cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INDUSTRI KECIL BERORIENTASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK SMK NEGERI 1 BIREUEN Safriana .
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 OKtober 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i2.1113

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) Industri kecil berorientasi kewirausahaan, dan mengetahui kelayakan LKPD untuk pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg & Gall. Prosedur dalam penelitian pengembangan ini terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendahuluan. perencanaan, pengembangan, dan evaluasi produk. Evaluasi produk dilakukan oleh teman sejawat, ahli materi dan media, serta guru kimia untuk mendapatkan masukan dan penilaian mengenai kualitas LKPD. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Industri kecil berorientasi kewirausahaan dengan kategori sangat baik, sehingga LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci:pengembangan, LKPD, kewirausahaan
PENGARUH MUTU PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1466

Abstract

Sistem pembelajaran yang dilaksanakan secara online akibat covid 19,  tetap harus memperhatikan mutu pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai. Pembelajaran yang bermutu adalah pembelajaran efektif yang diukur melalui tingkat   kepuasan peserta didik.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pembelajaran online terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan di Universitas Ubudiyah Indonesia yang dilaksanakan  di semester Ganjil 2020/2021.  Populasinya adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Matematika Dasar semester I yang berjumlah 140 orang, sedangkan sampelnya berjumlah 100 orang yang dipilih secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi dan korelasi. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan mutu pembelajaran online terhadap hasil belajar mahasiswa. Besarnya pengaruh mutu pembelajaran online  terhadap hasil belajar yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0.832,  yang menunjukkan pengaruh yang sangat kuat antara mutu pembelajaran online dengan hasil belajar mahasiswa. Sedangkan besarnya kontribusi (sumbangan) variable X terhadap Y atau koefisien determinan = r2 x 100% =  69.2%. Hal ini menjelaskan perubahan pada hasil belajar mahasiswa oleh variable mutu pembelajaran online sebesar 69,2% sedangkan sisanya 30,8% ditentukan oleh variable lain.Kata Kunci : Mutu Pembelajaran, Hasil Belajar, Pandemi Covid -19
DIGITAL STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI BARU MENINGKATKAN MINAT LITERASI GENERASI MUDA Ika Fadillah; Khurotu Dini2
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1566

Abstract

Email :ikanurfadillah2019@gmail.com¹,khrtdini@gmail.com2AbstrakDigital Storytelling merupakan suatu cara dalam menyampaikan cerita baik itu fiksi maupun realita yang dapat disertai dengan gambar, teks, audio maupun video. DS dapat dijadikan strategi baru dalam meningkatkan liteasi pada generasi muda di Indonesia. Majunya teknologi informasi dapat memudahkan semua orang dalam mengakses internet, mereka juga bisa memannfaatkan platform-platform yang ada untuk mengekspeskan diri baik itu dalam bentuk foto, teks, maupun video. Adapun jenis-jenis pengenalan yang dapat diterapkan pada generasi muda yaitu penerapan pembelajaran dan penerapan konten di internet seperti video blog (vlog) dan podcast. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dan menghasilkan bahwa Digital Storytelling dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan minat literasi khususnya pada generasi muda sekarang.Kata kunci : Digital Storytelling, literasi, generasi muda
PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA MASA ANAK-ANAK Herawati, Herawati; Intan Hayati, Cut; Salman, M. Salman3; Bako, Arpaini
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1673

