cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI UNIVERSITAS MEDAN AREA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Prabudi, Bayu Arif; Herawati, Herawati; Marniati, Marniati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja pegawai Universitas Medan Area di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini yakni pegawai aktif Universitas Medan Area sebanyak 195 orang. Sampel dalam penelitian ini merupakan pegawai Universitas Medan Area berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Regresi Berganda dengan menggunakan software SPSS. Penelitian ini menggunakan skala dengan instrumen lingkumgan kerja, kompensasi terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan: a) ada hubungan positif yang signifikan antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai, ditunjukkan dengan nilai koefisien determinan (R2) = 0.515 dengan p = 0.040 < 0.050. b) ada hubungan positif yang signifikan antara Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai, ditunjukkan dengan nilai koefisien determinan (R2) = 0.382 dengan p = 0.037 < 0.050. c) hubungan positif yang signifikan antar Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai, ditunjukan dari hasil koefisien nilai koefisien determinan (R2) = 0.515 dengan p = 0.016 < 0.050 maka dapat di simpulkan bahwa ada hubungan variabel Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai. Dengan demikian dapat di nyatakan bahwa hipotesis yang di ajukan dalam penelitian ini, dinyatakan diterima.
PENGARUH KONTRIBUSI KOMITMEN ORGANISASI DAN INOVASI PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMA Ashlan, Said; Fajri, Rahmat
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4866

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tenaga pendidik (guru) yang rendah menyebabkan kinerja guru di sekolah juga menjadi rendah, sehingga diperlukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi fenomena ini serta upaya memperoleh sumber daya yang profesional demi kemajuan pendidikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pengaruh kontribusi komitmen organisasi dan inovasi pembelajaran terhadap kinerja guru di SMA. Metodologi: Peneliti menggunakan kuesioner untuk memperoleh data primer, sehingga data diperoleh langsung dari subjek penelitian. Sebelum instrumen digunakan untuk pengujian, perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat komitmen organisasi dan inovasi pembelajaran memiliki dampak positif langsung terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kota Banda Aceh. Kesimpulan: Diperlukan koordinasi dan tata kelola yang signifikan untuk memperkuat tingkat disiplin, kesadaran, mind set dan inovasi pembelajaran guru. Dengan demikian, guru diharapkan mampu melakukan berbagai inovasi pengajaran dan aktivitas sekolah lainnya.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Nelliraharti, Nelliraharti; Jarmita, Nida
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4793

Abstract

Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah Indonesia dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan (Library Research) dengan menganalisis berbagai literatur terkait pengelolaan fasilitas pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif dan efisien berpengaruh signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Sarana yang memadai, seperti ruang kelas yang nyaman, alat pembelajaran yang lengkap, dan akses teknologi pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya ketimpangan pengelolaan sarana dan prasarana antara daerah perkotaan dan pedesaan, di mana sekolah di daerah pedesaan sering kekurangan fasilitas dasar. Selain itu, tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sarana dan prasarana termasuk keterbatasan anggaran, kurangnya perawatan yang terjadwal, serta perencanaan yang kurang matang. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan perencanaan yang lebih baik, pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh daerah, serta peningkatan kapasitas pengelola fasilitas pendidikan melalui pelatihan yang berkelanjutan.
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL GURU SMK NEGERI DI BANDA ACEH BIDANG MULTIMEDIA Fajri, Rahmat; Ashlan, Said; Fitriliana, Fitriliana; Alimin, Rahmat
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4858

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Telkom Banda Aceh bidang multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah dalam rangka penerapan strategi kompetensi literasi digital guru SMK khususnya bidang multimedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatti dimana instrumen yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah guru SMK Negeri 5 Telkom bidang multimedia. Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan strategi pengembangan kompetensi literasi digital bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam beberapa aspek, satu aspek literasi informasi dan data yaitu workshop literasi digital dan analisis data sehingga guru dapat membuat laporan berdasarkan studi kasus dalam pembelajaran multimedia. Kedua, aspek komunikasi dan kolaborasi yaitu pelatihan penggunaan platform kolaborasi digital sehingga guru dapat membuat rencana pembelajaran kolaboratif dengan guru lain dengan menggunakan platform digital. Selanjutnya, aspek  pembuatan konten digital dengan workshop pembuatan konten multimedia sehingga guru dapat membuat modul pembelajaran berbasis multimedia seperti video pendek, infografis, atau animasi sederhana. Selanjutnya, aspek keamanan digital yaitu pelatihan keamanan digital untuk pendidikan sehingga guru dapat menyusun panduan keamanan digital untuk siswa. Aspek terakhir yaitu pemecahan masalah teknis yaitu problem based training dalam pengajaran digital sehingga guru menyelesaikan simulasi masalah dan mendokumentasikan solusi yang diambil.Kata Kunci: strategi, kompetensi, literasi, digital, guru Abstract This research was conducted at State Vocational High School (SMK) 5 Telkom Banda Aceh in the field of multimedia. The purpose of this study is to implement the digital literacy competency strategy of SMK teachers, especially in the field of multimedia. This study uses a qualitative descriptive approach where the instruments used are interviews and observation. The subjects of this study were SMK Negeri 5 Telkom teachers in the field of multimedia. The data obtained from the research results were then analyzed using qualitative analysis. Based on the research results, a digital literacy competency development strategy was obtained for Vocational High School (SMK) teachers in several aspects, one aspect of information and data literacy is a digital literacy workshop and data analysis so that teachers can make reports based on case studies in multimedia learning. Second, the aspect of communication and collaboration is training in the use of digital collaboration platforms so that teachers can make collaborative learning plans with other teachers using digital platforms. Furthermore, the aspect of digital content creation with a multimedia content creation workshop so that teachers can create multimedia-based learning modules such as short videos, infographics, or simple animations. Furthermore, the aspect of digital security is digital security training for education so that teachers can compile digital security guidelines for students. The last aspect is technical problem solving, namely problem-based training in digital teaching so that teachers complete problem simulations and document the solutions taken. Keywords: strategy, competence, literacy, digital, teachers 
EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Suri, Murnia; Fajriati, Rafni; Fitriliana, Fitriliana; Mursyida, Citra Syifa
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4828

