cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PEMBELAJARAN BERBASIS PUBLIC SPEAKER, ENTREPRENEUR AND WRITER (PEW) DI SDIT QUANTUM SCHOOL ACEH Ulfa Mauliza; Herawati Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 1 (2020): VOL. 6, NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i1.787

Abstract

Abstrak Perwujudan SDM yang cakap dan berkualitas merupakan salah satu tujuan pendidikan yang sepatutnya dicapai dan diwujudkan oleh setiap sekolah agar mampu mengatasi berbagai tuntutan dan tantangan hidup sehari-hari. Hal ini sangat perlu ditanamkan sejak dini mengingat berbagai tantangan yang dihadapi di era sekarang. Nilai-nilai PEW menjadi pokok penting dalam pembentukan kecakapan hidup (life Skill) para peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Proses pembelajaran berbasis Public Speaker, Enterpreneur and Writer (PEW) di SDIT Quantum School Aceh, (2) Kendala-kendala dalam proses pembelajaran berbasis Public Speaker, Enterpreneur and Writer (PEW) di SDIT Quantum School Aceh, (3) Upaya-upaya sekolah dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran berbasis Public Speaker, Enterpreneur and Writer (PEW) di SDIT Quantum School Aceh. Metode penelitian bersifat kualitatif, yaitu dengan mendeskripsikan data yang diperoleh di lapangan. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dapat dianalisis melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses pembelajaran berbasis PEW di SDIT Quantum School Aceh telah diterapkan dalam setiap aktivitas pembelajaran di kelas (indoor study) maupun pembelajaran di luar kelas (outdoor study). Kegiatan indoor study meliputi kegiatan membuat suatu produk (acraft) sesuai dengan tema yang sedang dipelajari. Sedangkan yang termasuk kegiatan outdoor study terdapat kegiatan market day, reading book, talent focus, talent show. SDIT Quantum School Aceh memiliki kendala dalam pembelajaran berbasis PEW diantaranya: Bahasa dan keterbatasan waktu mengajar, maka upaya dalam mengatasi kendala-kendala tersebut, SDIT Quantum School Aceh melatih kemampuan berbahasa peserta didik yang benar dan guru dituntut kreatif serta memperbanyak media pembelajaran sebagai alat bantu mengajar dalam mengatasi keterbatasan waktu. Kata kunci: Pembelajaran Public Speaker, Entrepreneur and Writer (PEW)
PERAN KUA DALAM MEWUJUDKAN KONSEP MODERASI BERAGAMA Masithah Masithah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1336

Abstract

Peran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam Mewujudkan konsep Moderasi beragama di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Peran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam membangun moderasi beragama Di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil.  Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mendapatkan gambaran mengenai moderasi beragama dalam masyarakat. Penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder dalam sumber data yang dimiliki. Proses dalam mencari data tersebut dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi dengan akurat. Hasil yang didapat disusun dengan teratur kemudian dipersiapkan untuk direduksi dengan cara difokuskan kepada hal-hal yang penting yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan.Melalui dokumentasi dilapangan dan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil diperoleh jawaban-jawaban berupa bentuk-bentuk program membangun moderasi  beragama yang dilakukan oleh Kepala KUA dan hambatan yang dihadapi Kepala KUA serta keberhasilan yang dicapai setelah pelaksanaan program-program tersebut.  Peran KUA dalam moderasi beragama masyarakat sangat baik dan efektif itu ditandai dengan KUA memiliki dua aspek kepemimpinan yaitu: kepemimpinan pemerintah dan kepemimpinan sosial, adapun bentuk program  kepala KUA dalam moderasi beragama yaitu dengan melakukan pelatihan, hambatan yang dihadapi KUA Kecamatan Suro diantaranya: kurangnya anggaran operasional, partisipasi masyarakat yang masih kurang, sarana dan prasarana yang kurang memadai.Adapun hasil yang sudah dicapai oleh masyarakat dengan adanya realisasi program menumbuhkan kesadaran masyarakat Suro betapa pentingnya meningkatkan tolensi beragama di kehidupan masyarakat.Kata kunci : Peran KUA dan Moderasi Beragama
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN (FTK) UIN AR-RANIRY DALAM MATA KULIAH STATISTIK PENDIDIKAN Nelliraharti .; Murnia Suri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1118

