cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2019)" : 11 Documents clear
APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) KULTIVAR BALI KARET Fuji Hanura Kurniawati; Dadan Ramdani Nugraha
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk hayati terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani desa Sadasari Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka dengan ketinggian tempat 700 meter diatas permukaan laut, pada bulan Maret sampai dengan Mei 2018, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yaitu pengaplikasian konsentrasi pupuk hayati 0 ml / liter air Ttanpa Perlakuan), 2 ml/liter air, 4 ml / liter air, 6 ml / liter air, 8 ml / liter air dan 10 ml / liter air dengan 4 kali ulangan pada tanaman bawang merah kultivar Bali Karet. Pengamatan hasil dilakukan pada usia tanaman bawang merah 21 hst, 35 hst dan 49 hst. Data yang diperoleh berdasarkan Uji Duncan dengan taraf 5% menunjukan Hasil penelitian bahwa perlakuan konsentrasi pupuk hayati memberikan pengaruh nyata terhadap parameter diameter umbi dengan konsentrasi 8 ml / liter air dan parameter bobot segar dan bobot kering pada konsentrasi pupuk hayati 8 ml / liter air. Kata kunci : Bawang merah, pupuk hayati, konsentrasi
ANALISIS KINERJA KEUNGAN KOPERASI SUSU Ulfa Indah Laela Rahmah
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi kinerja keuangan koperasi susu di Jawa Tengah serta menyusun strategi utama dalam menguatkan kinerja koperasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Sampel diambil dengan cara stratifed proporsional random sampling, memilih sebanyak 70 persen dari masing-masing strata. Strata dibentuk berdasarkan jumlah popolasi sapi laktasi pada koperasi susu di Jawa Tengah. Variabel-variabel yang diamati adalah kinerja keuangan dan trend keuangan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi susu di Jawa Tengah yang memiliki kinerja keuangan yang efektif ialah Koperasi Pesat, KUD Mojosongo dan KUD Musuk. Sedangkan koperasi yang masuk dalam kategori kinerja keuangan tidak efektif yakni KUD Jatinom, KUD Cepogo, KUD Banyumanik, KUD Kota, KUD Mekar, KUD Gotongroyong dan KUD Ampel. Tren keuangan yang ditunjukkan dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas koperasi susu di Jawa Tengah cenderung menurun setiap tahunnya. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor diantaranya beban operasional dan beban hutang koperasi yang cenderung meningkat, produksi susu rendah, jumlah anggota aktif lebih sedikit, kredit macet tinggi, dan kecenderungan harga input produksi yang meningkat. Kata kunci: koperasi susu, kinerja keuangan, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas,
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KEMBANG KOL (Brassica oleracea L. var. botrytis sub var. cauliflora DC ) TERHADAP MULSA JERAMI DAN KOMPOS LIMBAH JAMUR MERANG Devie Rienzani Supriadi; Netti Nurlenawati
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan sawah dataran rendah di sepanjang wilayah Pantura Jawa Barat saat ini banyak dimanfaatkan untuk budidaya sayuran. Salah satu jenis sayuran yang dibudidayakan adalah kembang kol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ketebalan mulsa jerami dan dosis kompos limbah jamur merang yang mampu memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi pada tanaman kembang kol.Percobaan dilaksanakan di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang dari bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design).  Terdapat 9 perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali.  Petak utama adalah ketebalan mulsa jerami (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : mo = tanpa mulsa (kontrol), m1 = mulsa 3 cm dan m2 = mulsa 5 cm.  Anak petak adalah dosis kompos limbah jamur merang (K) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : k1 = 5 ton ha-1, k2 = 10 ton ha-1 dan k3 = 15 ton ha-1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara ketebalan mulsa jerami dan dosis kompos limbah jamur merang terhadap berat bunga per tanaman kembang kol. Perlakuan ketebalan mulsa jerami m2 (mulsa 5 cm) dan dosis kompos limbah jamur merang k3 (15 ton ha-1) memberikan hasil tertinggi pada berat bunga per tanaman kembang kol yaitu 0.63 kg per tanaman.
