cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH MATERI GEOMETRI NON EUCLIDES UNTUK MELATIHKAN 14 BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Adamura, Fatriya; Masfingatin, Titin
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang telah dimodifikasi yang  meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop).Subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun  semester genap tahun akademik 2013/2014 yang sedang memelajari mata kuliah Sistem  Geometri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar validasiketerbacaan, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran oleh dosen, lembar pengamatan  aktivitas mahasiswa, tes hasil belajar, dan angket respon mahasiswa. Analisis data dilakukanpada setiap data yang diperoleh dengan instrumen penelitian.  Kesimpulan yang didapatkan adalah perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materi  geometri non Euclides yang baik dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan4D yang dimodifikasi. Hal ini karena perangkat pembelajaran yang telah didapatkan dinyatakan  valid oleh para validator dan memenuhi kriteria: (1) aktivitas mahasiswa efektif, (2) kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, (3) tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, dan (4) respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materigeometri non Euclides yang dihasilkan meliputi: (1) Satuan Acara Perkuliahan (SAP), (2) Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan (3) Tes Hasil Belajar (THB).Kata kunci : Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran berdasarkan Masalah, Materi Geometri non Euclides, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif
WAWANCARA KLINIS UNTUK MENGATASI HAMBATAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DALAM PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN PENYEBUT YANG BERBEDA DI SMP PONTIANAK Sandie, Sandie
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wawancara klinis dapat  mengatasi hambatan penalaran matematis siswa dalam penjumlahan pecahan denganpenyebut yang berbeda di SMP Pontianak. Subyek dipilih dengan menggunakan teknikpengambilan sampel nonprobality sampling yaitu dengan purposive sampling dengan subyek penelitian 6 siswa yang mengalami masalah dalam menyelesaikan masalahmatematika pada materi operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut yang berbedadengan pre-test di bawah KKM yakni 70. Metode penelitian deskriptif lebih tepatnyarancangan penelitian seperti ini disebut penelitian deskriptif analitik berorientasi pemecahan masalah. Instrumen pengumpul data berupa tes tertulis dalam bentuk essaydan pedoman wawancara klinis. Data menunjukkan bahwa hambatan penalaran siswadalam operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut yang berbeda sebelum  diberikanwawancara klinis banyak mengalami kesalahan konsep, prosedur, dan perhitungan. Setelahdiberikan wawancara klinis menunjukkan siswa yang mengalami kesalahan konsep,prosedur, dan perhitungan dapat terminimalisir secara signifikan. Disarankan bagi paraguru di sekolah diharapkan dapat menerapkan wawancara klinis kepada siswa yang kurang mampu dalam hal belajar. Kata Kunci: Wawancara Klinis, Penalaran Matematis, Pecahan.
KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENGAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MADIUN Utami, Sri
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan saat ini dihadapkan pada tuntutan yang semakin meningkat, baik ragam, lebih-lebih kualitasnya, termasuk pendidikan pada MAN 2 Madiun. Di sisi lain, berdasarkan hasil evaluasi dengan kurikulum 2007, diketahui bahwa siswa belum mencapai kemampuan optimalnya. Siswa hanya tahu banyak fakta tetapi kurang mampu memanfaatkannya, oleh sebab itu sistem pendidikan saat ini dan di masa depan harus dikembangkan agar lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat dan tantangan yang akan dihadapi.Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk; (1) Mengembangkan perangkat pembelajaran biologi SMU/MA yang bercirikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, dan (2) Mengetahui kualitas proses dan hasil belajar biologi melalui penerapan perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2010 dalam dua tahap, yaitu (1) Tahap Pengembangan Perangkat, dan (2) Tahap Pembelajaran Nyata. