cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2019): April 2019" : 9 Documents clear
Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif Amiruddin Amiruddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.357

Abstract

Dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan yang ditimbulkan, persaingan global dan proses demokratisasi, sangat diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas melalai pembaharuan sistem pendidikan yang bebasis kompetensi, demokratis dan berwawasan lokal dengan tetap memperhatikan standar nasional. Untuk menunjang pembaharuan pendidikan dapat dimulai dengan mempersiapkan suasana dan proses pembelajaran yang dapat menciptakan kualitas pembelajar sejati dan mandiri.Oleh karena itu pemilihan berbagai metode, strategi, pendekatan serta tehnik pembelajan merupakan suatu hal yang utama.Model pembelajaran kooperatif dan kolaboratif merupakan dua model yang sekiranya dapat memfasilitasi peningkatan kualitas dan kemandirian belajar siswa sebagai SDM bangsa. Untuk itu terkait keduanya akan dikaji melalui studi kepustakaan yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan berbagai teori dan temuan baru yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pembelajaran kolaborasi dan kooperasi tidak hanya dapat menemukan metoda penyelesaian masalah yang menyeluruh, tetapi juga akan dapat mengungkapkan pengetahuan baru tentang peta permasalahan dan peta solusi baru yang meruang dan mewaktu. Pembelajaran berkolaborasi tidak hanya berlangsung di antara teman sekelas, tetapi dapat saja dibangun di antara partisipan dari beragam sekolah dan universitas, bahkan dari beragam negara.Namun yang membedakan keduanya, jika pembelajaran kolaboratif dapat dilakukan di dalam kumpulan yang besar maupun kumpulan yang terdiri dari empat atau lima orang pelajar. Pembelajaran kooperatif hanya dapat dilakukan untuk kelompok kecil pelajar yang bekerja dan memahami secara bersama disamping keunggulan dan keutamaan lainnya dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki metakognitif yang mumpuni.
Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMP Negeri 2 Mesjid Raya Nurmalina Nurmalina
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.370

Abstract

Motivation of teacher work is an important factor that influences student learning achievement. The purpose of this study was to find out whether there was an effect of teacher work motivation on student achievement in the SMPN 2 Mesjid Raya. This study uses a quantitative approach with descriptive methods. Data collection techniques used were questionnaires, documentation and interviews. Data analysis using correlation techniques and regression with SPSS 16.0 program. The population / sample in this study were all PNS teachers in the Grand Mosque 2 Mesjid Raya which numbered 29 people. The results showed that there was a positive and significant influence between teacher work motivation on student learning achievement seen from the teacher's responsibility in carrying out the task, carrying out the task with a clear target, having the feeling of being happy at work, always trying to fulfill his life needs, working in the hope of wanting. Motivation can be grown through the regulation of the physical environment, regulation, work atmosphere, discipline, encouragement, effective appreciation and the provision of various learning resources through the development of the Learning Resource Center (PSB). With the existence of high motivation from the teacher board is expected to bring a significant impact on improving student learning achievement, this is if the board of teachers want to devote all their mind and energy in helping students.Keywords: Work Motivation, Learning Achievement. 
Evaluasi Pasca Diklat Barang Milik Negara (BMN) pada Balai Diklat Keagamaan Aceh Tahun 2018 Razali Yunus
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.356

