan adalah statistik uji parametrik dengan menggunakan uji t′ , dengan thitung = 2,18 dan ttabel = 2,000 maka thitung ≥ttabel atau 2,18 ≥ 2,000 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Maba.
STRATEGI MEMBELAJARKAN PENGUASAAN FAKTA DASAR MATEMATIKA (MATHEMATICS BASIC FACT FLUENCY) SISWA SEKOLAH DASAR Lukmana, Dana Arif
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.862 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i2.1248

Abstract

Penguasaan fakta dasar matematika merupakan komponen penting perkembangan keterampilan matematika siswa yang sangat diperlukan. Penulis merekomendasikan agar dalam membelajarkan fakta dasar diawali dari fase menghitung, bernalar hingga penguasaan.Implemantasinya meliputi menyajikan masalah riil dan membiarkan siswa mengembangkan strategi alaminya secara mandiri.Terkait fakta penjumlahan, strategi penalaran dapat dilakukan dengan aktifitas tambah satu tambah dua, penjumlahan dengan 0, menggunakan 5 atau 10 sebagai acuan, kelipatan dua, hingga dekat kelipatan dua. Untuk fakta perkalian strategi penalaran dapat dilakukan  dengan perkalian 0, 2, 5, 9 dan 10, dilanjutkan memanfaatkan fakta-fakta yang sudah diketahui untuk menemukan fakta baru, dan penggunaan game sebagai latihan. Sebagai catatan, beberapa hal perlu dihindari dalam membelajarkan fakta dasar matematika seperti mengabaikan strategi yang dikembangkan sendiri oleh siswa, menghafal, tes berdurasi, dan menjadikan penguasaan fakta menjadi syarat utama belajar pengalaman matematika lebih lanjut. Kata kunci:  Penguasaan, Strategi, Fakta Dasar  Matematika
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK-KR selvi, tandiseru
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.791 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v7i1.1227

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa melalui model pembelajaran heuristik-KR. Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear dua Variabel (SPLDV).Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan studi pendahuluan dengan mengamati cara siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dan mewawancarai siswa terkait dengan kemampuan siswa dalam belajar matematika. Selanjutnya dilakukan analisis kemudian menerapkan model pembelajaran heuristik-KR dalam pembelajaran matematika untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir logis matematika siswa. Pengambian sampel digunakan teknik cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Rantepao dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIa dan VIIIb disekolah tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang berbentuk soal uraian terkait dengan indikator kemampuan berpikir logis matematika. Untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir logis matematika siswa digunakan n-gain menurut pengkategorian Hake (1999). Hasil penelitian diperoleh bahwa Kemampuan berpikir logis matematika siswa yang diajar melalui model pembelajaran heuristik-KR meningkat dengan kategori rendah. Demikian halnya dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan model heuristik-KR mengalami peningkatan kategori rendah.Kata Kunci: model pembelajaran heuristik-KR, berpikir logis matematikaPENDAHULUANPada mata pelajaran matematika, siswa tidak hanya dituntut untuk terampil berhitung tetapi juga dapat menggunakan aturan-aturan bernalar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan matematika maupun permasalahan pada bidang ilmu lain, oleh karena itu matematika sangat penting diajarkan pada siswa mulai dari tingkat sekolah dasar sampai pada tingkat perguruan tinggi.Namun kenyataan di lapangan kemampuan berpikir logis matematika siswa masih rendah. Hal
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Sirwanti, Sirwanti; Nursyam, Aisyah; Ningsi, Elvira
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.441 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i2.1370

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui deskripsi tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan orang tua dam prestasi belajar serta untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua terhadap prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 68 orang siswa dengan sampel penelitian sebanyak 68 orang siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat pendidikan berada pada kategori rendah dengan 20 atau 29,42% dari 68 responden, Tingkat pekerjaan dikategorikan sedang dengan 37 atau 54,41% dari 68 responden. Tingkat pendapatan dikategorikan sangat rendah dengan 52 atau 76,48% dari 68 responden. Sedangkan untuk prestasi belajar matematika siswa dikategori sangat tinggi dengan 46 atau 67,6% dari 68 responden, (2) Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,159 dan koefisien determinasi R2x1y sebesar 0,025, Y = 81,322 + 0,153X1 dengan nilai sig 0,195 > 0,05; (3) Tidak terdapat pengaruh  tingkat pekerjaan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,146 dan koefisien determinasi R2x1y 0,021, Y = 82,081 + 0,398X2 dengan nilai sig 0,233 > 0,05; (4) Terdapat pengaruh tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,221 dan koefisien determinasi R2x1y 0,049, Y = 86,411 ? 0,224X3 dengan nilai sig 0,070 > 0,05; (5) Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan orang tua secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 4 Sibulue Kabupaten Bone dengan koefisien korelasi Rx1y 0,303 dan koefisien determinasi R2x1y 0,092, Y = 82,503 + 0,157 + 0,373 ? 0,234 dengan nilai sig 0,101 > 0,05. Kata Kunci : Prestasi Belajar Matematika, Tingkat Pendidikan Orang Tua, Tingkat Pekerjaan Orang Tua, Tingkat Pendapatan Orang Tua

Page 9 of 23 | Total Record : 226