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Materi Ajar, Rencana Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, dan Instrumen Tes Hasil Belajar.Hasil penelitian menunjukkan; (1) Guru mampu melakukan keseluruhan aspek pembelajaran dengan kategori baik, (2) Aktivitas guru yang dominan adalah mengelola KBM sesuai kaidah pembelajaran kooperatif, dan melatihkan siswa keterampilan kooperatif, (3) Aktivitas siswa yang dominan adalah membaca Materi Ajar, LKS, dan menulis yang relevan, (4) Keterampilan kooperatif siswa yang dominan adalah mengambil giliran dan berbagi tugas, (5) Siswa menyatakan senang dan baru terhadap perangkat dan model pembelajaran, (6) Guru menganggap perangkat pembelajaran cukup membantu dan bermanfaat, dan (7) KBM yang menerapkan perangkat dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat menuntaskan belajar siswa.Kata Kunci: Kualitas proses dan hasil belajar, Jigsaw
MENGEMBANGKAN MUTU ALAT EVALUASI BELAJAR JENIS MULTIPLE CHOICE MELALUI PEMANFAATAN ICT Mufliq, Mufliq; Handhika, Jeffry; Kurniadi, Erawan
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan ICT saat ini belumlah optimal. ICT hanya dimanfaatkan sebatas word proses atau yang lebih jauh dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Agar pemanfaatan ICT dapat lebih luas maka dikembangkanlah sebuah alat evaluasi Multiple Choice melalui pemanfaatan ICT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Berdasarkan kelayakan dan kesempurnaan alat evaluasi yang dikembangkan, produk ICT yang dimanfaatkan adalah  software Makromedia Flash  dan Wondershare QuizCreator.Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kualitas produk yang di isi oleh mahasiswa, Pakar ICT, dan Observer. Data angket hasil penelitian dari mahasiswa menunjukkan nilai keberhasilan sebesar 77, dari pakar ICT menunjukkan nilai keberhasilan sebesar 76 dan dari Observer menunjukkan nilai keberhasilan sebesar 84.Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa soal multiple choice yang dikembangkan dengan memanfaatkan ICT memenuhi standart mutu alat evaluasi. Hal ini terbukti melalui tingginya skor isian angket yang diisi pada uji pakar dan uji coba produk oleh mahasiswa. Kata Kunci: Alat Evaluasi, ICT, Multiple Choice
PENGARUH INTENSITAS MUSIM HUJAN TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI WADUK BENING SARADAN Nirmalasari, Klaudia Putri; Lukitasari, Marheny; Widiyanto, Joko
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the intensity of the rainy season to the abundance of phytoplankton in the reservoir Bening Madison County. As well as exploit some results of research on the abundance of phytoplankton as a medium of learning materials were shaped poster on the types of phytoplankton. This study uses a quantitative approach to the exploration technique. There are six points each station with two sample replicates. The results showed that in Reservoir Bening Saradan found 16 species of phytoplankton that is Synedra acus, Synedra ulna, Navicula grevillei, Tetragonodium verum, Crucigenia rectangularis, Ulothrix cylindricum, Nitzchia paleaceae, Ceratium candelabrum, Goniochloris sculpta, Scenedesmus ocuminatus, Navicula sp, Nitzchia acicularis, Spirulina major, Ceratoneis acus, Pediastrum simplex, Pleurota eniumtrabecula.  Phytoplankton abundance is the most ubiquitous class Bacillariophyceae. Phytoplankton abundance is influenced by monsoon intensity 40,9%. While 59,1% of other factors influenced the agricultural wastes that contain elements of N, P, K, which can improve nutrient. The highest phytoplankton abundance in December is 138,64 ind/l with 12 species of phytoplankton. The number of rainy days in the December low at 25/31 days allows a maximum of phytoplankton photosynthesis. Lowest phytoplankton abundance in February which is 65,14 ind/l. Phytoplankton abundance is directly proportional to the intensity of the rainy season. The number of higher intensity, phytoplankton abundance is also higher, and vice versa. Physical and chemical conditions Bening Reservoir categorized according to the results of research in the waters of the state are less fertile and less than optimal for the growth of phytoplankton.Keywords : phytoplankton, abundance, intensity of the rainy season
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI KELAS XI IIS 3 SMAN JAYALOKA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Rakhmawati, Idha
