cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Husna .; Fajriah .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1179

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu pencapaian kurikulum yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Untuk itu perlu adanya model pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa, salah satu model yang dapat meningkatkan kemampuan ini adalah Thinking Aloud Pair Problem Solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model Thinking Aloud Pair Problem Solving dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran non Thinking Aloud Pair Problem Solving. Penelitian ini merupakan suatu studi eksperimen dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Mutiara dengan mengambil sampel dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol melalui teknik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Untuk melihat adanya perbedaan kemampuan siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan uji-t pada taraf signifikansi 0,05. Dari data dan hasil uji statistik kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS 16,0 For Windows dan Microsoft Excel  untuk menginterpretasikan kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap pembelajaran dengan model Thinking Aloud Pair Problem Solving. Secara keseluruhan penggunaan model Thinking Aloud Pair Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MAHASISWA PGSD MENGGUNAKAN VIDEO GAME DENGAN ALUR CERITA KOMIK Mutiawati .; Herawati .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1161

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik metode pembelajaran berbasis media komik yang telah dikembangkan serta menganalsis apakah pembelajaran berbasis alur cerita komik yang telah dikembangkan efektif diterapkan pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan alur cerita komik ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil pengujian diketahui bahwa 35% siswa setuju dan 65 % siswa sangat setuju dengan pernyataan yang diajukan mengenai komik. Ha ini mengindikasikan bahwa komik “Group Cabby in the Kingdom of the Queen of the Sciences” mendapat respon positif dari 10 siswa pada uji coba produk skala terbatas dan telah layak untuk dilakukan uji coba pemakaian pada skala luas untuk dinilai efektivitasnya karena tidak da yang perlu diperbaiki (revisi). Berdasarkan tabel 7 diketahui bahwa  yaitu 4.30  1.99 maka  ditolak dan  diterima. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa ada perbedaan rata-rata nilai hasil belajar antara kedua kelas sehingga dapat dikatakan bahwa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.  Tanggapan guru dan siswa terhadap media pembelajaran dengan menggunakan alur cerita komik dengan judul “Group Cabby in the Kingdom of the Queen of the Sciences” Tanggapan guru dan siswa diperoleh dari lembar angket dan melalui akngekt tersebut, dapat diketahui kualitas dan tingkat kesesuaian komik dengan kebutuhan siswa SD dengan bahan ajar dari materi ajar matematika yang menarik dan menyenangkan saat dipelajari. Kata Kunci: Pengembangan Media Ajar, Alur Cerita Komik, dan Pembelajaran SD
PERAN PROFESIONAL GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Nurmalina Nurmalina; Masithah Masithah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1334

Abstract

Pendidikan budaya dan karakter bangsa pada dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau idelologi bangsa Indonesia, agama, budaya dan nilai-nilai yang terumuskan dalam tujuan pendidikan nasional. Guru professional dituntut dengan sejumlah persyaratan minimal antara lain; memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai, memiliki kompetensi kemampuan berkomunikasi dengan siswanya, mempunyai jiwa kreatif dan produktif, mempunyai etos kerja dan komitmen tinggi terhadap profesinya dan selalu melakukan pengembangan diri secara terus menerus melalui organisasi profesi, buku, seminar dan semacamnya. Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan tentang pentingnya Peran dan tugas guru sebagai salah satu faktor determinan bagi keberhasilan pendidikan di sekolah karena Sekolah merupakan salah satu tempat berlangsungnya pendidikan karakter. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Hasil bahasan yang ditemukan adalah (1) Guru di sekolah mempunyai peran sebagai motivator, mediator, dan fasilitator pendidikan yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk mencari, membangun, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupannya. (2) Guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan formal memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. (3) Salah satu cara untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada peserta didik adalah melalui pendidikan di sekolah karena Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan dan proses pendidikan terjadi didalam lingkungan manusia yang berbudaya. (4) Beberapa karakter yang perlu dikembangkan dan ditanamkan kepada anak, yaitu: (a) Nilai-nilai kejujuran; (b) Keikhlasan, (c) Sopan santun, (d) Keteguhan aqidah; (e) Kesabaran; (f) Kedermawanan; (g) Kebersihan; (h) Persaudaraan; (i) Persatuan; (j) Pergaulan; (k) Kasih sayang; (l) Ilmu dan akal. Kata Kunci: Guru Profesional, Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa
MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY DALAM MATA PELAJARAN PRODUKTIF SMK DI ACEH TIMUR Faisal Abdullah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1116