Abstract

Evaluasi pasca pelaksanaan diklat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dibutuhkan untuk mengetahui dan menilai sejauh mana manfaat suatu program diklat yang sudah diselenggarakan. Manfaat pelaksanaan diklat ini dinilai pada 3 (tiga) aspek kompetensi dari lulusan diklat yang diharapkan, yaitu: (1) aspek penambahan pengetahuan dan wawasan; (2) aspek peningkatan keterampilan; dan (3) aspek perbaikan sikap perilaku. Penilaian dilakukan kepada alumni diklat teknis pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang sudah melaksanakan tugas dan pekerjaan mereka di kantornya masing-masing selesai diklat. Penelitian ini dilakukan pada seluruh alumni BMN tahun 2018 yang berjumlah 30 orang. Dengan menggunakan kuisioner sebagai instrument penelitian dan melakukan FGD untuk mengetahui kualitas Pelaksanaan diklat.  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kompetensi aparatur meliputi peningkatan pengetahuan dan wawasan, keterampilan dan perbaikan sikap perilaku kerja serta peningkatan kualitas pengelolaan BMN. Pelaksanaan program diklat memperlihatkan efektifitas yang cukup tinggi, dimana adanya manfaat bagi individu peserta/alumni diklat, bagi unit kerja maupun bagi organisasi tempatnya bekerja.Kata Kunci:   Program Diklat, Evaluasi Pasca Diklat, BMN
Kedisiplinan Belajar Siswa di Sekolah Dasar (SD) Negeri Cot Keu Eung Kabupaten Aceh Besar (Studi Kasus) Akmaluddin, Akmaluddin; Haqqi, Boy
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKedisplinan merupakan hal yan mutlak harus diterapkan bagi siswa dalam proses belajar mengajar,kedisiplinan belajar adalah salah satu cara untuk membantu peserta didik agar dapat mengembangkanpengendalian diri mereka selama proses belajar mengajar hingga membantu percepatan tujuan pendidikanyang telah diamanatkan dalam undang-undang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah pendekatan kualitatif. Peneliti memilih SD Negeri Cot Keu Eung kabupaten Aceh Besar ProvinsiAceh sebagai tempat penelitian dengan mengunakan observasi, wawancara dan telaah dokumentasi. Hasilpenelitian menunjukan terdapat beberapa permasalahan mengenai kedisiplinan. Permasalahan tersebutantara lain yaitu sebagai berikut: siswa datang terlambat, tidak membawa pulang buku pelajaran dan alatsekolah, tidak menyelesaikan tugas tepat waktu, tidak memperhatikan pelajaran, membuang sampah tidakpada tempatnya, berpakaian tidak rapid an lain-lain sehingga dapat disimpulkan 80% siswa bermasalahdalam kedisiplinan belajar dan 20% nya siswa mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah.Adapun upaya sekolah dalam mengatasi permaslaahan yang ada dengan memberikan punishment (sangsi)bagi siswa yang melanggar aturan sekolah dan reward bagi siswa yang mentaati aturan sekolah denganharapan kedisiplinan dapat ditegakkan pada SD Negeri Cot Keu Eung kabupaten Aceh Besar ProvinsiAceh.Kata Kunci : Kedisplinan dan Belajar
Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Laju Reaksi Adean Mayasri; Ratu Fazli Inda Rahmayani
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.360

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada materi laju reaksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui model pembelajaran yang paling sesuai untuk materi laju reaksi terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas dengan jumlah sampel 23 orang pada masing-masing kelas dengan pretest-posttestnonequivalent design. Data dinalisis secara deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal pada kedua kelas. Berdasarkan uji t sampel berpasangan pretest-posttest pada kedua kelas menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pada awal dan akhir pembelajaran. Hasil posttest kedua kelas juga memiliki varian yang homogen. Hasil uji t sampel tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar mahasiwa antara model pembelajaran model pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry. Nilai posttest rata-rata kelas eksperimen I dan II berturut-turut adalah 78,70 dan 70,39, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning lebih baik untuk kemampuan berpikir kritis pada materi laju reaksi dibandingkan dengan model pembelajaranGuided Inquiry.Kata Kunci: Guided Inquiry, Problem Based Learning, model pembelajaran, kemampuan berpikir
Metode Historical Taxonomy (HT) dalam Pembelajaran PAI di SMA Herawati Herawati; Cut Intan Hayati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.355

