cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2025)" : 6 Documents clear
Implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) Model to Improve Mathematics Learning Outcomes on Line and Angle Material in Grades VII 6 SMP Negeri 1 Tapa Abdullah, Siska Novrianti; Majid, Majid; Takaendengan, Bertu Rianto; Kobandaha, Putri Ekawaty
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.21170

Abstract

This study aims to improve mathematics learning outcomes through the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model online and susdut material in grades VII-6 of SMP Negeri 1 Tapa totaling 20 people using the class action research method.  The data collection techniques used in this study are teacher conservation, student observation and student learning outcomes covering three domains, namely affective, psychomotor, and cognitive shutter. The results of data analysis showed an increase in mathematics learning outcomes in the good and very good categories with a percentage of 87.50% for teacher activities, 89.47% for student activities, and for learning hasl each affective domain reached 89%, psychomotor realm 85% and affective realm 90%. The implication of this research is that it needs the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model in improving mathematics learning outcomes.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Melalui Model Project Based Learning Paneo, Wahyuni; Pomalato, Sarson W. Dj.
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.21321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa pada materi pola bilangan melalui penerapan model project based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 30 orang dan seorang guru matematika. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi dan tes, dengan instrument penelitian berupa lembar obsrvasi kegiatan guru dan siswa serta tes. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melalui model project based learning dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa pada materi pola bilangan. Hal tersebut dapat dilihat, terdapat peningkatan hasil observasi kegiatan guru dalam mengelolah pembelajaran pada siklus I yaitu belum memenuhi kriteria kemudian pada siklus II sudah meningkat, terdapat peningkatan hasil observasi kegiatan siswa dalam pembelajaran siklus I yaitu belum mencapai kriteria kemudian pada siklus II sudah meningkat, terdapat peningkatan minimal 75% tes kemampuan literasi numerasi pada siklus I memperoleh siswa belum memenuh ketuntasan dan pada siklus II siswa telah memenuhi secara keseluruhan siswa yang tuntas sesuai dengan standar KKM=75.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Melalui Hasil Jawaban Asesmen Madrasah Masrulkhalis, Masrulkhalis; Pomalato, Sarson W Dj; Panigoro, Hasan S
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.21332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian literasi numerasi siswa berdasarkan hasil jawaban mereka pada ujian literasi numerasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan sampel siswa yang telah mengikuti ujian literasi numerasi di sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui jawaban peserta didik pada soal evaluasi dan dianalisis untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan literasi numerasi, pola kesalahan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tingkat literasi numerasi dasar hingga menengah, dengan kesulitan utama pada soal-soal yang memerlukan interpretasi data dan pemecahan masalah. Beberapa rekomendasi untuk meningkatkan pencapaian literasi numerasi di antaranya pengembangan metode pembelajaran kontekstual dan penggunaan media pembelajaran digital. Kata kunci: Literasi numerasi, analisis jawaban siswa, pencapaian pembelajaran, metode pembelajaran, pemecahan masalah
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Segi Empat Di MTs. Nurul Bahri Kabila Bone elis, Elistiyana Burahima; Sumarno Ismail; Nancy Katili
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segi empat berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 MTs. Nurul Bahri Kabila Bone. Pengambilan data dimulai dengan memberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan dilanjutkan dengan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek dengan kemampuan tinggi mampu memahami masalah, menyusun rencana, dan memeriksa jawaban dengan cermat. Namun, mereka terkadang kurang lengkap dalam mencatat informasi yang diketahui dan ditanyakan. Secara keseluruhan, mereka menunjukkan kemampuan pemecahan masalah yang sangat baik. Subjek dengan kemampuan sedang dapat memahami masalah dan merencanakan solusi dengan baik, tetapi seringkali kurang lengkap dalam menyusun model matematika dan langkah-langkah penyelesaian. Mereka juga kesulitan memeriksa hasil pada soal yang lebih kompleks. Subjek dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan dalam memahami soal, menyusun rencana pemecahan, dan melakukan perhitungan dengan tepat. Banyak langkah yang terlewat, dan mereka kesulitan memahami konsep matematika dasar. Dengan demikian bahwa tingkat kemampuan seseorang memengaruhi kualitas pemecahan masalah matematika.
Pengembangan Media Pembelajaran Numerix Berbasis Web Genially Pada Materi Bilangan Di Kelas VII SMP Negeri 1 Suwawa Antu, Isra; Ismail, Sumarno; Pauweni, Khardiyawan A. Y.
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sumber belajar berupa buku paket matematika dan Microsoft Word di kelas VII dinilai kurang memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik, disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang kurang beragam serta berbagai tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam proses pembuatan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Numerix berbasis web Genially pada materi bilangan di kelas VII yang sudah diuji kelayakan dan kepraktisan. Metode penelitian ini menggunakan Researc and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate). Kelayakan produk ini dilakukan oleh 3 ahli media dan 3 ahli materi serta uji coba kelompok kecil oleh 5 peserta didik. Kepraktisan produk ini dilakukan dengan uji coba dalam skala besar oleh 27 peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Suwawa pada semester ganjil yang dilanjutkan dengan memberikan angket penilaian guru dan peserta didik. Penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Numerix dinilai layak dengan revisi oleh para ahli dan sangat layak oleh peserta didik dalam kelompok kecil dengan rata-rata persentase 89,71%. Selain itu, kepraktisan media ini memperoleh nilai 90,47% (sangat praktis) dari guru dan 85,22% (sangat praktis) dari peserta didik. Hal ini membuktikan bahwa media pembelajaran Numerix berbasis Web Genially pada materi bilangan di kelas VII SMP negeri 1 Suwawa dinyatakan sangat layak dan praktis.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1 Kecamatan Tanjung Batu Apriza, Endang; Annur, Saipul; Murtopo, Ali; Setyaningsih, Kris
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.22324

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam  Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I Kecamatan Tanjung Batu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah anak-anak kelompok B dengan jumlah 15 anak di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis di dapatkan setelah dilakukan test awal (pretest) dan test akhir (posttest), selanjutnya peneliti menganalisis hasil penelitian. Hasil analisis data dalam pembuktian uji hipotesis diperoleh thitung = 57,55 sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5%, dk = n-1 = 15-1 =14 sehingga 0,02514 didapat ttabel 2,144. Dengan semikian thitung> ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi pengaruh model discovery learning terhadap aspek perkembangan lainnya seperti sosial-emosional dan motorik halus anak. Selain itu, perlu dilakukan replikasi dengan jumlah sampel yang lebih besar dan melibatkan lembaga PAUD dari berbagai karakteristik wilayah guna meningkatkan generalisasi temuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6