Abstract

ABSTRAKPenelitian  ini  bertujuan  untuk.mengidentifikasi  dan  mengembangkan  model  teaching  factorymanajemen pada smk melalui serangkaian test dan validasi terhadap model dengan pendekatan risetdan pengembangan. Model manajemen teaching  factory pada smk merupakan  sebuah konsep  yg menggabungkan   pendekatan   manajemen   pembelajaran   competency   based   training   (pelatihan berabasis kopetensi) dan production based training (pelatihan berbasis produksi) pada lingkungan yg sebenarnya sehingga proses pencapaian kopetensi atau kecakapan hidup sesuai dg standar pekerjaan lulusan (siswa yg lulus) pada dunia industri. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rancangan model manajemen pengembangan teaching factory smk. Untuk mencapai tujuan diatas yg menggunakan riset dan pengembangan, melalui riset   tahap awal, rancangan pengembangan model, percobaan dan validasi. Tahap penelitian awal di rencanakan seperti tahap berikut: kajian kepustakaan/ pengumpulan data lapangan dan deskripsi serta analisis penemuan data (factual),  yaitu: 1).penjelasan karakteristik   smk   dengan   standar   indikator   performa   yg   dapat dijabarkan sebagai isi dari pengembangan teaching factory, 2) Penjelasan karakteristik potensi pengembangan kelompok manajemen model teaching factory sebagai sebuah hasil pencapaian kelompok untuk mengembangkan dan menerapkan model manajemen tefa untuk smk 3) Mendsekripsikan karakteristik stakeholders yg potensial untuk mendukung pengembangan dan penerapan model manajemen tefa, dan 4) persiapan dari  model  manajemen  tefa  unt uk  smk  unggul dan inofatif.  Rancangan ujicoba dilakukan pada kelompok skala terbatas. Kemudian model tersebut di sandingkan dengan kelompok hasil pencapaian untuk mengembangkan dan menerapkan model tefa pada smk untuk menentukan apakah model yg dikembangkan dapat di terapkan secara tepat. Analisis data pada kajian ini, tahap awal kajian, dan data temuan atau fakta tentang program productive learning yg diterapkan dijelaskan dalam bentuk presentasi data,  dan kemudian dianalisis (interpretasikan)   secara   kualitatif.   Proses   dan   hasil pengembangan rancangan dilakukan dalam analisis kelompok sebaya dan penilaian oleh tim ahli.dan hasil percobaan dipresentasikan juga dalam bentuk  data  sama  seperti  rancangan  (keterpakaian) dianalisa  secara  kualitatif.  Model  manajeme n teaching factory yg dikembangkan akan dapat di terapkan pada manajemen teaching factory smk dan memberikan panduan untuk pengelola teaching factory ( kepala sekolah, guru, mitra industri) dan dapat menghasilkan kontribusi yg konstruktif dalam kemitraan antara smk dengan industri.Kata kunci:Teaching Factory (TEFA), Competency Based Training (CBT) dan Production BasedTraining (PBT)
UPAYA KEPALA SEKOLAH MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 2 MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Affilinda .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1184

Abstract

Supervisi akademik sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah melalui supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas. Sedangkan secara khusus untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas pada SMP Negeri 2 Mesjid Raya Aceh Besar. Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah para guru di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Aceh Besar, yang berjumlah 10 guru, dengan prosedur penelitian secara klasikal sebanyak 2 siklus. Metode penelitian ini mengunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui pengamatan menggunakan lembar observasi dan instrument yang digunakan adalah non tes. Hasil yang diperoleh pada pada siklus I yang mencapai garis standar 40%. Dan pada kegiatan supervisi akademik siklus II yang mencapai garis standar 80%, menunjukkan ada peningkatan kompetensi guru dalam mengelola kelas pada SMP Negeri 2 Mesjid Raya Aceh Besar secara signifikan. Ini menunjukkan bahwa (1) Supervisi akademik pengelolaan kelas terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas pada SMP Negeri 2 Mesjid Raya Aceh Besar (2) Pelaksanaan Supervisi akademik pengelolaan kelas sangat bermanfaat bagi guru dalam rangka meningkatkan kompetensinya menjadi guru yang handal dan professional.Kata Kunci : Kompetensi guru, pengelolaan kelas, supervisi akademik
PARTISIPASI ORANG TUA SMKN 1 NURUSSALAM “STAYHOME” COVID-19 SELAMA BELAJAR DIRUMAH SAJA Muhammad Nasir
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1112