VALUE CHAIN AGRIBISNIS BAWANG MERAH DI KABUPATEN MAJALENGKA Suhaeni Suhaeni; Sarah Dampang
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Komoditas ini juga merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Bawang merah memiliki potensi sebagai sumber pendapatan bagi petani. Namun demikian, bawang merah ini masih menyisakan permasalahan hingga saat ini, yaitu fluktuasi harga. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji rantai nilai agrbisnis bawang merah di Kabupaten Majalengka. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Responden dalam penelitian ini meliputi pelaku agroinput, produsen atau petani bawang merah, pelaku pasar (bandar, koperasi, penebas dan pedagang pengecer), lembaga pembiayaan, lembaga mitra, dan narasumber lain yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan value chain analysis dengan menggunakan tahapan mulai dari tahapan entry point, value chain mapping, manajemen rantai nilai, analysis of governance structure dan upgrading value chain melalui analisis efisiensi pemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pemasaran yang terlibat dalam value chain agribisnis di Kabupaten Majalengka dapat dibagi dua, yaitu pelaku primer dan pelaku pendukung. Pelaku primer meliputi Petani, kelompok tani (koperasi), Bandar, penebas dan pengecer di pasar lokal. Sedangkan pelaku pendukung diantaranya kios saprodi, lembaga keuangan, lembaga mitra dan sebagainya. Proses manajemen rantai nilai bawang merah dimulai dari perencanaan, pengadaaan, produksi, distribusi dan proses pengembalian (return) di tingkat produsen maupun pedagang. Dari proses manajemen masih perlu adanya perbaikan dari setiap pelaku rantai nilai. Di Kabupaten Majalengka terdapat tujuh pola saluran pemasaran bawang merah. Dalam sistem rantai nilai, Bandar masih memiliki peran yang dominan sehingga petani masih sangat ketergantungan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan posisi tawar petani yaitu dengan menghidupkan kembali peran Koperasi/kelompok tani dalam proses pemasaran, hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir peran Bandar yang terlalu mendominasi. Efisiensi pemasaran dianalisis dengan menghitung margin pemasaran, marjin keuntungan, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan paling tinggi secara nominal adalah Bandar. Ditinjau dari marjin pemasaran, keuntungan, farmers’s share, efisensi pemasaran, semua saluran pemasaran dikategorikan efisien. Kata kunci: rantai nilai, bawang merah, pemasaran
NILAI TOLERANSI ENAM KULTIVAR KEDELAI YANG DI TANAM DI BAWAH NAUNGAN POHON JATI Miftah Dieni Sukmasari; Adi Oksifa Rahma Harti; Acep Atma Wijaya
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara genetik, tanaman yang toleran terhadap naungan mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Masing-masing kultivar akan menunjukkan respon yang berbeda terhadap kondisi lingkungan yang dihadapinya, termasuk lingkungan rendah cahaya. Percobaan dilakukan di dua lahan percobaan, yaitu di perkebunan Jati di Desa Sindangkasih dan di lahan percobaan fakultas pertanian Universitas Majalengka, Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Waktu percobaan dimulai pada bulan April sampai Juli 2019. Perlakuan penelitian adalah enam kultivar Kedelai yang di ulang empat kali sehingga terdapat 24 polybag. Analisis data dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang diulang 4 kali. Untuk melihat respon masing-masing kultivar terhadap naungan, serta untuk melihat perbedaan rata-rata respons setiap kultivar pada kondisi ternaungi dianalisis dengan menggunakan Uji LSI. Tingkat toleransi dihitung berdasarkan persamaan Stress Tolerance Inde. Hasil analisis nilai toleransi enam kultivar terhadap kandungan klorofil menunjukkan bahwa tidak ada kultivar yang toleran terhadap penutupan naungan oleh pohon jati. Tiga kultivar rentan yaitu Bromo, Burangrang dan Akibe dengan kisaran nilai toleransi yang hanya 0,26, dan tiga kultivar agak toleran antara kain Anjasmoro, Dega dan Cikuray dengan kisaran nilai toleransi 0,45. Kata Kunci : kedelai, naungan, indeks toleransi
PENGARUH DOSIS DAN WAKTU APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Dadan Ramdani Nugraha
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh interaksi pemberian dosis dan waktu aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) kultivar grobogan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen di lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dan diulang sebanyak empat kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati dan faktor kedua adalah waktu aplikasi pupuk hayati. Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan uji-F, selanjutnya untuk mengetahui nilai rata-rata setiap perlakuan dilakukan Uji Jarak Berganda Duncun. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara dosis dan waktu aplikasi pupuk hayati. Perlakuan dosis pupuk hayati 50 kg/ha merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan jumlah daun umur 35 hst. Perlakuan waktu aplikasi pupuk hayati 0 hst merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan tinggi tanamn umur 21 hst dan jumlah daun umur 49 hst. Waktu aplikasi pupuk hayati 14 hst merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan panjang akar, volume akar dan jumlah bintil akar efektif.Kata Kunci : Dosis Pupuk Hayati, Waktu Aplikasi Pupuk Hayati, Kedelai