Abstract

Abstrak             Statistik Pendidikan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa. Mata kuliah ini termasuk salah satu mata kuliah yang kurang diminati oleh mahasiswa karena berhubungan dengan rumus-rumus dan angka seperti juga halnya pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan kemampuan mahasiswa pada mata kuliah statistik pendidikan. Penelitian   ini di lakukan  di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry semester genap tahun  2019-2020.  Subjek dalam penelitian  ini adalah seluruh  mahasiswa  prodi PGMI yang  mengambil mata kuliah Statistik Pendidikan. Sedangkan  yang dijadikan  sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari dua unit/kelas yang dipilih secara acak. Pengumpulan  data dilakukan   melalui   tes   dan wawancara. sedangkan analisis datanya menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa persentase kemampuan mahasiswa prodi PGMI dalam mata kuliah statistik pendidikan yang  memiliki  kategori  baik sebanyak 16 mahasiswa (26.7%),  kategori cukup 22 mahasiswa (36.7%)  dan kategori kurang sebanyak 22 mahasiswa (36.7%). Kesulitan yang sering dialami mahasiswa umumnya terletak pada  kurang teliti dalam berhitung ketika menjawab soal serta kebingungan dalam menentukan rumus yang akan digunakan.Kata kunci : Kemampuan Belajar, Statistik Pendidikan 
PERAN AYAH MILLENIAL DALAM MEMBENTUK MENTAL SPIRITUAL ANAK DI PAUD INKLUSI KASYA KOTA BANDA ACEH ., Herawati; Suri, Murnia; Ihsan, Khairul
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v6i2.1122

Abstract

Abstrak Peran ayah tradisional Aceh, masih mendominasi pada aspek pemenuhan finansial anak semata. Namun pergeseran budaya di era modern ini, juga menuntut para ibu berkarir/bekerja di luar rumah, tentu berdampak signifikan terhadap peran para ayah dalam mendidik   mental   spiritual   anak.   Tujuan   penelitian   ini   adalah   untuk   mengetahui: pemahaman dan peran ayah dalam mendidik mental spiritual anak, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas perannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan  melakukan tiga teknik  pengumpulan data, yaitu:  telaah dokumentasi, observasi langsung, dan wawancara mendalam yang dilakukan terhadap ayah millenial dan ibu. Analisis data melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil kajian menunjukkan bahwa:(1) para ayah memahami dengan baik bahwa tanggungjawab mendidik anak tidak hanya tanggung jawab seorang ibu; bahkan mendidik anak, tidak hanya untuk hal-hal yang bersifat duniawi semataa; akan tetapi mental dan spiritual anak juga menjadi pondasi dasar pendidikan yang harus dibina agar mereka dapat menjadi generasi bangsa yang religius. Dalam hal mendidik anak, para ayah menjadikan Lukmanul Hakim, Ibrahim, dan Rasulullah saw sebagai panutan untuk 3 aspek spiritual anak, yaitu: tauhid/iman, ibadah dan akhlak. (2) Para ayah millenial telah menjalankan perannya dengan baik, baik peran sebagai pendidik iman/tauhid, pendidik ibadah maupun pendidik akhlak anak dengan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari bersama anak, dan (3) Para ayah dengan:mengikuti berbagai kegiatan parenting,membersamai seluruh proses tumbuh kembang anak bersama ibu, membaca berbagai referensi terkait peran pengasuhan ayah   dalam   keluarga,   mengikuti   pengajian-pengajian   rutin   yang   sekiranya   dapat menambang  nilai-nilai  spiritual  diri  yang  nantinya  akan  bermanfaat  dalam  mendidik mental spiritual anak, berkonsultasi dengan pakar untuk menghadapi sesuatu hal yang sulit dikendalikan atau diperbaiki dari anak, terutama anak ABK, meningkatkan quality time dengan anak setiap hari dan berupaya menetapkan prinsip 60 minutes with father, dan mengurangi ego untuk mementingkan kesenangan/hobi pribadi untuk lebih banyak membersamai keluarga di rumah.   Kata Kunci: Peran, Ayah, Millenial, Mental Spiritual, Anak Usia Dini
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMK NEGERI 1 RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM Tawarati Tawarati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1328