Abstract

Urgensi metode dalam suatu proses pembelajaran menjadi demikian penting dalam upaya pencapaian tujuan-tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, tidak terkecuali dalam proses pembelajaran PAI. Salah satu metode yang dapat ditawarkan adalah metode Historical Taxonomy (HT) guna memenuhi kekosongan lahirnya metode-metode pembelajaran PAI yang inovatif dan variatif, serta sebagai alternatif metode pembelajaran PAI yang menarik khususnya untuk materi sejarah dan kebudayaan (tarikh). Penerapan metode HTmelibatkan lima komponen utama pembelajaran efektif, sehingga dengannya mampu meningkatkan kebermaknaan dalam proses pembelajaran.Ciri khas metode HT ditandai oleh lima komponen utama, meliputi: Category, Period, Points, Sub Point, dan Wisdom. Untuk mengetahui efektivitas penerapan metode HTdalam pembelajaran PAI, khususnya pada Materi Tarikh/Sejarah Kebudayaan Islam (SKI);peneliti memilih SMA Negeri Modal Bangsa Provinsi Aceh sebagai pilot projek melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK), observasi, penyebaran angket dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode HTdapat: (1) meningkatkan hasil belajar, inat, motivasi, kualitas dan keterampilan belajarnya peserta didik; (2) membantu guru dalam menyajikan materi yang menarik, sistematis, kreatif, interaktif dan menyenangkan; dan (3) melatih daya pikir dan kreatifitas peserta didik dalam menelaah materi sejarah yang demikian luas, sehingga menarik untuk dipelajari dan memberi hikmah manfaat dalam meningkatkan keimanan, kepribadian, kecakapan hidup dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian ditemukan sejumlah keterbatasan dalam penerapan metode ini, antara lain: (1) hanya dapat dilatihkan pada peserta didik tingkat SMA ke atas;(2) membutuhkan perencanaan yang matang, keterampilan dan kreatifitas guru yang mumpuni; (3) membutuhkan waktu belajar yang lama; dll.Kata Kunci: Historical Taxonomy (HT),Pembelajaran PAI
Ilmu dan Agama (Kajian Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. M. Nasir Budiman, MA) Alimuddin Alimuddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan peran pendidikan Islam. Setelah dilakukan penelitian hasilnya membuktikan bahwa ilmu tanpa spritualitas kering, spritualitas tanpa ilmu hambar. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Mohd Aderi Che Noh, Khadijah Abdul Razak, Ahmad Yunus Kasim (2015) dan Agus Setiawan (2016), yang menyatakan bahwa Pendidikan Islam memberikan pesan bahwa spiritualisasi dan nilai-nilai agama tidak bisa dipisahkan dari pendidikan karakter. Pernyataan tersebut  membantah argumen yang dikemukakan oleh Syihabudin dan Aam Abdussalam (2015), yang berpandangan bahwa segala kesempurnaan dan tujuan dalam edukasi tidak dapat digapai apabila seorang muslim tidak dididik dengan metode ilmiah, metode ijtihad, keterampilan berfikir kritis, pengembangan nilai-nilai demokrasi dan nilai-nilai universal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber utama penelitian ini adalah karya M. Nasir Budiman, Guru besar ilmu pendidikan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan sejak tahun 2015, yang berjudul Ideologi Pendidikan Qur’ani: Gagasan dan Tawaran dan Pendidikan dalam Perspektif Islam. Selain kajian terhadap karya dimaksud, teknik pengumpulan data juga dilakukan dengan wawancara. filosofis yang digunakan untuk membaca karya M. Nasir Budiman adalah metode Hermeneutik versi Gadamer, diklasifikasikan tiga klaster yaitu: vorhobe (pendidikan dan agama), vorsichit (sudut pandang tertentu tentang teks tersebut) dan vorgriff (konsep-konsep yang ada dikepala penafsir atau pembaca).Kata Kunci: Ilmu, Agama, Pemikiran Pendidikan, M. Nasir Budiman
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dalam Menganalisiskemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Concept Mahasiswa Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.361

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu studi kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonekuivalen Control-Group Design. Populasi  dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa D-IV Jurusan Teknik Mesin dengan mengambil dua kelas (eksperimen dan kontrol) yang akan dijadikan sampel dalam penelitian. Kelas eksperimen memperoleh model pembelajaran matematika tipe group investigation dan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah pre-test dan post-test untuk kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-conceptmahasiswa serta lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa (1) Kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa yang memperoleh model pembelajaran matematika tipe group investigation lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; (2) Self-Conceptmahasiswa yang memperoleh model pembelajaran matematika tipe group investigation lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Penggunaan model pembelajaran matematika tipe group investigation dalampembelajaran terbuktidapatmeningkatkankemampuan pemecahan masalah matematis dan self-conceptmahasiswa menjadilebih baik.Keywords: Group Investigation, Mathematical Problem Solving, Self-Concept
Mendidik Anak Ala Rasulullah (Propethic Parenting) Herawati Herawati; Kamisah Kamisah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.358

Abstract

Keluarga adalah lingkungan pertama dan paling utama dalam pembentukan kepribadian seorang anak. Untuk itu, dalam proses mendidik anak kedua orangtua sepatutnya memiliki ilmu dan wawasan terkait berbagai cara terbaik dalam mendidik; terutama metode mendidik yang merujuk pada Rasulullah saw (Prophetic Parenting), karena untuk membentuk generasi muslim yang shalih tidak akan terlepas dari dua pondasi Islam yang utama al-Quran dan al-Hadits. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada bagaimana mendidik anak ala Rasulullah saw yang dapat mewujudkan generasi muslim yang rabbani. Untuk itu setiap uraian dan paparan kajian ini dianalisis secara kualitatif melalui hasil studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) konsep pendidikan ala Rasulullah saw adalah konsep pendidikan yang bersumber dari wahyu Allah swt dan dinilai mampu mencetak generasi muslim yang shalih; baik secara individu maupun sosial; (2) Pendidikan ala Rasulullah saw terdiri dari beberapa tahapan yang harus dipenuhi orang seorang pendidik/orangtua. Untuk penentuan keberhasilannya para orangtua/pendidik dituntut agar mendidik anak sesuai dengan perkembangan dan perbedaan karakter yang mereka miliki; dan (3) Pendidikan ala Rasulullah saw merupakan metode terbaik untuk mempersiapkan dan membentuk aspek moral, spiritual, dan etos sosial anak. Hal ini dikarenakan kepribadian Rasulullah saw merupakan uswah terbaik dalam segala hal; baik dalam aspek ibadahnya, perkataan (qauliyah) maupun perbuatannya (amaliyah).

Page 1 of 1 | Total Record : 9