Abstract

Abstrak Setiap manusia dilahirkan sepaket dengan fitrahnya (QS. Ar-Ruum: 30) yang salah satunya dapat dimaknai dengan dien hanif (agama Islam), tauhidullah dengan menghambakan diri dan taat kepada Allah swt (QS. Adz-Dzariyat: 56). Tumbuh kembang fitrah tersebut secara sempurna sangat ditentukan oleh latihan dan pengalaman yang diberikan kepadanya sejak masa kanak-kanak. Namun kenyataannya, perkembangan dan pengalaman beragama pada masa anak-anak kerap terabaikan, bahkan dikesampingkan tanpa bimbingan maupun arahan yang intens dan berkesinambungan. Hal ini disamping sebagai dampak dari kesibukan dan atau kurangnya pengalaman/pemahaman beragama orangtua, juga dikarenakan masih adanya orangtua, keluarga ataupun pendidik yang berpandangan bahwa masa kanak-kanak merupakan masa kebebasan anak untuk bermain dan berbuat semaunya ibarat sang raja, sehingga pembiasaan melatih anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas agama dan menanamkan pemahaman agama dianggap perilaku yang tidak tepat dan keliru atau bahkan dianggap memenjarakan hak-hak anak. Kekeliruan pandangan ini pada akhirnya kerap berdampak pada kurangnya kesadaran dan munculnya ketimpangan-ketimpangan beragama pada diri seseorang di masa-masa berikutnya. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada bagaimana fitrah beragama anak, peran orangtua dalam perkembangan jiwa agama anak, materi serta metode pendidikan agama yang tepat bagi anak. Untuk itu setiap uraian dan paparan kajian ini dianalisis secara kualitatif melalui hasil studi kepustakaan (library research). Dimana hasil kajian menunjukkan bahwa: kesadaran beragama seseorang sangat bergantung pada kekuatan pembekalan perkembangan agamanya di masa kecil. Hal ini dikarenakan kekuatan agama pada masa kecil adalah pondasi dasar beragama yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: (1) kepribadian/karakter orangtua dalam mendidik perkembangan jiwa agama anak, (2) keterpenuhan fase-fase tingkatan perkembangan jiwa agama yang diimplementasikan orangtua/pendidikan, (3) keteladanan orangtua/pendidik sebagai metode utama pengembangan jiwa agama anak yang bersifat authority dan imitatif, dan (4) proses pembinaan jiwa agama anak yang komprehensif antara ranah psikomotorik keagamaan dan dimensi bathinnya, baik dalam penanaman konsep iman, akhlak, ibadah, muamalah dan lainnya. Kata Kunci: Perkembangan Jiwa, Agama, Masa Anak-anak
PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA MASA ANAK-ANAK Herawati Herawati; Cut Intan Hayati; M.Salman M.Salman
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1674

Abstract

Abstrak Setiap manusia dilahirkan sepaket dengan fitrahnya (QS. Ar-Ruum: 30) yang salah satunya dapat dimaknai dengan dien hanif (agama Islam), tauhidullah dengan menghambakan diri dan taat kepada Allah swt (QS. Adz-Dzariyat: 56). Tumbuh kembang fitrah tersebut secara sempurna sangat ditentukan oleh latihan dan pengalaman yang diberikan kepadanya sejak masa kanak-kanak. Namun kenyataannya, perkembangan dan pengalaman beragama pada masa anak-anak kerap terabaikan, bahkan dikesampingkan tanpa bimbingan maupun arahan yang intens dan berkesinambungan. Hal ini disamping sebagai dampak dari kesibukan dan atau kurangnya pengalaman/pemahaman beragama orangtua, juga dikarenakan masih adanya orangtua, keluarga ataupun pendidik yang berpandangan bahwa masa kanak-kanak merupakan masa kebebasan anak untuk bermain dan berbuat semaunya ibarat sang raja, sehingga pembiasaan melatih anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas agama dan menanamkan pemahaman agama dianggap perilaku yang tidak tepat dan keliru atau bahkan dianggap memenjarakan hak-hak anak. Kekeliruan pandangan ini pada akhirnya kerap berdampak pada kurangnya kesadaran dan munculnya ketimpangan-ketimpangan beragama pada diri seseorang di masa-masa berikutnya. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada bagaimana fitrah beragama anak, peran orangtua dalam perkembangan jiwa agama anak, materi serta metode pendidikan agama yang tepat bagi anak. Untuk itu setiap uraian dan paparan kajian ini dianalisis secara kualitatif melalui hasil studi kepustakaan (library research). Dimana hasil kajian menunjukkan bahwa: kesadaran beragama seseorang sangat bergantung pada kekuatan pembekalan perkembangan agamanya di masa kecil. Hal ini dikarenakan kekuatan agama pada masa kecil adalah pondasi dasar beragama yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: (1) kepribadian/karakter orangtua dalam mendidik perkembangan jiwa agama anak, (2) keterpenuhan fase-fase tingkatan perkembangan jiwa agama yang diimplementasikan orangtua/pendidikan, (3) keteladanan orangtua/pendidik sebagai metode utama pengembangan jiwa agama anak yang bersifat authority dan imitatif, dan (4) proses pembinaan jiwa agama anak yang komprehensif antara ranah psikomotorik keagamaan dan dimensi bathinnya, baik dalam penanaman konsep iman, akhlak, ibadah, muamalah dan lainnya. Kata Kunci: Perkembangan Jiwa, Agama, Masa Anak-anak Abstrak Setiap manusia dilahirkan sepaket dengan fitrahnya (QS. Ar-Ruum: 30) yang salah satunya dapat dimaknai dengan dien hanif (agama Islam), tauhidullah dengan menghambakan diri dan taat kepada Allah swt (QS. Adz-Dzariyat: 56). Tumbuh kembang fitrah tersebut secara sempurna sangat ditentukan oleh latihan dan pengalaman yang diberikan kepadanya sejak masa kanak-kanak. Namun kenyataannya, perkembangan dan pengalaman beragama pada masa anak-anak kerap terabaikan, bahkan dikesampingkan tanpa bimbingan maupun arahan yang intens dan berkesinambungan. Hal ini disamping sebagai dampak dari kesibukan dan atau kurangnya pengalaman/pemahaman beragama orangtua, juga dikarenakan masih adanya orangtua, keluarga ataupun pendidik yang berpandangan bahwa masa kanak-kanak merupakan masa kebebasan anak untuk bermain dan berbuat semaunya ibarat sang raja, sehingga pembiasaan melatih anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas agama dan menanamkan pemahaman agama dianggap perilaku yang tidak tepat dan keliru atau bahkan dianggap memenjarakan hak-hak anak. Kekeliruan pandangan ini pada akhirnya kerap berdampak pada kurangnya kesadaran dan munculnya ketimpangan-ketimpangan beragama pada diri seseorang di masa-masa berikutnya. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada bagaimana fitrah beragama anak, peran orangtua dalam perkembangan jiwa agama anak, materi serta metode pendidikan agama yang tepat bagi anak. Untuk itu setiap uraian dan paparan kajian ini dianalisis secara kualitatif melalui hasil studi kepustakaan (library research). Dimana hasil kajian menunjukkan bahwa: kesadaran beragama seseorang sangat bergantung pada kekuatan pembekalan perkembangan agamanya di masa kecil. Hal ini dikarenakan kekuatan agama pada masa kecil adalah pondasi dasar beragama yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: (1) kepribadian/karakter orangtua dalam mendidik perkembangan jiwa agama anak, (2) keterpenuhan fase-fase tingkatan perkembangan jiwa agama yang diimplementasikan orangtua/pendidikan, (3) keteladanan orangtua/pendidik sebagai metode utama pengembangan jiwa agama anak yang bersifat authority dan imitatif, dan (4) proses pembinaan jiwa agama anak yang komprehensif antara ranah psikomotorik keagamaan dan dimensi bathinnya, baik dalam penanaman konsep iman, akhlak, ibadah, muamalah dan lainnya. Kata Kunci: Perkembangan Jiwa, Agama, Masa Anak-anak 
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 RIKIT GAIB Herawati, Herawati; Husaini, Bastian; Meiduri, Yusra
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1675