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya Pemahaman siswa, dikarenakan kurang tepatnya guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang di gunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Fiqih di kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode demonstrasi pada Mata Pelajaran PAI Pokok Bahsan Sholat di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam, 2) Untuk mengetahui apakah Pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih bahasan Shalat di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode Demonstrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindak Kelas (PTK), dengan subjek  penelitian 17 siswa di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Tes dan Observasi.  Teknik analisis data dalam  penelitian ini adalah dengan mereduksi data, menyajikan data, analisis kualitatif, dan menarik kesimpulan. Dari hasil pembahasan siklus I dan siklus II, serta berdasarkan nilai rata-rata hasil tes formatif pada setiap akhir siklus telah terjadi peningkatan prestasi belajar yang ditandai dengan ketuntasan belajar yang telah dicapai pada siklus I yaitu 64,70% dan naik menjadi 88,23% pada siklus II. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa penggunaan metode demonstrasi " dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Maka hipotesis tindakan dapat tercapai pada siklus I dan siklus II. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Pemahaman Siswa 
PROJECT BASED LEARNING PUPUK ORGANIK CAIR DI KELAS XI ATPH SMK NEGERI 1 LOKOP DAPAT MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN MASYARAKAT SETEMPAT Ita Masyitha
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1114

Abstract

ABSTRAKKelangkaan pupuk anorganik di pasaran merupakan salah satu faktor merosotnya hasil pertanian di daerah sekitaran SMK Negeri 1 Lokop. Sehingga penulis yang mengajar di sekolah dengan jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, mencoba mencari solusi melalui peserta didik dengan menggunakan pembelajaran Project Based Learning. Penulis membuat artikel ini untuk mengetahui dampak pembelajaran Project Based Learning berupa Pupuk Organik Cair (POC) pada peserta didik kelas XI ATPH 1 SMK Negeri 1 Lokop pada khususnya dan masyarakat setempat pada umumnya. Pada pembelajaran tersebut penulis dapat melihat data, bahwa penggunaan pupuk organik cair dapat meningkatkan hasil pertanian petani setempat. Data tersebut menunjukkan kenaikan hasil pertanian pada desa X sebelum menggunakan pupuk organik cair, hasil panen padinya adalah 13-14 kaleng/rante, setelah menggunakan pupuk organik cair maka hasil panen padinya meningkat menjadi 18-20,5 kaleng/rante, jika dipersentase maka akan didapat kenaikan 38%-44%. Selanjutnya hasil dari desa Y sebelum menggunakan pupuk organik cair, hasil panen padinya adalah 10-11 kaleng/rante, setelah menggunakan pupuk organik cair maka hasil panen padinya meningkat menjadi 17-19 kaleng/rante, jika dipersentasekan maka akan didapat kenaikan 70%-80%. Dari data di atas sangat jelas perbedaan yang sangat signifikan antara penggunaan pupuk anorganik dan pupuk organic. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta didik mampu menerapkan ilmu yang mereka dapat di sekolah kepada masyarakat setempat, khususnya orang tua mereka. Pembelajaran melalui Project Based Learning sangat berdampak langsung dengan masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari data yang didapat penulis.Kata kunci: Pupuk organic cair; project based learning; hasil pertanian.
NUANSA EDUKASI ISLAMI INTERAKSI SOSIAL DOSEN DAN MAHASISWA Rijal, Syamsul; ., Herawati; Bako, Arpaini
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v6i2.1166