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Biologi di kelas Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada XI IIS 3  sebagai mata pelajaran peminatan belum sepenuhnya menerapkan pendekatan saintfik,  sehingga siswa kurang aktif, motivasi dan minat siswa terhadap pembelajaran, dan menyebabkan rendahnya kemampuan mengamati, menanya, mencoba, mengumpulkan  informasi dan mengkomunikasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  motivasi dan minat terhadap pembelajaran setelah diterapkan pembelajaran denganpendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Sasaran  dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 3 SMAN Jayaloka tahun pelajaran  2014/2015 yang berjumlah 26 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi, angket dan tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif  kualitatif. `Dari data siklus terakhir didapatkan hasil bahwa secara umum proses  pembelajaran dengan pendekatan saintifik sudah terlaksana dengan baik. Respon  motivasi siswa terhadap pembelajarn tergolong baik yaitu aspek attention (perhatian),  relevance (relevansi), convidence (percaya diri), dan satisfaction (kepuasan) berturutturut yaitu 3,72; 3.72; 3.60 dan 3.92. Respon minat siswa terhadap pembelajaran  tergolong baik yaitu aspek attention (perhatian), relevance (relevansi), convidence  (percaya diri), dan satisfaction (kepuasan)  berturut-turut adalah 3,86; 3,77; 3,93 dan  4,01. Perolehan tes hasil belajar menunjukkan bahwa ketuntasan siswa mencapai  ketuntasan96,15%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa  pembelajaran biologi yang menerapkan pendekatan saintifik pada kelas XI IIS 3 dapat  dilaksanakan dengan baik dan mampu meningkatkan minat, memotivasi  dan hasil  belajar.Kata kunci: Pendekatan saintifik, minat, motivasi, hasil belajar
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI MODE PEMBELAJARAN ”ROAD BENIK” PADA SISWA SMP NEGERI 1 TAKERAN KELAS IX B SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Lestari, Anik Rofaida
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran road benik adalah suatu metode pembelajaran dimana siswa  mempelajari fakta, konsep atau prinsip tertentu melalui permainan yang dikompetisikan.Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti di kelas IX B SMPN 1 Takeran, dapat diketahui bahwa pengajaran oleh guru biasanya dilakukan dengan ceramah, diskusi, tanya jawabdan menggunakan alat peraga. Cara pengajaran seperti itu akan mengakibatkan siswa menjadi  bosan sehingga motivasi anak rendah dan hasil belajar siswa menurun, oleh sebab itu penelitimenerapkan metode pembelajaran road benik dalam upaya meningkatkan motivasi dan hasil  belajar siswa SMPN 1 Takeran kelas IX B. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX B SMPN 1Takeran semester ganjil  tahun ajaran 2013/ 2014. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian berupa soal tes prestasi siswa,angket motivasi siswa, lembar observasi kreatifitas belajar siswa, dan lembar observasi kegiatan guru. Analisis hasil penelitian dideskripsikan dengan menggunakan tehnik  persentase. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan hasil bahwa penerapan model pembelajaran road benik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil perolehan yang  membuktikan hal tersebut  adalah terjadinya peningkatkan hasil prestasi belajar siswa dari siklus I  70,00 % ke siklus II 85,00 % keberhasilan dalam   motivasi siswa terhadap pembelajaran dengan  model road benik 05,00% respon cukup, 65,00% respon baik, 30,00 % respon sangat baik, Ini  terlihat dari siswa sangat senang mengikuti pembelajaran dengan model road benik. Peningkatkan  kreatifitas belajar siswa, dari siklus I 50,00 % ke siklus II 70,00 % dan peningkatan hasil kegiatan guru dari siklus I 28,80% ke siklus II 57,69 %. Kata Kunci : Model Pembelajaran road benik, Hasil belajar
ANALISIS BORAKS DAN UJI ORGANOLEPTIK PADA BERBAGAI IKAN ASIN YANG DIJUAL DI PASAR Umaroh, Nafia; Sulistyarsi, Ani
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan boraks dan uji organoleptik pada ikan asin yang beredar di pasaran dengan jenis gerih abang, gerih balur dan teriPenelitian ini berbentuk penelitian deskripstif kualitatif. Uji kadar boraks menggunakan metode titrasi volumetri. Uji organoleptik tingkat kesukaan masyarakat dilihat melalui uji warna, aroma dan tekstur dari ikan asin dengan menggunakan angket. Pengisian angket organoleptik masyarakat (ibu rumah tangga) dilakukan di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi dan mahasiswa dilakukan di kampus IKIP PGRI Madiun.Hasil penelitian kadar boraks tertinggi pada ikan asin jenis teri (C2) yaitu 3,69% dengan nilai organoleptik 72,6 dan kadar boraks terendah pada ikan asin jenis gerih balur (B2) yaitu 1,21% dengan nilai organoleptik 74,8.                                                                          Kata Kunci : Ikan Asin, Zat Aditif Makanan, Boraks, Organoleptik