PENGARUH KEPEMIMPINAN KETUA KELOMPOK TANI TERHADAP EFEKTIVITAS KELOMPOK - Dinar
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bagaimana gambaran kepemimpinan ketua kelompok tani dan efektivitas kerja kelompok tani, serta mengetahui pengaruh kepemimpinan ketua kelompok tani terhadap efektivitas kerja kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan teknik penentuan responden sensus yang berjumlah 46 orang yang terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Mandiri II. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif dan analisis linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan ketua Kelompok Tani Mandiri II memiliki pengaruh terhadap efektivitas kerja kelompok tani, ketua kelompok tani yang dianggap mampu untuk mengkoordinasi setiap anggotanya dengan memberikan pengarahan dan perencanaan yang matang serta campur tangan langsung untuk setiap kegiatan kelompok tani memberikan semangat kerja pada anggota agar lebih antusias dalam menjalankan kegiatan di kelompok tani. Kata Kunci : Kepemimpinan, Kelompok Tani, Efektivitas
OPTIMALISASI PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN PASCA KONVERSI LAHAN Sri Umyati; Kosasih Sumantri
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya konversi lahan pertanian akibat kebijakan pembangunan nasional saat ini salah satunya berdampak terhadap penurunan jumlah produksi komoditas pertanian, maka dari itu perlu dikembangkan suatu teknik perencanaan dan pengaturan pola tanam yang dapat meningkatkan pendapatan petani pasca konversi lahan. Untuk mengetahui model pola tanam optimum yang dapat menghasilkan keuntungan bagi petani, penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis metode simpleks. Teknik penentuan sampel ditentukan secara stratifield random sampling terhadap 45 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola tanam optimum yang diperoleh adalah pola padi-sayuran-palawija dan keuntungan optimum yang dapat diperoleh oleh petani dengan menerapkan pola tanam padi – sayuran – palawija berdasarkan hasil perhitungan menggunakan program linear adalah sebesar Rp. 81.304.740,- per musim tanam. Kata kunci : Keuntungan Maksimum, Linear Programing, Metode Simpleks, Pola Tanam  
RESPONS TANAMAN KUBIS BUNGA (BRASSICA OLERACEA L.) TERHADAP INTENSITAS CAHAYA MATAHARI DAN PUPUK ANORGANIK NITROGEN PADA DATARAN RENDAH Winda Rianti
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBudidaya kubis bunga pada dataran rendah masih mendapatkan produksi yang kurang optimal dibandingkan dengan hasil produksi kubis bunga di dataran tinggi. Salah satu upaya peningkatan hasil Kubis Bunga pada dataran rendah adalah dengan pengaturan intensitas cahaya dan aplikasi pupuk nitrogen. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan kombinasi intensitas cahaya dan dosis aplikasi nitrogen yang paling baik untuk digunakan pada budidaya tanaman kubis bunga di dataran rendah.Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Unsika pada bulan September sampai November 2018. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Faktor pertama yang menjadi petak utama adalah intensitas cahaya dengan tiga taraf yaitu C1 = 100 %, C2 = 75 % dan C3 = 50%. Sementara, faktor kedua yang menjadi anak petak adalah dosis pupuk nitrogen dengan 3 taraf yaitu N1 = 350 kg N/ha , N2 = 175 kg N/ha , N3 = 87.5 kg N/ha. Pada masing-masing percobaan diberikan ulangan sebanyak tiga kali (3 x 3 x 3 = 27 perlakuan).Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara intensitas cahaya matahari dan dosis pupuk anorganik nitrogen. Perlakuan terbaik ditunjukan oleh perlakuan  intensitas sinar matahari 50% dan pupuk anorganik nitrogen 87.5 kg N/ha.
POTRET EKONOMI RUMAH TANGGA PETERNAK DOMBA DI DAS (DAERAH ALIRAN SUNGAI) RENTANG KABUPATEN MAJALENGKA Lili Adam Yuliandri; Ulfa Indah Laela Rahmah
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan suatu usaha harus diketahui total biaya produksi yang dikeluarkan sehingga peternak dapat mengalokasikan biaya-biaya tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. Usaha ternak domba dapat dikatakan untung jika pendapatan yang diperoleh melebihi biaya-biaya produksi. Selain itu faktor-faktor sosial ekonomi berpengaruh terhadap pendapatan dan efisiensi usaha peternak domba di DAS Jatitujuh. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2019 dengan metode  survai melibatkan responden sebanyak 85 peternak domba di Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menyatakan bahwa rata-rata pendapatan peternak domba di DAS Rentang Rp 5.332.203,-per peternak per tahun dengan rata-rata nilai B/C ratio usaha ternak domba di DAS Rentang sebesar 1,55. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia peternak, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan peternak dan jumlah kepemilikan ternak secara bersama-sama berpengaruh positif  terhadap pendapatan usaha dan efisiensi usaha ternak domba di DAS Rentang. Untuk meningkatkan pendapatan dan efisiensi usaha Disarankan sebaiknya peternak domba di DAS Rentang untuk menambah jumlah ternak mereka sampai diatas 10 ekor untuk memperoleh Pendapatan yang optimal. Dalam memasarkan ternaknya sebaiknya peternak memasarkan sendiri hasil ternak mereka tanpa melalui pedagang perantara. Dengan melakukan pemasaran langsung peternak akan memperoleh nilai jual ternak yang tinggi. Kata Kunci : Pendapatan, Efisiensi usaha

Page 1 of 2 | Total Record : 11