Abstract

ABSTRAKPartisipasi orang tua memberikan pengaruh terhadap pembelajaran dirumah selama“STAYHOME” covid -19 untuk belajar dirumah. Dampak pandemi Virus Corona (Virus-19) kini mulai sudah merambah ke dunia pendidikan sangat menggangu aktifitas pembelajaran peserta didik. Hasi hasil kajian yang dilakukan terhadap siswa SMKN 1 Nurussalam dapat di berikan simpulan partisipasi orang tua SMKN 1 Nurussalam“Stayhome” covid-19 selama belajar dirumah saja cukup baik yaitu secara kuantitatif persentase diperoleh angka sebesar  72,92%. Sedangkan untuk faktor hambatan orang tua selama wabah covid-19 ini ialah faktor waktu untuk anak yang mau berkonsultasi atau bertanya hanya 6 orang atau 33,3% yang menyatakan tidak sibuk, 7 orang atau 38,9% dari responden menyatakan kadang-kadang sibuk dan 5 orang responden atau 27,8% menjawab sangat sibuk hal ini di karenakan orang tua di berkaitan erat dengan masalah ekonomi serta faktor ketidak tahuan orang tua materi pembelajaran mengetahui hasil belajar anaknya yang memuaskan dari 18 responden hanya 9 orang atau 50,0% yang menyatakan selalu menasehatinya 4 orang atau 22,2% dari responden menyatakan kadang-kadang menesehati terhadap hasil belajar dan 5 orang responden atau 27,8% menjawab tidak pernah. Ketidaktahuan tentang pembelajaran menjadi pemhambat pembelajaran selama covid 19 bagi siswa selam ini. Kata kunci : Partisipasi, Orang Tua, Guru, Covid-19.
KETELADANAN GURU DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN BERKARAKTER DI MA’HAD SABILURRASYAD DESA CEPU PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM Masithah Masithah; Nurmalina Nurmalina
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1335

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sumberdaya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai yang strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Oleh sebab itu, hampir semua negara menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu yang sangat penting dan utama dalam konteks pembangunan bangsa dan negara. Begitu juga Indonesia menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu yang penting dan utama. Pendidikan karakter merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat modern karena melalui pendidikan karakter mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Ketercapaian tujuan pendidikan karakter sangat bergantung pada kecakapan dan kecerdasan tenaga pendidik yang merupakan salah satu  contoh bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis hal-hal yang berkenaan dengan Hakikat pendidikan karakter, karakteristik kepribadian guru, sikap profesional seorang guru, dan Keteladanan guru dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Objek dari penelitian ini adalah Guru dan santri di Ma’had Sabilurrasyad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendidikan berkarakter bukanlah sebuah proses menghafal materi soal ujian dan teknik-teknik menjawab pertanyaannya saja. Pendidikan berkarakter membina peserta didik agar cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia yang bisa membanggakan orang tua masyarakat dan negaranya. Guru dituntut mempunyai kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. (2) Menjadi teladan bagi siswa dalam pembentukan karakter berarti harus bertanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan semua peraturan di Ma’had Sabilurrasyad secara konsisten. Kata kunci: Keteladanan Guru dan Pendidikan Berkarakter
APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH BAHASA INGGRIS DI MASA PANDEMI COVID-19 Murnia Suri; Nelliraharti .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v6i2.1231

Abstract

Dalam rangka pencegahan penularan covid-19 penyelenggaraan pendidikan di seluruh jenjang dialihkan secara daring. Google Classroom adalah sebuah layanan yang dibuat oleh Google untuk lembaga pendidikan yang penggunaannya mendapat dukungan penuh dari Kemendikbud. Setelah empat kali melakukan perkuliahan Bahasa Inggris di Universitas Ubudiyah Indonesia secara tatap muka, proses tersebut berubah ke system online dengan menggunakan Google Classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi tersebut di ruang kelas online, kelebihan apa saja yang ada pada aplikasi tersebut dalam kaitannya dengan mata kuliah Bahasa Inggris dan kendala apa yang dirasakan oleh mahasiswa dan dosen dalam penggunaan Google Classroom. Data dikumpulkan dari 57 orang mahasiswa yang diperoleh dari instrument test dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pengunaan platform online ini mampu memotivasi mahasiswa dalam mempelajari Bahasa Inggris. Hal ini dapat dilihat dengan adanya peningkatan skill berbahasa mereka. Di samping itu mahasiswa merasa senang belajar dengan aplikasi tersebut karena fitur yang tersedia mudah untuk dipahami dan juga efisien dalam penggunaan waktu. Akan tetapi Google Classroom juga memiliki kelemahan seperti tampilan yang kurang menarik, pengiriman file yang harus dipantau dan pengaturan waktu yang masih dapat diubah. Namun demikian secara umum penggunaan aplikasi tersebut dapat menjadi salah satu pilihan yang baik sebagai media pembelajaran daring.Kata Kunci: Google Classroom, Mata Kuliah Bahasa Inggris
PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA PAKPAK DIALEK BOANG DI KECAMATAN RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM Rahmat Alimin; Rahmat Fajri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 1 (2020): VOL. 6, NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i1.875