Abstract

AbstrakGuru adalah titik sentral dalam berbagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekolah. Tingginya kualitas pendidikan di suatu sekolah, tentu saja akan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah tersebut. Iklim sekolah yang menyokong motivasi belajar yang demikian merupakan usur penting dalam membangun sebuah sistem pendidikan yang baik guna melahirkan para generasi bangsa yang berkualitas unggul. Namun kenyataannya, terjadi penurunan prestasi siswa sejak adanya perubahan relationship- pada aspek kepemimpinan oleh karena adanya pergantian struktural di lingkungan SMA Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Perubahan yang dominan teridentifikasi adalah kurangnya semangat dan antusiasme guru dalam mendampingi berbagai kegiatan siswa; baik dalam kegiatan kurikuler maupun non kurikuler dibandingkan periode-periode kepemimpinan sebelumnya. Hal ini tentu saja berdampak signifikan terhadap tinggi-rendahnya prestasi siswa, dikarenakan kualitas pendidikan yang baik sangat ditentukan oleh dedikasi dan loyalitas guru dalam berbagai aktivitas di sekolah. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada: gambaran iklim sekolah, motivasi belajar siswa, dan hubungan antara iklim sekolah dengan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi penelitian ini seluruh siswa SMA Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues berjumlah 157 orang siswa. Penentapan kriteria sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dengan total sampel ditetapkan menggunakan rumus Slovin sebanyak 113 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian dengan cara membagikan angket pada tanggal 25 Januari 2021 sampai 08 Februari 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Iklim sekolah di SMA Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 105,04. Demikian pula halnya dengan motivasi belajar di SMA Negeri 1 Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues juga dapat dinyatakan dalam kategori baik dengan skor rata-rata 90,39. Selain itu penelitian ini juga membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara  iklim sekolah dengan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar sangat dipengaruhi oleh iklim sekolah dan berpengaruh positif, yang artinya semakin baik iklim sekolah maka semakin tinggi motivasi belajar.Kata Kunci: Iklim Sekolah, Motivasi Belajar, Prestasi Siswa
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU HERA YANTI
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1813