Abstract

The problems faced by students at SDN 1 Lhok Kuala Baro in writing English poetry are caused by limited in vocabulary mastery. The application of Contextual Teaching and Learning (CTL) which involves the relationship between written themes and students’ daily experiences is assumed to make it easier for those to put together words and compose sentences. This study aims to describes the effectiveness of using this learning model and also aims to see the development of poetry writing skills toward the grade fourth students in SDN Lhok Kuala Baro. Data were collected through test and observations of 27 students and then analyzed descriptively using percentage techniques and the N-Gain test. The results obtained were that before the implementation of CTL only 16.6% students had achieved good score but after the implementation, the completion had increased to 76.9%. Meanwhile, the N-Gain test results showed an average of 0.571 with an increase of 57.1%, indicating the effectiveness of CTL in improving students’ writing skills. These findings shows that CTL can significantly improve students’ mastery, improve their imagination in expressing ideas and skilled in arranging words.Key words: Contextual Teaching Learning, Poetry Writing Skills
PERAN GURU DALAM PENANGANAN ANAK HIPERAKTIF DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS SDN LAE SIMOLAP KECAMATAN SULTAN DAULAT Mutiawati, Mutiawati; Sukmawati, Widya
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5074

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan aspek fundamental dalam membentuk masa depan individu, termasuk bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus seperti anak hiperaktif atau Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penanganan yang diterapkan guru terhadap anak hiperaktif di kelas III SDN Lae Simolap, Kecamatan Sultan Daulat. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak hiperaktif menunjukkan perilaku sulit berkonsentrasi, tidak bisa diam, sering mengganggu teman, serta kesulitan bekerja sama dalam kelompok. Dalam menghadapi hal ini, guru menerapkan lima teknik penanganan, yaitu: (1) menempatkan anak di bangku paling depan, (2) menjauhkan dari jendela/pintu untuk menghindari distraksi, (3) tidak memberikan hukuman berlebihan, (4) membuat kontrak belajar di awal pembelajaran, dan (5) melakukan kontak fisik sederhana seperti menyentuh bahu untuk menarik perhatian anak. Kendala utama yang dihadapi guru adalah rendahnya konsentrasi siswa ADHD, perilaku yang mengganggu kelas, serta resistensi dalam bekerja sama. Solusi yang diterapkan mencakup pengelolaan kelas yang lebih terstruktur, penggunaan media pembelajaran yang menarik, dan pelibatan layanan pembelajaran khusus. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan strategi pembelajaran yang adaptif dan humanis bagi anak-anak dengan ADHD agar tercipta lingkungan belajar yang inklusif, efektif, dan menyenangkan.Kata Kunci: ADHD, Anak Hiperaktif, Strategi Pembelajaran, Teknik Penanganan, Pendidikan Inklusif.
KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN ACEH, PERAN BUDAYA DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK MASYARAKAT Arismunandar, Arismunandar; A Gani, Saifuddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5098