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui; bentuk-bentuk interaksi edukatif dan gambaran interaksi sosial dosen dan mahasiswa bernuansa edukatif  di UIN Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik: telaah dokumentasi, observasi langsung, wawancara mendalam terhadap dosen dan mahasiswa Prodi PAI dan MPI Fakultas Tarbiyah UIN SU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: interaksi sosial yang terbentuk adalah interaksi asosiatif meliputi: kerjasama (cooperation) dan akomodasi (accommodation) yang terwujud melalui beberapa aktivitas formal maupun non formal, seperti: perkuliahan, bimbingan akademik (PA, KRS, skripsi, dsb), kegiatan-kegiatan kemahasiswaan lainnya (kegiatan himpunan mahasiswa, program studi maupun permasalahan personal/individu), serta aktivitas-aktivitas akademik di luar kampus, seperti: penggalangan dana untuk korban bencana alam, anak yatim/fakir miskin, dll. Namun demikian interaksi disosiatif juga berlaku di UIN SU; dengan adanya dosen yang sulit ditemui dan dihubungi mahasiswa, adanya perselisihan pendapat antara dosen dan mahasiswa dalam forum-forum diskusi, sikap mahasiswa yang kurang relevan dengan nilai-nilai pendidikan Islam di dalam beberapa kesempatan, seperti: tidak bertegur sapa saat bertemu dosen, kurang santun dalam berkomunikasi (baik dalam interaksi langsung maupun tidak langsung menggunakan telepon, SMS, WA, FB, dan sejenisnya), acuh terhadap kondisi sekitar atau kurang mempedulikan/mendahulukan orang lain termasuk dosen sebagai orangtua yang sepatutnya dihormati, dll. Berbagai upaya telah dilakukan dosen untuk mewujudkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam interaksi sosial dengan mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perencanaan interaksi edukatif yang telah diformat sedemikian rupa dalam buku saku kode etik dosen dan mahasiswa; guna mewujudkan interaksi edukatif islami sesuai dengan visi misi UIN SU. Pelaksanaan interaksi edukatif juga dilakukan secara terpadu dalam seluruh aktivitas akademik, dimana setiap dosen senantisa berupaya mengendalikan interaksi sosial sesuai dengan prinsip nilai-nilai pendidikan Islam (akidah, akhlak, dan muamalah yang mengutamakan kemaslahatan umat). Selain itu, proses evaluasi dilakukan secara berkesinambungan, baik secara personal maupun klasikal dengan jangka waktu maksimal 1 (satu) bulan sekali dalam berbagai kegiatan/aktivitas dosen dan mahasiswa. Namun para dosen merasa prihatin terhadap kondisi dan etika/akhlak mahasiswa dalam interaksi sosial selama ini. Hal ini mengindikasi bahwa upaya-upaya dosen dalam mewujudkan interaksi edukatif berbanding terbalik dengan realita perilaku mahasiswa. Dengan kata lain, terjadinya reduksi antara keinginan dan realita. Fenomena ini disebabkan oleh empat faktor: (1) Latar belakang pendidikan mahasiswa sebelumnya; (2) pengaruh negatif (brokenhome, tidak berpendidikan, dsb); serta (4) Skop lingkungan kampus yang sempit. Kata Kunci: Epistemologi, Interaksi Edukatif, Dosen, Mahasiswa
MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SMK NEGERI 5 TELKOM BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Herlina Dewi
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1123