Abstract

Pendidikan anak usia dini, khususnya TK, tidak bersifat wajib. Namun, sebagian besar orang tua yang peduli terhadap perkembangan anak mempunyai semangat yang tinggi untuk memasukkan anaknya ke TK. Di negara maju seperti Amerika Serikat, TK merupakan lembaga pendidikan prasekolah yang diikuti hampir semua (98%) anak di negara tersebut (Chandler, West, dan Hausken, 1995). Kondisi di Indonesia, khususnya di daerah perkotaan, tampaknya tidak jauh berbeda dengan kondisi di Amerika Serikat. Hal ini terbukti sudah sulit mencari anak SD di perkotaan yang tidak melalui TK. Data yang diperoleh dari subjek melalui skala ukur ditransformasikan ke dalam angka-angka menjadi data kuantitatif, sehingga data tersebut dapat dianalisis dengan pendekatan statistik. Analisis data kuantitatif pada penelitian ini dan uji hipotesis penelitian dengan menggunakan Analisis Regresi Dua Prediktor.Berdasarkan hasil-hasil yang telah diperoleh dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan  Ada pengaruh yang sangat signifikan antara efikasi diri dan motivasi kerja  terhadap kinerja. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien Freg = 35,351 ; sig < 0,010. ada pengaruh yang sangat signifikan antara efikasi diri dengan kinerja. Hasil ini dapat dilihat dari koefisien korelasi rx1y = 0,637 ; sig < 0,000. Ada pengaruh yang sangat signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja, dimana diperoleh koefisien korelasi rx2y = 0,446 ; sig < 0,000
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ENGLISH GRAMMAR BERBASIS ANDROID Harastha Pramunsyie; Mahendar Dwi Payana; Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1816

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dan kecanggihan multimedia menjadi dasar pembuatan media pembelajaran english grammar ini. Ide ini didapat karena pentingnya grammar dalam segala aspek berbahasa Inggris yaitu bahasa internasional. Kurangnya minat dalam pembelajaran tata bahasa inggris ini, serta efisiensi waktu tanpa perlu membeli buku yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun menjadi bahan pokok utama penelitian ini. Perancangan aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman JAVA sebagai algoritma serta bahasa pemrograman XML sebagai Bahasa yang membentuk interface aplikasi. Aplikasi ini memuat topik materi dari the basic part of speech, the sixteen of tenses, passive voice dan tips dengan tampilan user friendly. Hasil Penilitian ini dapat menjadi alternative media pembelajaran dalam peningkatan aspek pembelajaran english grammar.
PEMBUATAN ANIMASI 3D TAMAN SHULTHANAH SHAFIATUDDIN MENGGUNAKAN BLENDER Lenny Yurisma; Sarini Vita Dewi; Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1815

Abstract

Kota Banda Aceh merupakan ibukota dari Provinsi Aceh dan banyak terdapat lokasi wisata, salah satunya yaitu Taman Shulthanah Shafiatuddin. Banyak wisatawan akan mengunjungi lokasi wisata tersebut saat mereka berada di Banda Aceh. Bagi wisatawan yang belum mengunjungi tempat wisata tersebut maka mereka bisa melihatnya melalui animasi 3D ini sebelum mengunjunginya secara langsung. Proses pembuatan animasi 3D ini menggunakan metode observasi dan studi literatur atau metode kepustakaan. Data yang diperoleh dari buku- buku dan situs-situs internet yang berisi informasi tentang Taman Shulthanah Shafiatuddin. Pembuatan model 3D ini menggunakan aplikasi Google Sketchup dan kemudian di export ke aplikasi Blender untuk proses penganimasiannya sehingga menghasilkan output berupa video. Pembuatan animasi 3D ini dirancang untuk menampilkan seluruh kawasan yang ada dilingkungan Taman Shulthanah Shafatuddin dan diharapkan mampu memberikan informasi bagi wisatawan atau pengguna lainnya
HUBUNGAN KESEDIAAN BERKOMUNIKASI MAHASISWA TERHADAP KETRAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS Rahmat Fajri; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i2.1779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesediaan mahasiswa berkomunikasi terhadap ketrampilan berbicara bahasa Inggris.   Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semeter lima jurusan teknik informatika Universitas Ubudiyah Indonesia. Ada dua kelas mahasiswa pertama, kelas teknik informatika A dan kelas teknik informatika B yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah survei dan rubrik observasi ketrampilan berbicara bahasa Inggris. Hasil tes ini menunjukan hubungan kesediaan mahasiswa berkomunikasi dengan teman seperti dialog dan didalam kelompok baik dan sangat baik. Sedangkan hubungan kesediaan mahasiswa berkomunikasi didalam rapat dan didepan umum (publik) menunjukan cukup dan baik. Hasil penelitian ini bisa menjadi pedoman bagi pengajar bahasa Inggris dimana ada hubungan erat antara kesediaan mahasiswa berkomunikasi dengan ketrampilan mahasiswa berbicara bahasa Inggris.

Page 8 of 20 | Total Record : 200