Abstract

Indonesia adalah bangsa besar yang memiliki keragaman budaya. Setiap budaya memiliki kearifan-kearifan tersendiri dalam menyikapi permasalahan hidup yang dihadapi, termasuk di dalamnya kearifan dalam menyelesaikan konflik. Kearifan lokal dapat diartikan sebagai segenap pandangan atau ajaran hidup, petuah-petuah, pepatah-pepatah, dan nilai-nilai tradisi yang hidup dan dihormati, diamalkan oleh masyarakat baik yang memiliki sangksi adat maupun yang tidak memiliki sangksi. Pembahasan tentang kearifan lokal dalam konteks studi Islam akan lebih menekankan pada pendekatan sosiologis dan antropologis yakni dengan melihat Islam sebagai gejala budaya dan gejala sosial bukan hanya memaknai agama sebagai dogma dan doktrin. M. Amin Abdullah mengatakan bahwa agama tidak selalu harus didekati dengan pendekatan normatif, akan tetapi pendekatan historis menjadi sebuah keharusan. Pada konteks inilah Islam berkelitkelindang dengan budaya dan sejarah, sehingga memunculkan mozaik Islam baru dan bercorak dan berwatak lokal dalam hal ini Islam dalam warna budaya. Pendekatan penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Ibrahim (2018) menyatakan bahwa pendekatan kualitatif adalah cara kerja penelitian yang menekankan pada aspek pendalaman data demi mendapatkan kualitas dari hasil penelitian. Pola penyelesaian konflik dapat diketahui tingkat kemaafan yang diberikan oleh korban atau ahli waris korban. Jika kemaafan telah diberikan, maka para pemangku adat atau tetua gampong mengkompromikan atau bermusyawarah dengan pelaku atau ahli warisnya tentang jumlah di’iet yang harus dibayarkan oleh pelaku pidana. Biasanya pembayaran di’iet dilakukan dengan suatu upacara adat yang didalamnya terdiri atas kegiatan peusijuek dan peumat jaroe.Kata Kunci: Budaya dalam menyelesaikan konflik masyarakat
EFEKTIVITAS PERMAINAN FLOWER CIRCUIT TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B TK AL-WASHLIYAH LAMBARO SKEP BANDA ACEH Oktariana, Riza; Putri, Selli Satifa; Fitriani, Fitriani
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5156

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, terutama pada rentang usia 5-6 tahun. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk perkembangan motorik halus anak adalah metode permainan flower circuit. Di TK Al-Washliyah Lambaro Skep Banda Aceh masih banyak anak-anak belum tercapainya perkembangan motorik halus dengan baik pada saat proses belajar. Rumusan masalah, apakah permainan flower circuit efektif terhadap perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK Al-Washliyah Lambaro Skep Banda Aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas permainan flower circuit terhadap perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan di TK Al-Washliyah Lambaro Skep Banda Aceh sebelum dilakukan pembelajaran melalui permainan flower circuit anak-anak mendapatkan nilai rata-rata 6,13. Setelah dilakukan pembelajaran melalui permainan flower circuit, perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK Al-Washliyah Lambaro Skep Banda Aceh terjadi peningkatan dengan nilai rata-rata 11,93. Ini membuktikan bahwa permainan flower circuit efektif terhadap perkembangan motorik halus anak kelompok B. Hasil uji hipotesis menggunakan aplikasi Microsoft Excel menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu 0,00000226225 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya permainan flower circuit efektif terhadap perkembangan motorik halus anak. Dapat disimpulkan bahwa menggunakan permainan flower circuit dalam proses belajar mengajar efektif terhadap perkembangan motorik halus anak-anak.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR (SD) NEGERI GAROT ACEH BESAR Safrida, Rani; Hambali, Hambali; Fadhillah, Fadhillah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5194

Abstract

AbstrakKinerja guru merupakan indikator krusial dalam menentukan mutu pendidikan. Namun, laporan Bank Dunia yang dikutip CNN Indonesia menunjukkan kinerja guru di Indonesia masih rendah, terutama pada aspek kompetensi pedagogik dan keterampilan mengajar. Di Provinsi Aceh, capaian Nilai Kinerja Pendidikan sebesar 80,23 menempatkan kualitas pendidikan pada kategori Pratama. Observasi awal di SD Negeri Garot, Aceh Besar, mengidentifikasi bahwa 30% guru belum memanfaatkan media pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka dan masih mengandalkan metode ceramah yang kurang mendukung pembelajaran aktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri Garot. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan transformasional, partisipatif, dan suportif, berperan sebagai motivator, pembina, dan fasilitator. Strategi yang diimplementasikan meliputi perencanaan berbasis visi-misi, pelatihan dan pendampingan, pengawasan kinerja, serta penguatan budaya kolaboratif. Kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi mutu terbukti meningkatkan kinerja guru pada aspek pedagogik, profesionalisme, dan pengembangan diri.Kata Kunci: Kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru, mutu pendidikan, Aceh Besar  
LITERASI ANTI BULLYING DALAM PERMAINAN TRADISIONAL ACEH INGKE DI SD ISLAM TERPADU FAJAR HIDAYAH ACEH BESAR Alimin, Rahmat; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Harahap, Heri Aprian; Kesuma, Zahra
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5240

Abstract

Abstrak Bullying di sekolah dasar masih menjadi permasalahan serius yang dapat menghambat perkembangan psikososial anak. Rendahnya literasi anti bullying menyebabkan siswa kurang mampu mengenali, mencegah, dan menolak perilaku perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi permainan tradisional Aceh Ingke (Engklek) sebagai sarana peningkatan literasi anti bullying pada siswa SD Islam Terpadu Fajar Hidayah Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan Ingke, siswa belajar nilai kejujuran, sportivitas, kebersamaan, dan saling menghargai, sehingga pemahaman serta sikap anti bullying meningkat. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan tradisional dapat menjadi media edukatif yang efektif dalam menanamkan literasi anti bullying berbasis kearifan lokal. Kata kunci: literasi anti bullying, permainan tradisional, Ingke, sekolah dasar.