Abstract

ABSTRAKMasalah penelitian ini adalah 1. Bagaimanakah pergeseran bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam ditinjau dari faktor ekonomi, demografi, dan sikap. 2. Bagaimanakah upaya-upaya pemertahanan bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan Rundeng  Kota Subulussalam ditinjau dari ranah keluarga,  pergaulan,  kegiatan, dan Keinginan. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam,simak dan catat. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan  Rundeng Kota Subulussalam ditinaju dari faktor ekonomi tidak terjadi pergeseran bahasa. Akan tetapi, bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa alternatif ketika berkomunikasi dengan suku lainnya. Faktor demografi tidak terjadi pergeseran bahasa secara signifikan hanya sebagian kecil saja yang sudah mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama kepada anaknya.  Faktor Sikap menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam bersikap positif dengan bahasa Pakpak dialek Boang hanya sebagian  kecil saja yang tidak peduli. Sedangkan pada pemertahanan bahasa Pakpak Boang ditinjau  dari  ranah kelurga seluruh masyarakat menggunakan bahasa Pakpak dialek boang dalam ranah keluarga. Pada ranah pergaulan bahasa Pakpak dialek Boang aktif digunakan saat berkomunikasi dengan tetangga, teman, dan penutur sesama suku maupun suku lainnya yang menguasai bahasa Pakpak dialek Boang. Pada ranah kegiatan pemertahanan bahasa tidak begitu baik kusunya pada kelompok muda mereka lebih cenderung menggunkan bahasa Indonesia pada kegiatan-kegiatan di Desa sedangkan pada kelompok tua masih tetap bertahan. Pada ranah keinginan masyarakat Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam sangat  berkeinginan untuk mengajarkan bahasa Pakpak dialek Boang kepada generasi berikutnya meskipun menikah dengan suku lainnya.  Kata Kunci: Pergeseran, Pemertahanan, Bahasa Pakpak Dialek Boan 
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII.3 MATERI LINGKARAN PELAJARAN MATEMATIKA PADA SMP NEGERI 2 SIMEULUE TIMUR Asmawati Asmawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v6i2.1204

Abstract

AbstrakDi sekolah bidang studi matematika seharusnya memberikan kesempatan kepada siswa mampu mempelajari situasi yang dapat dibayangkan atau mempunyai kaitan dengan dunia nyata. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 2 Simeulue Timur khususnya pada kelas VIII.3 ditemukan beberapa permasalahan dalam proses pembelajaran. Penelitian Tindakan kelas (PTK) di laksanakan di SMP Negeri 2 Simeulue Timur Kabupatan Simeulue Tahun ajaran 2009/2010 dengan jumlah siswa  36 orang yang terdiri dari 18 orang laki-laki 18 perempuan. Penelitian di laksanakan selama 3 bulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada hari-hari efektif sesuai dengan  jadwal jam pelajaran. Dari hasil penelitian, dapat dilihat dan telah terjadi peningkatan pemahaman Keliling Lingkaran dan Luas Lingkaran  pada siswa kelas VIII.3 Negeri 2 pada semester I tahun pelajaran 2009/2010 melalui penerapan pembelajaran kooperatif model Student Teams Achivement Division. Peningkatan  nilai rata- rata  yaitu 53,86 pada kondisi awal menjadi 66,94 pada siklus I dan menjadi 74,44 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 24,86 % dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 11,20 % dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar  44,40 % dari kondisi awal, siklus II meningkat 91,66 % dari siklus II. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan  sebesar 47,26 % . Kata kunci: metode pembelajaran, Student Teams Achivement Division, Sekolah Menengah Pertama

Page 7 of 20 | Total Record : 200