BIODEGRADASI LIMBAH CAIR TAHU DARI MIKROORGANISME INDIGEN SEBAGAI BAHAN AJAR MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN DI PERGURUAN TINGGI Lestari, Purwaning Budi
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair tahu di lokasi penelitian meliputi amilum sebesar 4,032%, protein 1,415%, pH 4,35, BOD 352,737 mg/l, dan COD sebesar 474 mg/l, dan jumlahnya melebihi melebihi Nilai Ambang Batas. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui biodegradasi limbah cair tahu menggunakan bakteri indigen yang potensial mereduksi protein dan karbohidrat, pH dan BOD serta COD secara in vitro, (2) Mengetahui hasil penelitian tentang biodegradasi limbah cair tahu dari mikroorganisme indigen dapat digunakan sebagai bahan penyusunan bahan ajar Mikrobiologi Lingkungan di Perguruan Tinggi. Rancangan penelitian eksperimen yaitu uji biodegradasi in vitro menggunakan RAK secara Faktorial, dengan perlakuan pertama yaitu variasi jenis isolat dan waktu inkubasi. Eksperimen kedua dengan perlakuan variasi volume starter dan waktu inkubasi yang berpengaruh terhadap uji reduksi amilum dan protein, pH, BOD, dan COD. Kedua penelitian eksperimen tersebut dianalisis dengan menggunakan Anava Ganda, dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test untuk melihat perbedaan signifikasi variasi uji perlakuan. Hasil penelitian isolat A/F dengan waktu inkubasi 6 hari diperoleh hasil: Protein (1,206-0,191), Amilum (3,651-1,255), pH (4,35-6,25), BOD (352,737-125,095), COD (474-150). Sedangkan isolat M diperoleh hasil: protein (1,189-0,402), amilum (3,488-1,934), pH (4,35-6,2), BOD (352,737-216,152), COD (474-186). Volume starter 5% dan waktu inkubasi 6 hari diperoleh hasil: amilum (3,46 mg/l-1,48 mg/l), protein (1,27 mg/l-0,19 mg/l), pH (4,35-6,5), BOD (318 mg/l-125 mg/l), COD (450 mg/l-180 mg/l). Kesimpulan hasil penelitian, yaitu: Perlakuan variasi volume starter 5% dan waktu inkubasi 6 hari, efisien mereduksi amilum, protein, menaikkan pH, menurunkan BOD dan COD. Hasil penelitian digunakan sebagai bahan penyusun bahan ajar mikrobiologi lingkungan di perguruan tinggi.Kata Kunci: Mikroorganisme Indigen, Biodegradasi, Limbah Cair Tahu, Bahan Ajar
PENGGUNAAN LEMBAR PRAKTIKUM TERBIMBING DALAM MATA KULIAH APLIKASI KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Setyansah, Reza Kusuma
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai pelaksanaan upaya pengembangan profesionalisme dosen dalam rangka proses penanaman nilai kemandirian belajar kepada mahasiswa melalui sebuah proses pembelajaran yang dilakukan oleh sekelompok dosen secara kolaboratif dan berkesinambungan dalam merencanakan, melaksanakan, mengobservasi dan melaporkan hasil pembelajaran.Pengamatan penelitian tersebut menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat siklus. Pada masing-masing penerapan program kajian pembelajaran terdapat 4 siklus yang memiliki empat tahap yaitu, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester genap (kelas V-H) tahun akademik 2012/2013 yang berjumlah 39 orang. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes. Analisa data yang dilakukan adalah analisis diskriptif kualitatif.Dari hasil penelitian 39 orang mahasiswa pada siklus I diperoleh banyaknya mahasiswa yang tuntas adalah 33,33% dan 66,67% mahasiswa yang tidak tuntas.Pada siklus II diperoleh banyaknya mahasiswa yang tuntas adalah 23,08% dan 76,92% mahasiswa yang tidak tuntas. Pada siklus III diperoleh banyaknya mahasiswa yang tuntas adalah 79,49% dan 20,51% mahasiswa yang tidak tuntas. Pada siklus IV diperoleh banyaknya mahasiswa yang tuntas adalah 82,05% dan 17,95% mahasiswa yang tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup berarti. Pada perlakuan Siklus II dan siklus III selain terdapat peningkatan prestasi, penerapan lembar praktikum terbimbing mampu meningkatkan kemandirian belajar dan prestasi belajar mahasiswa dalam perkuliahan aplikasi komputer pada materi program matlab. Kata kunci : Lembar Praktikum Terbimbing, Aplikasi Komputer, Prestasi Belajar. 

Page 2 of 39 | Total Record : 381