Abstract

Abstrak Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa.Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh, Provinsi Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%. Pada Siklus I kehadiran guru yang krang dari 10 menit ada 8 orang atau 21, 62%, guru yang hadir 10 sampai 15 menit ada 16 orang atau 35,13%, sedangkan guru yang hadir lebih dari 15 menit ada 16 orang atau 43,24%. Setelah diadakan analisa data dan pembinaan serta panishment and reward dan perbaikan maka dilanjutkan ke siklus II dengan hasil sebagai berikut. Guru yang hadir kurang dari 10 menit ada 32 orang atau 86,48%, guru yang hadir antara 10 sampai 15 menit ada 5 orang atau 13,51%, sedangkan guru yang hadir lebih dari 15 menit ada 2 orang atau 5,40%. Dengan demikian bahwa pada siklus II kehadiran guru sudah melebihi standar kehadiran yaitu 80%.Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru. Kata Kunci : Disiplin Guru, Reward and Punishment
KLINIS SUPERVISI PERILAKU KERJA GURU Herawati, Herawati; Suri, Murnia; Marniati, Marniati; Syahputra, Andy; Mursida, Citra Syiva
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1333

Abstract

Guru memiliki peran strategis dalam pengembangan mutu pendidikan, sehingga upaya meningkatkan kualitas pendidikan sama halnya dengan upaya meningkatkan kualitas guru. Untuk itu sangat diperlukan adanya upaya-upaya pembinaan kualitas guru di sebuah sekolah; yang tidak hanya berkisar pada tataran peningkatan kualitas mengajarnya semata, akan tetapi turut pula mendampingi mereka dalam memperbaiki perilaku kerja secara professional melalui program supervisi klinis yang terencana, sistematis, dan intensif. Sehingga dengannya, setiap permasalahan kesenjangan perilaku kerja guru dapat teratasi dan secara otomatis turut mendongkrak mutu pendidikan di sekolah terkait. Fokus kajian ini adalah mendeskripsikan upaya-upaya klinis terhadap kelima indikator perilaku kerja guru, meliputi: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin dan kerjasamanya dalam bekerja. Kesimpulan hasil kajian ini menunjukkan bahwa: (1) seluruh aspek perilaku kerja guru, yang terdiri dari: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin dan kerjasama guru dalam bekerja merupakan elemen-elemen penentu produktivitas dan kualitas sebuah lembaga pendidikan yang siap bersaing secara global, (2) keterpenuhan aktualisasi perilaku kerja guru yang ideal sebagai tolak ukur SDM sekolah yang berkualitas; yang sekiranya dapat berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pendidikan di sekolah, (3) pendekatan klinis yang paling tepat untuk menangani kesenjangan perilaku kerja guru adalah pendekatan klinis islami, karena kelima elemen tersebut pada umumnya berorientasi pada ranah afektif dan normatif yang lebih mudah dibentuk dengan pendekatan agama, serta (4) keberhasilan proses supervisi klinis sangat ditentukan oleh kerjasama yang kooperatif antara supervisor dan guru dengan memenuhi ketiga tahap pelaksanaannya secara intensif dan reflektif. Kata Kunci: Supervisi Klinis dan Perilaku Kerja Guru
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN KEJUJURAN SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF BERBASIS BUDAYA ACEH Fitri Handayani; Zulfahmi .; Nelliraharti .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1115

Abstract

AbstractThe purpose of this study is (1) to improve generic science skills through an Aceh-based cooperative culture model on physics material. (2) Increase the honesty of students in the learning process through a cooperative culture based in Aceh. (3) To improve students' understanding of culture. The sample of this study was taken 1 (one) class. The research sample was applied to students of class XI IPA 1 Kutacane 1, Bambel sub-district, Aceh Tenggara district, which consisted of 37 students. Classes will be applied to learning through Acehnese culture-based cooperative learning models. Data collection techniques through generic science skill observation sheets are expressed in the number of mean values, and N-Gain values. Data processing to measure student honesty is to calculate the percentage of each indicator of student honesty questionnaire. Student response data were obtained using the student response questionnaire. The results of the study enhance students' generic science skills through a cooperative model based on Aceh culture physical material with a normal gain of 0.72 in the high category. Honesty students are obtained using an honest questionnaire, the openness of teachers and students in the learning process can improve students' sense of honesty. The positive response of students reaches 90.8%.  Keywords:Cooperative based on Aceh culture, generic science skills, Honesty of Students

Page 6 of 20 | Total Record : 200